
Tut Tut Tut.
" Halo assalamualaikum putri." Ucap ibu panti yang menerima panggilan telfon putri.
" Iya waalaikumsalam salam." Ucap bunda Andra.
" Loh ini siapa ? ko bisa pakai handphone nya putri ?." Tanya ibu panti.
" Saya bunda nya Andra Bu teman putri di masa kecil, apa ibu masih mengingat saya." Ucap bunda lagi.
" Andra siapa ya... Bu." Bingung ibu panti.
" Andra Narendra Tubagus Bu." Ucap bunda memperjelas nama Andra.
"Andra Narendra Tubagus ? setau saya Bagus itu pergi keluar negeri ikut orang tuanya Bu, dan mana mungkin nak Bagus sudah ada di Indonesia." Ucap ibu panti khawatir takut kalau ternyata yang mengobrol di handphone putri itu adalah penculik.
" Memang benar Bu Andra ikut kami pergi keluar negeri, tapi sebenernya kami hanya sebentar saja ke luar negeri karena ada urusan dalam perusaan yang bermasalah. Dan soal Andra dia baru pulang sekitar 1 bulan yang lalu Bu." Jelas bunda Andra menejelaskan kepada ibu panti.
" Kalau misalnya nak Bagus sudah pulang kenapa tidak mengunjungi putri di panti secara langsung Bu." Tanya ibu panti yang saat ini masih khawatir dan tetap was was.
" Maaf Bu kalau Soal itu, karena Andra harus melanjutkan tugasnya sebagai seorang dokter di rumah sakit Jakarta dan mohon maaf banget bukan maksud Andra tidak mengunjungi putri di panti melainkan kami semua lupa alamat panti putri." Ucap bunda Andra yang merasa bersalah karena tidak menemui putri di panti.
" Bolehkah saya berbicara dengan nak Bagus." Tanya ibu panti meminta ijin kepada bunda Andra.
" Boleh Bu." Ucap bunda Andra sambil menyerahkan handphone nya kepada Andra.
" Nak, ibu panti ingin berbicara dengan kamu." Ucap bunda.
" Loh bukannya tadi lagi bicara sama bunda ya... dan Kenapa sekarang mau berbicara denganku." Ucap Andra bingung sambil menerima handphone yang di pegang oleh bunda nya. Karena dirinya hanya mendengar pembicaraan antara bunda dan ibu panti.
" Halo assalamualaikum Bu." Ucap Andra mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam nak Bagus." Ucap ibu panti.
" Ada apa ya.. ibu ingin berbicara dengan Bagus." Tanya Andra.
" Tidak ada nak, ibu hanya ingin mendengarkan suara kamu saja dan ternyata kamu memang nak Bagus yang ibu kenal." Ucap ibu panti bersyukur karena putri bersama dengan keluarga Andra.
" Loh kenapa Bu." Tanya Andra bingung.
__ADS_1
" Tidak apa apa nak, dan bisakah telfonnya berikan kepada putri nak." Tanya ibu panti.
" Tentu Bu, dan sebentar ya..." Ucap bagus sambil memberikan kode untuk putri dan pada akhirnya putri pun menganggukkan kepalanya serta menerimanya.
" Halo assalamualaikum Bu." Ucap putri salam kepada ibu panti.
" Waalaikumsalam salam nak." Ucap ibu panti menjawab salam putri.
" Nak cepat pulang ya... dan jangan terlalu lama di rumah orang lain, karena itu tidak baik." Ucap ibu panti mengingatkan putri.
" Baik Bu putri akan pulang sekarang." Ucap putri.
" Baik ibu tunggu ya.. dan berikan handphone nya kepada ibunya Andra nak" Ucap ibu panti.
"Iya sebentar Bu." Ucap putri sambil menyerahkan handphone nya kepada bunda Andra, dan bunda Andra pun menerima handphone yang putri pegang.
" Halo Bu." Ucap bunda Andra
" Maaf Bu jika saya berpsangka buruk pada ibu dan maaf jika sebelumnya saya tidak mempercayai bahwa ibu adalah ibu ya nak Bagus, sekali lagi saya mohon maaf Bu." Ucap ibu panti meminta maaf kepada bunda Andra karena sudah berperasangk buruk.
" Tidak apa apa Bu, saya bisa memaklumi kekhwatiran ibu apalagi kami dan keluarga sudah lama tidak mengunjungi panti." Ucap bunda Andra.
" Meminta tolong apa Bu." Jawab bunda.
" Tolong antar putri pulang ke panti ya.. Bu karena saya khawatir kalau putri pulang sendiri." ucap jelas ibu panti.
" Loh kenapa putri di suruh pulang Bu, padahal saya dan keluarga saya lagi kangen sama putri." Ucap bunda yang merasa bingung dengan apa yang barusan di ucapkan oleh ibu panti.
