
...Ketika semau mlai terkendali pasukan yang tak dikenal telah habis ditumpas oleh pasuakan yanglu namun di dalam aula naga suasana mulai memanas dengan perdebatan yang sudah tidak mengarah pada sidang agung lagi mereka mulai menunjuk kan ego mereka masing masing karna pembahsan sidang agung telah di batal kan karna ada penyerangan....
...mereka terus mendesak tuan putri untuk di nikah kan kepada pangeran Qing namun putri huang zhu hanya diam mengamati saja dia tak berkomentar apa pun kecuali dia hanya menjawab sekali kalau dia tidak ingin menikah namun mentri xiang dan para mentri sayap kanan terus mendesak sang kaisar untuk menikahkan putrinya....
Kaisar"mentri xiang sebaik nya kita bahas pernikahan ini nanti saja."
permaisuri"benar mentri biarkan zhu'er memilih sendiri siapa yang akan mendampingi nya"
mentri xiang"mohon ampun kaisar permaisuri bukan kah tuan putri adalah putri mahkota jadi kita harus mencari kan calon yang lebih pantas untuk seorang putri mahkota"
permaisuri"pantas?! apakah pantas akan membuatnya bahagia" permai suri merasa geram.
ibu suri"sebaik nya kita bicarakan keamanan yang telah rapuh dan cari penghianat kerajaan,akutak ingin kejadian 10th lalu terulang.putraku lebih baik selidiki semua anggota istana tak terkecuali dibrumah tangga istana.
selir lau"ibu maaf, mana mungkin di rumah tangga istana ada penghianat?.
ibu suri"siapa tau saja karna kita tidak tau siapa musuh siapa lawan, benarkan?
selir lau"benar sekali ibu."
dalam hati selir lau aku bisa memanfaat kan saat itu
penhianat………!! tiba tiba ada seorang laki laki yang memasuki ruangan melalui jendela yang terbuka dan diluar istana sedang terjadi sedikit pertarungan dan ada beberapa orang yang ikut melesat hanya ada sedikit prajurit dan para pelayan yang berada di sisi pintu.mereka sudah bersiaga di dengan pangkal pedang dan menunggu aba2 dari siayue.
siayue"wu siao diam saja kau jangan bergerak kalau tidak akan terbongkar semu tahan dirimu" dia berbisik pada putri huan zhu palsu,ya palsu dia wu siao.
emmm wusiao mengangguk patuh.
kaisar berteriak amankan para wanita.
dengan begitu memudahkan siayue untuk bergerak
siayue mengangguk pada para pelayan untuk membawa para wanita ibusuri permaisuri dan selir dan para wanita lain.para pelayan masi ber perilaku wajar setelah mereka keluar dari pintu dan mengaman kan para wanita mereka mencari tempat tersembunyi mengganti pakaian mereka gengan hanya melepas pakaian pelayan dan mesang cadar mereka tak terkecuali wusiao dia berkata pada ibunya" ibu aku harus keluar sebentar."
ibu"untuk apa jangan."
wusio" ibu aku harus keluar. sia yue tolong aku"
selir "putri lebih baik engkau disini jangan kemana mana"penuh sandiwara.
akirnya siayue datang dan menggendong putri seperti biasa yang dia lakukan.
wusiao kau berat sekali mereka bercanda sesampai ditempat aman meraka mengganti pakai an nya dengan cepat.dan mereka berlari menuju aula naga yang terjadi pertarungan tak seimbang. dan para prajurit wanita itu mulai bertarung dan mentri xiang mulai beraksi di tangah pertarungan dia sedikit membungkuk dan terlihat melempar sesuatu dan mengarah pada pangeran Zhuren wu siao melihat nya dan menangkisnya dengan pedangnya dan berkata pangeran merunduk pangeran zhuren pun menunduk.dan wu siao berlari melawan menteri xiang pelayan tak tau di untung maki mentri xing dan sia mengayukan pedang nya whusss.......whusss .......
__ADS_1
mentri xiang berhasil melewati ayunan pedang wu siao mentri xiang menunduk dan mengambil sebuah pedang yang berada di balik pot bunga di sebelah nya yang telah dia siapkan terlebih dahulu.
tanpa basa basi lagi wusiao melawan nya dia tahu mentri xiang harus di habisi dengan semangat dia melawan mentri xiang wusiai berhasil melukai paha mentri xiang dan dia terjatuh.pangeran zhuren melihat nya dan membantu melumpuhkan mentri xiang dan mengikat nya tanpa sengaja wusiao berpapasan dengan pangeran zhuren "terimakasi"kata pangeran.
"tidak pangeran sudah kewajiban hamba untuk melindungi mu,sesuai perintah putri"jawab wusiao
"kakak yang memerintahkan mu,semua ini dia juga yang menyiapkan"tanya pangeran.
