
...Enam bulan sudah tak terasa setelah pengiriman pasukan bayangan ke kediaman chang di perbatasan dan berita dan berita tentang sakit nya sang Ratu pun sudah sampai pada zhu'er ,namun zhu'er dan zhen menahan diri untuk kembali ke istana apa lagi mereka membawa putra dan putri mereka yang masih bayi itu....
Usaha keluarga Chang pun berkembang sangat cepat dan pada waktu itu selalu datang pesan dari kaisar Huang namun zhen selalu menolak nya dia tak ingin kembali ke istana terlebih dahulu karena mengingat keselamatan kedua putri dan putranya.
...Namun siapa sangka ternyata ada datang seorang utusan dari Qing di barat bahkan yang datang sebagai utusan adalah pangeran Qing Ýang yang meminta zhen/chang untuk datang ke kerajaan Qing....
waktu itu siang hari menjelang makan siang tiba tiba penjaga gerbang berlari den terengah engah mencari majikan nya yang sedang istirahat di dalam setelah melakukan pekerjaan mereka.
"tuan chang tuan chang dimana anda "
00
"ada apa junsia kau berteriak teriak "
hemmm hemmm.........nafas junsia terengah engah
"atur nafas dulu duduk lah "
junsia pun duduk
setelah dia bisa mengatur nafas dan tenang dia menyebutkan kan bahwa ada pangeran Qing ýang ingin bertemu
"tuan ada pangeran Qing ýang ingin bertemu dengan mu"
"haaa pangeran Qing ýang maksud mu pangeran dari Qing barat "
"benar tuan chang "
"untuk apa dia kemari suruh dia masuk "
setelah junsia pergi tak lama kemudian pangeran Qing ýang memasuki ruang tamu dan tuan chang/liang zhen sang panglima yang sebenarnya adalah menantu kaisar Huang yi yang menyamar menjadi tabib.
"permisi tuan chang mohon maaf mengganggu waktu mu"
"jangan sungkan yang mulia silahkan anda masuk dan berbincang di sini. "
"em mari mari "
mereka pun berjalan menuju sebuah ruang tamu sederhana milik tuan chang.tiba tiba datang seorang kasim dan akan mena***r tabib chang karena dia duduk bersebelahan. tabib chang menepisnya dan menggenggam tangan kasim itu.
"hai kasim kau berada dimana hemm?!"
"kau benar benar lancang ku habisi kau " ucap sang kasim dengan penuh amarah.
"kasim jaga sikap mu " ucap pangeran Qing ýang
"maaf kan kasimku tuan chang "ujar pangeran
"baik aku maaf kan tapi satu ingatkan pada kasim anda jaga sopan santun ketika di kediaman orang lain jangan di samakan dengan kediaman sendiri "
kasim pangeran Qing ýang mengangkat pedang dan mencabut nya dari sarung nya. dan nyonya Liang tak sengaja melihatnya dan dia melemparkan sebuah cangkir teh yang dia bawa di depan pintu dapur yang jaraknya lumayan jauh sekitar7m mungkin.
dan nyonya Liang meletakkan nampan di tangan nya dan dia melesat terbang dengan ilmu peringan tubuh yang ia miliki.
setelah sampai dalam sekejap dan kasim itu menjatuhkan pedagang nya karena lemparan cangkir nyonya Liang
"jaga tatakrama mu di kediaman orang lain apa lagi kau sampai mengantar pedagang kepada tuan rumah perilaku mu seperti perampok "
"kasim keluar lah kau tinggal kan kami di sini ini kediaman mereka jadi sepatutnya kita menghargai tuan rumah ,begitu kan nyonya?"ucap sang pangeran sambil menunduk pada nyonya Liang.
"benar sekali jika kalian sopan kami pun segan"
"benar kata anda nyonya sekali lagi mohon maaf kan bawahan saya"ujar pangeran
sambil melangkah keluR sang kasim menggertakan gigi dan meremas pedang yang ia bawa
"tuan chang sekali lagi mohon maaf ,aku datang ke mari karena aku diutus raja Qing untuk mengundang mu dan keluarga untuk menerima penghormatan anda karena berhasil menciptakan obat mujarab bagi rakyat kami yang terkena wabah."
