Putri Huang Zhu

Putri Huang Zhu
BAB 18 WEI SULIN DAN FENG HUANG


__ADS_3

...Saat malam pengiriman pasukan bayangan yang di pimpin junsia berangkat tubuh sang Ratu menjadi menggigil ketakutan entahlah dia sangat ketakutan akan terjadi sesuatu pada zhu'er dia tak bisa mengendalikan diri....


...saat itu junsia datang untuk melaporkan dan mohon ijin untuk ke perbatasan dan membawa sebagian pasukan Yanglu kemarin sore setelah menerima pesan dari tuan Liang junsia bergegas untuk mengumpulkan pasukan terbaik....


. "junsia apa yang kau dapat saat ini ada kabar dari perbatasan "


"iya yang mulia ratu putri dan tuan zhen meminta bantuan pasukan bayangan"


"apa yang terjadi "


"berkali kali kediaman mereka di serang karna tuan putri akan melahirkan jadi tuan zhen meminta perlindungan untuk tuan putri "


"apa zhu'er akan melahirkan yang benar kau "


"benar yang mulia menurut surat yang di berikan pada keluarga liang "


"aku menjadi seorang nenek ,tapi akan sangat berbahaya bagi mereka jika para pemberontak itu tau tentang zhu'er "


"yang mulia hamba mohon ijin untuk membawa sebagian pasukan Yanglu bersama pasukan liang "


"kapan kau akan berangkat "


"malam ini yang mulia "


"baiklah berikan ini pada zhu'er dan sampai kan pada nya jangan kembali ke istana dahulu "


"yang mulia hamba undur diri "


"pergi lah "


setelah itu junsia pergi meninggalkan kediaman ratu menuju tempat para prajurit Yanglu berada dan mereka siap berangkat ke kediaman Liang tanpa sepengetahuan anggota kerajaan yang lain kecuali hanya ratu dan tuan Liang.


...ke esokan hari di aula naga bertemu semua anggota kementerian dan kaisar Huang....


...Ada laporan yang di bawa oleh mentri perbatasan kalau pajak mereka meningkat karena ada salah satu pedagang obat yang mampu menjual obat kewilayahan barat tanpa ada pelarangan dari barat karna obat itu sangat dibutuhkan di barat karna hanya tabib itu saja yang mampu membuat obat nya....


"siapa tabib itu "


"dia tabib chang dari kota kecil di perbatasan "


"tuan jung apa kau bisa membawa nya kemari kau ingin berterima kasih pada nya "


"akan hamba usahakan yang mulia "


"baik lah segera bawa dia dan sampai di sini sajapertemuan kita "


...Kaisar menuruni singgasana nya dengan di temani kasim cao setelah itu kaisar mengunjungi permaisuri di kediaman nya karena pagi tadi mendapat kabar kalu permaisuri sedang tak enak badan....


"Kaisar telah tiba !"


seru penjaga pintu ,kaisar pun masuk dengan ditemani kasim cao dan para dayang di belakang nya .


penjaga pintu kamar ratu menyampaikan bahwa kaisar ingin mengunjungi nya.


han shu mempersilahkan kaisar untuk masuk setelah kaisar masuk tanpa ada sepatah kata pun pada hanshu, langsung menuju tempat tidur ratu nya itu dan han shu berjalan mundur dan menutup pintu.


"istri ku apa yang terjadi apa kau baik baik saja ?"sambil duduk di samping istri 9nya yang sedang demam dan hanya setengah sadar karena suhu tubuh nya sangat panas.


Kaisar memanggil hanshu untuk masuk setelah hanshu masuk kaisar bertanya pada han shu sejak kapan permaisuri demam dan hanshu menjelaskan nya


"sejak tadi malam yang mulia "


"bagaimana kata tabib "


"Ratu sedang ketakutan akan suatu hal yang mulia"


"apa?!"


"hamba tak tahu yang mulia ,tapi ratu menyebutkan nama putri Feng yang mulia"


"apa dia menyebutkan feng'er"

__ADS_1


"iya yang mulia ratu terus mengigau menyebutkan nama putri Feng"


"tak mungkin kenapa dia masih mengingat kejadian itu apa yang membuat dia teringat kembali "


"emmm maaf yang mulia kaisar hanya ratu yang bisa memberi tahu yang mulia kaisar mohon maaf hamba tak bisa menjelaskan pada yang mulia kaisar "


"baiklah aku akan bermalam di sini biar aku yang merawat nya "


"baik yang mulia hamba mengerti "


han shu pun mundur keluar dan menutup pintu.


sambil duduk di ranjang ratu sambil memegang tangan sang Ratu kaisar berkata kata lirih.


"istriku maaf kan aku yang tak bisa menyelamatkan putri kita maaf hanya satu yang bisa ku selamatkan aku sangat menyesal hingga kau trauma seperti ini."


