
Esok harinya Lala dan teman-temannya. melakukan kunjungan dibeberapa tempat risort, Lala sebelum berangkat Lala menghubungi Chandra terlebih dahulu nomor nya yang baru mereka dapatkan kemaren sore dari teman kampus nya. Lala merasa deg-deg kan, saat mau memulai menekan nomor Chandra.
Tut,, tut,, tut,,
beberapa kali menghubungi nya tapi malah tidak ada jawaban dari sana
gimana La,,? tanya Rere
gak diangkat Re, padahal sudah lima kali saya menghubungi nya,! saut Lala sedih
ya sudah, coba kamu Chat, mungkin karena kak Chan tidak mengenali nomor mu lagi, ",timpal Dea".
Lala segera mengirimkan chat ke Chandra, tapi Chandra hanya membacanya, tidak menjawabnya.
tu kan dia hanya membaca pesan ku saja, kak Chan tidak membalasnya sama sekali, apa segitu bencinya dia sama aku...? ',ucap Lala pelan'.
Rere memberikan saran kalau Lala harus menghubunginya lagi, karena menurut Rere sekarang Chandra sudah tau kalau nomor yang menghubungi nya adalah Lala.
Di iyakan oleh Lala.
tut,,, tut,,,
Iya ada apa...? suara dari ujung sana
Kak Chan apa kabar...?
Chandra tidak menghiraukan pertanyaan Lala, malah balik bertanya.
Ada kepentingan apa, sampai menghubungi ku, jawab Chandra ketus
Lala merasa kaku harus menjawab apa..!
saya hanya,,hanya,, jawab Lala terbata bata
__ADS_1
Kalau tidak ada kepentingan ya sudah saya sibuk ",saut Chandra sambil memutuskan panggilan".
Lala terdiam seketika, merasa sangat sakit karna mendapatkan penolakan dari Chandra, hingga membuat pikiran nya kacau.
Bagaimana..?apa kak Chan mau menemui mu tanya Rere dan Dea keheranan karna melihat wajah Lala yang ditekuk
Kak Chan masih marah ",hanya itu yang terucap dari bibir Lala".
Mungkinkah kak Chan sudah ada wanita lain yang mengisi hatinya, ini kesalahan terbesar ku, tidak menjelaskan semuanya. tapi setelah semuanya selesai sesuai rencana aku akan mendapatkan cintanya lagi, ",gumam Lala".
ya sudah biar saya saja yang menjelaskan nya sama kak Chan, ",ucap Rere sambil merogoh ponselnya didalam tasnya".
Tidak Re, ini urusan saya sama kak Chan, dan saya tidak ingin orang lain ikut campur, saya mau kak Chan percaya kepada ku bukan orang lain ",ucap Lala".
Baik lah kalau memang itu mau mu, saya bisa apa,,! yang penting traktirannya gak batal kan Ucap Rere cekikikan
iya, iya tenang saja kalian boleh belanja sepuasnya,,, tapi kalau untuk ole-ole buat pacar kalian, beli sendiri aku tidak mau ",saut Lala".
Chandra melihat beberapa panggilan dari nomor tidak dikenal, karena Chandra sudah terbiasa mendapatkan panggilan yang tidak dikenal dari para penggemarnya jadi Chandra mengabaikannya.
Saya tidak boleh mengganggu istri orang ",gumam Chandra".
Chandra tiba-tiba melempar semua barang yang berada didekatnya,, hingga membuat semua barang yang berada disana berserakan dilantai, saat mau melempar beberapa barang lagi ponselnya berbunyi, Chandra terpaksa mengangkatnya agar Lala tidak terus-terusan menghubunginya.
Chandra termenung didalam kamarnya, dan membuka lemari pendinginnya, mengambil botol wine dan menuangkannya ke dalam gelas, Chandra segera meminumnya dengan cepathingga isi didalam gelas tersebut habis tak tersisa.
Andai waktu bisa diubah, mungkin aku tidak akan study disini, andai saat itu ayah ku tidak egois dia pasti sudah istriku dan tidak akan mungkin menikah dengan orang lain ",Chandra membathin".