"benar yang mulia" kata wusiao
mereka terlibat percakapan 0
melirik wajah wusiao yang sedikit terlihat dari balik cadarnya yang sedikit terang menggambarkan wajah nya yang cantik.
tanpa ada aba aba seorang prajurit menusuk kan sebuah pedang pada mentri xiang dan berteriak " "penghianat karna kau semua sahabatku tiada"
mentri xiang hanya melotot melihat pedang yang bersarang di pe**t nya."kauuuu" sambil menunjuk prajurit itu dan dengan marah prajurit itu menarik pedang nya seketika mentri xiang memutahkan darah dan mata nya menjadi gelap seketika dan masi sempat berkata "kau anak tak tau balas budi" mendengar perkataan itu wusiao dan pangeran saling bertatapan dan bertanya tanya dalam benak nya.dan setelah membunuh mentri xiang prajurit itu menarik pasukan nya".cepat kita kembali" itu yang dia teriak kan.para pasukan karajaan terheran heran melihat apa yang terjadi dengan cepat mereka memacu kuda keluar ibu kota menuju barat.para pasukan akan mengejar namun kaisar melarang nya" biarkan saja " kata kaisar.dan para pelayan pun bergegas untuk pergi dari ruangan dengan cepat menggantikan pakaian mereKa dengan pakaian pelayan seperti sebelum nya. pangeran masi memperhatikan wusiao.
di dalam sebuah ruangan perawanita yang mengamankan diri mereka mengkawatirkan putri huang zhu kecuali selir lau yang hanya berpura pura.
ibu suri" mei'er pergi kemana zhu'er ,aku kawatir"
mei'er" tenang saja ibu dia pasti akan kembali dia wanita kuat"
ibusuri " aku takut mei'er aku tak ingin terjadi sesuatu pada cucu ku"
namun ibu suri memandang nya dengan sinis dan memalingkan muka.
pintu terbuka dan siayue datang dengan menggendong putri huang zhu yang lumpuh.
ibu suri"dari mana zhu'er"
siayue"kami melihat keadaan di luar memastikan semua baik baik saja"
ibu suri"ooo seperti itu yaaa,zhu'er kenapa kau diam saja."
siayue"maaf ysng mulia putri terkena duri ikan kemarin".
siayue berbohong karna suara wusiao berbeda dengan putri.
permaisuri "bagaimana keada an di aula siayue apakah yang mulia dan pangeran baik baik saja
siayue"ya yang mulia .kaisar pangeran zhen pangeran lu dan pangeran si mereka baik baik saja tapi mentri xiang terluka parah entahlah bagai mana saat ini hamba tidak tau."
__ADS_1
selur lau "apa mentri xiang terluka"
dia terkejut karna mentri xiang adalh pelindung selir lau dia mengertak kan giginya dan berpikir apa yang terjadi kenapa sampai terjadi.
di aula naga para prajurit membereskan sisa ke kacau an dan para mentri yang tersisa duduk berdampingan disisi kaisar mereka sudah melupakan semua tata krama kerajaan karna lelah.
mentri han "siapa yang membantu kita tadi msepertinya mereka wanita"
mentri 1"benar mereka wanita sepertinya mereka pelayan"
mentri 2"tapi mana mungkin pelayan,mereka dilarang memiliki ilmu para prajurit mereka pelayan bukan prajurit."
mentri han mengangguk sambil memegang janggut nya seperti dia mengerti sesuatu.
mentri 1"Mentri han apa kau mengerti sesuatu?"
mentri han "pelayan yang mendampingi kaisar dan permaisuri sepertinya meraka dari istana mawar artinya kau tau putri mahkota kita?"
mereka mengangguk "iya benar "
mentri han "tapi biarkan saja itu baik bagi kerajaan kita tapi kalau ada yang tau maka akan berbahaya"
mentri 1 "benar kita harus berbuat sesuatu untuk menyelamatkan penyelamat kita tadi"
mentri han "kaisar apa yang mulia baik baik saja "
kaisar "iya aku baik baik saja.aku hanya berpikir siapa mereka dan apa yang terjadi panglima zhen yang biasanya di sisi ku dia pun tak ada.bagai mana keadaan di timur.?"
tiba tiba datang jendral agung liang
liang"hamba liang melapor pada yang mulia di timur dan barat sudah berhasil kita aman kan."
kaisar" baik terima, kasi kemana putramu?"
liang " dia terluka yang mulia dia berhasil di selamatkan tuan putri dan pasuakn yanglu yang di pimpin tuan putri berhasil menghabisi semua musuh di barat,sekarang berada di kediaman tuan putri
kaisar"putri bukankah dia berada disini"
liang "kalau disini tuan putri lalu siapa yang memimpin pasukan yanglu,siayue tapi tak mungkin dia disini juga"
kaisar "biar aku yang tangani tuan putri kau cari fakta tentang mentri xiang apa keterlibatan nya.mentri han kau yang tangani. jendral liang kau perketat perbatasan kita pastikan kerajaan aman dan esok kita adakan vestifal untuk rakyat seperti rencana sebelum nya pastikan keamanan.
liang" siap laksanakan tugas yang mulia ,hamba undur diri untuk menyiapkan semua"
__ADS_1
kaisar" baik aku juga akan kembali ke kediaman ku"
kaisar pun kembali kekediaman nya dan para prajurit masi memberes kan semua yang kacau.kepala kaisar pening memikirkan masalah ini yang bagai benang yang kusut tak ditemukan ujung nya.