PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Keterlaluan


__ADS_3

Lala mendapat serangan mendadak dari Chandra membuatnya, tersulut emosi.


Lala melayangkan pukulan ke wajah Chandra yang sangat keras.


Plaaaaakk,,,,,! berani sekali kau menciumku.


tanpa memikirkan sakit dikakinya, Lala beranjak duduk, menarik kerah baju Chandra, dengan sangat kasar.


Chandra hanya tersenyum tipis,


kenapa kau tersenyum,,,? tidak ada yang lucu, dan ini bukan lelucon. jangan seenaknya saja.


aku hanya ngetes kakimu, kira kira masih sakit tidak, dan ternyata tidak sakit lagi, lihatlah dirimu sekarang lagi berdiri, ",ucap Chandra menjahili Lala".


atau jangan-jangan kau sedang menggodaku,agar aku menyentuhmu,,,? tambah Chandra.


Lala yang Lagi memuncak tersadar kalau sekarang dirinya memang lagi berdiri,


kau benar-benar keterlaluan,


air mata Lala mulai menetes tanpa disadarinya,,,


aku tidak pernah dicium oleh siapapun, kau sudah menodai ku, ucap Lala" sambil sesegu'an,


hei kenapa kau begitu cengeng,biasanya selalu teriak marah marah.,,,!!


kau tidak perlu khawatir karna aku juga sebelumnya tidak pernah mencium wanita,,


Chandra merasa iba melihat Lala menangis,berniat ingin menghapus air mata Lala dipipinya.


dengan cepat Lala menepis tangan Chandra,


menjauh dariku, jangan coba coba menyentuhku,,


Lala mendudukkan bokongnya disisi tempat tidur, terdenger suara Langkah kaki dan suara yang berisik, para siswa sudah menyelesaikan pelajaran tambahan, dan kembali kekamar. Chandra melangkahkan kakinya keluar kamar, Chandra berpapasan dengan sahabat Lala, yaitu Dea dan Rere.


haii kak Chan "seru Rere Genit".


Chandra hanya membalasnya dengan senyuman, dan berlalu melangkahkan kakinya,


Dea menarik Rere yang dilihatnya kegenitan. mereka Langsung mendekati Lala yang mereka lihat Lala menyeka air matanya.


kamu kenapa menagis Laa...?? tanya sahabatnya,


mereka langsung memeluk Lala secara bersamaan, tangis Lala pecah, Dea melepaskan pelukannya, berlari kearah pintu, lalu menguncinya.


Laa ada apa...? kenapa ada kak Chan dikamar kita, Laki laki kan dilarang masuk kamar perempuan, kenapa dia bisa ada disini...? kak Chan ngapain kamu,


pertanyaan yang dilontarkan sahabatnya secara bersamaan, sehingga membuat Lala terdiam.,,!


jawab Laa.,,!?


gimana saya jawabnya coba,pertanyaan kalian itu satu satu dong,,


Lalu sahabatnya salin pandang mereka tertawa, hahaha


iya iya,,, kita hanya khawatir,,!


Lala mulai bercerita,


"saat saya diusir oleh pak Widhi tadi, saya berniat kembali kekamar sambil menggerutu memaki cowok Liar itu, aku tidak menyadarinya tiba-tiba dia bersuara dari arah belakang hingga membuatku, begitu terkejut, Lala berhenti sejenak.


terus...? seru Rere


Lala melanjutkan Lagi ucapannya,


aku berbalik badan, dan aku terjatuh. Cowok Liar itu menangkapku.


enak dong,,, kata Dea jail,,


enak apanya, setelah itu, dia menjatuhkanku. aku terjatuh bebas mendarat ke tanah, dengan posisi kaki yang terlipat membuat kakiku terkilir, aku meminta bantuannya, dia menggendongku sampai kekamar, dia juga membantu, mrngompres kaki ku pakai air es, setelah itu dia membaringkanku Lalu menciumku,,, hiks,,,hik,,,


Lala menagis lagi mengingat kejadian tadi, Dea dan Rere langsung memeluk sahabatnya itu, disela tangisnya Lala berucap ",aku telah ternoda,aku tidak pernah dicium siapapun, aku menjaganya agar suamiku kelak yang mendapatkannya yang pertama,, hiks,,,hiks,,,


sudah sudah,,,,!!


inikan bukan kemauan kamu Laa,, itu cuma kecelakaan.


mereka melepaskan pelukannya,


Bahkan aku diusir pak Widhi gara-gara dia, dia menyebalkan sekali, aku ketinggalan pelajaran.


