
Hidayat terkesikap mendengar penuturan Cimey, jadi penghianat disini adalah dirimu..? tanya Hidayat
Ia jawab Cimey tegas
dan sekarang aku siap untuk kau habisi karena tidak lama lagi Lala yang akan membereskan semuanya, saat ini hukuman terbesar ku harus mengandung anakmu,,,
------------------------------------------
Lala mencari Hidayat melalui GPS ponsel yang dimiliki oleh Cimey, Lala juga memberitahu pihak penyidik untuk menangkap Hidayat.
Hidayat kaget mendengar semua ucapan Cimey, aku tidak menyangka kalau selama ini telah menumbuhkan duri dihatiku sendiri,,
tapi asal kau tau Cimey, aku tidak pernah menyesal, hanya satu pintaku untuk mu, tolong besarkan anak kita,,, ",pinta Hidayat ke Cimey".
Cimey diam, dia hanya memandang Hidayat yang sekarang ayah dari anak yang dikandung nya, sekarang apa rencanamu...? ",tanya Cimey".
Aku ingin melarikan diri keluar negeri, tapi karena kondisi mu aku tidak bisa membawamu bersamaku, dan aku juga tidak bisa meninggalkan mu..? ",ucap Hidayat".
Jika kau memang menginginkan ku, aku mau kau menyerahkan diri saja,,!
Apa kau sadar dengan yang kau ucapkan, kau tau benar jika aku menyerah hukuman mati sudah menantiku...?
Jika kau menyerahkan diri maka anak yang ku kandung ini akan ku besarkan, tapi jika tidak, aku akan mengakhiri hidupku dan bayi ini,,,?
kenapa kau memberiku pilihan yang begitu sulit,,,? tapi baiklah mungkin ini akhir dari segalanya, aku akan menyerah kan diriku, jika aku dihukum mati, maka carilah kakak mu Chandra dia akan melindungi mu ",ucap Hidayat sambil mengelus perut Cimey.
Akhirnya Hidayat ditemukan dikediamannya di daerah tersebut dengan bantuan Cimey, saat Hidayat digiring oleh pihak penyidik karna selalu mangkir setiap diberikan panggilan, jadi Hidayat dijemput secara paksa.
Ada rasa terluka dihati Cimey saat melihat Hidayat dibawa, Hidayat memegang tangan Cimey dan terlepas begitu saja dari genggaman tangan Cimey, Hidayat masih menatap mata Cimey karena masih merasa tidak percaya apa yang dilakukan Cimey terhadap nya, seketika air mata Cimey mengalir tanpa dia sadari, Hidayat yang melihatnya malah tersenyum.
Dia menangis, apa benar dia menangisiku,,,? kalau benar dia menangisi ku itu artinya cinta ku tidak bertepuk sebelah tangan ",bathin Hidayat".
***
Ntah apa yang dirasakan Lala saat ini, walau semua dendam nya terbalas, tapi hatinya tetap merasa sedih dan kosong.
saat ini hatiku tetap terasa sama, walau pembunuh Ayah dan juga Ibu Dewi sudah menerima hukuman nya",bathin Lala".
Lala mulai mencari keberadaan Chandra, Lala menelphonnya berulang kali, tapi tetap saja Chandra tidak mau mengangkat ponselnya, Lala mencoba mengirimkan pesan kepada Chandra.
Apa kak Chan marah denganku ya...? ",Lala".
__ADS_1
Kak Chan aku ingin bertemu..! ",Lala".
Chandra hanya melirik ponsel nya, dia terkenang mendiang ibu nya, yang sangat menyayanginya, yang dia sedih kan, kenapa Lala tidak menceritakan semuanya kepada Chandra
Maafkan aku Lala, saat ini aku hanya ingin sendiri, bahkah kau menyembunyikan hal terpenting dalam hidup ku.",gumam Chandra ".
Lala mencoba mencari Chandra, sudah beberapa tempat dia datangi tapi tetap belum menemukan nya, sebenarnya bagi Lala sangat lah mudah menemukan Chandra, tapi saat ini Lala hanya ingin dia mencari sendiri keberadaan Chandra sendiri.
Pada akhirnya Lala mencoba pergi kemakam ibu Dewi, Lala menabur kembang disana, dan menyiram kan air dimakam Ibu Dewi, karena menurut Lala ibu Dewi adalah penyelamat nyawanya.
