
...Setelah kejadian siang itu pangeran Qing ýang memutuskan untuk beristirahat di kediaman chang dia lebih banyak bersama nyonya liang karena tuan chang sedang sibuk membereskan ke kacauan dan mengatur kembali pasukan yang dipimpin junsia karena junsia tidak menemukan satu orang pun memasuki gerbang dan hanya pasukan Qing yang berada di dalam.yang artinya penyerang tadi memang menyusup melalui Qing dan pangeran tak mengetahui pasukannya itu....
...pagi itu mereka duduk di beran8 9da belakang seperti biasa zhu'er dan siayue juga nyonya liang mereka ber3 berbincang bincang santai dengan mengasuh kedua bayi kembar itu dan pangeran ikut bergabung dengan mereka ber3...
pangeran"nyonya chang,nyonya liang dan nona siayue maaf mengganggu kalian apa aku boleh bergabung"
NYONYA chang/zhu'er "silahkan pangeran tak perlu minta izin"
pangeran "terimakasih "
lalu pangeran duduk di sebuah kursi yang masih kosong diantara mereka ber3.
zhu'er "bagaimana kabar pangeran setelah kejadian kemarin "
pangeran "baik baik saja tak ada yang perlu di khawatirkan "
ny liang "sukurlah pangeran "
pangeran "terimakasih perhatian nyonya nyonya semua"
zhu'er "siapa mereka kenapa mengincar ku dan putri ku "
pangeran "entahlah nyonya chang aku tak tahu tapi mereka semua sedang menyelidiki nya"
ny liang "mungkin ada yang mengetahui sesuatu tentang diri mu"
pangeran "nyonya seperti tempat ini sudah tak aman bagi kalian sebaik kalian ikut dengan ku ke kerajaan Qing "
zhu'er "baiklah aku akan bermusyawarah dengan mereka semua kau akan dapat keputusan nya esok pagi saat sarapan "
pangeran "dengan senang hati aku akan menunggu "
zhu'er "maaf aku akan menyusui mereka dulu silahkan kalian lanjut kan ,aku permisi "
setelah zhu'er pergi pangeran berbincang bincang dengan ny liang
"nyonya bisa kah aku bertanya pada mu "
"silahkan yang mulia pangeran aku pasti menjawab nya "
"nyonya bagaimana bisa engkau memakai pedagang ku apa engkau tak merasa apapun saat menyentuh pedagang ku"
"itu aku bisa merasakannya tapi aku bisa mengendalikannya dengan sedikit tenaga dalam ku"
"benar hanya dengan tenaga dalam ata7u kau punya sesuatu yang lain yang tak kau tunjukkan pada siapa pun "
"maksud pangeran apa saya tak mengerti "
"baiklah aku akan menceritakan sesuatu pada mu tapi aku harap hanya dirimu seorang yang mendengar nya"
"silahkan pangeran menceritakan yang sesungguhnya"
......Waktu itu aku masih berusia 10th waktu itu ayah ku Raja Qing pergi berperang aku di kerajaan bersama ibuku ratu Qing dia wanita baik dia juga tak pernah marah ketika para selir menggunjingkan nya dia tak pernah langsung menghukum siapapun karena dia memikirkan kebaikan keluarga istana agar tak terjadi pecah belah antara istri istri raja.......
hari itu adalah hari yang sangat menyiksa nya hingga dia pergi menghilang dan meninggalkan ku bersama pelayan pendamping ibu, dari pada ibu diadili atas kesalahan yang tidak dia lakukan lebih baik dia pergi sebelum di usir tidak terhormat untuk suatu saat nanti kembali mengembalikan kehormatannya dan cinta nya.
malam itu aku tidur di kediaman ibu aku bersama pelayan pendamping ibu dia sangat baik tapi dia banyak mengetahui segala hal para selir ayah bahkan dia pun tau bahwa malam itu akan ada orang yang datang dan akan menfitnah ibu.
__ADS_1
...karna itu lah malam itu aku tidur di kediaman ibu agar ada orang lain yang menjadi saksi d malam itu namun semua rencana gagal karena seorang selir yaitu ratu Qing sekarang...