Laa dirimu kan pintar, jadi kamu tinggal menyalin catatan kami, iya kan Ree.


iya,,, kitakan berbeda, walau kalau tidak dengar penjelasan dari guru,kita mana ngerti, kalsu kamukan cukup membaca langsung tau.


tapi aku tidak enak sama pak Widhi, mungkin juga dia mikir yang macam-macam tentang aku, karna kertas itu ada gambar berbentuk hati,


kau serius Laa...? tanya Sahabatnya sambil melotot,


Lala mengangukkan kepalanya,,


sontak sahabatnya tertawa, hahahaha


tu kan kalian malah ngetawain aku, ujar Lala sambil memajukan bibirnya,


pak Widhi itu kan bujang mateng ucap Dea dan Rere, gimana kalau dia jatuh cinta sama kamu Laa ",Ledek Dea dan Rere".


kalian ini yang benar saja, mana mungkin aku suka sama bujang mateng, kayak dia.


jangan do'ain yang jelek jelek gitu ah,,,


tapi kan dirimu yang lebih dulu ngirim hati dengannya, benar gak Dea.

__ADS_1


hahahhahah mereka serentak tertawa lagi. udah udah kita tidur aja yuk, nanti kita malah kesiangan lagi.


mereka kembali ke tempat tidur masing masing, asrama ini setiap kamar hanya terdapat 3 tempat tidur, dan satu kamar mandi, secara sekolah unggulan.


*****


esok paginya saat mereka melangkah keaula tempat makan, mereka mau sarapan bersama.


Laa kaki mu masih sakit "ucap sahabatnya",


iya sakit sekali, jalan saja masih miring.


Chandra merhatiin Lala dengan seksama, Chandra melangkah mendekati Lala, lalu menyapanya,


masih sakit ya kakimu...?


Lala melototkan matanya, menjauh dariku jangan pernah kau tampakkan wajahmu itu,


Laa maafkan aku, ucap Chandra memelas apa aku perlu memohon, aku akan memohon.


kau mau mempermalukanku, gitu saut Lala dengan mata yang penuh kebencian.


terus aku harus bagaimana agar kau mau memaafkan aku,,,,?


menjauhlah dariku, jangan sekali kali kau menampakkan wajahmu dihadapanku, apalagi sampai menyentuhku lagi,


baiklah, kalau itu memang mau mu. akan aku kabulkan permintaanmu. ucap Chandra pelan.


perlahan Chandra melangkah mundur berlalu meninggalkan Lala yang tak bergeming.


Chandra merasa sangat terluka keluar ketaman sekolah, kala itu masih sepi. marik napasnya dalam dalam, lalu menghembuskannya, dia melakukannya secara berulang, setelah iya merasa tenang.


Chandra keruangan pak Widhi Lalu menjelaskan semua yang terjadi, Chandra juga memohon, agar pak Widhi memaafkan lala, membatalkan hukuman yang diberikan Pak Widi. pak Widhi ahirnya setuju.


***


Chandra memutuskan untuk menjauhi gadis yang dicintainya, tapi hatinya merasakan begitu sakit. Chandra mengurung dirinya dikamar hingga berminggu minggu yang dia lakukan minum alkohol, tidak pernah sekolah lagi.


Ibu dewi yang melihat tingkah anaknya merasakan sedih yang amat dalam, Ibu Dewi setiap hari melihat anaknya dan menanyakan keadaannya, berharap anaknya mau bercerita dengannya tapi hanya sia-sia, Chandra selalu diam.


Ibu Dewi mendatangi sekolah anaknya meminta ijin kalau Chandra sedang sakit, karna tidak ada cara lain terpaksa Ibu dewi berbohong, kalau tidak sekolah akan mengeluarkan Chandra. Ibu Dewi juga menemui sahabat Chandra, menyakan apa sebenarnya yang terjadi dengan anaknya itu, tapi hasilnya tetap Nihil.


ketika Ibu kembali kerumah, ibu Dewi memasuki kamar anaknya itu, dan memeluk anaknya dan berkata, seberat apapun masalahmu jangan pernah melakukan hal yang akan merugikanmu, dan akan kau sesali dikemudian hari nak "ucap Ibu Dewi ".


Chandra mendengar ucapan Ibunya Langsung menangis dipelukan ibunya,, dan berkata, apa saya ini begitu buruk dimata orang lain Bu,,,,! sehingga wanita yang kusanyangi menjauhiku, bahkan ayahku sendiri begitu acuh denganku,,,!!


