
Sebuah danau yang biru di pertengahan musim dingin dia berubah menjadi putih bening bak kaca yg rapuh.
Seorang gadis dengan sebuah tusuk konde yang meng hiasi rambut dengan sebuah juntai an bunga persik yang indah dengan rambut yg berwarna hitam legam.Namun keindahan semua itu sangatlah kontras dengan mata nya yang bengkak karna menangis setiap waktu.
Dia hanya duduk termenung di pinggir danau sambil memegang sebuah pedang yang sangat dia sayangi.
Tiba tiba dia terkejut dengan seruan seorang pelayan." putri-putri - putri Zhu"
ada apa siuyue.kenapa kamu tergesa gesa berteriak2 seperti itu.
Putri ada kabar tuan muda zhen sedang dalam perjalanan pulang dari medan perang dan mereka membawa kemenangan.
Mendengar kata kata itu putri Huang zhu langsung menyadarkan diri dari semua angan dan ke kawatiran rindu yang membuat dia selalu menangis setiap hari.
benarkah itu siuyue ,"iya putri
"darimana kamu mendapatkan berita itu"
"Pangeran ke 3 Lu "
"Haaaa......pangeran ketiga,bukan kah dia hanya berada di ruang perpustakaan "
"aku mendengar dari pelayan yang mendampingi nya "
"mencuriga kan "
"apa ada yg salah tuan putri"
"ya,ada yg salah"
"baik lah siuyue aku akan melanjut kan latihanku"
"tidak tuan putri,kau harus segera kembali ke kediaman sudah terlalu lama kau meninggal kan istana kalau ada yg curiga raja akan memengal kepala ku"
"ahhhh teman cerewet"
sambil memonyongkan bibir dia berdiri dari duduk nya dan berjalan mengikuti siuyue.
siuyue sudah brapalama aku selalu menangis ketika sedang berlatih dan ketika aku memakai pedang pemberian tuan muda zhen ini.
entah lah tuan putri,yang aku ketahui semua itu terjadi ketika Raja memerintah kan tuan muda zhen berperang sekitar satu tahun lalu tuan putri.
selama itu betapa kejam nya langit padaku
tiba tiba ditengah perjalanan mereka, telinga tuan putri zhu bergerak menandakan ada suara yang mencuriga kan.
siu yue diam ikut aku.dia menarik siuyue kebelakang pohon besar dan bersembunyi.putri huang zhu mengintip namun tanpa aba aba tiga sosok bercadar menyerang mereka secara bersamaan.siuyue merunduk teriak putri zhu.
dentingan pedang bersahutan menandakan sedang terjadi pertarungan.
haaa pengecut brani nya kepada wanita.
maki putri zhu kepada penjahat itu
tidak sedikit pun putri zhu mengalah.dia bisa memukul mundur semua penjahat itu namun siapa sangka mereka berlaku curang dengan menusuk kan sebuah jarum beracun yang membuat putri zhu melemah dan kehilangan kesadaran dan terjatuh tak sadarkan diri.
Namun mereka di hadang seorang lelaki tampan dengan sebuah pedang yang berukirkan sebuah naga terlihat dari pakaian nya yang terbuat dari sutra terlihat seorang bangsawan yg rupawan.
Dengan gesit dia melawan para penjahat yg menggendong paksa putri huang zhu.
Dentingan pedang yg bersahutan sangat sengit terjadi ting-ting-ting,hingga akhirnya pemuda itu berhasil melukai semua penjahat itu dan sebelum mereka kehilangan nyawa nya dengan paksa pemuda itu bertanya"siapa yg menyuruh mu!"
penjahat."tak kan ku katakan"
pemuda."cepat.jika tidak maka...
sebelum pemuda itu menyelesaikaun perkataan nya penjahat menelan racun yg berada d mulut nya.
dengan geram pemuda itu menggeledah tubuh pria itu untuk mencari petunjuk.
namun tiada d sangaka dia menemukan sesuatu yg membuat matanya ter belalak
__ADS_1
"haaa mereka dalang nya.apa mungkin dia yg mengendalikan."
hemmm nanti saja ku urus lebih baik ku obati dulu tuan putri dan pelayan nya.tapi..............dia berpikir bagaimana aku membawa nya????
Ternyata dengan susah payah pemuda itu menggendong Siuyue di belakang dengan dikat dengan sebuah ikat pinggang."ahhh berat sekali pelayan ini terlalu di manjakan majikan membuat mu sungguh berat".
Dan dia menggendong Tuan Putri Zhu dengan kedua tangan nya.lalu dengan sangat mudah pemuda itu terbang dan meloncati pepohonan yg ada di hutan itu,dengan menggunakan ilmu peringan tubuh sangat mudah baginya untuk loncat kesana kemari walau dengan beban d tubuh nya.
Ditengah perjalanan dia mengamati wajah yang ada di tangan nya dia bergumam dalam hati
"sungguh mempesona wajah yang tirus alis bagai bulan sabit yang terlukis tebal bibir yang merona sungguh indah ditambah rambut yang panjang halus dan hitam bagai malam yang pekat."
Namun ditengah pengagumannya kepada paras yang menawan itu dia berhenti di pelupuk mata yang bengak.dia bertanya dalam hati sedalam itukah luka hati nya hingga menangis sampai seperti ini.
Akhirnya mereka sampai di kediaman nya dan sampai di gerbang kediaman nya.
