PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Lamaran (part 2)


__ADS_3

Dirumah Chandra sudah segala persiapan untuk lamaran Lala, Lala memberi kabar kepada orang tuanya. sebenarnya orang tua Lala tidak mengijinkan Lala menikah Dini, tapi apa hendak dikata sudah jadi keinginan putrinya, apalagi memang Ayah Lala tidak mampu untuk membiayai sekolah putrinya itu.


Lala kembali kerumah Ayahnya didesa dan ditemani oleh Chandra, Ayah Chandra begitu terkejut melihat anaknya pulang bersama laki laki yang pernah dia lihat sewaktu ibu Lala meninggal.


kenapa Lala malah datang bersama laki laki ini ",bathin Hambali".


Lala langsung menyalimi Ayah dan kak Kiara dan disusul oleh Chandra, saat Chandra menyalimi Ayah Hambali belum sempat tercium langsung ditariknya begitu saja, oleh Ayah Hambali.


Kiara langsung menarik tangan Lala kedapur dengan alasan membuatkan minuman untuk Chandra, Chandra ditinggal diruang keluarga bersama Ayah Hambali. Ayah Hambali sebenarnya sudah tau kalau putrinya akan menikah dari cerita Kiara., tapi dia tidak menyangka kalau Lala langsung membawa laki laki itu ikut kerumahnya yang dikampung.


Dek,,,! kenapa pulang gak ngabari kakak kalau mau ngajak calon suamimu itu,...? ',tanya Kiara dengan penuh introgasi".


maafkan Lala kak,,,! Chandra gak ngijinin aku pulang sendiri, dia takut kenapa napa.


Ayah itu shok banget dek,, dengar kabar kamu mau Nikah, Ayah belum ijinin kamu.


***


Diruang tamu Chandra terlihat canggung saat bersama calon Ayah mertuanya itu, rasanya Lidahnya begitu kelu saat mau berkata. Ahirnya Ayah Hambali membuka kesunyian terlebih dahulu.


Jadi kamu yang namanya Chandra ", ucap Ayah Hambali ". to the point.


Iya paman ", jawab Chandra singkat".


jadi benar kamu mau nikahin putri ku,,


Iya paman,,,


kamu tau tidak, setiap pernikahan itu ada tanggung jawabnya,aku tidak suka ya kalau kamu memberi Putri ku makan, bukan hasilmu sendiri.


paman tenang saja, Chandra punya usaha sendiri


Pembicaraan mereka terhenti seketika karna Lala dan Kiara membawakan minuman. mereka melanjutkan berbincang bincang bersama.


Chandra, Lala Ayah merestui hubungan kalian, karna Ayah tidak ada pilihan Lain, tapi Ayah punya syarat untuk kalian. ku harap kau jangan sampai menghamili putriku sebelum lulus sekolah. ", ucap Ayah hambali dengan penuh penekanan".


Kami juga punya rencana itu paman,


Bagaimana mungkin kau bisa menahannya, sementara kalian tinggal satu rumah,


tidak paman, kami tidak akan serumah.

__ADS_1


maksudmu ", ujar Ayah Lala sambil menautkan Alisnya,


Jadi begini paman, setelah menikah saya ke Amerika untuk ngelanjutin kuliah disana, karna Chandra ambil dua jurusan sekaligus jadi mungkin Chandra gak bisa pulang selama 3 atau 4 tahun gitu.


Tapi bagai mana dengan putriku,,,,?


Lala sekolah sambil ngurus bisnis aku yang disini, dibantu sahabatku dan juga Ibu.


ohh baik lah,,


***


Chandra kembali kerumahnya dikota, tanpa membawa Lala, Chandra memberi tahu keluarganya kalau keluarga Lala sudah setuju, mereka akan mengadakan Lamaran di hotel X dikota itu.


Ayah hidayat memerintahkan orang untuk menjemput keluarga Lala didesa, dan membawanya ke hotel X yang sudah ditentukan, dengan segala persiapan keluarga Chandra melakukan acara Lamaran dihotel tersebut.


Ayah Hidayat bertemu dengan Ayah hambali dan ternyata mereka salin kenal, teman sewaktu sekolah Menengah pertama (smp)


**flash back on**


Saat sekolah menengah pertama Hidayat dan Hambali, mereka selalu sekelas selama tiga tahun, Hambali anak yang pintar, selalu menjadi juara satu dikelas sedangkan Hidayat selalu kalah nilai dari Hambali atau juara duanya, karna selalu kalah dari Hambali membuat Hidayat tidak menyukai Hambali.


