Putri Huang Zhu

Putri Huang Zhu
QING 2


__ADS_3

...Ketika hari hampir gelap mereka sampai di kerajaan Qing di barat mereka di sambut oleh anggota kerajaan dengan suka cita karena mereka menganggap tabib chang adalah penyelamat mereka ketika di landa wabah penyakit yang mematikan....


...pangeran Qing ýang membawa mereka menuju aula istana untuk menyambut mereka begitu banyak makanan yang diletakkan di atas meja panjang yang berjajar di sampinga kanan dan kiri yang semua meja sudah ada para pemiliknya dan tersedia 4meja kosong untuk menjamu mereka juga hadir para pejabat di aula itu dan raja Qing pun menjadi orang yang mengucapkan selamat datang pada rombongan putranya itu....


Putri Huang zhu yang notabene menjadi seorang nyonya zhen dan menyamar pula menjadi nyonya chang tiba tiba saja menitikkan air mata dan air mata itu terlihat oleh suami tercinta nya


"ada apa zhu'er,aku tau kau merindukan mereka "


"iya kak zhen sudah lama tak bertemu dengan mereka"


"bersabarlah ketika kita sudah mendapat kan semua informasi tentang kerajaan kita dan Qing aku berjanji kita akan segera pulang "


"iya terima kasih aku sangat menyayangi mu"


"hapus air mata mu tak baik di lihat raja dan ratu "


zhu'er menyeka air mata dengan gerakan yang samar hingga tak terlihat orang kalau dia sedang menyeka air mata.


...suara seorang kasim terdengar menggelegar di aula itu menyambut pangeran Qing ýang...


selamat datang pangeran ýang dan keluarga Chang....


yang di ikuti oleh para hadirin di ruangan itu dan keluarga Chang pun membungkuk berterima kasih.


yang mulia raja Qing membuka sebuah pidato yang tertulis di sebuah gulungan yang di buka oleh kasim di sebelah nya.


......Ku ucapkan terima kasih pada putra ku pangeran Qing ýang yang bersedia menjadi utusan ku untuk menjemput keluarga tabib chang yang terhormat. ......


...dan untuk keluarga tabib chang kami seluruh anggota kerajaan dan para rakyat mengucap kan banyak terima kasih karena telah menyelamatkan kami semua dari maut dan untuk tabib chang aku anugrah kan diri mu sebagai mentri kesehatan yang belum pernah ada sebelum nya di kerajaan ini juga kau akan menjadi pimpinan semua tabib di kerajaan Qing ini dan aku tak ingin anda menolak nya....


kasim "tuan chang apa kau bersedia menerima titah raja Qing "


chang "hamba bersedia yang mulia raja "


raja"bagus lah silahkan nikmati jamuan nya dan kediaman mu sudah kami siap kan dan ku hadiahkan pada mu istana Lotus"


mendengar kalimat istana Lotus para pejabat di tempat itu berbisik bisik karena istana Lotus di peruntukkan anggota keluarga kerajaan lain yang singgah di Qing dan tak ada yang bisa menempati tempat itu selain raja ratu/pangeran dan putri kerajaan terhormat dan kerajaan tetangga dan ditempat itu adalah tempat yang sempurna dan mewah serta pelayanan yang super pula.


...mereka berpikir apa kah tuan chang sama dengan anggota kerajaan apa seterhormat itu cibir seorang pejabat di aula itu....


.....................


kita tinggal kan jamuan makan malam di Qing kita akan kembali pada kekaisaran Huang.


sudah 6 bulan lamanya we sulin/selir we mengobati ratu yang kembali depresi karena teringat pada Feng'er dan semua pengobatan nya berhasil dengan semua terapi nya.


Namun selir lau telah menghembuskan berita pada para mentri untuk menurunkan nya dari seorang ratu menjadi selir karna di sebut di tak war** .


tapi usaha itu gagal karena sia berhasil mengetahuinya dan dia melaporkan pada Hanshu lalu Hanshu bergerak sebagai mana mestinya seorang pelayan menyelamatkan majikan nya


dia pergi ke istana mawar merah


"tuan putri apa tuan putri berada di tempat "


"silahkan masuk "kata han lin


setelah hanshu memasuki ruangan putri palsu itu menutup pintu dengan rapat dan mereka ber3 mulai berbincang karena mereka adalah kawan berjuang demi kerajaan yang telah di gerogoti demi keuntungan pribadi para penguasa yang ingin duduk di tahta namun hanya ingin memuaskan nafsu belaka tidak demi kesejukan rakyat.

