Putri Huang Zhu

Putri Huang Zhu
KETIKA KITA BERSAMA 3


__ADS_3

...Ketika zhuer usai beristirahat dikursi dia membersihkan diri dikamar mandi setelah itu dia tertidur karna rasa lelah setelah berkelahi dalam keadaan hamil....


...Hingga waktu makan malam datang zhu'er belum bangun juga hingga suaminya datang ingin membangun kan nya namun malah dia terduduk di samping nya memandangi sang istri yang terlelap dia merasa tak tega untuk membangun kanya....


siayue"tuan makanan mu akan dingin jika takdi makan"


zhen "iya sebentar lagi aku akan memakan nya"


sayup zhu'er mendengar suara dia perlahan membuka mata nya dan melihat satu sosok tampan di samping nya.


"kak zhen sedang apa kau disini"


"memandang pemandangan indah"


"hemmm dasar hidung belang, kak aku lapar apa sudah lewat makan malam"


"aku sedari tadi menunggu mu bangun,aku sudah lapar"


"cepat lah aku akan makan anak mu sudah minta makan"


"haahh kau ini aku yang menunggumu seolah dirimu yang menunggu"


...setelah makan malam selesei mereka dengan cepat kembali ke kamar untuk tidur karna zhu'er sepertinya sudah kelelahan tanpa ada argumen diantara mereka....


...setelah tengah malam zhu'er terbangun dan tak bisa lagi memejamkan mata dia turun dari ranjang dan melanjutkan membaca surat dari wu siao....


......ISI SURAT WU SIAO......


...Setelah aku di beri tugas oleh yang mulia ratu aku mengirimkan sia dan yuanli ternyata mereka berdua di hadiah kan kepada selir lau dan selir wei....


......mereka bukan semata mata hadiah namun mereka ber dua ditugaskan untuk memata matai mereka ber dua dan juga aku sudah menyampaikan bahwa junsia di perintahkan meng hadap juga.......


...aku sudah menyampaikan pada junsia dia pergi setelah larut malam bahkan hampir tengah malam ketika dia bergiliran untuk ganti sip jaga di istana mawar merah....


...junsia tak langsungpulang ke kediaman nya dia pergi ke istana emas untuk menemui sang ratu....


...disitu ternyata sang ratu sudah menunggunya. ratu bertanya pada junsia tentang pasukan yanglu junsia menjawab semua nya dan juga tentang kelebihan pasukan yanglu yang mampu berkamoflase dan mereka orang orang yang setia pada tuan putri....


...setelah semua pertanya ratu terjawab kembali junsia bertanya untuk aapa ratu menanyakan semua ini dan ratu pun menjawab sebelum putriku kembali pasukan yanglu aku yang mempin hingga putri yang asli kembali jangan ada yang tau kalau putri itu adalh orang lain....


junsia aku tak ingin pasukan yanglu sampai di pimpin orang lain apa kau mengerti hingga putriku tiba nanti tapi jangan sampai ada yang tau kalau semua pasukan putriku aku yang memimpin.


junsia pun meng iyakan semua yang di katakan ratu.


keesokan hari ratu mengirim sia ke selir lau dan yuanli ke selir wei


ratu datang sendiri ke istana mereka ratu membawa sia kepada selir lau dengan alasan ingin berterimakasi pada waktu penjamuaan para rakyat dia sudah mau membantu untuk menyiapkan beberapa pelayan untuk membantu pelayan dapur istana.di saat itu selir lau tak berani menolak.ratu bilang bahwa sia adalah pelayan terbaik dan bisa diandalkan dia juaga mahir merias karna ratu tau selir lau senang menghias diri dengan berlebihan.


setelah menyerahkan sia ratu pun bergegas menuju kediaman selir wei.ratu pun memberi alasan yang sama untuk hadiah nya kepada selir wei namun ratu kali ini bilang kalu yuanli adalah seorang pandai bersastra karna selir wei sangat menyukai sastra dan dia senang mempelajari nya.


sebelum menyerahkan mereka berdua ratu sudah memberi tugas pada mereka yaitu untuk melaporkan setiap perbuatan mereka jadi mereka berdua harus bisa menjadi pelayan pendamping mereka singkirkan pelayan pendamping mereka kata ratu entah bagaimana cara nya terserahbkalian ucap ratupada sia dan yuanli.