Sedangkan Hidayat anak orang kaya dikota itu melanjutkan sekolah di Amerika, Hidayat sebenarnya Pintar hanya saja selalu kalah oleh Hambali, tapi takdir Hambali berbeda,cita citanya terpaksa pupus ditengah jalan, makanya Hambali ada toleransi untuk putrinya siapa tau bisa mengubah takdir mereka.


**flash back off**


Saat berjabat tangan Hidayat dengan Hambali, Hidayat memasang wajah yang tidak bisa ditebak dengan penuh Arti, tapi beda dengan Hambali yang menampak kan wajah tersenyum,walau sebenarnya hatinya sangat khawatir akan keadaan putrinya nanti, tapi sudah terlanjur.


Acara Lamaran pun dimulai, sekaligus tunangan, minggu depan hari baik untuk melakukan acara pernikahan, dua belah pihak mengambil hari sabtu malam minggu. Acara jam 19:00Pm sampai selesai, standing party.


Untuk acara pernikahan Chandra dan Lala,mereka hanya mengundang orang terdekat saja, karena status Lala masih sekolah.


Selesai Acara Hidayat dan Hambali bernostalgia sebentar.


Hei apa khabar ",ucap Hambali".


seperti yang kau Lihat ",ucap Hidayat".


Setelah Lulus Sekolah apa kau tidak melanjutkan sekolahmu,,,,?


Tidak, aku pulang kampung mengurus ibuku, karna sakit waktu itu, semenjak itu aku tidak pernah lagi kekota.

__ADS_1


Ohhh, ucap Hidayat manggut manggut sambil tersenyum licik,


Jadi kau rela menikah kan anakmu hanya karena kau kekurangan biaya, tanya Hidayat dengan posisi berdiri dan memasuk kan kedua tangannya didalam saku celananya.


Kata-kata Hidayat begitu menyakitkan bagi Hambali, serasa dadanya dihantam benda berat, membuat Hambali kecewa.


Jaga Ucapanmu Dayat,,, aku ngijinin putriku itu menikah dengan putramu itu, yang pertama aku tidak tau kalau dia putramu dan yang kedua mereka saling mencintai, dan yang ketiga putramu memenuhi syarat yang sudah ku tentukan.


Kamu dengar baik-baik bali, kalau aku tau dia adalah putrimu aku tidak akan pernah menikahkan mereka, bertemanpun tidak aku ijinkan. mana mungkin kau tidak mengenal pejabat sepertiku, heh,,,,!? ", ucap hidayat sombong".


Hambali tanpa basa-basi Langsung mencari Lala dan keluarga yang lainnya untuk pulang, Hambali yang dipenuhi oleh kemarahan menarik putrinya saat lagi berbincang dengan Chandra, Ibu Dewi dan para tamu.


Kejadian itu membuat Chandra dan yang lainnya kaget, Chandra terus mengejar Lala mencoba meraih tangan Lala tapi Hambali dengan Langkah yang besar terus menarik tangan putrinya itu.


",Ayo nak kita pulang, Ayah tidak bisa menerima orang yang akan menjadi keluarga, yang tidak bisa menghargai kita".


Sebenarnya apa yang terjadi Ayah,,,,? ", tanya Lala sambil terisak".


Hambali sebenarnya tidak tega melihat putrinya menangis, tapi dia juga tidak tega kalau putrinya nanti akan menderita tinggal dikeluarga yang tidak menyukainya, apalagi Lala bakal ditinggal suaminya jauh.


mereka sampai dikamar hotel langsung berkemas, bersiap untuk kembali kedesa.


Ayah tidak mengijinkan mu tinggal dikeluarga yang nantinya kau akan menderita nak,,, ",Tutur Hambali dengan mata berkaca kaca".


Apa yang dikatakan Ayah kak Chan, Ayah,,,,? Ap dia menyakiti hati Ayah,,,? kalau iya Lala rela berpisah dengan kak Chan, ",Ucap Lala sambil air matanya berurai".


,


,


,


,


,


,


~♥~***Bersambung~♥~


untuk para readers jangan lupa tinggalkan jejaknya ya***,,,

__ADS_1


__ADS_2