PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU

PUTIH ABU-ABU PENUH LIKA-LIKU
Kehilangan Keyza


__ADS_3

Mendengar perkataan dari teman Chandra, Lala merasa sangat sakit matanya pun berkaca-kaca, Lala sekuat tenanga menahan air matanya jangan sampai keluar dari sana.


Kak Chan maafkan aku, Lala berlari mencari toilet setelah tiba ditoilet, air mata Lala mengalir dengan sendirinya.,bathin Lala".


Apa yang kak Chan rasakan dulu seperti ini rasanya, itu artinya kita merasakan hal yang sama sekarang, Lala menguatkan hatinya mengingat memang dia yang salah.


Selagi saya dikota ini, aku akan mencari alamat tempat tinggalnya, kalau sebelum Ayahnya tau, tapi bagaimana kalau mata-mata Ayahnya mengetahui kalau aku menemuinya, Keyza pasti dalam bahaya,,,


Tapi lelaki buas itu tidak akan tau kalau sekarang saya berada disatu kota dengan anaknya, saya harus menanyakan kepadanya gerak gerik nya.


Lala menghubungi orang kepercayaan sekarang yang bekerja dengan Hidayat, untuk mengawasi gerak gerik nya.


Lala dapat kabar dari seseorang disana kalau Hidayat sedang sibuk melakukan urusannya,kabar dari seseorang di sebrang sana.


Chandra tiba diapartmennya langsung menghempaskan tubuh nya ditempat tidur, Chandra merasa begitu lelah, hatinya merasa sakit, karena harus menghindar dari orang terkasih.


kenapa aku tidak mengetahui kalau sekolah ku dulu yang jadi tamu acara tadi, mungkin karena aku terlalu mikirin dia, sampai-sampai tidak menyadari asal sekolah itu


",bathin Chandra".


Chandra membuka kotak yang sudah disimpannya beberapa bulan yang lalu, yang berisi memori dan foto-foto nya bersama Lala.


Chandra merebahkan tubuhnya diatas kasur itu, sambil memeluk salah satu foto Lala, tidak butuh waktu lama Chandra akhirnya terlelap.


***


Lala dan Teman-temannya kembali kehotel esok harinya mereka akan kembali, guru memberikan instruksi masih ada waktu untuk jalan-jalan atau sekedar beli ole-ole, disisa waktu yang ada mereka gunakan untuk berbelanja begitu pun dengan Rere dan Dea


Tapi tidak dengan Lala, Lala malah menuju apartemen Chandra, sebelum menuju apartemen Chandra,Lala sudah memberitahu sahabatnya, kalau harus merahasiakan kepergian nya dari guru, dan diiyakan oleh sahabatnya.


Lala menaiki taksi menuju apartemen tersebut, setelah beberapa menit sampailah Lala disana, Lala nampak kebingungan karna terdapat lantai nomor berapa apartemen Chandra, Lala mencari scurity menanyakan nomer apartemen Chandra, setelah berhasil Lala langsung masuk lift dan menekan sesuai nomer yang diberitahukan oleh scurity.


Setelah didepan pintu apartemennya, Lala malah merasa ciut, jantung nya tiba-tiba berdegup kencang, setelah mondar mandir didepan pintunya, Lala memberanikan diri mengetuk pintu yang sedang tertutup rapat itu.


tok,,


tok,,


tok,,


Chandra yang sedang tertidur terlihat mengerejabkan matanya, ",siapa yang mengganggu sich, menyusahkan saja, apa Burning ",gumam Chandra ".


Chandra melintasi beberapa barangnya yang berserakan dilantai, dan melangkah menuju arah suara ketukan pintu.


Cekreeeek,,, pintu terbuka.


Lala menundukkan kepalanya,, Chandra mengernyitkan dahinya, dan melihat disekeliling Lala,tapi tidak ada orang.


Apa kau sendirian kesini ",tanya Chandra ".

__ADS_1


Ia jawab Lala pelan


Mau apa...?


Apa kak Chan tidak menawariku masuk dulu, ucap Lala,,


Untuk apa...? ',ketus Chandra ".


Lala diam dan menundukkan kepalanya, Chandra merasa tidak tega melihat Lala seperti itu.


ya sudah masuk lah, Chandra membuka pintu, lalu berjalan mendahului Lala, Lala mengekor dari belakangnya, Lala memutar pandangan nampak beratakan sekali.


Chandra mendudukkan tubuhnya disofa, dan diikuti oleh Lala,Ada apa sampai mencari ku kesini,,,?tanpa memandang Lala.


