PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Terpeleset


__ADS_3

Jadi benar, penculikan Lala itu ulah kalian....? ",bentak Dirham'.


Pak Dirham ",kaget Lala'.


Lala terperanjak kaget, Dirham langsung mendekati Lala, melihat sekujur tubuh Lala dari atas sampai bawah, untuk memastikan keadaan Lala baik baik saja.


Kamu tidak apa-apa kan ",tanya Dirham".


Aku tidak apa-apa pak, Kak Chan seperti nya tidak terlibat, ",saut Lala".


Kamu jangan percaya begitu saja padanya, didunia ini orang hanya terlihat wajahnya saja, tapi hatinya hanya tuhan dan dirinya saja yang tau, ",Ucap Dirham melirik ke arah Chandra".


Chandra yang selalu merasa dipojokkan sudah tidak bisa diam lagi, tapi Chandra selalu memikirkan kesehatan Lala, pada akhirnya Chandra memilih diam dan berlalu meninggalkan mereka, dengan hati yang dipenuhi luka.


Lala melihat mata Chandra ketika hendak pergi, sorot mata yang dipenuhi amarah.


Chandra melajukan mobilnya, sambil memukul mukul setir, emosinya yang ia rasa sulit untuk dikontrolnya, tidak butuh waktu yang lama, hanya beberapa menit saja, karna Chandra melajukan mobilnya yang sangat kencang.


Setelah tiba dirumahnya Chandra melihat ayahnya sedang duduk diruang keluarga, Amarahnya semakin meletup letup, tapi tetap iya tahan karna masih belum punya bukti atas kematian Ibunya yang misterius baginya itu.


Hai sayang,,, sini duduk, temani Ayah, ",Hidayat menepuk nepuk tempat duduknya agar menemaninya,


Chandra tersenyum dipaksakan agar Ayahnya tidak curiga padanya, tapi Chandra memilih duduk sofa yang berbeda dengan Hidayat, karena Chandra takut tidak bisa mengontrol emosinya.


Kenapa duduk mu jauh disana Nak...?


Chandra hanya diam tidak berekpresi, memandang kearah lain, lalu bertanya.


Ada apa Ayah...?


Tidak apa-apa, kenapa kamu belum kembali ke Amerika, bukankan kamu seharusnya sudah kembali.


Aku tidak akan kembali, sebelum ingatan Lala kembali dan kematian Ibu terungkap ",bathin Chandra".


Aku masih ingin disini, apa ayah tidak mau berlama lama dengan ku...? ",tanya Chandra penuh selidik".


Bukan begitu, tapi pendidikanmu itu jauh lebih penting nak,,!


Ya sudah Chandra masuk dulu Ayah, ",ucap Chandra menahan emosinya".


Di kontrakan Lala, Dirham menceritakan penculikan Lala, bahwa Ayah Chandra terlibat penculikan dan penyekapan serta penyiksaan terhadap Lala, dan membuang semua bukti-bukti dan saksi, bahkan polisi yang terlibat menangani kasusnya.


Dirham dan anak buahnya mencari polisi yang sudah mengundurkan diri karna kasus itu, mencoba mencari titik terang setelah beberapa bukti yang mereka temukan, akhirnya Dirham berhasil menemukan salah satu anak buah Hidayat.


Dirham juga berhasil membuat anak buah Hidayat buka mulut, Lala terkesikap mendengar penjelasan Dirham, Dirham mengajak Lala untuk sementara waktu tinggal dirumahnya, untuk keselamatan Lala sendiri.


Lala yang tadinya merasa ragu setelah mendengar penjelasan Dirham, pada akhirnya menurut. Dirham juga melarang Lala untuk bertemu dengan Chandra untuk sementara waktu, karena Dirham ingin benar-benar memastikan kalau Chandra tidak terlibat, karna dari penyelidikan Dirham saat itu Chandra diluar negri Amerika.


****


Satu minggu kemudian Chandra yang selalu berusaha menemui Lala, tapi tidak berhasil juga, setelah pulang sekolah Lala menunggu paman Arkan seorang sopir yang dipercaya oleh Dirham untuk menjaga Lala.


Tapi sopir itu mengalami Kendala dijalan, Radit teman Chandra sengaja menyerempet Paman Arkan, supaya Chandra bisa leluasa menemui Lala.

__ADS_1


Lala yang keluar dari gebang sekolahnya, sengaja dibuat sahabatnya Rere basah, Rere yang sudah bekerja sama dengan Chandra dengan sengaja menumpahkan juicenya dibaju Lala yang membuat baju Lala kotor dan basah, Rere pura-pura tersandung saat meminum juicenya, pada akhirnya tertumpahlah tepat dihadapan Lala.


Lala dengan sigap menangkap Sahabat nya itu agar tidak terjatuh walaupun membuat ia harus kotor.


Lala maafkan aku, aku tidak sengaja ",seru Rere". pura pura sedih.