___________


belum selesai zhu'er membaca halaman itu tiba tiba terdengar suara aneh diatas genteng kamar mereka.


tek ......tek.......tek......tek........sitt.....sittt


seperti suara orang. melangkah zhu'er langsung mematikan lilin dan bersiaga dengan pedang nya dengan perut nya yang besar itu dan dia melangkah perlahan mendekati ranjang dan merebahkan tubuh nya seolah tertidur.dia juga mengambil pedang suaminya.


"kak kak bangun ada orang di atas"


dia berbisik membangun kan suami nya.


"ada apa zhu'er"


"ada orang diatas sepertinya mengawasi kita,ni pedang mu"


akhirnya zhen sadar dari tidurnya dan mengambil pedang ditangan zhu'er.


"zhu'er bersembunyilah jaga anak kita jangan menghadapi mereka "


"baiklah aku akan membangunkan siayue dan xiachien"


"cepat lah dan kembalilah kemari"


"emmm"


dengan perlahan 'zhu'er membuka pintu dan menuju kamar siayue dan xiachien.


tok.......tok......tok....".siayue bangun "


"ada apa nyonyo malam begini"


"ambil pedang mu kita sedang di awasi cepat"


"ha......baiklah,kembalilah pd tuan muda cepat aku akan bangunkan xiachien"


"emmm baik lah"


zhu'er kembali ke kamarnya dan siayue membangunkan xiachien lalu dia kembali ketempat tidur seolah dia tidur tapi pedang di tangan nya begitu juga xiachien.


lalu tak lama ke mudian terdengar orang turun dari atap ruang tamu zhen mengintip dari cendela dia melihat ada beberapa orag bercadar.


"zhu'er bersembunyilah jaga kandungan mu biar aku siayue dan xiachien yang menghadapi mereka"


"emm baik lah berhati hatilah"

__ADS_1


zhu'er pun masuk dalam sebuah lemari dia mengintip dari celah lemari itu masih aman tak ada pergerakan hingga pada saat nya seseorang mendobarak jendela.


zhen sudah bersiaga di sebelah jendela dia mulai menendang dada orang asing itu hingga dia terbungkuk menahan rasakit.kemudian belum sempat berdiri dia dipukulvdengan pangakal pedang di bagian tengkuk nya hingga tersungkur dan tak sadarkan diri.


namun ketika zhen berjalan membelakangi jendela akan keluar menuju pintu di seberang ranjang tak disangka di belakang nya seseorang mengangkat pedang menuju pundak zhen dan terdengar suara pakaian terkoyak


KRESSS........KRESSSS........


...terciprat darah segar di rambut liang zhen yang terurai setengah dan setengah di ikat di atas liangzhen baru menyadarinya seketika dia ber balik dan melihat zhu'er menusuk penjahat itu dengan semangat dan marah....


"kenapa kau keluar zhu'er"


"kalau aku tak keluar aku akan kehilangan mu"


"trimakasi kau kembali menyelamatjan ku"


"itulah kenapa kita selalu bersama"


"zhu'er kau disini saja aku akan membantu siayue"


"tidak aku ikut"


"ahh kau ini tapi berhati hati lah"


lalu mereka berdua keluar bersama dan membantu siayue dan xiachien mereka menghadapi 4 sekaligus xiachien membelakangi siayue dan meng halau dua orang di belakang siayue ,xiachien terus meayunkan pedang dia mengangkat tinggi pedang nya dan menitik beratkan pada salah seorang dari mereka namun orang di sebelahnya meng ayun kan pedang pada xiachien ketika dia fokus pada salah seorang di ujung pedang nya.lalu zhu'er melempar sebuah belati kecil yang terselip di bajunya pada salh seorang yang meayunkan pedang pada xiachien dan tertusuk lah le**r orang itu dan pedang pun terjatuh.


kini tinggal 3orang lagi mereka ber4 meng hadapi 3orang tak dikenal mereka tak lantas membuat mereka ma** namun hanya membuat mereka pinsan saja setelah mereka ber4 berhasil menglahkan mereka ber3 mereka mengikat ke3 orang itu dan mengintrogasi mereka ber3.