"terimakasih pangeran telah repot mengundang kami tapi kami tidak memerlukan semua itu,kerajaan anda sudah membeli obat kami,kami sudah merasa senang."
"tapi ayahanda ingin memberi anda jabatan di kerajaan Qing jadi bawa lah semua keluarga anda"
"maksud pangeran Qing akan memberi jabatan pada orang dari kerajaan lain apa mungkin "
__ADS_1
"tentu saja mungkin tuan chang karena kau sudah berjasa pada kerajaan kami"
"entah lah aku tak bisa berfikir saat ini "
"tenang saja tuan chang tak perlu terburu buru kami akan memberi mu waktu satu bulan untuk berfikir "
"bagaimana tuan chang maukah anda memikirkan nya "
"baiklahakan aku pikirkan"
"terimakasih tuan chang karena pesan sudah di sampaikan aku akan pergi "
"tunggu pangeran mari kita makan siang bersama karena makan siang sudah di siapkan,mari"
sambil sedikit menunduk dan menunjuk kearah ruang makan mereka berjalan menuju ruang makan yang sudah menunggu siayue dan zhu'er pun ada.
zhu'er "silahkan duduk pangeran "
pangeran "iya terima kasih sudah menjamuku "
chang "tidak yang mulia pangeran kami yang merasa terhormat karena engkau sudah sudi makan di gubuk kami"
pangeran "jangan merendah begitu kau sangat hebat karena diri mu kerajaan kami terhindar dari masalah besar "
zhu'er "silahkan pangeran ini silahkan di makan "
pangeran "terimakasih "pangeran telah repot mengundang kami tapi
melihat perlakuan zhu'er yang waktu itu terlihat sangat cantik karena polesan siayue suami nya itu mengerutkan dahi ketika zhu'er menawarkan makanan pada pangeran dan pangeran terus memandang i nya
chang "perkenalkan pangeran ini istri ku nyonya chang "
pangeran "ini istri tuan sungguh luarbiasa anda sangat beruntung tuan chang istri anda sangat sempurna "
chang "terimakasih pangeran atas pujian nya "
sambil tersenyum tabib chang menggerutu di hati nya _iya dia sangat cantik jangan coba kau melirik istri ku kalau kau tak ingin menjadi korban singa betina setelah aku _
sambil menyeringai ke arah zhu'er terucap semua kata kata itu dan zhu'er mengerti apa yang di pikiran suami nya itu. dan kaki zhu'er menendang kaki suami nya itu yang duduk di seberangnya dan tuan chang pun meringis kesakitan.
chang "tidak yang mulia pangeran "
pangeran "ooo aku kira ada apa seperti nya kau kesakitan "
chang "tidakada apa apa aku baik baik saja "
pangeran "terimakasih atas jamuan yang tuan dan nyonya berikan "
chang "tak perlu sungkan apalah saya kami hanya rakyat biasa "
pangeran "tuan chang kau sangat luarbiasa tak ada tabib seperti mu"
tuan chang hanya tersenyum namun di hatinya _sebentar lagi aku akan berhasil menjebak semua dan aku akan menangkap semua penghianat yang akan menghancurkan Huang yi _
pangeran "tuan chang kami benar benar mengharapkan anda mau menjadi mentri di kerajaan Qing karena kami sangat membutuhkan mu"
chang "baiklah yang mulia akan hamba pikir kan karena hamba harus membawa serta keluarga hamba"
pangeran "jangan kawatir soal itu kami menjamin semua kebutuhan keamanan dan kenyamanan keluarga anda tuan chang"
chang "terimakasih pangeran atas perhatian anda"
SLINGG ..........
terdengar suara menyakitkan telinga dari sarung pedang pangeran yang di pegangnya dan saat mereka menoleh ke belakang mereka melihat nyonya Liang yang memegang pedagang dan di bawah nya sudah ada satu sosok yang tergeletak tak bernyawa.
"penyusup terik pangeran "
dan para prajurit jurit melangkah masuk. dan mereka mendengar tariakan zhu'er
"jin er......."
seketika itu mereka ber3 berlari menghampiri asal suara tersebut.dan mereka mendapati zhu'er dalam posisi bertarung dan siayue menggendong Feng'er dan jin'er sedang dalam gendongan seorang pria menggunakan seragam prajurit pangeran sama seperti orang yang di terkam nyonya liang tadi menggunakan pakaian prajurit Qing.