Tidak apa-apa kok,,,!


Tapi bajumu kotor,,! ",rengek Rere".


Sudahlah tidak apa-apa, bukan masalah besar kok,,! ",saut Lala sambil mengibas ngibaskan tangannya kearah bajunya yang ketumpahan juice tersebut ".


Dea yang tiba-tiba muncul dari arah belakang, mengejutkan keduanya, ponsel Lala berdering.


Paman Arkan Calling,,


Lala mengangkat ponsel nya,


Kenapa paman...? tanya Lala


Bisakah nona pulang sendiri karna saya sedang ada masalah dijalan, jadi tidak bisa menjemput mu.


Bisa paman, silahkan Paman menyelesaikan masalah paman, biar saya naik taksi saja


Lala ingin memesan Taksi Online, Dea langsung menyela, kalau kau memesan taksi Online,apa mereka mau dengan kondisi mu yang kotor ini.


Iya juga ya, tapi aku harus bagaimana,,!pikir Lala.


Saya tidak bisa mengantarmu, karna ibu ku menyuruh ku pulang lebih awal ",ucap Rere".


Tiba-tiba Chandra datang menawarkan diri, padahal mereka semua sudah bekerja sama. Lala awalnya menolak, tapi sahabatnya berhasil meyakinkan Lala. Chandra juga tidak mau menunggu waktu Yang lama lansung menarik tangan Lala dan mendudukkan nya di mobilnya.


Tidak usah banyak ngebantah menurut saja, aku bukan lah orang jahat. ",ucap Chandra tegas seperti tidak mau dibantah".


Lala pun menurut, Chandra tidak mengantar Lala kerumah Dirham tapi membawanya ke Clubnya, Club Chandra pada siang hari tidak menerima tamu, jadi nampak sepi hanya terlihat beberapa pelayan saja, Chandra menarik tangan Lala Kelantai atas, lantai atas itu khusus untuk owner yaitu Chandra sendiri yang ownernya.


Kenapa kamu membawa ku kesini,,? tanya Lala


Untuk mengulang kisah kita saut Chandra sambil tersenyum penuh arti,,,,!


Maksudmu..?


Kau akan tau sendiri,,!!


Setelah diruang Chandra, Chandra mengambilkan baju Lala yang disimpan dilemarinya, Lala mengernyitkan dahinya,


Cepat ganti bajumu, apa kau akan terus memakai bajumu yang kotor dan bau ini",seru Chandra ".


Tapi ini baju siapa...? tanya Lala


ya tentu saja itu baju mu, mana mungkin itu baju ku,,?


mungkin baju wanitamu...? ucap Lala sambil melipat kedua tangannya di atas dadanya.

__ADS_1


Chandra melirik Lala yang sedang ceberut, Chandra mendekati nya, lalu menarik hidung Lala.


Apa kau sedang cemburu pada ku..?


mana mungkin aku cemburu padamu,,,!seru Lala


Sudah gantilah pakaian mu...!


Lala berjalan menuju ruang ganti, lalu mengganti bajunya yang kotor, Lala juga merasa badannya yang lengket karena minuman manis itu, tanpa pikir panjang langsung menanggalkan seluruh pakaiannya dan mengguyur Badannya dibawah shower.


Lala baru menyadari kalau dia lupa membawa handuk, Lala mengintip Chandra. Chandra merasa heran karena Lala begitu Lama mengganti pakaian,


Chandra mendekati pintu kamar mandi saat mau mengetuknya, Chandra membatalkan niatnya, karena Lala terlebih dulu membuka pintu itu dan mengintip kedalam kamar.


Ada apa dengan nya, bukannya dikamar mandi dia sudah lama, dan sekarang masih mengintip ngintip. ", bathin Chandra".


Lala mengedarkan pandangannya menyapu seluruh ruangan itu dengan matanya, mencari sosok Chandra, Lala tidak menyadari kalau Chandra berada dibelakang pintu kamar mandi itu, Lala mengendap-ngendap masuk kamar, hanya menggunakan rok sekolah nya, untuk menutupi sebagian tubuhnya,,


Saat Lala melangkah masuk mencari handuk, dikejut kan oleh Chandra yang sudah berada tepat belakanya.


Kamu sengaja ya tidak menggunakan pakaian didepanku,,,? ", ucapan Chandra yang mengagetkan Lala",


Lala yang terkejut karna kehadiran Chandra tiba -tiba, kakinya yang masih basah air dirambut panjangnya menetes membuat Lala terpeleset,,,,


Awuuuuuu,,,,, ",pekik Lala",


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


💗💗💗***Bersambung 💗💗💗


Maaf ya readers baru sempat nge up, Author benar benar sibuk, banyak pekerjaan,,,


Terimakasih yang sudah meninggalkan jejaknya,,,

__ADS_1


selamat Membaca***,,,,,


__ADS_2