
Semakin hari kondisi Putri Huang Zhu semakin baik karna ketelatenan panglima Zhen merawat nya hanya perlu waktu 5hari dia menyembuhkan nya. pagi itu panlima Zhen membawakan obat seperti hari hari sebelum nya.
namun hari itu panglima zhen datang dengan cemberut dan tertunduk lesu.dan hanya merawat zhu'er tanpa sepatah kata pun.Dan karna Zhu'er tidak nyaman melihat ke kasihnya seperti itu dia memaksakan berbicara.
"kakak zhen kenapa diri mu"
"tak"
"kak ada apa,apa ada masalah"
"iya kamu masalah nya"
"aku ada apa dengan ku"
"setelah kupastikan dirimu sudah pulih dan sehat dirimu pasti akan kaburlagi"
"kenapa kau bicara begitu bukan kah aku harus berpura lumpuh"
"kamu hanya diam tanpa melaku kan apa pun kutak prercaya zhu'er"
"karna aku tau dirimu sudah bisa berjalan 2hari lalu"
zhu'er terkejut sambil mata yang terbelalak
"aku seorang tabib,bagai mana mungkintak tau keadaan pasien ku"
zhu'er hanya terdiam hanya senyuman pahit yang nampak di bibir nya dia pun memberanikan diri untuk bertanya dia takut kalau kk zhen nya itu berbohong
"dan aku juga tau kalau kau memanjat dinding malam itu dan kamu memakai krudung hitam dan membawa pedang ini juga kannn???"
"kak Zhen....... apa yang kau katakan.jangan bilang kau mengikuti ku"
"tentusaja aku memastikan mu aman dari semua penggangu dari para penguntit yang mengikuti mu"
"jadi kau pun melihat nya "
"iya bahkan aku yang menghabisi pasukan elang yang akan mengganggumu lagi"
"apa pasukan elang ,emmmmm pantas saja waktu itu aku merasa ada yang tidak beres"
"zhu'er tak bisa kah dirimu berdiam saja di Istana".
"kak,kalau aku hanya diam apa aku bisa menyelamatkan ayah"
"tapi,setidaknya janganlah kau melakukan nya sendiri Zhu'er"
"lihat lah kak, apa yang aku temukan".
zhu,er mengeluarkan sebuah buku.yang sampulnya bertuliskan Elang.
Dan buku itu pun mereka buka dan mendalami isi nya dan zhu'er dan kk Zhen terbelalak ketika melihat sebuah halaman yang menunjukan sebuah alur kepemimpinan sebuah negara namun di situ tertuliskan sebuah kata BARU.
"apa ini maksud nya kak".
" mereka ingin meng kudeta ayah mu".
"tak kan ku biarkan itu terjadi".
__ADS_1
"Zhu'er sebaik nya kita harus memancing mereka dan jangan sampai mereka mencurigaimu,biarkan mereka yang mencurigai ku".
"tidak kak aku tak rela membuatmu dalam bahaya aku tak kan mengorbankan orang yang ku cintai"
"ha......haa......haaa ......zhuer zhu'er tak kan membahayakan ku bukan kah dirimu yang membuatku bahaya brapa kali aku selalu menyelamat kan mu".
Zhu,er diam sambil memonyongkan bibir nya.
"kabagai mana kau tau kalau aku pergi malam itu"
"itu...............itu.........."
"cepat katakan"
FLASH BACK
Pada waktu sore hari setelah memberi obat padamu aku tak langsung kembali ke kediaman ku aku berkeliling dan bertemu dengan pangeran Lu di perpustakaan istana kami berbincang disitu hingga pada akhirnya dia mengatakan bahwa ada sesuatu yang janggal dengan ibunya Selir Lau.dan dia menanyakan beberapa hal padaku tentang politik apakah ibunya terlibat politik karna baginya hal ini sangat aneh kalau seorang selir memiliki jaringan polotik d kerajaan.dan dia pun menyampaikan kalau selir lau bertemu kasim Cao
"pangeran Lu,apa benar yang kau katakan,Selir Lau bertemu kasim Cao"
"karna itu aku ingin bertanya pada mu apa mungkin seorang selir boleh berpolitik di istana ini"
"apa yang mendasari dirimu bertanya seperti itu padaku yang mulia".
"karna aku melihat kasim cao begitu lama berbincang serius dengan ibu".