Lala bingung harus menjawab apa. Lala memilih bungkam, dan terus memandang Chandra, Lala mengalihkan pandangannya ke jari Chandra, tidak ada lagi cincin disana


apa yang kupikirkan selama ini memang benar ",bathin Lala".


Aku sudah mengingatkan semuanya ",ucap Lala ragu".


Terus,,,!!


Dimana Cincin mu ",tanya Lala".


Mendengar ucapan Lala, Chandra langsung mengalihkan pandangannya yang tadi menatap langit -langit ruangan itu dan kedua tangannya dibawah kepalanya.mereka sejenak salin pandang,Lala memilih menundukkan kepalanya.


Tentu saja sudah kubuang,,,!


Apa Kak Chan sudah melupakan ku..?


Ia jawabnya singkat


ohh maafkan aku, berarti aku sudah mengganggumu,


hemz,,


Mau kah kak Chan jadi sahabat ku,,,?


Chandra terdiam, "aku tidak mungkin berteman dengan nya, itu akan mempersulit ku untuk melupakan nya.


Aku tidak mau, kita berbeda jarak, dan kita juga beda status, ",ucap Chandra lantang".


Apa kak Chan segitu bencinya denganku,,,?


aku tidak membencimu, aku hanya tidak ingin berurusan dengan mu.


jika tidak ada keperluan lagi, sekarang kau boleh pulang.


Berikan waktu sebentar aku ingin berbicara denganmu, hanya sebentar ",ucao Lala lirih",

__ADS_1


baiklah aku akan mendengarkan ",saut Chandra".


Lala ingin menjelaskan sesuatu kepada Chandra, belum semoat berucap, ponsel Lala berdering begitu nyaring hingga mengurungkan niat Lala, Lala mematikan ponselnya, saat mau melanjutkan lagi ponsel Lala berdering kembali.


Angkat saja dulu, mungkin penting ",ucap Chandra ".


Lala mengangkat ponselnya dan ternyata yang menghubunginya adalah Bik Sum, pengasuh Keyza


Iya ada apa Bik,,,?


Keyza menghilang dari sekolah nya,,,!


Apa anak ku diculik Bik...?


Bibi tidak tau non, tapi guru sudah berkeliling mencarinya tapi belum menemukan Keyza, apa ulah Hidayat ini Non..?


Lala jadi panik, Lala mengurungkan niatnya memberitahu Chandra,karna Lala takut kalau kehilangan Keyza disebabkan oleh Hidayat, Lala langsung menghubungi orang kepercayaan nya agar segera mencari Keyza.


Pak tolong temukan anakku, dia masih kecil ",Lala berucap".


Chandra kaget mendengarnya, "apa secepat itu Lala memiliki anak, pikiran Chandra seketika kacau rasa sedih sekaligus sakit bercampur aduk menjadi satu.


Kak Chan maafkan aku,, aku harus pulang ",Lala berucap ".


Chandra hanya diam dan memandang Lala hingga menghilang dubalik pintu lift.


Untuk sejenak kau menabur kan bunga dihatiku, tapi kenapa kau siram dengan cuka bahkan perihnya tidak bisa ku ungkapkan. ",bathin Chandra".


Chandra kembali memasuki Apartemennya dia melihat ada perhiasan tertinggal disana dan ternyata antingan Lala, pemberian Chandra sendiri.


Dia masih mengenakan semua barang pemberian dari ku, tapi dia malah menikah dengan orang lain, bahkan sekarang mereka sudah memiliki anak dari pria itu sungguh menyakitkan ",gumam Chandra ".


Tapi baik lah, mungkin sudah saatnya aku harus mencari penggantinya, mungkin dengan cara itu satu-satunya agar aku melupakannya.


Lala tiba dihotel, dia terus menghubungi orang-orangnya, saya tidak akan mengampuni nya kalau terjadi sesuatu dengan Keyza ",gumam Lala".


Lala tsrus mondar mandir didalam kamar hotel itu, menunggu kabar dari orang kepercayaan nya, tapi semua dari mereka belum satupun mendapatkan kabar keberadaan Keyza, Lala kembali menghubungi kepala sekolah Keyza, meminta untuk mengamankan CCTV, disekolah tersebut.


Ponsel Lala bedering kembali dan ternyata Bik sum yang menghubungi nya,,


Ad apa Bik...?


Apaaaaa teriaak Lala!!


πŸ’—πŸ’—πŸ’—BERSAMBUNG πŸ’—πŸ’—πŸ’—


Untuk para readers selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan nya,,, selama bulan suci Ramadhan mungkin up nya tidak rutin ya,,,


Author mengucapkan mohon maaf lahir dan batin πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2