
Hari pun sudah berganti pagi begitu juga dengan waktu dan saat ini putri masih berada di kamarnya Sedang menjalankan sholat Subuh dan setelah menjalankan sholat subuh putri pun segera bersiap siap untuk berangkat ke sekolah.
" Assalamualaikum ibu.." Ucap salam putri sambil mengetuk pintu kamar ibu panti.
" Waalaikumsalam iya tunggu sebentar." Jawab salam ibu panti dari dalam kamar.
"ceklek." suara pintu di buka.
" Iya ada put tumben jam segini kamu udah manggil ibu." Tanya heran ibu panti, karena biasanya putri paling susah yang namanya bangun pagi dan tumben tumbenan hari ini putri sudah rapi dengan baju sekolah.
" hehe iya Bu hari ini putri harus berangkat pagi soalnya ada putri harus jemput Amel dulu." ucap putri pada ibu panti sambil terkekeh.
" Loh tumben Amel nyuruh kamu jemput biasa kan suka berangkat sendiri sendiri." Ucap ibu panti bingung karena jarak antara panti dan rumah Amel itu sangat jauh.
" Hehe iya Bu putri juga kurang tau soalnya ini juga dadakan banget." ucap putri yang terkekeh kembali sambil mengelus kepala yang tertutup oleh jilbabnya.
" Ya.. sudah kalau kamu mau jemput Amel tapi hati hati ya jangan ngebut dan jangan selip kendaraan lain." Ucap ibu panti. mengingat kan putri supaya membawa motor nya santai dan tidak menyelip kendaraan orang lain.
" Siap ibu laksanakan." ucap putri sambil tangannya di letakkan di pelipis seperti yang sedang hormat.
" Eh kamu bekum makan kan put." Ucap ibu panti lagi.
" Memang belum ko Bu tapi ngga papa soalnya putri kan bisa makan nanti di tempat kerja kafe." Ucap putri
" Tapi tetep aja kan put kamu harus makan walaupun hanya sedikit biar tenaga kamu kalau bawa motor pun kamu bisa konsentrasi." ucap ibu panti sambil melangkahkan kakinya pergi ke dapur dan membuatkan putri Energen rasa coklat.
"Loh Bu ko bikin susu energi sih." ucap putri sambil menyusul ibu panti pergi ke dapur.
" Ngga papa, anggap aja ini sebagai pengganti nasi." Ucap ibu panti sambil menyerahkan Energen yang masih hangat kepada putri.
" Ya.. sudah kalau begitu putri minum ya..." ucap putri sambil meminum Energen ibu panti dan sejujur ya putri itu tidak suka yang namanya susu di karenakan alerginya.
" Iya." jawab ibu panti sambil tersenyum.
Setelah Putri meminum Energen Putri pun segera berpamitan kepada ibu panti dan juga sampaikan permintaan maaf karena putri tidak ikut gabung dalam sarapan pagi. stelah berpamitan putri pun berlari ke arah di mana motor nya tersimpan dan juga tidak butuh lama bagi putri untuk segera menaiki motornya dan membawa motornya melaju ke rumah Amel, setelah cukup lama berada di perjalanan putri pun kini sampai di rumah Amel yang begitu besar. sebelum menuju gerbang putri berpapasan dengan kakak pertama Amel yaitu ka Yusuf yang keluar dari gerbang dan berada di dalam mobil mewahnya, dan Kaka Amel yang pertama ini adalah tipe laki laki pendiam dan irit bicara. Namum, tiba tiba kakaknya Amel ini menyapa dirinya dan juga berbsa basi dengan putri.
" Assalamualaikum Putri." Ucap Kaka Amel sambil menurunkan sedikit jendelanya dan juga tersenyum.
" Waalaikumsalam salam ka." ucap putri sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
" Mau jemput Amel ya.." ucap ka Yusuf.
" Em iya ka, dan apa Amel masih ada di dalam rumah ka." Tanya Amel kepada ka Yusuf.
" Iya masih dan seperti nya hari ini dia bawa banyak baju dan apakah kamu tau kenapa Amel membawa banyak baju." Selidik ka Yusuf sambil menatap intens wajah putri yang masih menundukkan kepalanya.
" Kalau soal itu Kaka bisa tanya langsung aja sama Amel karena di sini juga putri kurang tau dan putri pun baru tau dari Kaka." Ucap putri terpaksa berbohong kepada ka Yusuf.
" Apa benar yang kamu omongin ini putri dan apa kamu tidak berbohong sama kaka." Tanya tegas ka Yusuf kepada Putri.
" Iya ka." jawab Amel singkat.
" Ya sudah Kaka berangkat kerja dulu ya.. dan kamu kerja ya.. kalau kata Amel." Tanya ka yusuf sama putri.
" em iya ka." jawab putri singkat karena dirinya sudah mulai tidak nyaman dengan pertanyaan dari ka Yusuf.