siayue"nyonya istirahat lah hari masi larut"


xiachien"benar nyonya kasian bayimu"


zhu'er"iya benar rasanya memang agak sedikit sakit perut ku"


zhen"apa sakit ayo cepat pergi keranjang istirahatlah"


sambil menggendong zhu'er liang zhen sedikit berlari menuju ranjang nya dan meletak kan zhu'er di ranjang itu.


setelah itu dia memeriksa nadi zhu'er yang sedang berbaring.tapi zhu'er tiba tiba tertawa


"kenapa kau tertawa aku sedang kawatir zhu'er!"


"senang nya memiliki suami tabib chang sepertimu"


"kenapa?"


"tak perlu memangil tabib lagi karna tabibnya selalu bersamaku terlebih lagi aku tak perlu membayar nya"


" siapa bilang kau tidak membayar ku kau harus membayarku"


"maksud mu brapa harus ku bayar tuan "


"maksud kak zhen aku akan melahir kan ?"


"benar 2 atau 3 hari lagi bayi kita akan lahir"


"ahh pantas saja aku susah tidur sudah mulai ada rasa sakit"


zhu'er pun istirahat melanjut kan tidur nya selagi siayue dan xiachien membereskan sisa kekacauan.


siayue dan xiachien membereskan sambil menggerutu


"mencari pekerjaan saja mengganggu istirahatku saja"ujar xiachien


"siapa mereka "


"entahlah mungkin orang yang menyukaimu yue"


"hah kau cemburu yaaa ada yang menyukaiku?"


goda siayue pada xiachien


"iya aku cemburu bila ada yang menyukaimu"


deg siayue tak berkutik dia tak menyangka xiachien berbicara spt itu......


siayue berkilah untuk mencairkan suasana dia bilang


"siapa kau cemburu apa pernah kau berkasih dengan ku wkwkkwkwkwkw" siayue canggung


"sebentar lagi aku akan menjadi kekasihmu kalau kau mau"xiachien sama sama canggung


setelah mereka selesai membereskan semua nya sambil menjaga 3 orang yang sedang di ikat dan pingsan siayue dan xiachien bercakap cakap sambil duduk di sebuah kursi panjang di dapur meraka duduk berdampingan. sambil menatap tajam siayue di tengah cahaya remang remang siachien mengulangi kata katanya yang tadi kini benar menjadi suatu percakapan yang serius.


"yue apa kau mau menjadi kekasihku dan kita menikah seperti tuan dan nyonya?"


"aku ingin tapi bagaimana mungkin kita menikah sedangkan kita hanya sebagai pelayan!"


siayue penuh emosi dan penyesalan dan hati yang bagai tertusuk sembilu dia menagis.tiba tiba dia menjadi wanita lemah tak sepadan dengan perkasanya pedang ditangan nya terdapat darah musuh yang telah mengering kini dia kembali pada fitrah wanita yang sejatinya memerlukan suatu sandaran ketika di hanya memendam perasaan selama ini.ternyata dlam diam siayue selama ini memiliki perasaan yang sama pada xiachien namun hanya di pendam nya saja dia takut hatinya terluka.


"yue tapi benarkah kau menerimaku sebagai kekasih mu"


"iya benar kk chien tapi aku takut kita akan terluka jika kita benar benar menjalin kasih aku tak ingin kita terluka lebih baik seperti ini saja "


"maksud mu apa siapa yang akan melukai kita"


"peraturan kerajaan yang akan menyakiti kita"

__ADS_1


seketika xiachien tersadar dan menunduk lemas


"benar yue kita tak boleh menikah kita hanya budak"


sambil menunduk lesu mereka ber 2 menyesali nasip mereka.


"kenapa langit begitu kejam pada pelayan ini kak chien apa pelayan bukan manusia yang bisa punya rasa cinta"siayue menangis


tiba tiba tangan xiachien melingkar di pundak siayue dan memeluk nya siayue masi menangis tersedu.