"pengawal buka gerbang nya"
"siapa"
"ini aku,tuan muda Zhen"
pintu berdecit dan terbuka
pengawal itu pun terkejut dengan apa yang di bawa tuan muda itu.
siapa merka tuan muda
diam lah bantu aku membawa gadis di belakangku ini cepat lah dia sangat berat lebih berat dari majikan nya.
"baik tuan muda"
"Bawa ke halaman teratai biru"
"tapi, tuan muda bukankah itu halaman anda bukan halaman tamu."
"ah.....cerewet.aku tau itu halaman ku.
"baik tuan muda"
"pengawal tutup mulut mu jangan sampai ada orang yang tau kalau aku membawa seseorang.awas kau sampai melapor jendral besar"
"baik tuan muda"
ah dasar penakut dia mebawa aku yang di persulit ah dasar tuan muda."
"sudah selesai membicarakan ku di hati mu"
"maaf.tuan muda hihihi."
"cepat pergi sebelum ayah melihat mu tak ada di pos dia akan memenggal mu"
hiiii pengawal itu bergidik ngeri
"baik tuan muda hamba undur diri"
pengawalpun keluar dan menutup pintu.
"xiacien.ambilkan aku jarum aku puntur dan air hangat di baskom perak.dan ingat pastikan tidak ada yang tau aku membawa tuan putri."
"baik tuan muda"
sambil menunggu xiacien mengambilkan peralatan yg di minta nya.dia memperhatikan wajah tuan putri yang terbaring lemah di tempat tidur nya.dan tak lupa memperhatikan pedang yang di genggamnya dengan erat walu dia tak sadarakan diri .
"sebegitu berharganya pedang ini bagimu Zhu'er.namun kenapa tubuhmu menjadi sekecil ini dan matamu seolah tak petnah berhenti menangis aku menyesal meninggalkan mu zhu'er. maafkan aku zhu'er aku tak kan pernah menunggal mu".
xiacen tolong obati siayue."baik tuan muda"
aku akan memastikan nyawa tuan putri tidak berbaya.dia pun mulai memeriksa nadi putri zhu.dengan sangat penuh hati hati dia menyentuhnya.dan dia terbelalak dan berhenti, terkejut."tidak mungkin.racun rumput hitam.darimana mereka mendapat kan nya"dengan cepat tuan muda zhen menusukan jarum akupuntur dan mendudukkan nya lalu dia duduk bersila di belakangnya dan meulurkan kedua tangan nya untuk mengalirkan tenaga dalam untuk mengeluarkan racun itu.
uhuk huk huk putri huang zhu memuntahkan darah dan darah mengalir melalui hidung pula.
__ADS_1
zhu'er zhu'er sambil merebahkan tubuh nya di ranjangnya tuan muda zhen terus memanggil nya."zhu'er apa kau bisa mendengarku.zhu'er sadarlah zhu'er".
"xiacen apa kau sudah memeriksa pelayan itu."
"iya tuan muda,dia hanya shyok saja tak ada racun d tubuh nya."
"sukur lah"
"tolong ambilkan ramuaan jauci."
"tuan muda apa yang terjadi kenapa kau meminta ramuaan itu."
"cepat lah nanti saja kujelaskan"
"baik tuan muda"
zhu'er zhu'er sadar lah ini aku buka mata mu zhu'er.
sayup sayup putri huang zhu mendengar suara yang familier namun dia tak bisa membalas panggilan itu serasa berat untuk membuka mulut.
terdengar lagi suara itu zhu'er zhu'er sadarlah aku aku kakak zhen mu.
mendengar kalimat itu putri huang zhu perlahan membuka kelopak matanya namun sangat berat hingga dia hanya mampu menggerak kan nya saja sungguh susah membuka mata ini.maki putri huang zhu.
"Zhu'er kau bisa mendengar ku "
"emmmm "
tiba tiba liang zhen memeluk nya dengan erat disitulah huang zhu tersadar penuh namun tubuh nya terasa sangat lemas.
"kakak zhen ini benar kau"
"iya ini aku"
"jangan tinggalkan aku lagi.aku tersiksa tanpamu"
air mata menuruni pipi huang zhu dengan deras.
"akupun tersiksa tanpamu zhu'er"
tok ..…tok…tok
"tuan muda ini ramuan nya sudah siap"
"bawa kemari"
"zhu'er minum lah ini penawar racun dan untuk memulihkan tubuhmu yang lemah,minum lah"
"emmm"
zhu'er pun meminumnya
"apa yang terjadi pada ku "
"kamu terkena racun rumput hitam"
"apa!, rumput hitam,tak mungkin siapa meraka aku tak mengenal nya apa kau tau"
"diam lah istirhat dulu nanti kita bahas setelah kita di istana. kamu pasti pergi diam diam bukan ".
zhu'er hanya tersenyum manis.aku sudah tau keburu kan mu kekasih ku.
mendengar godaan liang zhen ,Zhu'er pun tersipu malu.
Istirahatlah aku akan segera kembali untuk mengurus perjalananmu agar tidak ada yang
_______
siapa yaa yg ngeracunin putri huang zhu?????
kisah ini hanya fiktif belaka dan tak ada sangkut paut nya dengan dunia nyata semua hanya dunia halu autor saja
__ADS_1
terimakasi atas dukungan y