" Tapi maaf Bu, untuk saat ini saya belum bisa mengijinkan putri untuk menemui keluarga ibu apalagi terlalu lama di keluarga ibu." Ucap ibu panti lagi yang berusaha menyembunyikan sesuatu yang sejak dulu ia tutup rapat rapat.
" Apa ibu saat ini sedang menyembunyikan sesuatu dari kami." Tebak bunda Andra.
" Tidak ada Bu." Ucap ibu panti.
" Baik jika ibu tidak menyembunyikan sesuatu dari kami maka saya meminta ijin kepada ibu untuk putri menginap di rumah kami bagaimana Bu." Tanya ibu panti.
" Tapi mohon maaf Bu sekali lagi saya tidak bisa memberikan ijin kepada putri untuk menginap di rumah ibu. Tolong mengerti keadaan saya saat ini Bu." Ucap ibu panti memohon kepada bunda Andra. Hingga membuat bunda Andra pun menganggukkan kepalanya tetapi dia juga meminta ijin agar putri makan malam di rumahnya.
" Baiklah Bu saya tidak akan memaksa putri untuk menginap di rumah saya, tapi saya ingin putri makan malam di rumah ini apakah ibu mengijinkannya." Ucap bunda Andra.
__ADS_1
" Baiklah Bu saya mengijinkan putri untuk makan malam di rumah ibu, dan saya mohon untuk antar kan putri jangan sampai lewat jam 21.30 ya.. bu." Ucap ibu panti memberi tau.
" Baiklah Bu nanti saya akan menyuruh Andra untuk mengantarkan putri." Ucap bunda Andra pasrah dan tidak bisa memaksa.
" Baiklah Bu saya ucapkan terima kasih karena ibu sudah sayang sama putri dan saya pun berterima kasih kepada nak Bagus. Karena nak Bagus adalah anak yang membuat putri tetap tersenyum dan lupa dengan dunia masa lalunya.
" Iya Bu sama sama. kalau begitu saya tutup telfonnya ya... assalamualaikum dan selamat malam bu" Ucap bunda dan mengakhiri telfonnya.
" Iya Bu, waalaikumsalam dan selamat malam juga." Jawab ibu panti.
Setelah menelfon cukup lama ibu panti pun seketika meneteskan air matanya ketika mengingat bagaimana saudara dari keluarga Tubagus memperlakukan putri dengan tidak baik dan tidak manusiawi. Andaikan putri tidak mengenal keluarga mereka mungkin saat ini putri masih bisa melakukan aktifitas nya secara bebas dan leluasa.
" Maaf kan ibu nak, bukan ibu egois atau bagaimana. Tapi ibu melakukan ini pun demi kebaikan kamu dan keselamatan kamu." Ucap ibu panti lirih.
Berbeda di rumah Andra saat ini. Bunda memberikan banyak pertanyaan kepada putri hingga membuat putri pun bingung bagaimana ia harus menjawab sedangkan dirinya saja tidak tau.
" Putri tolong jawab pernyataan bunda dnegan jujur, kenapa kamu selalu di suruh pulang tidak boleh lewat dan lebih dari 10.30 Wib. Tanya bunda kepada putri hingga membuat putri pun bingung.
" Kalau soal itu putri tidak tau bunda, dan sebelum seperti ini putri suka pulang lebih dari jam segitu ko tapi ntah kenapa sekitar ka Andra pergi ibu sudah melarang putri untuk pulang dan pergi lebih dari jam segitu. " Ucap putri jujur.
" Maksudnya bagaimana ?." Bingung bunda.
" Kalau bunda pingin tau mending bunda tanya aja sama ibu biar ibu yang jelasin, karena aku ngga tau." Ucap putri menjawab.
" Loh kenapa harus tanya ke ibu." Bingung bunda.
" Karena yang jelas aku tidak tau menahu sola ini bunda dan yang lebih tau itu adalah ibu." Ucap putri lagi.
" Baiklah nanti bunda akan coba untuk ngomong sama ibu dan apa alasannya." Ucap bunda Andra dan putri pun hanya bisa mengangguk kepalanya saja sebagai tanda setuju.
Note : Kenapa ibu panti memanggil Andra dengan panggilan Bagus, itu karena sejak dulu Andra suka sekali dengan nama belakangnya yaitu Tubagus.
Hay Hay Hay selamat sore semuanya hehehe.
Seperti biasa Ning mau ngucapin permintaan maaf dulu ya. Kalau misalnya Ning punya salah yang di sengaja maupun tidak dan juga maaf banget kalau ada kata kata yang membuat kalian semua tersinggung. Dan maaf banget kalau misalnya kebanyakan typo karena aku nulisnya kurang fokus juga dan melamun hehe.
maaf banget. Tetap jaga kesehatan kalian semua ya... karena sehat itu mahal banget dan bagi yang saat ini sedang sakit " Syafakillah" Ya buat semuanya.
Terima kasih 😁😁😁
__ADS_1
Salam sayang 🤗🤗🤗