Ibu Dewi tersenyum mencoba menguatkan anaknya, Jangan rapuh jika kau mencintainya maka perjuangkanlah, disitu kau akan menemukan jalan,,


Chandra tersadar, baiklah Bu hati ku begitu lega, aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi, aku berjanji akan melanjutkan sekolahku, dan menjauhi botol botol ini,, "ucap Chandra dengan senyum mengembang d wajahnya".


***


Disekolah Lala tidak meliahat Chandra yang sudah beberapa minggu, mengapa aku tidak pernah melihatnya lagi ya, apa dia menganggap ucapanku serius ",pikir Lala".


Di saat bersamaan Lala melihat Radit Andre dan teman teman Chandra yang lainnya, melewatinya, Lala memanggilnya.


ada Laa...?


mana kak Chan kok aku tidak melihatnya beberapa minggu ini, apa kak Chan sakit...?


iya Laa Chandra sakit, kenapa kau mencarinya, apa kau sedang merindukannya...? ledek Radit.


ohh tidak, aku hanya ingin ngucapin terimakasih, karna kak Chan sudah membantuku,waktu itu. saut berbohong.


ya sudah Lala kesana dulu kak,


oke, saut Radit.


aku akan menjenguknya, aku akan kerumahnya tapi apa dia dirawat dirumah tapi apa salahnya aku mencobanya, minggu ini kan kak Guan akan menikah, jadi aku ijin pulang dulu "gumam Lala".


****


Dirumah kontrakan, Lala memandang Rumah mewah disebrang sana, dengan penuh penjagaan.


Lala memberanikan diri menjenguk Chandra dirumahnya, saat masuk begitu banyak pertanyaan, dan memeriksa Lala, ahirnya Lala disuruh menunggu diruang tunggu, Lala berpikir sambil menunggu penjaga memanggil Chandra, kenapa waktu pertama sekali masuk rumah ini begitu mudah, kenaota sekarang dipersulit.


Lamunan Lala buyar seketika saat Bik Nun memanggil Lala, Non Lala disuruh masuk dan tunggu diruang santai, Bik Nun mengantar Lala keruang santai, Chandra sudah menunggunya disana,


silahkan Non ujar bik Nun,,,


Lala memantung menatap Chandra, iya tidak tau harus bicara apa, dan mau memulainya dari mana.


Ada apa mencariku,,,?


",ucap Chandra memecah keheningan, bahkan tanpa menatap Lala. Chandra malah memandang hal disekelilingnya,,!


kenapa kak Chan tidak pernah masuk sekolah..? apa kak Chan sedang sakit tanya Lala gugup, Chandra menatap Lala tajam dan penuh arti, Lala mendudukan kepalanya.


bukankah kau yang mintanya...?


tapi aku tidak meminta mu tidak masuk sekolah,,,!


apa kau begitu bodoh, jelas saja kita akan sering bertemu, sekolah kita sama. apa kau melupakan itu,


Lala terdiam,,!


apa kau kerumahku hanya menanyakan itu sambung Chandra,


ti,,tidak, aku mau ngucapin terimakasih kepadamu, karna kau pak widhi tidak jadi menghukumku,


soal itu tidak perlu berterimakasih karna itu memang salahku, saut Chandra dingin.


hanya itu yang mau kau bicarakan dengan susah payah kau melewati beberapa penjaga didepan,

__ADS_1


iya jawab Lala pelan, karna sudah kehabisan kata-kata.


ya sudah kamu boleh kembali pulang sekarang, aku mau istirahat Chandra beranjak pergi tanpa melihat Lala yang sejak tadi hanya berdiri.


Lala dengan cepat meraih tangan Chandra,


Kak Chan maafkan aku, karna ucapanku kamu tidak sekolah,


Chandra heran dengan ulah Lala yang berani, lalu terbesit ingin menggodanya,,,!!


apa kau mau kucium lagi "seru Chandra " sambil mendekatkan wajahnya ke Lala, Lala langsung melepaskan tangan Chandra yang di genggamnya,dan melangkah mundur, hingga Lala tersudut ditembok,,,,!!


