Putri Huang Zhu

Putri Huang Zhu
BAB14 BENAR/TIDAK


__ADS_3

...mentari sangat cerah tanpa perasaan telah menusuk mata putri huang zhu yang masih berada di dunia mimpinya yang indah bersama panglima zhen.sambil menutup matanya dengan sebuah bantal yang ada di samping nya dia mendengar suara siayue "putri pemalas tidak kah kau menemani suamimu makan pagi" sambil menarik selimut nya dan memiringkan tubuhnya dia berkata "kamu gi** kapan aku menikah" namun ada yang terasa aneh di perut nya saat dia memiringkan tubuh nya perutnya membesar dan terasa sedikit berat dan linu d bagian bawah....


Putri huang zhu meraba perut nya dan duduk bersandar di sandaran tempat tidurnya.dia melihat sekelilig dan iya ada 2bantal artinya dia tidak tidur sendiri dan ini kamar siapa dia bingung dan menggelengkan kepala nya dan menampar pipi nya sendiri dengan keras.hingga sia yue mendengarnya.


siayue"nyonya apa yang kau lakukan "


sambil memegang kedua tangan majikannya itu dan putri huang zhu masih bingung dengan semua ini.


dan terdengar pintu terbuka lalu panglima zhen memasuki ruangan tanpa permisi


"zhu'er kamu berulah lagi yaa,kenapa kamu selalu melupakan semua setelah kau tertidur.


"apa maksudmu kak"


"iya zhu'er setiap hari setelah bangun tidur kau selalu lupa semua nya"


"benarkah iya dan setiap hari aku juga nenjelaskan nya seperti ini lihat lah perutmu semakin buncit"


""siapa yang menghamiliku"


"ayah ku "panglima zhen ter bahak bahak melihat expresi istrinya.


"kak apa benar ini anak tuan liang"zu'er heran dan percaya


"zhu'er sekarang kau percaya ini anak ayah ku"


dan panglima zhen mendekat dan mencium pipi nya.


"zhu'er aku tanya kenapa aku mencium mu?"


"karna kauuuuu suami kuuu?"


"istri pintar,sudah cepat lah kau bersiap cepat beri makan putra kita dia sudah kelaparan"


sia yue"mari nyonya"


zhuer"sekarang kau panggil aku nyonya"


Siayue"lalu harus kupanggil apa tuan muda?"


zhuer tertawa terbahak bahak baru kali ini siayue melihat putri terbahak bahak setelah sekian lama dia tak melihat sahabatnya itu tertawa.


zhu'er sambil mandi begitu banyak pertanyaan yang di lontar kan putri tidak seperti biasanya dia banyak diam.


siayue"nyonya apa kau sudah ingat semuanya"


putri"entahlah yang aku ingat saat ini seusai pertarungan waktu itu aku panik karna kak zhen yang luka parah dan aku menunggu xiacien terlalu lama dan aku bertarung dengan 3 penyusup tapi berhasil ku bereskan dengan kak zhen yang baru siuman dan kami duduk di kursiku menunggu xiacien.hanya itu


...Setelah usai mandi dan di persiapkan pakaian oleh siayue putri terheran heran karna pakaian nya bukanlah pakaian kerajaan seperti biasanya dia memegang pakaian nya yang yeng terbuat dari sutra biasa bukan sutra yang pilihan seperti di istana...


putri"siayue apa yang terjadi kita dimana apa kau bisa jelaskan semua hingga aku hamilpun tak tau.apa apaan ini"


putri menyeringai dengan senyum semirik di kaca ketika di sisir siayue.


kak zhen pasti berulah dia menghamiliku dia harus menjelaskan semua.