Chandra kembali meminum sisa wine yang ada dibotol tersebut meneguknya hingga habis tak tersisa. Chandra ingin mengambil kembali wine yang ada di lemari pendinginnya tapi ia batalkan.
Chandra teringat akan ibu nya, sebelum meninggal Dewi membuat ahli warisnya yaitu Chandra, semua hasil bisnis perhiasan ibunya jadi milik Chandra.
aku harus bangkit, aku akan memulai usahaku dari nol dikota New york ini, aku tidak perlu kembali Ke Nurwegia karna akan menyakitkan bagi ku,akubtidak boleh lagi bertemu dengan nya, hatiku terlalu sakit jika harus melihatnya,Ayah juga tidak pernah menyayangiku, ayah sibuk dengan urusannya saja, tapi aku harus buka usaha apa ya,,,! ",pikir Chandra
__ADS_1
Chandra kembali melihat cincin yang disimpannya didalam kotak, karna iya malas untuk memakainya, timbullah ide nya dan ada kaitannya dengan usaha Ibunya,
Jual Cincin Sisa pertunangan atau bekas pernikahan, itu yang ada diotak Chandra saat ini, karna semua orang tidak mau berlama-lama menyimpan Cincin yang menyakitkan itu, apalagi ada historynya itu yang tepikir oleh Chandra.
Toh Chandra juga punya bisnis perhiasan warisan ibunya, jadi bisa dengan mudah untuk mengembangkannya.
***
Esok harinya ternyata Lala dan yang lainnya punya kesempatan untuk berkunjung di beberapa universitas, dan salah satunya adalah universitas Chandra saat itu, salah satu pengusaha menunjuk Lala untuk mengikuti beberapa tes jika lulus maka Lala akan disekolahkan secara gratis dan bekerja diperusahaan itu, tapi dipikiran Lala dia tidak butuh bekerja, Lala hanya perlu belajar bisnis agar usaha Dirham yang dia pegang saat ini bisa maju lebih pesat lagi.
Mereka sampai dikampus tersebut, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, yang tak Lain adalah Chandra sendiri. betapa terkejutnya Chandra saat berhadaoan dengan Lala, hingga untuk sesaat Chandra membeku, untuk menutupi keterkejutannya Chandra pura-pura tidak mengenali Lala.
Selamat datang di Universitas Harvard Bussness school yang baru datang dari Negara Nurwegia, dan panjang lebar Chandra berucap hingga ia menutup ucapan nya.
Lala begitu girang ketika melihat Chandra, seolah hati nya dipenuhi oleh taman bunga yang mengeluarkan harum semerbak, terlihat jelas diwajah Lala senyuman melengkung dibibir tipisnya, sejenak mereka saling tatap dari jarak yang cukup jauh, mereka sama-sama memalingkan wajah.
Acara belum berakhir Chandra malah meninggal kan acara, memilih untuk pulang karna tak ingin terus bersitatap dengan Lala, hingga membuatnya kesulitan untuk melupakannya, Chandra pamit kepada kepala Tim penyelenggara dan menyerahkan tugasnya kepada wakil BEM di kampus tetsebut.
Setelah acara selesai Lala mencari keberadaan Chandra, tapi sudah keliling kampus Lala dan teman-temannya tidak menemukan Chandra, sekolah tersebut sangatlah mengenal Chandra secara Chandra alumni dari sekolahnya, dulu yang mereka kenal Chandra anak yang sangat nakal, dan sering tidak masuk sekolah dan mengandalkan jabatan orangtuanya saja, sangat berbeda saat mereka temui sekarang.
Bahkan bukan haya Lala yang ingin bertemu Chandra tapi guru dan murid yang lainpun ingin bertemu Chandra, tapi sayangnya Chandra malah menghindar dari mereka.
Lala menanyakan Chandra kepada salah satu mahasiswa disana., hal yang mengecewakan yang didapat oleh Lala.
Dimana ketua BEM kalian ",tanya Lala".
Dia sudah pulang karena tiba-tiba kepalanya pusing kepala tadi,,,
,
,
,
__ADS_1
,
πππBERSAMBUNG πππ