Ibu, kau mengorbankan nyawa mu untuk ku,, Ibu juga meminta ku menjaga Putramu,, saat ini aku sedang berusaha Ibu,
Meski malam berganti siang, gelap berganti terang, menit berganti jam, bulan berganti tahun,, Hatiku tetap sama seperti yang ibu pinta dulu,,
ibu,,aku sudah mewujudkan keinginan mu, orang yang mengakhiri kehidupan mu segera akan menyusulmu,,sekarang aku minta restu mu ibu,,,
Lala terus berucap sambil mengosok batu nisan ibu Dewi, Lala tidak menyadari kalau sebenarnya Chandra sudah dari tadi berdiri dibelakangnya, sebenarnya Lala setiap bulan selalu menyempatkan datang dipemakaman Ibu Dewi, karena pengorbanan Ibu Dewi sangat lah besar untuk nya.
Ternyata ibu sungguh beruntung ya, ada yang menyayangi melebihi diriku anaknya,, ",ucap Chandra yang terdengar tiba-tiba di telinga Lala hingga mengejutkan nya".
Sontak Lala langsung mengalihkan pandangannya kearah suara yang didengar nya itu, orang itu tak lain adalah Chandra. pandangan Chandra datar tanpa menatap Lala.
Kak Chan dari mana saja, aku sudah berkeliling mencari mu,,,?
Lala terdiam sejenak,lalu berucap maafkan semua yang telah aku lakukan,,? semua yang telah kulakukan hanya keterpaksaan saja.
Aku memaafkan nya, tapi untuk pengkhianatan mu itu, aku tidak bisa, tega-tega kau menyembunyikan tentang kematian ibu kepadaku.
Tapi aku tidak punya pilihan lain kak Chan..?
Chandra hanya menggeleng-gelengkan kepala nya merasa tidak percaya apa yang telah dilakukan Lala terhadapnya,
kau tidak tau aku menjalani hidup berjauhan darimu hanya untuk bisa bersama mu, rasanya hatiku mau meledak karena menahan rinduku padamu,tapi kau malah menikah dengan laki-laki lain, rasanya sakit sekali ",Chandra membathin",
maafkan aku kak Chan,aku lakukan semua ini hanya untuk mengungkapkan semua keburukan ayahmu saja, kalau aku tidak merahasiakan nya dari mu maka nyawa ku sebagai taruhannya dan yang pasti akan banyak korban lagi ",bathin Lala".
Kemudian Chandra melangkah meninggalkan Lala, Lala mencoba meraih tangan Chandra tapi dengan cepat Chandra menepisnya
Lala terus memanggil Chandra bahkan mengejarnya dari belakang tapi Chandra melangkah lebih cepat dan langsung menginjak gas mobilnya dan melajukannya dengan sangat kencang, Lala terus mengejarnya dari belakang juga mengendarai mobilnya tidak kalah kencang dari Chandra, mereka sempat beriringan tapi Chandra menambah kecepatannya kini Lala yang sedang mengejarnya tidak bisa mengendalikan setir nya karena tiba-tiba ada kendaraan lain yang muncul begitu saja hingga menabrak trotoar.
Duarrrr
__ADS_1
Chandra baru menyadari kejadian itu langsung menginjak remnya,
ciiiiiiittt
Chandra berlari meningglkan mobil milik nya, dan segera menghampiri Lala saat itu kendaraan nya terlihat berasap,, Chandra tanpa sungkan langsung mendekati nya dia tidak memperdulikan bahaya yang lainnya, Chandra langsung membuka pintu mobil milik Lala yang saat itu kondisi nya hancur dibagian depannya bahkan pecah sitiap kacanya.
Tanpa pikir panjang lagi Chandra membuka mobil itu dan menarik Lala kelur dari sana, darah sudah menetes dari kepala nya terkena benturan setir dan juga ada sebagian terkena pecahan kaca, Chandra menggendong nya dan segera membawa nya kerumah sakit dengan mobil miliknya, dalam perjalanan menuju rumah sakit Lala sempat membuka matanya dan berucap,
Kak Chan maaf kan aku,,,!!
Chandra yang mendengar celotehan Lala, mencoba meraih tangan Lala dan menggenggam nya terus menyemangati nya.
Kau harus bertahan sayang, aku tidak akan membiarkan mu pergi lagi dariku,,, tidak akan,,,!
Lala setelah mendengar ucapan Chandra kembali pingsan, dalam perjalanan Chandra sempat menghubungi dokter pemilik rumah sakit yang ditujunya, agar segera menangani Lala, begitu sampai perawat sudah nampak siap semua,,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
__ADS_1
πππBERSAMBUNG πππ