"nyonya jangan marah, sepertinya kau sudah sembuh apa kau sudah ingat semua sebelum kau pingsan"


"yue apa kau sudah selesai "


"iya tuan sudah"


"kalau sudah cepat bawakan makanan untuk kekasih ku aku akan menyuapi nya "


"baik tuan sudah tinggal angkat saja kau pasti bisa"

__ADS_1


sambil berteriak siayue menyahuti majikan nya


"siapa yang di sebut kekasih oleh kak zhen"


siayue terbahak bahak dan dia menggodanya


"nyonya dia perempuan cantik dan akan segera melahirkan anak nya "


"haaaa apa maksudmu dimana dia sekarang"


"cobalah cari sendiri dia pasti di dapur menyiapkan makanan nya""


"di mana dapur nya siayue"


"belok kanan nyonya!"


akhirnya sampai juga,dimana perempuaan itu.batin putri huang zhu yang sudah menjadi nyonya zhen


dari belakang siayue mengikutinya sambil menutup mulut nya menahan tawanya.


liangzhen sangat terkejut melihat istrinya tiba tiba berlari dengan wajah penuh amarah.


"zhu'er ada apa kenapa dengan wajahmu sayang"


namun hati liang zhen merasa bahagia karna zhu'er sudah sembuh dengan banyaknya pertanyaan yang dia lontarkan dia juga sudah tidak memandang satu arah dia sudah mau berlari dan mencari dapur.


biasanya dia tak pernah mau berjalan kemana pun tanpa ada yang menggandeng tangan nya dia selalu lupa dengan apa yang iya kerjakan hinga suaminya bahkan perkawinan nya pun dIa tak tau.


semua itu terjadi karna racun yang sempat merusak sel otaknya yang tak sempat terselamatkan oleh panglima zhen saat itu.


namun sepertinya sekarang telah berbeda dari hari biasanya selama 3kali musim semi mereka berada di luar istana dan tak ada yang tau pula kalau tuanputri dan liang zhen telah menikah mereka menikah diam diam.


liang zhen tak lagi menjadi panglima dia mengundurkan diri setelah peristiwa mengerikan itu beralasan salah satu kakinya telah terluka dan sangat sulit untuk kembali seperti semula.setelah mengundurkan diri dia berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk pergi menyelamatkan putri dia menceritakan semua yang terjadi pada ayah nya dan ayah dan ibunya memberi restu.


tuan Liang"pergilah biar ayah yang menjaga semua keluarga kaisar dan biarkan wu siao yang menjadi putri sementara biar ayah yang membimbing nya"


zhen"terima kasi ibu,aku akan selalu merindukan kalian "


ibu "pergilah kami akan mengumumkan kalau kau kami kirim ke guru wang biar ayah mu bicara dengan guru wang."


zhen" terimakasi ayah ibu kami pamit"


mereka berurai air mata yang tak terbendung lagi.


singkat cerita pergilah mereka ber4 putri huang zhu,siayue, liang zhen,xiacien menuju kota kecil di pinggir pantai yang jauh dari ibu kota memerlukan waktu 3,5minggu untuk samapai di sana menggunakan kereta kuda yang lumayan luas.


mereka ber3 bergantian menjadi kusir ketika siayue yang menjadi kusir selalu menjadi lebih lambat dia selalu memetik macam macam yang di lewatinya ada bunga ada buah bahkan sempat menangkap burung kecil dan dia berikan pada putri agar dia sadar namun dia masi tetap koma.


Liang zhen dan xiacien selalu memarahinya ketika dia yang menjadi kusir.namun siayue tak pernah menghiraukan mereka.hanya satu kata dari siayu jika mereka macam pada nya"jika kalian berdua terus memarahiku hanya akan ada makanan untuk ku tidak untuk kalian wkwkkwkwkwkw" dia selalu puas dengan ancaman seperti itu karna liang zhen dan xiacien tak pandai memasak.


Hingga mereka sampai pada kota kecil yang mereka tuju namun mereka tak langsung memasuki kota melainkan mereka berdiam di pinggir pantai selama 2hari untuk menyadarkan putri dari koma nya.


dengan ide gila liang zhen yang sudah frustasi memberi obat namun tak ada gerakan sedikit pun.


ketika siang hari di hari pertama dia mencoba ide gila nya dia mengikat tali pada tubuh nya dan tubuh putri dengan tali yangsangat kuat dan panjang dia mulai membawanya kelaut.


siayue dan xiacien melihat hal itu mereka panik dan mengejar majikan mereka namun tak di gubris oleh liang zhen malah semakin jauh dia menggendong putri dan mulai tersapu ombak yang menggulung mereka ber dua tenggelam tak terlihat


xiacien dan siayue berteriak sejadi jadi nya dan mengejar mereka ber dua namun dari kejauhan terlihat panglima zhen sedang menarik sesuatu.


