
Chandra memasang wajah penuh amarah, hanya untuk menggoda Lala,
Berani sekali kau meminum dari gelasku, kau sengaja ya melakukannya agar serasa menciumku gitu,, ".bentak Chandra,
Ih Amit-amit, siapa juga yang sengaja melakukannya..? aku tidak sengaja melakukannya, itu juga salah kamu, kenapa gelas minummu ada didepanku," saut Lala.
jelas-jelas gelas ku itu ada didepanku, apa kau tidak melihatnya, kalau saya sedang duduk disini, kalau saya duduk disudut sana gelas ku disini, itu baru salah.
iya benar juga, tapi minumku kenapa jauh dariku ya,, "bathin Lala.
Lala mau pindah tempat makan, dia mencari sahabatnya Rere dan Dea, tapi Lala tidak melihatnya,, Lagi lagi Lala mencari kursi yang kosong, tapi semuanya penuh,,,
ahhh sial,,,,!! kenapa nasib ku selalu bertemu cowok Liar ini "Lala bergumam,
Chandra melihat gerak gerik Lala mau beranjak, dengan cepat Chandra beranjak mendahului Lala, agak Lala tidak menghentikan makan malamnya,,
Chandra berlalu pergi, Lala menatap kepergian Chandra sampai Bahunya hilang dibalik tembok,,
flasback
setelah mengantri makan Lala, Rere dan Dea mencari meja, Lala menemukan meja dan melangkahkan kakinya, Dea dan Rere kelupaan mengambil air minum, Laa kamu duluan saja,kami ambil air minum dulu ya ", Ucap Dea dan Rere,
setelah mereka mengambil air minum, tiba tiba ada orang yang menabrak Dea dan menumpahkan makanan dibaju Dea,
eeehhh maaf,,,!! aku tidak sengaja, tapi baju ku kotor semua, gimana kita mau makan, kalau kotor kayak gini.
maafkan saya,,, ucap orang itu dan ternyata dia adalah pelayan yang menjag dapur Asrama itu,,
maafmu itu tidak membersihkan bajuku,,
ya sudah lain kali hati hati dong,,, ucap Dea.
Re temanin aku kekamar ya aku mau ganti baju,
tapi gimana Lala aku akan memberitahunya dulu agar dia makan duluan saja "saut Rere"
kalau kau memberitahu Lala yang ada badan ku, keburu Radang karna sambal ini,
ohh baikLah,, mereka kekamar berganti pakaian,, saat kembali ke awla makan, mereka melihat Lala duduk dengan Chandra. Rere menarik tangan Dea, kita ketempat Lain aja yuk, sepertinya kak Chan itu suka sama Lala, kalau kita kesana yang ada malah ganggu mereka,,
kau benar Ree,,,!
flasback off
****
saat di Asrama Lala dan kedua sahabatnya mengambil buku,mereka ke ruang belajar,, disana sudah ada guru untuk memberi arahan.
mata Lala terbelalak kaget,saat sampai diruangan belajar. Chandra sudah lebih dulu ada di sana. Langkah mereka berhenti sejenak, dia ngapain disini ini kan tempat belajarnya kelas x. apa dia kembali kekelas X, "seru Lala".
ahhh kak Chan aku mau duduk disebelahnya ucap Rere Genit,
iihh gak mau ah jawab Lala.
Chandra pura-pura tidak melihatnya Lala,
kita duduk dipojok sana aja yok, kata Lala sambil menarik kedua tangan sahabatnya,,
Laa kenapa mengajak ku disini, saya kan mau duduk disana disebelah kak Chan,
kamu apaan sich Ree, jangan genit dech.
iya,genit aman, aku aja suka gak aku tunjukin tuch, kusimpan dalam hati,, anggap aja Cinta dalam diam ucap Dea sambil senyum,,
kalian berdua ini bener-bener kegenitan yach,,,!!
Tiba-tiba guru pembimbing sudah masuk awla ruang belajar,obrolan mereka bertiga terhenti.
__ADS_1
saat mereka mengerjakan soal-soal dengan khusuk, tiba-tiba Chandra melempar kertas yang berisi batu kerikil, mengenai tepat di batang hidung Lala, Lala membuka kertas ternyata dikertas itu ada gambar berbentuk Hatiđź’—
siapa sich yang ngelempar hidung saya, Lala mendongakkan kepalanya siapa yang melemparnya, Lala melihat Chandra yang sedang memegang kertas dengan batu kerikil,
pasti dia yang melakukan semua ini, aku akan membalasmu, aku akan lempar kepalanya,, ",bathin Lala".
Lala dengan cepat melempar kertas itu, mengarahkannya ke Chandra, Chandra yang sudah menyadarinya, lalu menundukkan kepalanya.
klepiiik,,, aww sakit, ucap Pak Widhi setengah berteriak,, para siswa serontak melihat kearah Pak Widhi yg berteriak.
kertas yang di lempar Lala, mendarat di dahi pak Widhi, Chandra tersenyum,melihatnya.
