Princcesia Charanisa

Princcesia Charanisa
apa ku benar seorang dokter??


__ADS_3

Pada waktu jam 1 dini hari bella membuka pintu mansion dengan mengedap-ngedap.


"aman"ucap bella lirih.


bella menutup pintu de gan pelan,agar tak menimbulkan bunyi.


kemudian berjalan mengedap-ngedap.


"ehmm.....seorang istri pulang dini hari,aku sangat kagum"ucap seseorang yg membuat bella terkejut.karena,suara orang tersebut sangat ia kenali.


"hehe....anu.....ah..ya,ini aku sangat ingin memakan cemilan ini makanya aku ke supermarket yg tak jauh dari sini"ucap bella sambil menjukan tas plastik yg berisi cemilan yg ia beli tadi.


ken mengerutkan dahinya.


"apa kau benar-benar seorang dokter??"tanya ken.


"ahh...Tentu saja aku seorang dokter terbukti dari berpuluh-puluh pasien yg sekarat yg pernah ku tolong"ucap bella bangga.


"cih,aku bahkan meragukannya"ucap ken.


kemudian menuruni tangga,dan mendekati bella.


bella menutup matanya karena ia mengira jika ken akan menciumnya.


namun di luar pemikiran bella ken menyeretnya ke kamar.


"kya...hey....apa yg kau lakukan aku tak dapat berjalan mundur"ucap bella


namun ken mengacuhkannya dan masih tetap menyeret bella.


sesampainya di kamar,ken melepas cengkeramannya pada krah belakang baju bella.


"ukh....aku hampir saja tercekik mati"ucap bella.

__ADS_1


ken mengerjakan kepalanya mengisyaratkan ke kasur.


namun bella tak mengerti apa maksud dari isyarat yg ken katakan.


"dasar bodoh,cepat tidur.bukan kh sudah ku katakan jika kau berani beranjak dari kasur maka kau akan merasakan nikmatnya neraka??"ucap ken mengingatkan perkataaanya tadi.


"eehhhh.....anu....maaf,aku janji tak akan mengulanginya lagi,tpi jangan hukum aku yh"ucap bella sambil memohon.


ken menghebus napas pasrah melihat kelakuan istrinya itu.


****


keesokan harinya bella bangun dengan semangat seakan kalau hari ini ia merasa bahagia.


"bersiap lh iku aku"ucap ken datar sambil memakai jam di tangannya.


"hah??untuk apa aku ikut??"ucap bella


"untuk menebus kesalahan mu"ucap ken acuh.


kini bella dan ken berjalan di lobi perusahaan,banyak pujian dan sindiran yg di terima oleh bella.


"wah....lihat wanita itu cantik sekali" ucap para karyawan.


"benar,sepertinya aku pernah melihat wanita cantik bak dewi itu"


"cih,siapa wanita itu??apa dia seorang ****** yg berusaha memikat COE kita??" ucap salah satu karyawan perempuan.


bella merasa kuping nya panas mendengar perkataan wanita itu tadi.


kemudian dia mengalihkan jalannya dan menghampiri wanita yg menyebutnya ****** tadi.


"hello nona"ucap bella ramah.

__ADS_1


"cih,apa mau mu???ku beritahukan yh,CEO tampan kami tak akan terpikat oleh j****g seperti mu"ucap wanita itu.


bella melihat name tag wanita itu yg bernama ginari ariariri jekson.


bella tersenyum tipis tak terlihat.


"tidak apa,mungkin tuan Ken memang seharusnya tak tertarik dengan ku,tapi aku bersyukur sudah bisa datang ke tempat ini dan berkenalan dengan nona canti nan je...li...ta ini"ucap bella


"sampai jumpa di kesenangan berikutnya nona keluarga jekson"bisik bella.


wanita yg kerap di panggil riri itu pun menegang mendengar perkataan bella


bella berjalan kembali dan memasuki lift untuk mencapai ruang ken.


saat masuk ke ruang ken,bella melihat ken sudah duduk di kursinya dan di temani beberapa laporan ke g harus ia periksa.


"apa sebenarnya tujuan mu untuk membawa ku ke kantor mu"ucap bella.


Ken mengalihkan tatapannya dari dokumen yg ia periksa.


"apa kau sangat ingin mengetahuinya??"ucap ken santay


"tentu saja"jawab bella polos.


Ken menekan tombol dan memanggil seseorang.


"bawa masuk barang-barang nya"uc"apa sebenarnya tujuan mu untuk membawa ku ke kantor mu"ucap bella.


Ken mengalihkan tatapannya dari dokumen yg ia periksa.


"apa kau sangat ingin mengetahuinya??"ucap ken santay


"tentu saja"jawab bella polos.

__ADS_1


Ken menekan tombol dan memanggil seseorang.


BERSAMBUNG....


__ADS_2