
...Hari ini adalah hari ke 5 Tuan chang dan nyonya chang serta anggota keluarga yang lain mereka berada di istana Lotus mereka semua merasa nyaman karena anggota kerajaan menghormati mereka juga berperilaku baik kepada mereka semua....
...Namun tidak dengan nyonya chang dia merasa ada yang aneh dengan semua perilaku den sikap semua karna menurut berita yang sering di dengar di kerajaan Huang Yi perilaku orang orang Qing tidaklah baik tapi apa yang di rasakan sekarang semua berbeda perilaku mereka bertolak belakang dengan berita yang selama ini dia dengar....
siayue sedang merias nyonya chang dan nyonya Liang sedang bersama dengan si kembar.
sambil menyisir rambut n9yonya nya dia berkata pada nyonya nya
"nyonya apa kau merasa ada yang aneh dengan keadaan di sini"
"iya aku merasa kan sesuatu yang janggal"
"nyonya perilaku mereka sangat baik pada kita aku sangat curiga "
"kita harus menyelidiki nya "
"bagaimana cara nya "
"nanti malam kita bereaksi ,kau bawakan pakai an kita"
"tentu saja nyonya aku membawa nya karena aku tau kau sangat mencintai pakaian itu "wkwkwk
"bagus "
"tapi nyonya tuan chang bagaimana ?"
"tenang saja dia ada pertemuan malam ini dengan raja"
"lalu si tuan dan nona kecil bagaimana ?"
"aku akan menitipkan pada ibu mertua"
"baiklah artinya rencana sudah tersusun rambut mu juga sudah rapi kita akan makan sekarang kau sudah di tunggu suami mu"
"baik lah kita makan bersama ,bagaimana dengan xiachien ?"
"ah nyonya untuk apa kau tanyakan hal itu "dengan wajah merona siayue menjawabnya
"nyonya lebih baik kau bergegas makan "siayue mengelak dari pertanyaan itu
"iya kau benar aku sangat lapar ,aku juga akan menemui ibu mertua "
"mari nyonya tuan sudah menunggu mu kau cantik sekali "
"ini karena mu selalu mendandani aku seperti wanita peng****r"
"kan untuk suami mu,apa mungkin membiarkan riasan wajah nyonya seperti masih gadis yang hanya menggunakan bedak tipis saja "
"asal kau tau siayue rasa nya sungguh tidak nyaman berhias seperti ini "
...Tak lama kemudian mereka sampai di ruang makan yang luas dan mewah ada beberapa pilar berukirkan naga emas yang mewah....
...mereka ber5 makan di meja yang sama siayue dan xiachien mereka di perlakukan seperti saudara tidak seperti pelayan pada umumnya mereka berdua pun menggunakan pakaian has bangsawan....
...Namun mereka berdua tetap patuh pada zhu'er dan zhen karena memang mereka adalah bayangan zhu'er dan zhen. Tapi siayue dan xiachien memiliki tugas berbeda karena mereka sudah berada di lingkungan istana yang memiliki peraturan...
...tugas siayue disini menjadi pimpinan para pelayan seperti di istana mawar merah dia mengatur semua kebutuhan keluarga Chang/kel zhen semua dari menentukan makanan pakaian dan memegang keuangan untuk konsumsi gaji para pelayan. dan siayue pun di hormati sekaligus di patuhi oleh para pelayan semua yang berbeda di istana Lotus....
...berbeda lagi dengan tugas xiachien dia mengurus semua keperluan tuan chang /zhen dia selalu membantu semua tugas tuan chang dan mengagendakan tugas tugas tuanya dan dia mengatur keamanan keluarga Chang bersama junsia yang menjadi pengawal seperti biasa....
...Namun anggota kerajaan Qing tak mengetahui kalau tuan chang membawa semua pasukan bayangan dan Yanglu yang menyamar menjadi penduduk yang baru saja datang berselang 5 hari dengan kedatangan zhen ke kerajaan Qing ....
...Junsia setiap malam dia keluar istana untuk memastikan penyamaran pasukan bayangan dan Yanglu agar benar benar menjadi penduduk yang baru datang dan semua itu berhasil dengan kecerdikan junsia yang dia mendapatkan dari pembelajaran putri huang zhu yang dia dapat juga dari guru Wang....
