PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Penyerangan Rumah Dirham


__ADS_3

Setelah sampai diacara pernikahan Lala dan Dirham, Chandra dikejutkan pernikahannya sudah selesai.


Lala apa yang sedang kau lakukan...? Tanya Chandra


prankkkkk,,,


Gelas yang dipegang Lala jatuh membentur lantai,,,,


Lala begitu kagetnya melihat Chandra yang tiba-tiba datang, Lala melirik ke arah Dirham, menatapnya dengan banyak pertanyaan dikepalanya.


Bagaimana ini pak...?


Kamu tenang saja, pernikahan kita hanya status, dengan cara ini, dia akan menjauhimu dan kau terbebas dari Ayahnya, ",imbuh Dirham".


Chandra melangkah mendekati Lala, masih merasa tidak percaya atas penghianatan yang dilakukan Lala, mata Chandra sedikit berair, rahangnya membentuk karna Chandra menahan amarahnya.


Chandra mencoba menenangkan hati nya, Lala tidak salah dia hanya diperdaya oleh seorang duda, tapi kenapa Lala tidak merasakan cinta ku", bathin Chandra ".


Chandra semakin mendekat, awalnya ingin marah kepada Lala, tapi setelah memandang Dirham, amarah Chandra tidak tertahankan.


Apa yang kau lakukan dengan gadis kecil yang masih begitu polos..?


Disaat ingatannya belum pulih ",sambung Chandra ".


Duaaarrr,,,,


Duaaarrr,,,


Dirham belum sempat menjawab pertanyaan Chandra, karena ada suara tembakan yang tiba-tiba mengalihkan pandangannya. Dirham yakin kalau itu ulah Hidayat. Dirham sudah merasakan gerak gerik Hidayat, Dirham sudah mensiagakan polisi untuk menangkap pembunuhan bayaran Hidayat,setelah itu akan menghancurkan pejabat yang akan haus kekuasaan dikota itu.


Para tamu berhamburan berlari, untuk menyelamatkan diri. Dirham menyuruh Lala untuk bersembunyi, Chandra hanya mematung, seolah suara tembakan itu tidak akan membuat nya terluka, tapi pernikahan yang baru saja terjadi inilah yang membuatnya sangat terluka.


Dirham berteriak kepada penjaganya agar menyelamatkan Keyza putrinya dan Lala istrinya, sementara Dirham mencoba melawan para penjahat bertopeng itu, bersama dengan pihak keamanan.


Tapi sayang perkiraan Dirham salah, pembunuh yang sudah disiapkan Hidayat untuk membunuhnya jauh lebih banyak darinya perkiraannya, sehingga pihak keamanan berhasil mereka lumpuhkan.


Chandra tetap tidak bergeming dari tempatnya, Lala yang ditarik paksa oleh penjaga melepaskan diri dari penjaga itu, dan berlari menghampiri Chandra.


Dirham melihat apa yang dilakukan Lala merasa tidak percaya, Dirham sambil melawan penjahat,mendekati Lala.


Cepat kamu masuk, penjahat itu tidak akan membunuh Chandra, dia Hanya mengincar nyawa kita ",ucap Dirham setengah berteriak".


Lala tidak mempedulikan ucapan Dirham, karena dia sangat tau kalau Hidayat sangatlah kejam, Lala mengingat bagaimana anak buah Hidayat menembak ibu Dewi yang tidak lain adalah istrinya sendiri.

__ADS_1


Lala menghambur menarik tangan Chandra dan membawanya ketempat persembunyian yang sudah disiapkan oleh Dirham.


Setelah sampai diruang bawah tanah, Chandra menatap Lala dengan nanar, Lala mengalihkan pandangannya dan beralih menatap anak kecil yang sedang ketakutan dipeluk oleh pengasuhnya.


Lala mendekatinya dan memeluknya,


dalam ketakutan nya Keyza berucap", tante guru apa yang terjadi apa mereka akan membunuh Papa ku".


Tante guru Keyza takut sekali,,,,!


Keyza tenanglah, papa mu pasti baik-baik saja, papa mu orang yang hebat,tante guru juga akan melihatnya.


Lala melihat Chandra yang sedari tadi hanya diam saja mematung.


Kamu tunggu disini aku akan keluar",ucap Lala pelan".


Chandra tetap mematung, Lala yang ingin keluar tapi pintu itu dikunci dari luar ada jalan lain tapi setelah keluar dari pintu lain mungkin sudah terlambat karna jalan menuju pintu itu jauh, bahkan menuju keluar pagar rumah Dirham.