"yue jangan menagis kau melukai ku jika kau menagis aku akan berusaha agar kita bisa keluar dari peraturan kerajaan yang mengikat para budak"


tidak mereka sangka ternyata liang zhen mendengar percakapan mereka liang zhen pun merasa trenyuh mendengar percakapan mereka.dan liang zhen pun menyela mereka


"lanjut kan saja kisah kalian biar aku dan putri yang akan menghapus peraturan yang membuat para pelayan tidak boleh menikah serahkan pada ku dan putri"


mereka berdua terkejut dan menoleh kebelakang secara bersamaan mereka berucap dan salah tingkah


"tuan muda"


"tak apa jika kalian ingin menikah lagi pula in kan di luar istana untuk apa kalian takut "


"tapi jika kita kembali ke istana bagaimana?"


" tenang saja aku sudah punya rencana untuk kita kembali ke istana"


"tuan muda bagai mana dengan penjahat ini "


"kita kerjakan sekarang"


"baiklah,yue apa kau mau ikut"


"tidak ah kalian saja aku akan istirahat pagi masi lama aku mengantuk"


siayue berdiri dari duduk nya dan meninggalkan mereka ber dua untuk mengurus ketiga penjahat itu.


"tuan kita apakan mereka"


"siram air saja biar bngun"


"baik lah aku akan ambil air dulu"


sambil duduk di kursi zhen berpikir keras tentang apa yang terjadi pada siayue dan xiachien dalam pikiran zhen dia harus bisa meng hapuskan undang undang tentang perbudakan.bagai mana pun mereka adalah manusia yang pasti memiliki rasa pada lawan jenis.


xiachien datang dengan seember air di tangan nya dan zhen mulai mengguyurkan air itu pada ketiga orang itu yang ter ikat di sebuah tiang setelah di guyur air benar saja mereka bertiga seketika sadar dan menggeleng gelengkan kepala mereka dan menatap liang zhen.


zhen "siapa kalian "


orang 1"kalian tak perlu tau siapa kami serahkan saja wanita itu pada ketua kami"


zhen"siapa ketuamu"


orang2"kau tak perlu tau"


orang3" jika kau ingin tau ketua kami pergilah kepadang rumput esok pagi"


zhen "apa yang kalian ingin kan "


orang3" serahkan buku bergambar elanag yang kalian miliki dan wanita itu"


zhen "ooo jadi kalian sudah tau siapa kami "


orang 1"ya kami sudah tau siapa kalian "


zhen "artinya aku puntau siapa kalian"


orang 1"hemmmm "senyum semirik dan sombong


xiachien berdiri dari duduk nya dan merobek baju bagian dada milik orang1.


"xiachien "ooo kalian ternyata sampai sejauh ini kalian mengikuti kami"


sebuah tendangan di layangkan xiachien pada perut orang 1 dan dia mulai mentah darah.


xiachien "bagai mana tuan muda kita apakan mereka"


zhen "kita bereskan saja mereka tak kan pernah mengaku i apa pun"


xiachien "benar lebih baik kita bereskan sekarang sebelum mata hari terbit dan ada yang melihat"


...seketika itu mereka membereskan mereka bertigaƶ hingga mereka tak bernyawa.setelah selesai mereka mengikat mereka berlima yang sudah tak bernyawa dan di naikan 5 kuda yang mereka kendarai untuk menyerang nya....


dan kuda itu di lepas begitu saja di hutan dan kelima kuda itu ternyata kembali ketempat mereka yaitu tempat tinggal sementara kelima orang itu dan di dalam tempat tinggal itu terdapat pimpinan dari 5 orang tersebut.


ketika kelima kuda itu sampai di kediaman itu pimpinan mereka terkejut karna kuda itu membawa kelima utusan nya yang sudah tak bernyawa.


sambil mengepal kan tangan dan memukulkan dengan tangan yang lain dia berucap"aku akan membalas kalian berulang kali kalian membuat utusan ku tak bernyawa lihat saja kali ini pasti akan berhasil"


dia menyusun rencana entah apa rencana nya yang jelas dia harus mendapatkan buku bersimbul elang itu


__________


___________


____________


...rencana apa ya yang akan di siapka untuk keluarga zhen...

__ADS_1


natikan selanjut nya.


__ADS_2