...ketika hari sudah senja nyonya chang pergi ke ibu mertua nya untuk menitipkan kan kedua anak kembar nya itu....
"ibu apa ibu sibuk malam ini "
"tidak putri ku"
"ibu apa aku bisa menitipkan kan mereka berdua "sambilan menggendong Feng'er dan jin'er
"dengan senang hati ibu akan merawat nya,tapi kau akan kemana?"
"ada sesuatu yang harus aku lakukan aku tak bisa memberi tahu ibu mertua maaf kan aku ibu "
"baiklah tak apa tapi diri mu harus menjaga diri untuk anak mu dan suami mu berhati hati lah "
__ADS_1
"baik ibu aku akan mengingat pesan mu aku pamit "
...mereka berdua berpelukan beberapa saat sebelum zhu'er pergi dan zhu'er pun tak lupa mencium kedua putra nya juga....
"siayue kita bersiap"
...siayue menunduk patuh mereka berdua pun beranjak dari kediaman nyonya Liang yang bersebelahan dengan kediaman zhu'er namun di pisah kan dengan sebuah taman yang penuh bunga dan sedikit kolam kecil setengahnya hingga membelah taman bunga yang disatukan dengan jembatan kecil diatas kolam ikan itu....
...setelah memasuki halaman nya dia memerintahkan junsia untuk berjaga di depan pintu ruang tidur nya dan zhu'er memerintahkan agar tak ada yang mendekati ruang an itu selain suami nya . junsia pun mematuhi perintah nyonya chang....
...malam pekat pun datang malam yang sedikit dingin dan berkabut menjadi malam yang sempurna bagi zhu'er dan siayue....
...mereka berdua keluar melalui jendela yang tepat sekali ada pepohonan rindang yang berada di depan jendela kamar zhu'er ....
...zhu'er mulai melompat naik ke atas pohon dan siayue masih menutup jendela kamar. hanya beberapa saat berselang siayue pun menyusul....
"nyonya kita mulai dari mana?"
"kita mulai dari kediaman pangeran Qing ýang "
"nyonya lewat sini aku sudah dapat tempat nya"
...dengan mengendap endap mereka menaiki pepohonan dan juga atap tak luput dari pijakan kaki zhu'erdan siayue.dan akhir nya mereka sampai di kediaman pangeran Qing ýang....
...sedikit demi sedikit nyonya chang mengintip dari atap dan menemukan ruangan yang kosong dan zhu'er pun mulai pindah ke ruang an lain dan ditempat itu dia menemukan pangeran sedang bersama seorang bawahannya dan zhu'er bisa mendengar dengan jelas setiap kalimat yang mereka ucapkan....
"pangeran hamba sudah melaksanakan tugas,semua pelayan dan penjaga adalah yang terbaik "
"bagus apa nyonya Liang merasa nyaman di kediaman nya "
"iya pangeran sepertinya nyonya Liang merasa puas dengan pelayanan kami "
"lalu bagaimana dengan nyonya chang pasti kan dia benar anyaman dengan pelayanan darikerajaan kita "
"untuk nyonya chang para pelayan tak bisa mendekati nya karena hanya nona siayue yang berinteraksi dengan para pelayan jadi pelayan tak bisa mengawasi nyonya chang "
dengan mengangkat satu tangan pergilah bawahannya itu lalu pangeran memanggil pelayan pendamping nya dan pelayan itu juga segera datang.
"ya yang mulia pangeran "
"bersiaplah kita pergi sekarang bayangan nya sudah mulai memasuki jiwa ku"
dan zhu'er melanjutkan kan ekspedisi nya dengan siayue hingga hari hampir pagi. ketika dia kembali dan masuk ke kamar nya tanpa dia sangka dia telah di cekik dan sebilah pisau berada tepat di leher nya.
"siapa kau mau apa kau memasuki ruangan ku"
"kak zhen ini aku istri mu "
"zhu'er maaf aku terkejut ,kau tak apa ?"
"emmm tidak hanya tersedak hampir mati "
...sambil berjalan menuju sebuah kursi di ruang an itu ....