Lala mencoba menelpon pihak penjaga agar dapat bantuan tambahan, bantuan keamanan akhirnya ditambah, sebenarnya dari ruangan itu ada CCTV untuk melihat keadaan diluar sana, tapi Lala tidak bisa melakukan nya karna ada Keyza disana yang nanti malah akan membuatnya ketakutan


Chandra tiba-tiba bersuara, ",apa sebenarnya yang sudah kau lakukan..?


Lala menatap Chandra tapi tidak bisa berkata jujur, terpaksa Lala harus terus berbohong dengan Chandra'.


Tentu saja menyelamatkan nyawa mu ",jawab Lala ketus'.


Apa dengan seperti ini aku masih bisa bertahan hidup, ",seru Chandra menahan sedihnya".


Nanti saja kita membahasnya sekarang saya mengkhawatirkan suami saya diluar sana, apa dia masih hidup atau tidak ",saut Lala tidak kalah ketusnya".


****


Bantuan yang dikirimkan Lala ternyata sudah terlambat, karena dengan cepat mereka menghabisi para penjaga Dirham dan pihak keamanan, bahkan semua orang bayaran Hidayat itu menggunakan senjata.


Lala berlari dengan cepat menuju pintu lain agar bisa keluar dan membantu Dirham, Chandra mengekorinya, Lala melarang Chandra untuk mengikutinya bahkan mengingatkan Chandra kalau ikut bersama nya sangat membahayakan nyawa Chandra sendiri.


Kamu tunggu saja disini, ini sangat berbahaya,,!


Apa kau sudah tidak waras, membiarkan mu pergi sendiri melawan penjahat itu,,!


Kau saja yang tunggu disini, aku akan keluar menyelamatkan suamimu ",ucap Chandra".


Cepat tunjuk kan jalan keluar dari sini..?

__ADS_1


Aku tidak akan membiarkan mu pergi dari sini kak Chan,,,


Biar aku saja yang menyelamatkan suami ku


Kalau kita terus berdebat, yang ada suamimu kehilangan nyawanya, ayo cepat tunjuk kan jalan keluar dari sini.


Kita harus sama-sama keluar dari sini, ",tutur Lala", sembari melangkah kan kakinya menuju pintu keluar yang sudah diberi tahu Dirham sebelumnya.


Lala berjalan lebih dulu diiringi oleh Chandra, setiba mereka diluar pagar Dirham, mereka melihat para keamanan yang diminta tadi baru datang, tapi para pembunuh bayaran itu sudah meninggalkan tempat itu, rumah mewah yang asri, dan decorasi pernikahan yang baru saja terjadi beberapa jam yang lalu telah berubah layaknya rumah tinggal, kolam renang dengan air yang membiru karna kejernihan nya seketika menjadi merah karena darah.


Lala memandang satu persatu manusia yang sudah bersimbah darah itu, mencari sosok suami nya. Lala masih merasa tidak percaya kalau Hidayat sekejam itu.


Chandra berbicara dengan pihak keamanan dan menghubungi ambulans rumah sakit untuk membantu orang yang masih sekarat. seketika dikagetkan oleh jeritan Lala.


Lala sudah menemukan Dirham, yang sudah sekarat bersimbah darah ada 3 peluru yang sudah menembus dada Dirham.


Kak Chan cepat kemari bantu aku,,,


Apa Dirham masih hidup ",tanya Chandra ".


Chandra rasa enggan membantu Dirham mengingat apa yang sudah dilakukan nya terhadap Lala, tapi Chandra tidak tega rasanya membiarkan orang yang sudah sekarat, apalagi itu berdapak terhadap orang yang dia cinta.


Chandra mengangkat tubuh Dirham dan dibantu oleh Lala,


Bawa saja kemobilku agar kita bisa cepat membawa nya ke rumah sakit. Chandra mendudukkan Dirham di kursi belakangnya, kepala dipangku oleh Lala.


Yang dirasakan Chandra saat ini, ntahlah apa Chandra harus senang atau sedih dengan keadaan saat ini, hanya dia saja yang tau.


Setelah sampai rumah sakit, Chandra menghubungi dokter sahabat ibunya agar Dirham bisa ditangani dengan baik.


Dirham dibawa ke UGD sebelum dibawa keruang operasi, Dirham kehilangan banyak sekali darah, jadi membutuhka 4-5 kantong darah. untuk sementara Bank Darah masih ada stok tapi tidak banyak,jadi tetap harus mencari pendonor,,,,


Saya siap menyumbangkan darah saya ",saut Chandra'.


,


,


,


,


πŸ’—πŸ’—πŸ’—BERSAMBUNG πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2