__ADS_1


wu siao"ada apa hingga kau kesini apa ada yang terjadi "


hanshu "ya esok ketika ada rapat di aula naga selir lau akan melengserkan ratu siangmei dia akan menggunakan alasan kesehatan jiwa nya yang tak setabil"


han lin "kita harus memberi tahu kaisar tentang semua ini "


hanshu "wu siao ini tugas mu berbincang lah dengan yang mulia kaisar "


wu siao"tapi bagaimana keadaan ratu sekarang apa dia bisa mengikuti pertemuan esok "


hanshu "seperti nya bisa dia sudah sehat tapi harus istirahat dulu dan tak boleh ada tekanan pada mental nya "


wu siao "tapi usahakan besok yang mulia ratu hadir di aula "


hanshu "baik lah tapi berita ini jangan sampai terdengar oleh ratu aku takut akan mengganggu fikiran nya "


wu siao "baik lah aku akan menemui ayah "sambil tertawa wu shio berucap


han lin "sejak kapan kapan kau memiliki ayah seorang kaisar "


c


wu siao "sejak bertemu tuan putri huang zhu,setidaknya aku pernah merasa aku memiliki keluarga "


tiba tiba han lin memeluknya


...maaf kan aku wu siao jangan bersedih kita keluarga disini kau bisa menganggap ku sebagai adik mu....


hanshu pun memeluk wu siao dan berkata


...benar kita disini adalah saudara jangan pernah merasa sendiri demi keselamatan keluarga kerajaan mereka adalah keluarga kita juga tuan putri sangat menyayangi kita begitu pula ratu juga menyayangi kita....


...ah sudah lah kenapa kalian jadi seperti ini hapus air mata kalian aku akan melanjutkan misi karena kalian mata ku jadi pedih....


mereka ber3 tertawa namun air mata mereka semakin deras mengalir hingga hidung mereka memerah.


"sudah lah aku akan menemui ayah wkwkwk,hanshu cepat kau kembali sebelum ratu mencari mu,hanlin kita berangkat "


mereka pun keluar dari kamar putri menuju ke kediaman kaisar dan hanshu bergegas menuju ke kediaman ratu melalui jalan rahasia untuk para pelayan.


Putri Huang zhu keluar dari istana mawar dengan ditemani para pelayan yang selalu setia mengekor di belakang nya .


malam itu adalah malam yang indah dengan langit di hiasi kerlip bintang bintang yang mengelilingi sinar purnama yang melingkar sempurna di langit hitam.


Namun keindahan itu tak seindah hati wu siao dia merasa kan sesuatu yang berbeda tapi dia tak tahu rasa apa kah itu.


"han lin ada apa ini kenapa hati ku merasa aneh seperti aku bertemu ayah ku saja "


"kau hanya gugup wu siao "


"iya kau benar mungkin aku gugup"


"wu siao kita sudah sampai "


han lin berkata pada penjaga pintu meminta ijin masuk dan lagi lagi kasim cao menghalangi


"tuan cao tuan putri merindukan ayah nya apa tak bisa bertemu "

__ADS_1


"maaf nona kaisar sedang istirahat dan kaisar juga......"belum selesai kasim cao mengucapkan kalimatnya tiba saja sebuah tombak berada di pangkal leher nya kasim cao terkejut dan melihat siapa yang menodong nya itu dia sangat terkejut ketika mata nya berpapasan dengan mata putri huang zhu.


"terlalu lama kau berdebat hanlin!"


dengan penuh amarah wu siao/zhu'er duplikat menodong kasim cao.


"kau hanya seorang kasim dan aku adalah putri nya kenapa kau selalu menghalangi ku menemui ayah ku hemmm"sambil semakin menancap kan ujug tombak di pangkal leher nya sehingga sedikit berdarah.


kasim cao sedikit bergetar karena takut dan terkejut karena dia tak mengerti beladiri seperti putri..


"kata kan apa yang kau lakukan pada ayah ku hemmm ingat baik baik jika terjadi sesuatu dengan keluargaku maka kau orang pertama yang akan aku penggal"


sambil memban***g tombak di tangannya dia penuh amarah.


"aku tau semua rencana busuk mu walaupun kau membantu pemberontakan kau akan tetap menjadi an***g peliharaanndan tak kan mungkin menjadi penguasa camkan itu"


Putri sambil berlalu melewati kasim cao yang masih marah dan terkejut itu.


wu siao mengetuk pintu kaisar


"ayah apa engkau di dalam aku putri mu "


"zhu'er masuklah "


zhu'er pun memasuki ruangan


"ayah aku merindukan ayah sudah lama aku bertemu ayah "


kaisar membentangkan tangan mengisyaratkan sebuah pelukan.dan zhu'er pun memeluk nya dengan sangat erat. tapi hati wu siao dia merasa kan sesuatu yang tak pernah ia rasa kan dia benar benar merasa nyaman seolah dia benar memeluk ayah nya yang iya rindukan selama ini. air mata nya kembali membanjiri pelupuk mata bersiap untuk terjun.


"zhu'er ada apa dengan mu seperti ada yang berbeda tapi entah lah "


"ayah abaikan saja diriku ada hal yang lebih penting dari aku"


"ada apa kenapa kau kawatir sekali "


"iya ayah,ibu posisi nya dalam bahaya "


"apa maksud mu zhu'er "


"ayah esok hari apa benar akan ada pertemuan para mentri "


"iya ada benar"


"menurut keterangan akan ada usulan tentang pelengseran ibu dari seorang ratu menjadi selir "


"siapa yang memberi tahu mu "


"ayah mentri pendukung kita masih sangat banyak kita bisa mencari dukungan mereka "


"tenang saja zhu'er semua itu tak kan terjadi pada ibu mu jika dia esok berhadir di acara pertemuan itu."


"ayah bisa kah aku tidur bersama mu di sini "


"kemarilah putri ku"


"hanlin kembali lah dan istirahat lah aku akan bermalam di sini "*

__ADS_1


"baik yang mulia putri "


Putri Huang zhu akhirnya bermalam di kediaman ayahnya.


__ADS_2