
bella terkejut dengan begitu bayak panggilan tak terjawab dari levis,marchel,dan laura.
bella lalu menelpon levis.
"halo??maaf levis aku tak menjawab telpon mu"ucap bella.
"nyonya apa kau baik-baik saja??apa yg terjadi??" ucap levis.
"tidak ada yg terjadi kok"ucap bella murung.
"namun kenapa ada tuan ken datang ke rumah sakit dan mengajukan pengunduran diri untuk mu??" ucap levis.
"cerita nya panjang levis,mungkin untuk saat ini mungkin aku tidak dapat bertemu kalian di rumah sakit,namun aku tetap akan mengawasi dan melakukan nya di balik layar untuk membimbing kalian"ucap bella.
"baik lah jika demikian,asalkan nyonya baik-baik saja" ucap levis.
"hm"ucap bella lalu mematikan telponnya.
kembali bella menelpon marchel tangan kanan ya.
"halo marchel maaf tak mengangkat panggilan mu tadi"ucap bella.
"apa nyonya tak apa-apa???,saya mendapat kabar dari levis kalau anda tidak bekerja lg,dan bahkan tak mengangkat panggilan masuk dari kami" ucap marchel.
"aku tak apa-apa marchel,hanya saja sekarang aku berada di mansion milik Ken"ucap bella.
"apa dia melakukan hal yg buruk kepada anda??" ucap marchel.
"tidak,sekarang aku sudah menikah dengan Ken"ucap bella.
"apa???" ucap marcelh tak percaya.
__ADS_1
"ya,aku sudah menikah dengannya,awalnya aku menolak dan ingin membatalkan kontrak namun ketika mendengar cerita dari pelayan di sini,ternyata ken adalah tunangan ku saat masih kecil"ucap bella
"namun aku masih tak mengingatnya sama sekali,jadi aku masih tidak mengatakan kepadanya jika aku adalah charnisa"ucap bella.
"asalkan nyonya bahagia,kami juga akan bahagia nyonya.nyonya tak perlu khawatir tentang perusahaan...semuanya akan ku tangani dengan serius" ucap marchel.
"hm,trimakasih marchel"ucap bella lalu mematikan telponnya.
kemudian bella mengirim pesan kepada laura dan mengatakan bahwa ia baik-baik saja.
*****
Ken yg berada di dalam ruangannya namun tidak dengan pemikirannya.
ken teringat sarapan pagi itu,namun karena kebenciannya kepada bella ia malah menyudahi sarapannya.
rasa masakan yg sangat ia rindukan dari seorang gadis kecil dulu,meski rasanya tak seenak mas kan sarapan pagi tadi.
"maaf tuan,dukumen itu sejak dati tadi tidak tuan tandatangani,masih banyak dokumen yg harus tuan priksa dan di tandatangani"ucap kevin yg akhirnya bersuara menegur atasanya yg selama 3 jam itu melihat satu dokumen tanpa membalikkan lembaran berikutnya apalagi menandatangani nya.
ken melepas dokumennya dan memakai jasnya.
"Kevin kau atur saja dokumen itu,besok aku akan menandatangani nya"ucap Ken.
kemudian Ken pergi dari ruangan itu.
"hah.....tuan memang iblis tak berperasaan"ucap kevin sambil memeriksa segunung dokumen itu.
"huhh... untung saja masakan nyonya membuat ku mempunyai tenaga untuk melakukan hal-hal di luar nalar ini"ucap kevin menghela napas.
-
__ADS_1
-
-
ken sampai di mansion dan berjalan ke ruang makan.
kerin yg melihat ken datang pun menghampiri Ken.
"selamat data g tuan,apa ada yg dapat saya lakukan??"tanya kerin.
"panggilkn bella"ucap Ken
"baik tuan"ucap kerin lalu berjalan menuju kamar bella di lantai dua.
tok...tok...
"nyonya permisi tuan memanggil nyonya"ucap kerin.
cklek.....
"benarkah??"tanya bella.
"ya"ucap kerin
bella turun bersama kerin ke ruang makan.
disana bella melihat ken sedang duduk di kursi nya.
"Ken kau datang,ada apa kau memanggilku??"tanya bella.
"buatkan aku makanan"ucap Ken yg membuat bella terkejut.
__ADS_1
BERSAMBUNG........