
bella kembali ke apartemen nya dan masuk kedalam.
"ck,orang itu belum pulang jga"gumam bella ketika melihat ken yg duduk santai di sofa apartemen nya.
"kau datang rupanya"ucap ken datar
bella mengerutkan keningnya bingung.
Ken berjalan menuju bella yg berdiri di depan pintu.
tangan Ken mencengkram dagu bella.
"ukh..ss...apa yg kau lakukan??"ucap bella.
"katakan di mana charanisa??"ucap Ken yg membuat bella terkejut.
"apa urusan mu dengan charanisa??"tanya bella.
Ken melempar album dimana tersimpan gambar charanisa saat lg kecil.
sedangkan bella yg melihat itu terkejut tidak bergeming.
Ken mengeratkan rahangnya dan mempererat cengkeramannya pada dagu bella.
"sekali lg ku katakan,dimana charanisa sebenarnya??"ucap Ken dengan nada yg naik satu oktaf.
"sampai kapan pun aku tak akan memberitahukan kepada mu dimana chanisa"ucap bella tegas.
"baik jika kau tak ingin memmberitahukan ku maka kau akan merasakan akibatnya"ucap ken.
Ken membawa bela keluar dari apartemen nya dengan menyeretnya.
"lepaskan tangan ku,lepaskan!!"ucap bella sambil berusaha untuk melepas cengkraman tangan ken pada tangannya.
akhirnya ken berhenti namun tubuh bella diangkat seperti karung di pundak ken.
__ADS_1
"lepaskan aki dasar berensek,dasar iblis"ucap bella sambil memukul punggung ken.
sesampainya mereka di depan mobil ken,Ken melempar bella ke dalam mobil dengan kasar.
"uksh.....kau benar-benar biadap"ucap bella dengan di sertai air mata yg turun dari pelupuk matanya.
ken masuk ke kursi kemudi kemudian menjalankan mobil tersebut ke suatu tempat.
cukup lama bella menangis dalam diam akhirnya mereka sampai di tempat pencatatan sipil.
"keluar"ucap ken dingin.
"tidak....aku tidak ingin menikah dengan moster yg menjijikan seperti mu"ucap bella.
"keluar!!"ucap ken.
bella masih tidak mau,dengan kasar ken menarik bella keluar dari mobil dan menyeretnya kedalam kantor pencatatan sipil.
"selamat akhirnya kalian sudah menjadi suami istri"ucap pak pencatatan sipil kepada keduanya.
tanpa banyak bicara lg ken mengambil buku nikahnya dan menyeret bella keluar dari kantor itu.
ken mengukung bella dikaca mobilnya.
"aku tidak akan puas sebelum kau mengatakan dimana charanisa sebenarnya"ucap ken kemudian membuka pintu mobilnya dan mendorong bella masuk ke dalam mobil.
akhirnya mereka sampai di sebuah mansion milik Ken.
Ken menyeret bella masuk kedalam mansion nya.
Sesampainya dikamar ken menghempas bella ke kasur.
"sekarang apa kau mau mengatakan dimana charanisa berada"ucap ken
Bella mengelengkan kepalanya.
__ADS_1
"aku tidak akan memberitahukannya"ucap bella.
Tangan ken terangkat dan ingin menampar bella,namun ia tak tega ketika melihat wajah ketakutan bella.
Ken keluar dari kamar tersebut dan mengunci kamar itu dari luar.
Bella membuka matanya.
"apa ini mimpi...??hiks........apa aku mimpi.....aku...menjadi...istri dari....iblis itu??"ucap bella.
tak beberapa lama
Tok...tok..
"nyonya......silakan dimakan makananya"ucap pelayan yg membawa makannan untuk bella.
"singkirkan itu dari ku"ucap bella dengan suara serak khas habis menagis.
"maaf nyonya,tolong makan lh.jika tidak tuan akan membunuh saya"ucap pelayan itu.
"kalau begitu....temani aku makan"ucap bella Akhirnya memutuskannya.
"emm.."bella serasa bingung memanggil siapa pelayan itu.
"saya kerin"ucap pelayan yg bernama kerin itu.
"kerin mengapa moster itu sekejam ini??"ucap bella sambil menangis
"nyonya......kau salah paham,sebenarnya tuan tidak sekejam ini"ucap kerin.
"tpi...."ucap bella terkejut.
"ya,tuan hanya ingin nyonya mengatakan dimana orang yg selama ini ia rindukan dan ia cintai selama hidupnya"ucap kerin.
bella terhenyak mendengar kenyataan yg dikatakan oleh kerin kalau ken sangat mencintai charanisa.
__ADS_1
"bisa kau kau ceritakan apa yg sebenarnya terjadi di antara mereka berdua sejak kecil!?"ucap bella.
BERSAMBUNG.......