liang zhen membiarkan tubuh zhu'er sedikit terbawa arus dia ingin melihat apakah ada respon dari tubuhnya untuk menyelamatkan diri akhirnya setelah beberapa saat dia melihattangan yang melambai


liang zhen menarik tali nya dengan kuat hingga akhirnya zhu'er sampai ditangan nya dengan terbatuk batuk "tolong aku"betapa bahagianya dia mendengar suara itu walua dia kembali tak sadarkan diri lagi.


liang zhen kembali menggendong nya ke dalam kereta xiacien buatkan ramuan penghangat tubuh dan kau siayue ganti pakaian nya dengan yang kering."lalu siapa yang membantu ku membersihkan diri"dia tersenyum sendiri dan menggeleng2kan kepalanya

__ADS_1


setelah di bersihkan dan diberi ramuan oleh xiacien zhuer tak perlu waktu lama dia siuman benar benar siuman


tuan nyonya siuman teriak siayue yang ada di sisinya sejak tadi


"bearkah" teriak liang zhen dan bergegas dari duduknya menyantap kudapan


"zhu'er kau sudah bangun"


"zhu'er masi mengamati sekitar nya"


"siapa kau"dengan nada mengancam "


"zhu'er ini aku kakak zhen ,ini siayue bayangan mu,ini xiacien ,bayangan ku"


"zhu'er apa kau tak mengingat kami"


"istirahat saja"kata luang zhen lalu dia berlalu pergi dan mengambil makanan yang di buat siayue tadi.


dia kembali ke kereta dan menyodorkan makanan pada putri.sambil berkata" kau kekasih ku dan kau adalah seorang putri kerjaan kita sedang dalam persembunyian untuk menyelamatkan mu."


"istirahat lah dulu jangan memikirkan apa pun agar kepalamu tak sakit ,kau baru saja siuman dan baru saja kulempar kelaut"


putri huang zhu hanya diam dan memandang liang zhen untuk mencerna semua perkataan nya namun dia tak dapat satu memoripun.


Dan keesokan pagi putri huang zhu bangun namun masi dalam keadaan linglung ketika ditemui dia juga melontarkan kalimat yang sama "siapa tuan"


liangzhen tak menghiraukan pertanyaan itu dia hanya mengutus siayue untuk menemaninya.


hingga akhirnya liang zhen berangkat dan memacu kreta kuda menuju sebuah kota kecil yang dekat dengan pantai itu dan dia mencari rumah yang bisa di beli untuk tempat tinggal.


singkat cerita dia mendapat kan nya dan itu rumah yang ditinggalinya saat ini.


__________________________________


,


setelah sampai di dapur zhuer bertanya "dimana wanita itu !"


"siapa ?" liang zhen heran apa yang ditanyakan istri nya


"itu wanita yang kau sayangi dan yang akan melahirkan anak mu"


liang zhen dan siayue terbahak bahak sambil menarik tangan istrinya


"istriku sayang lihat perutmu siapa yang hamil kau kan?kenapa kau mencari wanita hamil"


sambil menyuapi makanan kepada zhu'er liang zhen mengucapkan. betapa bahagianya dia melihat istrinya itu sudah bisa tersennyum dan marah seperti itu sambil memeluk zhu'er dia berkata


"zhu'er marah lah padaku sepuas nya aku rrela asal kau kembali pulih seperti sedia kala aku merindukan mu zhu'er sudah 3 kali musimi kau bersamaku namun kau tak bersama ku."


semakin erat liang zhen memeluk nya dan zhu'er meringis sakit merasa perut nya terjepit


"kak sakit perut ku"


"ah maaf aku terlalu bahagia"


"zhu'er kita selesaikan makan setelah itu kau ikut denganku menikmati pemandangan mau?"


"tentu aku mau"


setelah makan merekapun pergi jalan menik mati kebun bambu yang hijau dan segar serta menikmati indah nya bunga sakura yang sedang mekar.


__________


__________

__ADS_1


___________


...maaf yaa baru up habis sakit maaf gak banyak juga nulisnya masi dalam masa pemulihan...


__ADS_2