...siayue menutup jendela kamar zhu'er....
"siayue ganti dulu pakaian mu sebelum kau keluar dari sini"
"baik tuan aku akan mengganti pakaian ku"
...siayue pun pergi ke ruang an sebelah untuk mengganti pakaian nya. setelah mengganti pakaian nya dia berpamitan untuk undur diri....
"tuan saya undur diri "
"siayue kemarilah "
"ya tuan chang "siayue pun menghampiri tuan nya
"siayue jika kau masih mau menjadi teman ku jangan kau ikuti majikan mu yang satu ini untuk membahayakan diri nya lebih baik jika kau membantah nya ingat itu ,pergilah istirahat lah biar aku yan membereskan singa betina ini"
"kak zhen apa maksud mu sudah menodong ku sekarang berbicara seperti itu pada siayue"
...zhen pun mendekati zhu'er dan memeluk mesra istri nya itu seraya berkata...
"zhu'er ini Qing kita masih belum tau seluk beluk istana ini aku tak ingin melihat mu seperti sebelum nya zhu'er "
"kak percayalah pada ku aku akan menjaga diri ku "
__ADS_1
"tidak zhu'er aku tak ingin membahayakan diri mu lagi cukup sudah nyawa mu di ujung tombak"
...sambil memeluk zhu'er dengan semakin erat dan mencium puncak kepalanya zhen teringat masa masa sulit itu melihat zhu'er nya terkulai tak berdaya....
"zhu'er jangan kau bahayakan diri mu sendiri "
"kak aku tak apa lihatlah aku baik baik saja jangan kawatir aku akan selalu kembali untuk mu dan keluarga kita "
"tidak zhu'er jangan lakukan lagi demi aku dan putra/putri kita berjanji lah "
...dengan berat hati zhu'er mengangguk tak bersuara pertanda dia sangat berat mengiyakan...
...sambil membawa zhu'er ke tempat tidur dia terus menggandeng mesra istri nya itu ....
...sambil merebahkan diri dan memeluk zhu'er zhen terus membujuk zhu'er agar dia tak beraksi sendiri karena zhen sudah merasa trauma terhadap zhu'er yang selalu membahayakan nyawanya....
"zhu'er biarkan aku saja menyelesaikan semua kau cukup jaga diri mu dan putra/putri kita "
"tapi kak aku tak ingin membahayakan diri mu juga "
"zhu'er jika kau memaksa gunakan saja pasukan bayangan/Yanglu"
"baik lah jika itu mau mu aku akan menuruti aku akan gunakan Yanglu saja "
"zhu'er apa yang kau dapat saat ini "
"pangeran Qing ýang ternyata memata matai kita dan semua pelayanan adalah mata mata bahkan di tempat ibu juga mereka awasi"
"jadi kau memang harus menggunakan Yanglu "
"benar kemampuan mereka lebih baik dari diri ku karena mereka sudah terasah sedang kan aku sudah lama sekali tertidur "
"wkwkkwkwkw tertidur ya kenapa kita tidak tidur........saja"
"heh apa yang kau lakukan aku lelah"
"benar kah kau lelah istri ku ?"
sambil menyeringai mesum zhen mulai melancarkan aksinya pada zhu'er dan zhu'er meronta karena dia malas.
tapi ketika zhen mulai menciumi le**r zhu'er dan mulai membuat sebuah tanda cinta di le**r, zhu'er pun mulai sedikit mendesis membuat burung camar di dalam sankar berkicau semakin merdu .
"zhu'er ……"
"emmm baik lah lakukan saja "
"zhu'er apa sudah tak mampu bertahan lagi "
"kita lihat saja siapa diantara kita yang mampu bertahan hingga matahari menyingsing dia pemenang nya "
emmmp zhu'er pun mulai membalas perbuatan zhen dia juga tak ingin kalah dia membalas tanda cinta dari zhen dan berhasil membalas beberapa tanda cinta untuk suami nya itu.
setelah tanda cinta mereka sudah terbalaskan zhen dengan sedikit tergesa gesa membuka mantel hitam yang dikenakan zhu'er karena sang camar benar benar mematuk jendela dan ingin segera memasuki ruangan lembab yang ada di ruang rahasia zhu'er.