...sebelum malam tiba pelayan ibu memberi tahu ibu bahwa malam ini akan terjadi sesuatu akan ada orang yang akan masuk melalui jendela dan akan tidur di ranjang nya dan akan membuat Raja murka dan akan berakibat buruk padanya....
...Namun ibu percaya akan cinta sejatinya terhadap ayah dan ibu juga percaya pada cinta ayah tak kan goyah melihat hal yang sebo**h itu tapi akibat racun cinta dari selir yang sekarang menjadi ratu ibuku kalah dengan cinta nya hingga dia tiada....
..._tangan pangeran Qing mengepal dan air mata menggenangi pelupuk mata dan siap terjun menuruni lembah pipi yang sedikit merona karna rasa panas di dalam diri yang bergejolak _...
...sore hari sebelum malm tiba pelayan ibu sudah memperingatkan ibu untuk pergi dan jangan berada di kediaman namun ibu menolak karena ada satu adat di Qing ketika sang suami pergi berperang maka sang istri tak boleh pergi dari kediaman nya karena ketika dia pergi artinya ke menangan pun akn pergi menyertai suaminya dan ibu tak mau itu dan malam itu adalah bagi buah simalakama bagi ibu dan akhirnya ibu mengalah namun tidak dengan pelayan setia ibu....
dia sibuk berada di dalm kamar nya entah apa yang dia lakukan dia begitu banyak lilin hitam di kamar nya dan ada pula air di bejana perak kesayangan nya.
sebelum malam benar pekat dia meminta ijin pada ibu untuk mencari sesuatu di kediaman salah seorang selir ayah .waktu itu aku sedang duduk bersama ibu ,dia datang dia mengatakan pada ibu kalau dia tau siapa pelakunya dan dia pergi untuk mengambil bukti bahwa dia tak bersalah.
...bukti itu pun sudah ditangan berkat pelayanan ibu tapi kata ibu bawa saja bukti itu gunakan nanti membelaku jangan sampai kau tiada pelayan itu pun membawa serta semua bukti bersamanya....
malam pekat pun datang dan memang pria itu pun datang keranjang ibu namun di ranjang itu bukanlah ibu melainkan diri ku dan pelayan setia ibu sedang kan ibu berada diruang kerja nya bersama ibusuri dia tidak ke kamar sama sekali dan dia terus bersama ibusuri untuk menghindari rumor pada malam itu.
Namun betapa terkejut nya kami semua tiba ada banyak prajurit yang mengepung ibu dan juga pelayan ibu sedangkan pria itu sudah berhasil di lenyapkan oleh nona Cing.
ibu di kurung di kamarnya bersama kami ber3 dan ibu suri kembali kediaman nya.aku tak mengerti apa yang terjadi waktu itu nona Cing oleh ibu dia disuruh kabur dan dia diperintahkan untuk pergi jauh dan membawa semua bukti bukti yang telah dia dapat tapi sebelum pergi dia memberi ku pedang ini dia mengatakan bahwa pedang ini takkan ada yang mampu mengangkatnya selain diri ku dan orang yang memakai giok teratai kembar ditubuh nya.
setelah memberikan semua itu padaku nona Cing pergi begitu saja dan hanya satu kata jaga ratu dan jika kau sudah dewasa carilah diriku mari kita bersihkan nama yang mulia ratu.
aku tidak banyak mengerti tentang semua itu hingga saat ini aku masih mencari nona Cing.
pangeran qing menyeka air mata nya tanda dia menyudahi ceritanya.
"saat aku melihat anda bisa menggunakan pedagang ini maka artinya anda memiliki giok itu artinya anda bersama nona Cing "
"jadi batu giok ini memiliki kekuatan yang lebih besar dari sekedar memanggilnya "
"nyonya Liang benar kah ini giok teratai itu "
" entahlah aku tak tahu karena ini pemberian suamiku yang di beri nona Sau Cing teman suami ku untuk memanggil nona Sau Cing jika di perlukan "
"jadi anda bisa menggunakan nya ?"
