
Setelah beberapa minggu Lala kembali kesekolah, berulang keluarga Lala menyemangati Lala, ahirnya hatinya kembali tergerak untuk sekolah.
Sebenarnya sekolah tidak bisa mentolarir siswa yang bolos sekolah apalagi sudah berminggu minggu, sekolah masih mempertahankan Lala, mengingat Prestasinya yang beberapa kali mengharumkan nama sekolah.
Lala memulai sekolah, walau masih nampak murung diwajahnya, mengingat ibunya. tapi Lala mencoba tersenyum dan Bangkit kembali, dari keterpurukannya,,
Lala bertemu dengan kedua sahabatnya, mereka berbincang bincang, Lala menayakan keberadaan Chandra, karna rasa rindu yang dirasanya sudah menumpuk.
Sebenarnya Chandra beberapa kali kekampung halaman Lala, tapi orang tua Lala melarangnya untuk menemui Lala, karna orang tua Lala taunya Chandra bukan Laki laki yang tepat Untuk putrinya itu, karna Kiara menceritakan kepada Ayahnya kalau Lala beberapa kali diusili oleh Chandra, bahkan yang Kiara tau kalau Chandra sering minum minuman keras.
Dea kemana kak Chan ya kok aku gak Liat dia ...?
padahal hari sudah cukup siang, jam sudah menunjukkan 06:30Am, sedangkan bel berbunyi masuk pukul 06:40Am.
kenapa belom datang ya...!? apakah selama ini kak Chan tidak pernah sekolah,
cieee yang lagi merindu,,, "ejek Rere".
biasanya sekolah kok, mungkin agak telat saja "kata Dea, sambil senyum senyum ngegoda Lala.
Akhirnya Lala memutuskan menunggu Chandra didepan kelasnya, sudah 5 menit Lala menunggunya, ada rasa gelisah dalam hatinya.
kenapa belom datang juga ya "gumam Lala".
Akhir nya yang di tunggu tunggu datang juga, Chandra muncul sambil menenteng Tas dibahunya,,
Hai Laa,,
kamu ngapain disini, sebentar lagi bel berbunyi,
Aku cari kak Chan lah. apa kakak tidak suka sambil Lala mengerecutkan bibirnya.
Bukan gitu Laa, maksud kaka,,,,
teeet
teeet
teet,,,
Bel Berbunyi, tanda Masuk kelas,
Ya sudah kamu masuk sana, kita ketemu dikantin depan saja. pas jam istirahat.
oke "saut Lala"
kenapa kak Chan begitu dingin ya, apa dia marah kepada ku. "bathin Lala".
maafkan aku Lala, aku tidak punya pilihan lain ",bathin Chandra".
Chandra mengingat kembali, omongan Ayahnya Lala. Saat mereka kembali dari ngelayat ibu Lala, guru, sahabat dan juga Chandra berpamitan dengan orang tua Lala, kala itu Ayah Lala menarik Chandra mengajaknya berbicara.
Ayahnya menanyakan pada Chandra hubungan antara keduanya, tapi Chandra mengingat kalau mereka hanya sahabat yang menjaga hati masing masing hingga pada saatnya.
Apa hubungan mu dengan putriku,,,?
__ADS_1
karna ayah Lala sempat melihat putrinya makan bersama dengan Laki laki ini.
Tidak ada hubungan apapun kecuali sahabat "saut Chandra".
Bagus, Putriku untuk bersekolah untuk menatah ilmu, bukan mencari kekasih.
deg,,
deg
jantung Chandra bergetar, rasa sakit seketika bagai mendapat beban yang begitu berat.
BaikLah kami ijun Pulang "ucap Chandra".
mereka semua berpamitan pulang.
Setelah satu minggu Lala belom masuk sekolah juga, Chandra mencoba menghubungi Lala tapi nomor HP Lala tidak pernah aktif, akhirnya Chandra memutuskan ke kampung halaman Lala dengan ditemani sahabatnya Radit dan juga Andre, mereka mencoba memberanikan diri menemui Lala. Tapi sialnya yang membukakan pintu malah Ayahnya.
Kalian siapa...? tanya Ayah penuh mengintimidasi
Saya Chandra pak, dan ini kedua sahabat saya, Andre dan Radit. apa Bapak masih ingat, saya datang bersama guru utusan sekolah ketika ibu Lala meninggal,
ohh,,
ada perlu apa "jawab ayah Lala ketus.
kita ingin menanyakan keadaan Lala pak.
