Putri Huang Zhu

Putri Huang Zhu
HAMPIR KETAUAN


__ADS_3

...Tuan Chang bergegas memacu kuda nya dengan sangat kenćang. dia menuju pasukan berkuda yang harus dia pimpin tak perlu waktu lama dia untuk sampai pada pasukan yang ia tuju....


...Di tengah gelapnya malam dia harus memimpin pasukan rahasia yang selama ini dia bangun untuk menjaga keluarga nya dan mengamankan anggota keluarga istri nya yang tak lain kaisar Huang yi....


...Dia pergi tanpa ada satu pun dari anggota kerajaan Qing yang mengetahui nya hanya istri nya dan keluarganya saja yang mengetahui rencana nya....


...ketika zhen sedang mengamati keadaan sekitar dia melihat kesekeliling nya dia mendapati sebuah dahan yang bergerak tak beraturan tiba tiba saja telinganya bergerak menandakan mendengar sesuatu dari kejauhan dan akhirnya suara angin terbelah oleh benda tajam dan menuju kepada nya tapi "srikk"sebuah anak panah yang melesat mengarah pada nya dia tangkap dengan tangan kiri nya....


...Tepat setelah Zhen membuang anak panah tersebut hujanlah anak panah dari arah kiri untunglah Zhen sangat berpengalaman ketika tangan kiri memegang panah dan tangan kanan memberi aba2pada para prajurit untuk mengangkat tameng nya hingga tak ada pra-yang terluka....


...Setelah itu Zhen memerintahkan kawanan nya untuk diam dan tergeletak ditanah seolah telah tiada tapi ini adalah trik untuk menipu musuh agar mendekati mereka....


...setelah mereka semua selesai memeriksa semua pasukan yang tergeletak tak bernyawa itu mereka melihat sekitar tak ada satupun pertanda pergerakan manusia hingga mereka benar mengira bahwa mereka sudah menghabisi semua pasukan rahasia itu....


"wkwkwkw ternyata hanya seperti ini kah kemampuan kalian dengan serangan anak panah sedikit saja sudah musnah wkwkkwkwkw " tawa sang komandan.


pada kenyataannya mereka tak menyadari bahwa mereka tak terluka sedikitpun karena pandangan yang terbatas mereka tak bisa melihat adanya darah atau tidak. dan zhen


...mengerti benar dengan situasi ini jadi dia memanfaatkannya dengan baik dan berhasil....


zhen mendengar celotehan komandan tersebut dan dia hanya tersenyum manis dan bergumam di hati "kena kau tunggu sebentar lagi"

__ADS_1


...Komandan itu pun memerintahkan semua pasukan nya untuk maju mengikuti nya dan semua nya pun mengikuti nya hingga sedikit menjauh dari mayat prajurit yang mereka serang. Tampa mereka sadari satu orang bersiul menyerupai burung malam dan sambut oleh burung lain....


...itu satu tanda bagi pasukan di lapisan kedua untuk bersiap dengan suara balasannya itu artinya mereka sudah siap siaga dan menunggu siulan berikut nya....


......Usai bersiul mereka yg terbaring menegakkan tubuh nya dan mengambil senjata masing masing dan mulai menuju pepohonan yang terdapat kuda mereka yang mereka ikat sebelumnya.......


...Sesudai itu mereka langsung mengendarai kudanya dengan kencang dengan komando mantan panglima itu....


...ketika para perampok itu di posisi tengah mereka sudah mulai merasa kan sesuatu yang janggal pada diri mereka. karena tiba saja mereka mendengar gemuruh derap kaki kuda yg semakin lama semakin mendekati mereka. kepanikan pun mulai terjadi dia antara mereka....


"si*l kita di jebak!" maki sang komandan


"tentu saja bertarung b*d*h!"teriak sang komandan


"seranggggg.........!teriak panglima zhen


...tak berselang lama terdengar dentingan suara pedang dengan nyaring dan penuh suara riuh sang pemain pedang yang sedang berlawanan dengan lawan lain y....


...Dan tak perlu waktu lama untuk meringkus mereka semua mereka tak di bunuh hanya di kurung dan di interogasi oleh junsia dan xiachien....


...hari sudah hampir menjelang fajar tapi panglima zhen masih belum kembali ke perkemahan Qing. Zhu'er sang istri tak dapat memejamkan mata nya hingga fajar dia hanya terus waspada dengan keadaan sekitar karena dia harus menjaga mertuanya dan buah hatinya. hingga ia akhirnya memutuskan untuk berkeliling mengamati keadaan dan mencari siayue....

__ADS_1


"siayue !......... dimana kauu....."


"iya nyonya kenapa kau teriak teriak "


"dari mana saja kau?"


"aku sedang menyiapkan makanan untuk mu dan kedua bayi kembar itu "


"ah kau selalu membantah ku,apa ada kabar"


"tenang saja semua sudah selesai "


"lalu dimana suami ku kenapa belum kembali"


"dia masih bersama xiachien menyelesaikan pekerjaan nya mencari dalng penyerang itu "


"nyonya chang siapa yang di serang ?"


...tiba tiba pangeran Qing ýang berdiri di belakang mereka dan mengejutkan mereka berdua. ...


......................

__ADS_1


__ADS_2