PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Bicara Lewat Bulan


__ADS_3

Setelah beberapa hari kemudian, Chandra dan Lala selalu bicara Lewat ponsel, ayah Lala menjual sebagian sawahnya untuk sekolah Lala.


Lala melanjut kan sekolah nya, sedang kan Chandra sudah mulai menyiapkan semua keperluannya, sebelum berangkat Chandra dan Lala bertemu. Chandra menelpon Lala.


tut,,, tut,,,tut,,


Hallo "suara dari balik ponsel Chandra" Chandra merakan kerinduan yang amat dalam,


Iya my honey jawab Chandra, apa kita bisa bertemu sebelum aku berangkat ", ucap Chandra ".


Tentu saja bisa, kita ketemu dicafe dekat sekolah kita, aku mengontrak rumah disini. ",saut Lala".


ohh baiklah aku bersiap sekarang ya.


telpon terputus.


Dengan wajah yang berbinar binar, senyuman manis dibibir Chandra, ia mulai bersiap-siap, untuk menumpahkan semua rasa kerinduannya. Chandra menaiki mobil mewahnya menuju cafe yang sudah mereka sepakati.


Setelah tiba dicafe Chandra memarkirkan mobilnya, Chandra segera memasuki cafe itu,mengedarkan pandangannya terlihat disudut sana Lala sudah duduk sambil memainkan ponselnya.


Chandra begitu sampai menutup kedua mata Lala dengan tangannya dari belakang.


Ihh kak Chan apaan sich,,,! rengek Lala sambil memegang Tangan Chandra mintak dilepaskan, lalu Chandra mengecup pipi Lala dari samping,


Kak Chan malu tau,,, ini kan tempat umum, tu banyak yang lagi memperhatikan kita, " ucap Lala manja" yang membuat Chandra tambah gemas.


My honey sudah Lama ye,,


Iya, sudah sempat tidur dulu bahkan sampai ngiler, hahaha,


gak kok baru juga sampai, lagian kamu nanya gitu,,,


ya takut aj kelamaan,


Chandra memanggil pelayan cafe, untuk memesan makanan,,, Chandra memesan banyak makanan, Lala mengernyikkan dahinya, merasa banyak sekali makanan yang dipesan oleh Chandra.


Kenapa Banyak sekali pesen makanannya,,,,?


Aku sangat Lapar, kalau dekat kamu aku selalu bersemangat untuk makan ",ucap Chandra", diiringi senyuman dibibirnya.


Chandra membuka cerita terlebih dahulu, jadi kamu ngelanjutin sekolah ya..?


iya, Ayah menjual separuh sawahnya untuk ku, mungkin setelah ini aku mendapatkan beasiswa jadi tetap bisa bersekolah.

__ADS_1


Aku akan membantu mu, kamu urus kedai dan Clubku sekarang aku serah kan sama sahabatku untuk sementara aku kuliah.


Enggak kak Chan, aku tidak boleh bergantung padamu, rencananya aku mau buka Les untuk anak-anak SD setelah pulang sekolah.


pembicaraan mereka terhenti saat pelayan cafe mengantarkan makanan yang mereka pesan, pelayan itu menata hidangan diatas meja mereka. mereka memulai makan bersama, saling berbincang bahkan melempar candaan.


Ohy setelah ini kita akan berpisah,berjuang melawan rindu kita ", ucap Lala".


Iya honey, semoga kamu tidak pernah tergoda dengan siapapun ', saut Chandra dengan penuh kecemasan dimatanya".


Yang aku takutkan kamu yang akan tergoda disana,,,", seru Lala dengan mata yang tajam karna kehidupan disana sangat bebas.


Mana mungkin aku tergoda dengan wanita disana, paling paling,,,,, Chandra tidak melanjutkan omongan nya hanya mengedip ngedipkan matanya saja, untuk menggoda Lala.


Aku akan mengawasimu lewat bulan, aku akan bicara dengan bulan disaat kau tidak punya kabar,,, " ,tutur Lala". Mereka sama sama tertawa .


****


Chandra sudah berangkat melanjutkan kuliahnya ke Amerika,sementara Lala melanjutkan sekolahnya sambil mengajar Les untuk memenuhi semua kebutuhannya.


kalau ada senggang waktu mereka selalu berbicara lewat ponsel, untuk melepas rindu mereka, sambil memandang bulan dilangit.


Didesa tempat orang tua Lala menggantungkan hidupnya, terjadi bencana. Gempa dan tanah Longsor sehingga satu desa itu tidak ada yang selamat termasuk Ayah dan Kiara. mereka meninggal tertimbun tanah dan brbatuan.


