
...Setelah malam mengerikan itu hari hari mereka tetap berjalan normal seperti biasa Tabib Chang mengobati pasien nya dan xiachien menjual obat di apotik depan dan siayue setia dengan semua pekerjaan nya dan menemani nyo chang yang akan menghadapi kelahiran putra nya ....
Dan di ibu kota kerajasn Huang Yi tepat nya di kediaman Liang menerima sebuah pesan dari sebuah kota kecil dari perbatasan yang jauh dan pesan itu samapai pada nyonya Liang.dan dia membukanya di kamar nya.
...Nonya liang membaca9nya seorang diri dan betapa riang nya dia membaca surat yang datang itu karna di dalam nya tertulis dia akan menjadi se orang nenek dengan penuh kebahagian dia membaca surat itu....
...hingga dia tak sengaja menyenggol teko teh nya yang berada di meja sebelah nya hingga memuat tuan liang yang berjalan di lorong depa kamarnya terkejut mendengar suara sesuatu pecah dari dalam hingga membuat nya bergegas masuk....
"istriku ada apa kamu tidak apa apa?"
"tidak suamiku aku hanya sangat bahagia kita akan menjadi kakek dan nenek"
"benar kah kapan dia akan melahir kan"
"di surat ini dikatakan 2hari lagi,tapi putramu"
nyonya liang terdiam dan meremas surat itu dengan ke kawatiran di mata nya.
"ada apa istri ku dengan zhen'er?"
"dia meminta bantuan pasukan bayangan harus cepat kau kirim"
"apa mereka sudah mengetahui keberadaan putri ,bagai mana bisa?"
"entah lah,jika zhen'er meminta bantuan maka ada sesuatu tak baik"
"brnar aku harus cepat mengirim bantuan "
"iya suami ku apa kita perlu berkunjung ketempat mereka"
"entah lah ,yang jelas sekarang juga aku harus meminta sedikit pasukan yanglu pada junsia"
"benar suamiku cepat pergilah"
"iya aku akan pergi "
sambil berdiri dan mengecup kening istrinya itu tuan liang berpamitan dan meninggalkan ruangan itu .
……………………………
di kediaman tabib chang nyonya chang sedang duduk santai di beranda belakang seperti biasa.
tiba tiba dia memasuki rumah dan kembali keluar dengan segulung kertas di tangan nya.
"nyonya masi belum selesai kah kau membacanya"
"belum masi banyak yang belum ku baca"
"bagai mana menurut keadaan kerajan"
"entah lah aku ingin lekas kembali ke ibukota aku rindu ibu dan ayah dan juga adik ku itu"
"tapi nyonya sepertinya mereka tak bergerak di kerajaan"
"di mana meraka bergerak?"
"mereka mengincar mu sepertinya mereka juga tau kalau kau di sini"
"jangan bilang kalau penyerang itu adalah mereka"
"memang mereka "
"siayue berarti kita dalam bahaya"
"jangan kawatir tuan muda sudah mengirim pesan untuk pengawal bayangan"
"benar kah artinya ku tak perlu kawatir lagi"
"tenang saja semua sudah ditangani suami tercinta mu"
"benar benar suami yang di damba semua wanita"
senyum nakal terkembang di wajah zhu'er.
"nyonya kenapa kau tersenyum seperti itu"
"wkwkwkwkkw diam lah biar aku yang tau"
"ah nyonya kebiasaan deh"
"siayue biarkan aku membaca surat dari tuan putri wu wkwkwkwk"
"ha nyonya bisa saja tuan putri wu"
mereka berdua tertawa.
dan zhu'er mulai membaca surat dari wu siao
...ISI SURAT WU SIAO...
__ADS_1
setelah 2 bulan menjalan kan misi menjadi tuan putri aku mulai sedikit kerepotan ternyata tuan putri memiliki begitu banyak musuh di dalam.
ketika itu pagi hari aku akan pergi menuju perpustakaan tiba junsia menghampiri ku dengan tergesa.
dia menyampaikan bahwa aku harus pergi ke pertemuan para mentri di aula naga.
untung saja aku bertanya pada junsia bahwa ratu ikut serta atau tidak jika tidak maka aku akan menolak dan benar saja ratu tak mengikuti pertemuan itu maka aku menolak nya.
ketika aku menolak nya ternyata kasim Cao
mengatakan bahwa aku melanggar titah kaisar dan aku harus menghadap kaisar dan meminta maaf di depan para anggota dewan.