"maaf yang mulia aku tak pernah mendengar kalau yang mulia selir Lau pernah berpolitik"
"lalu untuk apa kasim cao menemui ibu"
"maaf yang mulia mungkin yang mulia selir lau menanyakan perihal yang mulia kaisar"
"yang mulia pangeran mohon maaf hamba undur diri terlebih dahulu"
setelah itu aku pergi menuju pavilun yang dekat dengan tembok belakang rumah mu lalu ketika aku sedang memandang bintang dilangit tiba tiba aku mendangar suara gemerisik daun pohon yang ada d belakang istana mu dan aku melihat bayangan hitam ditengah pohon itu lalu aku mengamati nya dan hampir saja aku menghunuskan pedang ku namun aku melihat pedang ini jadi aku cukup mengikuti nya karna hanya kamu yg memiliki pedang phoenix ini.
Dan akhirnya aku melihatmu menuju kantor kehakiman ini.dan waktu aku akan menghampiri mu ternyata pasukan elang akan melakukan hal yang sama padamu untung saja aku langsung menghadang mereka.dan lebih beruntung lagi mereka tak sempat memberimu racun.
FLASH BACK OFF
"Zhu'er apa kau punya asumsi tentang pertanyaan pangeran Lu"
"entah lah aku masi belum memiliki asumsi,namun sepertinya diantara mereka ber3 ada yang mencurigakan."
"benar pangeranlu menemuiku juga mungkin bukan sekedar kebetulan dan berbincang mengenai ibunya.
zhu'er lain kali saja kita bahAs ini aku ingin membawamu jalan jalan, bagai mana kau mau?".
"tentusaja aku mau mana mungkin aku mengabaikan tawaran keluar istana"
"sekarang ?.
"tentu saja sekarang"
"tapi bagai mana kau membawaku pergi"
"tenang saja aku sudah punya rencana"
__ADS_1
"dasar licik........"
" suayue kemarilah "
"baik panglima apa yang perlu hamba bantu"
"siayue sampaikan kepada permaisuri kalau aku membawa tuan putri keluar istana untuk membantu penyembuhan sakit nya."
"baik panglima akan hamba sampaikan ".
"kami akan kembali sebelum makan malam"
baik hamba undur diri"
"pengawal bawakan kuda ku kemari"
"hamba menerima perintah panglima"
sembari menunggu pengawal mengambil kuda mereka berbincang bincang santai.dan zhuer pun menyembunyikan buku yang diambil nya di tembok rahasia di belakang lemari pakaian nya.panglima zhen memperhatikan nya.setelah pengawal itu datang panglima Zhen menggendong zhuer.dan panglima meletak kan nya di bagian depan dan akhir nya mereka berlalu pergi dari istana.
D sebuah alun alun pusat kota mereka berjalan2 berdua menggunakan kuda karna tak mungkin tuan putri zhu untuk berjalan takut kalau anggota kerjaan melihat kalau tuan putri bisa berjalan maka rencana nya akan berantakan.
_____________________________________________________
dDitempat berbeda d kantor kehakiman terjadi kekacauan ada beberapa prajurit penjaga tergeletak tak bernyawa dan ada juga mayat tak dikenal menggunakan pakai an has perampok.dan anggota keamanan kerajaan dan anggota dewan penyidik sedang memeriksa mayat itu semua.
Dan terlihat di sebuah ruangan dokumen seseorang sedang mengacak acak sebuah rak buku seperti ada yang di cari nya entah apa yang sedang dia cari tiba tiba pintu berdecit tanda terbuka.
"Mentri xiang mohon maaf apa ada yang hilang mungkinkah ada benda berharga yang telah dicuri"
dengan gugup mentri xiang membalikkan tubuh nya menghadap seorang penyidik yang bertanya pada nya dalam hati dia berkata apa yang harus ku katakan karna terkejut dia tak bisa berpikir
"ooohhh t_tidak aku hanya mencari dokumen untuk persidangan saja."
"oh baik lah mentri"
dengan melihat sekeliling dan memastikan bahwa memang benar tempat itu tidah herantakan artnya tempat ini tak d jamah pengacau.gumam seorang dewan penyidik itu.
Sesungguh nya memang mentri Xiang sedang mencari sesuatu namun sepertinya dia tak menemukan.
dengan terduduk di sebuah kursi dia berpikir tiba tiba dia mengeluarkan kerinagat dingin dan dia pun mersa sangat takut
"apa yang harus aku laku kan"
"tidak mungkin aku sudah berulangkali mengecek nya"
"tak mungkin buku itu diam bilnya,tapi siapa yang mengambil nya ???"
"panglima mungkin saja tapi waktu itu dia bersama pangeran Lu.tuan putri ah mana mungkin dia lumpuh lalu siapa."
"ah sebaik nya aku bertemu sengan selir Lau"
___
___
____
__ADS_1
Buku apa si yg di cari mentri xiang ????
pasti udah bisa nebak tapi apa iyaaa???