Chandra jangan Lakukan itu, aku hanya ingin meminta maaf saja untuk menemuimu,,


bukannya kau sedang merindukanku...? goda Chandra,


Lala yang sudah tersudut tidak bisa bergerak lagi, ahirnya menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil memejamkan matanya,


hembusan napas Chandra terasa dipunggung tangan Lala, bahkan semakin dekat,, membuat jantung Lala hampir lepas dari tempatnya,,,


kak Chan aku mohon, jangan melakukannya lagi, Chandra tersenyum berhasil menggoda Lala,


Lala yang tadinya ketakutan, sekarang yang dirasanya Chandra menjauh mencoba membuka matanya, Lala mengelilingkan pandangannya,, dilihatnya Chandra yang sudah duduk di sofa tempatnya tadi.


untung dia tidak melakukannya, baiklah aku akan pergi, ",gumam Lala".


heii duduklah disini,,,,! Chandra menujuk tempat duduk dengan mulutnya,


tidak, aku akan pulang saut Lala.


kata mu mau minta maaf, maka menurutlah kalau tidak aku tidak akan memaafkanmu,


kamu jangan berpikir macam-macam tentang aku, aku bukan orang jahat seperti yang sedang kau pikir kan itu.


Lala mendudukkan bokongnys disofa,


Chandra menggodanya lagi, yakin kau kesinai hanya meminta maaf saja, apa kau merindukan ku. Lala melotot mendengar ucapan Chandra,


Aku kira kau sedang sakit, karna kak Radit bilang kakak sakit, jadi aku ingin menjengukmu,


kenapa menjengukku tidak membawa apa apa,,,


emangnya kau mau apa,,? buah, atau makanan yang lainnya,aku rasa kau punya segalanya untuk apa aku membawanya untukmu, pasti kau tidak membutuhkannya.


apa kau mau memberikan yang aku butuhkan sekarang, saut Chandra dengan tersenyum menggoda.


kalau aku menpunyainya mungkin aku akan memberikannya, jangan bilang kau meminta menciummu, itu tidak akan pernah aku Lakukan, apalagi meminta barang yang tidak akan pernah kuberikan ucap Lala ketus,


karna iya merasa ada yang tidak beres dibalik senyumnya Chandra,


tidak, aku tidak akan meminta hal itu, apa lagi merugikanku,,,


rugi dari mananya, yang ada aku yang rugi "bathin Lala",


itu hanya pikiran kotormu saja, yang seperti itu. bahkan aku sama sekali tidak memikirkan itu,


terus apa yang kau pinta, cepat katakan.


apa kau yakin akan melakukannya,, sebelum melakukannya coba pikirkan dulu, aku beri waktu, sebelum kau melakukannya tunggulah dulu disini aku masuk sebentar,,


jangan kemana-mana karna aku belum memaafkanmu, kalau kau pulang tanpa ijin ku aku tidak akan pernah memaafkanmu.


isssss kalau tidak mau memaafkanku tidak masalah, yang penting aku sudah meminta maaf wewww ",bathin Lala".


Saat Chandra sedang didalam Lala menerawang memikirkan apa yang akan di pinta Chandra, kurasa tidak ada yang rugi asal dia tidak meminta tubuhku ini, dia juga tidak mungkin meminta uang, dia sudah mempunyai banyak uang. apalagi meminta barang, barangnya sudah banyak.


lamunan Lala buyar seketika saat Bik nun mengantarkan minum dan cemilan,


bibik kira non cuma sebentar jadi aku tidak memberi non minum, gak pa pa Bik. Bibik tidak perlu repot-repot,


tidak merepotkan Non, silahkan diminum,,,,!!


Bik Nun berlalu pergi meninggalkan Lala, Chandra kembali dengan wajah penuh gembira,


kamu kenapa senyum-senyum sendiri, ,,?


tidak ada apa-apa, silahkan diminum, dan makanlah siapa tau tenagamu sebentar lagi dibutuhkan,,


jangan macem-macem dech kak, aku tidak akan menyerahkan tubuhku, ucap Lala sambil memanyunkan bibirnya.


belum juga ku minta kau malah piktor, aneh dech kamu. Lala meminum minumannya,,


glek glek langsung habis.


kayaknya ada yang kehausan "usil Chandra"


baiklah cepat katakan apa maumu, aku mau pulang sebentar lagi malam karena hari mulai gelap,


baiklah kalau kau yang memintanya,, Chandra Langsung membaring tubuhnya disofa tepat disebelah Lala,


heii mau ngapain kamu,,!! " seru Lala"


aku kan lagi sakit,aku mau kau memijat punggungku,,,,


apaaaa,,,,,?? teriak Lala kaget


,


,


,


,

__ADS_1


,Bersambung,,,,


karna sekarang Author lagi senang,, jadi Author up doble, 2 efisode jadi satu.


__ADS_2