aku menolak karena tak ada ratu sesungguhnya aku takut kalau aku mengacu kan semua rencana karena aku tak tau seperti apa kiprah sang putri di aula naga tanpa bimbingan ratu aku tak mampu melakukan apa pun di aula naga.
keesokan hari aku datang ke aula naga namun sebelum nya aku mengirimkan pesan pada yang mulia ratu kalau ke esokan hari aku akan datang menghadiri pertemuan di aula naga jadi aku meminta agar yang mulia ratu berhasil ke pertemuan itu.
dan untungnya ratu mengiyakan permintaan ku .
setelah memasuki aula naga aku sangat terkejut ternyata hanya ada para mentri bawahan mentri xiang dan para mentri bawahan dari yang mulia kaisar tak ada sama sekali aku heran kema para mentri bawahan kaisar.
dan iya mereka sedang membahas pernikahan ku dengan pangeran Qing.
untung saja ratu menolak semua usulan para mentri dan yang mulia ratu bilang putri ku masih belum bisa menikah dengan siapa pun karena dia masih baru saja sembuh dari racun yang menimpa nya.
kaisar menerima pendapat ratu dan pernikahan sudah beres berkat ratu.
setelah pertemuan itu dua minggu setelah nya ada berita bahwa dikantor mentri xiang terdapat sebuah properti yang melambangkan kerajaan barat yang di larang berada di anggota kerajaan bahkan yang di temukan adalah stempel perjalanan untuk keluar masuk gerbang barat.
jadi tuan Liang sebagai panglima besar mengadakan penyelidikan besar besar an untuk semua pejabat istana tak terkecuali kediaman semua keluarga istana termasuk diri ku.
namun karena penyelidikan dilakukan tidak mendadak dan sudah di umumkan terlebih dahulu maka tak banyak yang di dapat tapi berhasil mendapat kan sebuah bukti bukti yang ada di kediaman xiang bahkan ada sebuah informasi tentang penghianatan yang akan dilakukan oleh sang mentri.
namun bagi ku itu sangat aneh karena semua bukti hanya tertuju pada mentri xiang sepertinya semua itu sudah di rencanakan dan sudah diatur agar semua kesalahan hanya tertimpa pada mentri xiang saja.
bahkan bukti tentang racun yang menimpa putri berada di kediaman xiang.
setelah itu di adakan sebuah pertemuan para mentri dan yang mulia kaisar mengambil sebuah keputusan , karena mentri xiang telah tiada jadi tak ada yang harus di adili maka yang mulia kaisar hanya mengeluarkan semua anggota keluarga xiang dan melarang semua keluarga xiang untuk berpolitik.
kaisar tidak mencabut kebangsawanan keluarga xiang karena yang mulia kaisar tau itu semua hanya suatu usaha manipulasi yang di lakukan oleh para komplotan pemberontak dan ketua sesungguhnya.
oleh sebab itu lah yang mulia kaisar hanya mengeluarkan mereka dari istana dan tidak menghukum mereka karena sesungguhnya yang pantas di hukum bukan lah mereka.
setelah pertemuan itu kaisar bertemu dengan panglima besar liang mereka hanya berdua dan kasim cao di larang untuk mengikuti pertemuan mereka berdua jadi kasim cao merasa curiga dan tak dapat satu informasi pun.
setelah pertemuan itu kasim cao mengirimkan pesan pada selir lau kalau kaisar melakukan pertemuan tertutup dengan panglima besar sekarang tinggal tugas selir lau untuk mengorek informasi dari kaisar tentang apa yang telah di bicarakan dengan panglima besar.
semua berita itu aku dapat kan dari pelayan yang aku letakkan di samping kasim cao dan yang ada di kediaman selir lau.
namun belum ada berita yang di sampaikan dari yuanli. mungkin saja memang tak ada pergerakan dari selir wei.
dan juga ternyata ada sedikit informasi dari junsia kalau beberapa hari lalu ada penyusup yang mengawasi kediaman ku dan junsia berhasil membereskan nya. namun dia adalah seorang wanita bercadar dan tak ada tanda pasukan elang.
kami sedang menyelidiki dan masih belum menemukan apa pun karena dia tiada.
namun melihat dari ciri ciri nya seperti dia adalah seorang wanita dari pasukan elang karena junsia melihat dari ilmu beladiri nya yang menggunakan ilmu elang terbang dan dia selalu bermain di atas daripada di tanah dari situ kami menyimpulkan bahwa dia adalah pasukan elang wanita.
walaupun kami tidak mengetahui yang sebenarnya tapi kami melihat ciri ciri nya itu adalah pasukan elang.
inilah kisah kami di minggu ini dan untuk panglima zhen tolong jaga tuan putri dengan baik.
karena kami di sini berjuang bersama demi tuan putri kami.