"entah lah aku tak pernah mencobanya "
"nyonya bisakah aku memilikinya "
"maaf pangeran aku tak bisa memberikan pada mu "
"baiklah maaf kan aku tapi apa anda bisa menolong ku"
"apa yang bisa kubantu pangeran "
."pertemukan diri ku dan nona Sau Cing apa kah benar dia nona Cing yang aku cari selam0a ini "
"tapi apa yang aku dapatkan bila ku kalau kalian"
"apa pun yang anda minta akan aku berikan "
"aku ingin kesepakatan di antara kita "
"kesepakatan apa nyonya yang anda inginkan""
__ADS_1
"tak banyak hanya satu perlindungan untuk putra dan putri ku ketika mereka memerlukan bantuan mu apa pun itu bantulah."
"baik lah akan aku sanggupi semua itu jadi kita sepakat untuk perjanjian ini"
"yaaa perjanjian kita mulai semoga pangeran Qing selalu menepati nya "
"nyonya Liang aku harus membawa kalian ke kerajaan Qing sekarang juga seperti nya tempat ini sudah tak aman lagi bagi kalian semua "
"benar jika ke kerajaan Huang yi akan memakan waktu lama maka akan sangat berbahaya jika ke Qing hanya perlu setelah hari "
"jika kau setuju aku akan membujuk tuan chang "
"baiklah lakukan demi keselamatan keluarga ini "
"terimakasih nyonya atas semua nya"
"emmm sama sama "
sambil tersenyum lembut nyonya Liang membalas tatapan pangeran Qing. dan pangeran Qing pun beranjak pergi dan dia pun sangat berterima kasih pada nyonya Liang.
pangeran pergi menuju pada tuan chang untuk membicarakan agar mereka mau pergi ke Qing sekarang juga.
"tuan chang bisakah aku bicara pada mu"
"ada apa pangeran apa yang perlu saya bantu "
"tidak tuan aku ingin tuan dan semua keluarga tuan untuk pergi ke Qing sekarang juga "
tuan chang menoleh dengan terkejut karena pembicaraan kemarin dia akan memberi waktu tapi kenapa berubah secepat ini.
"pangeran kenapa rencana pangeran berubah bukan kah pangeran memberi ku waktu untuk berpikir"
"maaf tuan chang seperti nya jika kau ada di sini akan berbahaya bagi kedua putra dan putri mu seperti nya banyak yang mengincar anak dan istri mu."
"iya aku pun tau"
"lalu kenapa kau tidak ikut dengan kami "
"karena yang aku dengar kerajaan Huang yi dan Qing bermusuhan jadi aku takut pergi Qing "
zhen sedang memancing dan memulai penyelidikan di antara kedua kerajaan ini ada apa sebenarnya
"tidak tuan chang kerajaan kita tak pernah bermusuhan,kita selalu berteman bahkan jalur perdagangan kita sangat sukses kita saling tukar barang dan banyak pejabat yang datang ke kerajaan kami. "
"benar kah pangeran,jika benar aku akan ikut dengan mu tapi lindungi semua keluarga ku dari semua kejahatan "
"baik aku sanggupi semua sarat mu bahkan kerajaan kami meminta mu untuk menjadi seorang mentri"
"baik lah aku akan bersiap sekarang "
"terimakasih telah menerima penghormatan dari kerajaan Qing "
merekapun akhirnya berangkat sebelum tengah hari dan mereka semua menggunakan kereta kuda milik tuan chang yang lumayan besar yang di gunakan untuk membawa zhu'er dahulu yang di dalam nya terdapat tempat tidur bisa di gunakan untuk putra kembar mereka hanya ada satu kereta tapi kereta itu cukup untuk nyonya liang zhu'er dan siayue juga bayi kembar mereka. dan pasukan bayangan pun mengikuti mereka yang menyamar menjadi masyarakat biasa dan junsia xiachien dan zhen menggunakan kuda mereka juga membawa kuda cadangan tanpa penunggang ternyata permintaan zhu'er dia ingin sesekali berkuda karena sudah lama dia tak berkuda.
_______________
_______________
__ADS_1
________________
semoga menghibur yaaa.........