Pak widhi membuka kertasnya, ketika kertas terbuka pak Widhi mengerutkan dahinya karna melihat gambar dikertas tersebut.
pak Widhi memandang siswanya,
Siapa yang berani melemparkan kertas ini kepada ku,,,,?
sontak siswa pada menggelengkan kepalanya,
kuhitung sampai tiga, kalau gak ada yang mau mengaku akan kena skor selama 1 bulan tidak boleh ikut pelajaran saya,
1,,,, 2,,, ti,,,, belom selasai pak Widhi melanjutkannya,,
Lala langsung tegak, mengakui perbuatannya,,
Saya Pak, tapi saya tidak sengaja pak,,,!! dengan suara memelasnya Lala,
itu semua karna,,,,,!! belom selesai Lala melanjutkan katanya,,,
pak Widhi langsung berkata,
"aku tidak menerima penjelasan apapun, karna siswa yang bermain-main dipelajaran saya itu artinya,tidak suka pelajaran ya saya berikan,
keluaaarrr,,,,!!
ta tapi pak,,,, ucap Lala terbata-bata silahkan keluarrrr ucap pak Widhi mengeraskan suaranya,,
Lala pun berlalu keluar, ini semua gara-gara cowok Liar itu "gumam Lala,,
Lala memaki habis Chandra, tiba tiba ada suara di belakang Lala,
sudah selesai memaki saya ucap Chandra, Lala membalik kan badannya,,
kau,,, tangan Lala menunjuk ke arah wajah Chandra,,
"kenapa kau memaki ku,, ini semua gara gara kau saya dihukum,,,
jelas-jelas salah kau sendiri melemparnya, mengapa kau malah menyalahkan orang lain, "saut Chandra santai,
Lala beranjak pergi ingin meninggalkan Chandra, tapi Chandra menarik tangan Lala,, hingga badan Lala hampir hilang keseimbangan, mereka bertatapan mata dalam beberapa detik,,,
Lepaskan saya,ucap Lala.Chandra yang kaget sontak melepaskan Lala, otomatis tubuh Lala mendarat ke tanah,,dengan posisi kaki yang terlipat
bruuuuk,,
aww,,, sakit tau.,,
kan kamu sendiri mintak dilepasin,,,saya hanya menuruti keinginanmu saja, nanti kau malah menyalahkan ku,,
Lala duduk mencoba menggerakkan kakinya,, tapi yang dirasanya sakit sekali,,,
Lala menggerang,, aduuuuhhh sakit.
Chandra kaget melihatnya,
apa yang sakit, kaki ku sakit sekali,,
__ADS_1
bahkan langsung terlihat membengkak,,
Chandra mencoba menolongnya memegang kaki Lala,Lala yang masih kesal dengan Chandra,
berteriak, jangan menyentuh kakiku.
lalu Chandra berkata sudah susah masih saja sombong,, Chandra beranjak ingin meninggalkan Lala,
sambil berkata, ya sudah saya akan pergi disini sering ada orang berjubah putih kakinya tidak menyentuh tanah,,
kau menakutiku ",saut Lala.
anggap saja begitu, ucap Chandra ketus.
dia pasti akan minta pertolongannku,
simpan saja ucapanmu itu, aku tidak takut.
sudah biasa didesaku seperti itu,,
Chandra melangkahkan kaikinya mau meninggalkan Lala,, tiba-tiba terhenti,
karna Lala memanggilnya,
cowok Liar jangan tinggalkan ku disini tidak ada yang bisa membantuku,,
Chandra membalikkan badannya dan berkata, bukannya kamu bilang tidak takut,
aku memang tidak takut tapi aku kesulitan untuk berdiri, kaki ku sakit.
Chandra melangkah mendekati Lala, Langsung menggendong Lala, Lala mintak diturunkan,
maksudku cukup memegang pundak ku, tidak perlu menggendongku,
Chandra tidak menghiraukan ucapan Lala,
setelah sampai dikamar Lala, Chandra membaringkan Lala ditempat kasur,, dengan pelan.
Chandra kembali kedapur mengambil air es untuk mengompres kaki Lala, Lala memanggil Chandra, Kak Chan terimakasih sudah membantuku,,
tidak butuh terimakasihmu itu, tapi aku mau imbalan, Chandra berlalu pergi,
ternyata dia baik juga,, "gumam Lala,
tiba-tiba Chandra kembali membawa baskom berisi air Es, Langsung mengompres Kaki Lala dengan Lembut,
aku benar benar tidak tega melihatnya kesakitan seperti ini "bathin Chandra".
Lala menatap wajah Chandra dengan Lekat,
dia memang ganteng,benar kata Rere dan Dea
gimana udah enakan gak ucap Chandra yang membuyarkan lamunan Lala
ehh iya Kak Chan udah enakan kok, terimakasih banyak ya kak Chan,
kamu cepatlah tidur,,,Chandra membantu membaringkan Lala, tiba tiba Chandra mengecup sekilas Bibir Lala,,
Lala sangat kaget,, Cowok sialaaaann teriakan,, Lala.
,
,
,
,
__ADS_1
,
Bersambung,,,,