__________
......setelah membacanya putri huang zhu berucap ......
"wusiao ,sia,junsia dan yuanli aku berhutang pada kalian "
"benar nyonya kita berhutang pada mereka "
"aku akan membalas kebaikan mereka dengan sebaik baiknya "
tiba tiba zhu'er merasa kesakitan di perut nya ketika bayi nya bergerak
"aaauuuu sakitnya kenapa ini sakit sekali "
"nyonya kita ke kamar saja "
sambil menuntun zhu'er siayue berkata lagi mungkinkah kau akan melahirkan
"entahlah aku tak tahu "
"nyonya apa harus aku panggil kan tuan "
"terserah dirimu saja "
setelah zhu'er berada di tempat tidur siayue bergegas untuk memanggil tuannya dan dia pun sampai di tempat yang di tuju yaitu di sebuah ruang an yang berada di depan tempat dia mengobati pasien nya
setelah dia sampai dia menyampaikan bahwa perut istri nya terasa sakit.
__ADS_1
dan zhen pun berlari kedalam untuk menghampiri istri nya itu. setelah sampai dikamar nya
"zhu'er apa yang kau rasa kan "
"perut ku terasa sakit sekali "
"apa pinggang mu terasa sakit juga "
"iya rasanya sangat lelah "
"baiklah ulurkan tangan mu"
dan zhu'er pun mengulur kan tangan nya
"kau akan melahirkan zhu'er "
"haaaaa bagaimana ini kak aku takut "
"tak apa jangan takut aku akan menemani mu tenang saja zhu'er lepas kan cela** dal**mu"
"haaaa untuk apa "
"memeriksa mu "
"cepat tenang saja aku tak akan berbuat macam macam, semalam kan kita sudah melakukan nya "
senyum nakal berkembang di bibir suami nya itu
"haaa dasar suami ca***" zhu'er kembali memaki suaminya itu
dan zhen pun mulai melepaskan cela** dal** zhu'er setelah itu zhu'er di arah kan untuk menekuk kedua kaki nya dan zhu'er pun menurutinya lalu tiba zhen memasukkan jari nya ke dalam jalan lahir zhu'er dan zhu'er pun berteriak
"auuu kak apa yang kau lakukan "
"aku memeriksa mu aku melihat apa kah ada pergerakan anak kita "
"apa seperti ini kau memeriksa setiap wanita "
"tidak hanya dirimu,aku baru menemukan metode ini dan baru aku memakai nya untuk mu "
setelah selesai memasukkan jari nya dan menarik nya kembali dan mencuci tangan nya
"zhu'er benar kau akan melahirkan tapi masih belum mungkin senja ini atau malam "
"lama sekali "
"tentu saja semua perlu waktu sebaiknya kau makan dan ikut aku"
"siayue ambilkan makanan untuk nyonya mu"
"iya baik aku akan segera membawa nya "
tak lama kemudian siayue membawa makanan nya
dan zhen pun menyuapi istri nya itu dengan tangan yang lain mengelus perut zhu'er untuk mengurangi rasa sakit nya.
"au !!kak zhen sakit sekali apa ada obat untuk mengurangi rasa sakit nya "
"tak ada zhu'er dia alami tak bisa d beri obat "
"au!! benar benar sakit "
"sabar zhu'er belum saat nya kapalnya masih berjalan sabar lah istri ku"
sambil memeluk zhu'er dengan erat untuk mengurangi rasa sakit nya.
"zhu'er sebaiknya kau berjalan jalan agar bayi mu lebih cepat bergerak ke bawah mari aku bantu "
zhen membantu zhu'er bangun dari duduk nya dan zhu'er mengikuti perintah suami nya dia pun berjalan jalan sambil di papah oleh suami nya.
siayue dan xiachien yang melihat nya mereka berdua iri ingin seperti itu juga
"yue apa kau ingin seperti mereka "
"iya benar benar membuat ku iri"
"kalau ingin seperti itu sebaiknya kita menikah saja tuan juga mengijinkan"
"tapi jangan sekarang waktu nya tak tepat "
"setelah nyonya sehat kembali bagaimana ?"
"terserah dirimu saja aku mengikuti mu"
___________
______________
______________
__ADS_1
...kita tunggu saat zhu'er melahirkan ya dan apakah pasukan bayangan akan sampai tepat waktu atau tidak. ...