" memangnya kamu kerja di mana putri." Tanya ka Yusuf sambil tetap menatap wajah putri yang masih menundukkan kepalanya.
" Hanum kala ka." ucap putri menyebutkan tempat kerjanya.
" Ok baiklah, sampai jumpa dan sampai bertemu kembali calon Khumaira Yusuf. Dan jagalah hatimu untuk Kaka ya.. sampai Kaka siap menghalalkan dirimu calon Khumaira." ucap Yusuf senang dan semangat dan langsung menancapkan gas untuk pergi kerumah sakit
" I iya ka." Jawab putri gugup serta berusaha menahan gejolak. Entah lah Ning juga tidak tau apa arti gejolak kalau sedang kegeeran dan senang dengan panggilan yang barusan ka Yusuf katakan.
Karena putri masih melamun dengan perkataan ka Yusuf putri pun di buat kaget oleh Amel hingga lamunan hilang dan kembali ke alam sadar.
" Ngapain ngelamun put." ucap Amel.
"Aku ngga ngelamun ko dan aku memang sengaja aja nunggu kamu di sini." ucap killah putri.
" Kamu bohong ya.. put sama aku. Orang aku kamu lagi berbicara dengan ka Yusuf kan hayo.... ngaku put." Goda Amel kepada putri.
" Iya deh iya aku ngaku, tadi ka Yusuf tanya aku katanya kenapa kamu bawa banyak baju dan tadi juga aku bohong sam ka Yusuf soal kamu akan bekerja di kafe mba Hanum." Ucap putri sambil menghela nafas berat.
" Tumben tumbenan kamu bohong put, biasanya aja kamu suka jawab jujur terus." Ucap Amel bingung karena baru pertama kalinya Amel melihat temannya ini berbohong kepada orang lain terutama kakaknya Amel.
" Itu juga terpaksa Mel, kalau ngga terpaksa bisa bisa dia bakalan tanya soal kamu terus." jelas putri.
" Ooh gitu toh." ucap Amel sambil mengangguk anggukan kepala.
__ADS_1
" Ya udah mending kita berangkat sekolah aja dulu ya.. takutnya nanti kesiangan masuk sekolah. Oh iya put boleh kan aku nitip ini di motor kamu." ucap Amel sambil memperlihatkan tas nya yang berisi baju baju.
" iya bisa." ucap putri.
" Ya udah yuk kita berangkat aja dan takutnya kita di suruh keliling lapangan.
" ayo." Ucap Amel sambil menaiki motor putri dan tidak lupa tas yang berisi baju bajunya di pegang dengan kedua tangan nya.
setelah Putri dan Amel naik ke motor mereka pun segera bergegas ke sekolah. waktu pun terus berjalan dan sampai akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi berarti itu tandanya semua anak anak sekolah pulang.
" akhirnya." ucap putri sambil merentangkan kedua tangannya.
" Iya ya akhirnya juga beres dan saatnya kita ke kafe out." ucap Amelsemangat.
" Oh iya aku sampai lupa hehe. Ya udah Yo kita berangkat." ucap putri tak kalah semangat dan senang.
mereka pun akhirnya keluar dari dalam kelas dan mereka pun pergi ke area parkir motor setelah dia dapat motor Area parkir putri pun menyuruh Amel untuk menaiki motornya.
" Ayo Mel naik, biar kita ngga kesorean ke sana nya." ucap putri .
" Ya udah Yo." ucap Amel semangat.
merak pun melaju dengan kecepatan sedang biar selamat sampai tujuan dan setalah sampai putri pun menuju parkiran motor untuk ia parkir. setalah memarkir motor nya putri pun menuju ke tempat di mana Amel berada.
" Ya udah Yo kita masuk."
" Assalamualaikum semuanya putri cantik, imut, dan yang paling di kangenin datang nih." ucap putri teriak di tempat kasir, kenapa putri bisa teriak di area kasir karena pengunjung kafenya lagi sepi jadi ya... dia sah sah saja jika ingin berteriak.
" Aduh put bisa ngga jangan teriak teriak, mba sakit kalau denger teriakan kamu." ucap Cantika sambil mendramatisir.
" Ih mba cantik ngga boleh begitu loh." ucap putri.
Tanpa di sadari ternyata Yusuf melihat ke arah putri sambil tersenyum dan geleng geleng kepala karena tingkah calon istrinya itu.
" Aduh calon Khumaira ku dan calon dari ibu anak anak ku ternyata kamu sangat cantik jika tidak menundukkan kepalanya dan juga ternyata kamu imut." Gumam Yusuf dalam hati sambil memperhatikan kearah putri dan Amel.
Hay Hay Hay selamat malam semuanya hehe
mohon maaf ya.. kalau banyak typo nya hehe.
__ADS_1
terima kasih 😁😁
salam sayang 🤗🤗🤗