__ADS_1
NYONYA LIANG yang masih memegang pedagang milik pangeran dia bergegas pergi diam diam menuju jendela kamar zhu'er yang prajurit itu tepat berdiri di depan nya. tak di sangka ketika dia ingin keluar ternyata prajurit Qing telah terikat dan di todong oleh beberapa prajurit Qing juga.
"apabyang terjadi siapa mereka" nyonya liang mengamati sebelum dia keluar ketika akan keluar melalui pintu dirasakan mustahil karna dia harus bekerja dengan cepat untuk menyelamatkan cucu nya.
dengan posisi pedang di tangan kanan dan tangan kiri diangkat keatas mengacungkan dua jari lalu dia menghentak kan salah satu kaki nya seketika dia terbang menembus atap dan dia berlari diatas atap menuju jendala kamar zhu'er yang terbuka dan prajurit itu masih membelakanginya sesampainya di jendela tersebut dia turun dengan perlahan dan mengendap endap sampai tak terdengar. dia langsung mengangkat pedang nya dan menebas kan di punggung prajurit itu.
kressss ........kresss.......
terdengar dua kali suara sabetan
lalu tumbanglah sang prajurit itu dan sebelum jin er di ambil paksa oleh nyonya liang dari gendongan prajurit yang sudah hampir kehilang nyawa itu.
dan nyonya liang menodong pangeran Qing sambil mengacungkan pedang kearah nya.
"pangeran apa yang kau lakukan apa kau ingin menghabisi kami"
"apa maksud nyonya"
"jangan berlagak bod** lihat mereka orang orang mu"
chang "ibu, jangan tak mungkin pangeran "
"lalu siapa mereka "
pangeran "kita harus membereskan mereka dulu biar ku panggil pengawal ku"
ny liang "panggil siapa mereka saja sudah terikat diluar"
pangeran "apa mana mungkin "
ny liang "lihat saja sendiri "
lalu nyonya Liang pun membawa pangeran kedepan untuk mengintip mereka. dengan tetap menggendong bayi itu di pelukan nya.
pangeran "maaf nyonya Liang karena ku ketenangan rumah mu terusik"
ny liang "tak apa pangeran ini satu kehormatan bagi ku bisa menggunakan pedagang indah milik pangeran yang takpernah di sentuh orang lain "
pangeran "benar sekali nyonya hanya kau yang berhasil menggunakan nya apa artinya kau?"
pangeran berhenti pada kalimatnya deg dia teringat sesuatu dan kembali menatap nyonya liang dengan seksama.
"tak mungkin dia "
ny liang "ada apa pangeran ?"
ny liang heran melihat pangeran yang memperhatikan nya.
pangeran "tidak nyonya pedagang itu sangat cocok dengan anda "
ny liang "benar kah ini ku kembalikan "
ny liang mengembalikan pedang itu dan dia mengangkat wajahnya kertas dan bersiul meniru kan suara burung dan hanya berselang se saat di luar rumah tiba terdengar suara gemuruh dan tiba tiba saja orang yang mengelilingi prajurit yang terikat itu tergeletak dan bersimbah da**h dari le**r mereka.
pangeran melihat heran dengan apa yang terjadi dan kembali menatap nyonya liang dengan sangat memperhatikan nya
"tak perlu heran pangeran mereka semua manusia tapi kau tak bisa melihat nya "
setelah dirasa aman mereka semua keluar rumah dan melihat apa yang terjadi dan pangeran menginterogasi prajurit nya.
_____________
____________
_______________
...emang siapa si nyonya liang dan ada hubungan apa dengan pangeran dan juga siapa yang ingin membawa putra zhu'er ada apa si kok makin ruet aja ...
...autor mau kasi bocor an deh ...
semua masalah nanti akan terkuak di kerajaan Qing tapi tak semua masalah dan akn membuka tabir wu shio deh dah lama gak ketemu dia kangen juga sama wu shio dan selir lau dan apa kabar juga sam pangeran mahkota setelah ke Qing kita akan kembali ke Huang yi.
...____________¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤_______________...
__ADS_1
maaf baru up karena puasa an autor jadi bener benar sibuk dengan dunia nyata. maaf yaa semua.
"