Lala baik baik saja, jawabnya begitu ketus.
tidak, Lala tidak ada d rumah,
kalau begitu biarkan kami menunggu sampai Lala pulang,
tidak perlu, kalian pulanglah hari sudah mulai gelap, dari pada kemalaman dijalan.
Dengan penuh rasa kecewa mereka bertiga melangkah kemobil kembali, Chandra yang kurang bersemangat ahirnya mobilnya dikemudikan oleh Radit sahabatnya.
***
Waktunya jam Istirahat, Lala menemui Chandra di kantin, Mereka berbincang bincang, Lala bersama kedua sahabatnya dan juga sahabat Chandra.
Sudah ada sedikit senyum diwajah Lala, meski masih menyimpan duka dimatanya.
Lala merasa kalau Chandra ada perubahan dengan Chandra, tapi Lala tak mau ambil pusing, karna saat ini dia senfiri susah untuk bangkit.
***
Tiga bulan telah berlalu, Ujian semester sudah dimulai. sebenarnya untuk hasil Nilai, jangan diragukan lagi, Lala memang pintar. tapi ada beberapa guru yang tidak bisa memberikan nilai maksimal untuk Lala.
Pada saat pembagian rapot Nilai Lala menurun, itu yang membuat beasiswanya di Cabut, untuk melanjutkan kelas X1 Lala sudah disuguhi banyak keperluan, membuat Lala kebingungan.
Chandra Lulus dari sekolah, Ayah dan ibunya memintanya melanjutkan kuliah keluar Negeri. itu keputusan yang tidak mau Chandra ambil, mengingat membuatnya akan berjauhan dengan Lala.
Tapi Chandra juga ingin membantu Lala, karna beasiswanya dicabut, pasti dia kesulitan untuk membayarnya, Chandra merasa frustrasi memikirkan nya.
__ADS_1
Ghandra menemui Lala, membicarakan kalau Ayah ibu nya memintanya melanjutkan kuliah diAmerika.
Lala, orang tua ku meminta ku kuliah keamerika.
tapi aku tidak bisa berjauhan denganmu "tutur Chandra".
kak Chan mungkin aku juga tidak bisa melanjutkan sekolah ku, orang tua ku tidak akan mampu membayar keperluan sekolahku. aku juga walau bekerja siang dan malam tidak bisa membayar biaya sebesar itu. mungkin cita cita ku akan pupus.
apa yang akan kau Lakukan jika tidak sekola..?
Lala kembali kekampung,,,! "ujar Lala lirih.
Chandra semakin frustrasi memikirkan nya, apa yang bisa dia Lakukan menolong membayarkannya Lala pasti menolaknya, karna dulu Chandra mencoba membantu nya, Lala tidak menerimanya. orang tua Chandra juga pasti tidak akan setuju.
Apalagi kalau Chandra sampai menolaknya untuk kuliah keluar sana, walaupun orangtuanya mau membantu nya, Lala tidak mau menerimanya. kalau pun Lala menerima bantuannya mengingat hubungan mereka tidak ada ikatan membuat Chandra takut kalau Lala kepincut Laki Laki Lain.
agraaaahhh
Chandra mengusap kepalanya kebelakang dengan kedua tangannya. bagaimana ya caranya. Chandra menemui Ibunya dan meminta bantuan ibunya agar Lala tetap melanjutkan sekolahnya tapi tanpa sepengetahuan Lala.
Mau kah Ibu membantu Lala untuk melanjutkan sekolahnya...? "Chandra memohon".
Ibu bisa saja membatu nya, tapi apa dia sudah menerima mu..?
belum Bu, tapi Chandra tidak perduli dia mau menerima Chandra apa tidak, yang penting,Lala bisa sekolah.
apa kamu yakin nak, dia manerima bantuan kita, dia itu punya harga diri tinggi kalau dari pandangan ibu, dan juga tidak mudah untuk mengelabuinya,,,
kalau dia sampai tau, kau yang membantu nya dia akan membencimu. apa kau bisa menerima nya...?
Ibu benar,,,
Tapi apa yang harus aku Lakukan...?
Nak kau sudah dewasa kau harus mengambil keputusan sendiri, dan harus bertanggung jawab setiap keputusanmu, kau mengerti maksud Ibu..?
Iya Bu, Chandra mengerti sambil Cahndra menganggukkan kepalanya.
Ayahmu memintamu melanjutkan kuliah diAmerika, apa kau mau..?
Chandra mau tapi ada syaratnya,,,!
Apa syaratnya...??
Nikahkan Chandra dengan Lala...
,
,
,
,
,
__ADS_1
Bersambung,,,,,,,