Ayah Chandra meledakkan pegunungan disekitar desa tersebut, hingga menyebabkan Longsor dan Gempa, yang menghancurkan beberapa desa disana.


Lala mendapat kabar kematian Ayah dan Kakaknya membuatnya sangat shok, ntah ujian demi ujian yang dia hadapi, yang tak henti hentinya. sementara kakaknya yang bernama Guan tidak bisa dihubungi ntah kemana tidak ada yang tahu.


Lala mencoba pulang mencari keberadaan jenazah Ayah dan kakaknya, tapi wajahnya tidak dikenali lagi membuat Lala kesulitan.


Lala mencoba menenangkan dirinya dengan mengingat pesan ayahnya yang masih terasa hangat ditelinganya.


Raihlah cita-cita mu nak, ayah akan selalu mendo'akanmu, mungkin butuh waktu yang lama kita akan bertemu lagi, jaga diri, jaga kehormatan, jangan sombong, sering-sering lah menolong sesama. itu lah kata-kata terahir yang terngiang dibayangan Lala.


Ayah Chandra tidak tau kalau Lala selamat dalam bencana itu, Hidayat mengira satu keluarga itu tewas dalam bencana yang dibuat olehnya. padahal Lala telah kembali ke kota melanjutkan sekolahnya, Chandra memang sengaja menyembunyikan keberadaan Lala dari Ayahnya, Chandra khawatir kalau ayahnya akan mencelakai Lala.


****


Chandra yang berada jauh disana selalu kepikiran akan Lala, bahkan sampai-sampai Chandra mimpi buruk akan kondisi Lala, Chandra berulang kali menghubungi Lala tapi ponsel Lala tidak aktif juga.


Chandra menghubungi sahabat Lala, tapi Chandra kehilangan kontak sahabat Lala, Chandra juga meminta bantuan Ibu Dewi mencari khabar Lala, tapi hasilnya Nihil.


Satu minggu telah berlalu, belum ada kabar juga dari Lala, Chandra mengucak rambutnya dengan kasar karna merasa frustasi, tidak ada yang bisa dia Lakukan, tiba-tiba ponselnya berbunyi, bibirnya langsung senyum semuringah karna yang menghubungi nya Lala, terpampang dilayar ponsel nya, ", My Heart".

__ADS_1


Hallo my honey, cintaku,,,, suara Chandra begitu senangnya. tapi beda dengan Lala yang hati nya masih dibalut penuh dengan kelukaan.


Iya kak Chan, suaranya terdengar serak oleh Chandra


apa yang terjadi sebenarnya sayang...?


kenapa suaramu, apa kau habis menangis. ",seru Chandra dengan khawatir.


Lala yang merasa hatinya dipenuhi Berbagai masalah mencoba munumpahkan semua yang iya rasakan kepada Chandra,


kak Chan, aku kehilangan semua keluarga ku, pertama ibu ku, Lalu Ayah dan kakak ku, sekarang kak Guan malah tidak bisa dihubungi sama sekali,, hiks,,, hik,,, hiks,,,


Sayang kamu tenang,,, apa aku pulang untuk temani kamu,,, ", ucap Chandra lirih".


gak perlu kak Chan, kak Chan lanjutkan saja kuliahnya, agar cepat selesai biar kita bisa bersama sama.


Baiklah kamu jaga diri baik baik ya,, dan jangan lupa kasih kabar. kamu tau gak seminggu tidak ada kabar darimu rasanya begitu sesak, seolah kehabisan oksigen.


Iya Lala akan selalu memberi mu kabar.


ya sudah aku tutup dulu ya,,


bye sayang,,,,


Chandra yang sudah memulai kuliahnya,, dengan penuh semangat. semangat akan kehidupan nya mendatang, hidup bersama Lala orang yang dia cintai, tapi ada satu kenyataan yang tidak bisa di ubah yaitu Ayahnya tidak menyukai Lala.


Cintanya yang terhalang oleh restu orang tua nya, mengingat permusuhan antara Ayahnya dan Ayah Lala. akan kah mereka bersatu dihari esok,,,


,


,


,


,


,


,


,


***BERSAMBUNG,,,,,,

__ADS_1


maaf ya readers baru sempat up, sebab Author lagi sibuk sibuknya ni membantu anak anak mengerjakan tugas sekolah, jadi guru tiri mah ribet,,, 😛😛😍😍😍***


__ADS_2