sudah tali penutup ruangan terbuka dan tersisa jendela diatas yang belum terbuka namun jari jemari zhen berjalan menyusuri celah jendela yang belum terbuka tapi jemari zhen bisa merasa kan kehangatan ruangan tersebut dan dia mulai menemukan sebuah jeli yang nikmat di jemari zhen dan diatasnya ada sebuah biji coklat yang ketika di sentuh oleh zhen dan jari telunjuk dan ibu jari zhen di gerakan keatas dan bawah membentuk sebuah pola pilin membuat zhu'er mendesis tak tentu arah sampai kepala zhu'er terangkat ke atas dan memamerkan le**r jenjang nya yang penuh tanda cinta.
bersamaan dengan kesibukan jemari zhen yang asik dengan jeli kenyal dan sedikit coklat. ternyata ruangan hangat yang lembab yang masih hanya diketuk ketuk oleh burung camar tak terasa telah di dibanjiri minyak alami milik zhu'er. dengan banjirnya pintu ruang an hangat itu dengan minyak milik zhu'er maka dengan mudah paruh burung camar itu membuka pintu milik zhu'er yang sejak tadi tertutup rapat dengan susah payah burung camar memasuki ruangan itu namun setelah masuk dia kembali keluar dan terjadilah tarik menarik di pintu licin zhu'er. dan pintu itu juga mampu untuk menjepit leher burung camar yang keluar masuk membuat zhen sedikit mendesis nikmat.
Namun jemari zhen terus berusaha melepaskan tali jendela yang tersisa hingga membuat tali itu terlepas dan terbuka lah jendela itu dan membuat zhu'er menjadi polos hingga terlihat lah jeli berhiaskan coklat diatasnya yang sedari tadi tak terlihat wujutnya namun sangat nikmat dirasakan kini benar benar terlihat wujutnya hingga zhen ingin menghisap coklat diatasnya dan benar saja zhen menghisap coklat itu serta pelatuk burung camar terus keluar masuk di pintu licin milik zhu'er
"essshhh ahhhhh kakkkk emmmp"
"apa yang terjadi zhu'er "dengan nafasnya yang tersengal zhen menyempatkan diri untuk mengendalikan istri nya yang mulia menjelma menjadi singa betina yang kini telah menggulingkan zhen yang tadi perkasa di atas tahta.dan kini posisi pertarungan telah berbalik dan zhu'er mulai menarik pintu licin dan menjepit leher burung camar berulang ulang dengan naik dan turun di leher burung camar yang menjulang tinggi di bawah pintu zhu'er yang semakin licin dan nikmat itu dengan jepitan pintu yang membuat zhen semakin menegang dan ketika zhu'er membuka,menutup serta menaik turunkan tempo.
"bersantai lah sedikit zhu'er burung camar sudah hampir memuntahkan nya sebentar zhu'er aku tak ingin cepat berakhir kenikmatan ini "
Namun tak ada sedikit pun jawaban dari zhu'er dia hanya mendesis saat zhen mengulum dan menghisap coklat diatas jelinya itu serta zhen menahan ekor singa dengan kedua telapak tangan nya agar berhenti naik turun namun kepala burung camar masih berada di dalam ruangan zhu'er jadi zhu'er tak habis akal meskipun ekor singa berada di genggaman zhen dia masih mampu membuka tutup pintu nya dan juga menjepit leher burung camar itu hingga membuat zhen tak kuasa hingga muntah lah burung camar itu dan zhen pun tak melepaskan coklat dari mulutnya dan semakin menghisap nya dan zhu'er menjadi tak kuasa dengan perbuatan zhen hingga lava kenikmatan menyembur di dalam kamar zhu'er yang benar benar berair karena burung camar yang muntah tanpa perasaan di kamar zhu'er.
...hingga matahari menyingsing mereka masih belum juga sadar dari alam mimpi ...
______________
_
______________
_____________
__ADS_1
...Mohon maaf buat para pembaca kalau kurang berkenan di episode ini karena autor menggunakan perumpamaan biar gak vulgar banget ya...☈...