Kaisar teringat kembali kejadian mengerikan itu waktu itu ratu baru saja melahirkan 2 perempuan mungil .ratu saat itulah sangat bahagia dan mereka memberi nama FENG HUANG dan HUANG ZHU


namun kebahagiaan mereka berakhir ketika usia mereka mencapai 1th .


saat itu tepat pada perayaan hari lahir mereka berdua yang pertama ketika FENGHUANG berada di pangkuan seorang pelayan yang sedang menyuapi nya tiba tiba saja ada sebuah anak panah yang menancap ditubuh pelayan itu seketika keadaan menjadi riuh panik dan saat putri Feng dan putri zhu di gendong oleh ratu tiba tiba muncul lah beberapa orang bercadar hitam mengelilingi ratu, ratu hanya bisa berteriak memanggil suaminya yang sedang bertarung melawan orang tak dikenal itu namun dua orang bercadar hitam itu telah merebut putri Feng dan putri zhu dari tangan permaisuri


mereka pun saling tarik dan kedua bayi itu berhasil di rebut mereka berdua dan bergegas pergi meninggalkan permaisuri yang masih berteriak minta tolong.


kaisar pun mengejar mereka berdua hingga pada sebuah hutan yang penuh dengan bambu.


mereka ber3 terlibat pertarungan sengit dengan posisi tak seimbang kaisar terluka di tangan nya namun dia sempat menariknya zhu'er dari tangan orang bercadar itu dan dengan sekejap mata orang bercadar hitam yang sedang menggendong feng'er menusuk nya dari belakang hingga terluka di pinggang nya dan mengucurkan darah sangat banyak.


waktu itu kaisarsambil tertatih menggendong zhu'er pulang dia hanya berjalan kaki karena tak bisa menggunakan tenaga dalam untuk menggunakan ilmu peringan tubuh yang sering di gunakan para kesatria untuk berjalan melalui media yang tinggi jadi seperti orang yang terbang.


ketika dia keluar dari hutan bambu tersebut dia bertemu seorang wanita cantik dan menolong nya dia seorang tabib wanita. wanita itu membawa kaisar ke kediaman nya dan mengobati nya dan merawat zhu'er dua hari lama nya kaisar tak sadar kan diri dan wanita itu baru tau kalau dia seorang kaisar ketika dia mendengar pengumuman di balaikota kalau kaisar sedang dalam bahaya dan harus segera di temukan maka wanita itu memberi tahu pada salah seorang prajurit dan prajurit itu menyampaikan pada tuan Liang.


setelah memberi tahu prajurit itu dia bergegas pulang dan melihat kaisar sudah siuman


dia bertanya pada wanita itu "dimana putri ku ?"


"tenang yang mulia dia berada di kamarku,mari lihat dia " mereka sedang melihat zhu'er sedang tertidur pulas. kaisar merasa lega melihat putri nya baik baik saja. namun laki laki perkasa itu menangis dan wanita yang menolong itu terheran heran kenapa dia menangis. wanita itu memberanikan diri untuk bertanya "maaf yang mulia kenapa yang mulia menangis bukan nya berbahagia "


"aku menyesal aku hanya bisa menyelamatkan satu putri ku saja dan yang satu telah mereka bawa."


"terimakasih "


"yang mulia bisakah anda duduk di kursi untuk meminum ramuan obat ,obat itu harus segera d minum ."


"baik lah berikan obat itu "


Kaisar menurut i permintaan wanita itu dan menghabiskan obat nya .


"siapa nama mu?"


"hamba we sulin yang mulia "


"terimakasih telah menyelamatkan kami "


"tak perlu sungkan yang mulia "


tak lama kemudian tuan Liang datang menjemput dan sang kaisar pun pergi kembali ke istana dengan membawa putri huang zhu saja.


dan di istana sang Ratu tak sadar kan diri setelah kejadian itu hingga saat kaisar di temukan.


Kaisar yang masih terluka parah dia berada di kediaman istri nya itu rela menunggu nya hingga sadar namun dia masih tak sadar kan diri juga setelah 3 hari.


Kaisar teringat sesuatu dia bisa cepat sadar karena ramuan obat dari tabib WE SULIN dan kaisar memerintahkan orang untuk memanggil tabib we SULIN untuk datang ke istana untuk mengobati sang Ratu .


singkat cerita we sulin sudah tiba dan memeriksa ratu dan mengatakan bahwa ratu telah syok berat dan harus di rawat dengan perlahan dan baik jadi kaisar memerintahkan we sulin untuk merawat nya hingga sembuh dan kembali seperti semula. we sulin pun bersedia merawat nya.


________________


ketika teringat hal itu seketika kaisar teringat selir wei dia ingin minta bantuan selir wei untuk mengobati sang Ratu seperti dahulu dan meminta han shu untuk memanggil selir wei hanshu pun melaksanakan nya.


selir wei pun datang

__ADS_1


"yang mulia memanggil hamba ?"


"iya apa aku bisa minta bantuan pada mu selir wei?"


"tentu yang mulia dengan senang hati akan hamba akan membantu "


"apa kau bisa menyelamatkan ratu seperti dahulu "


"ada apa dengan yang mulia ratu "


"seperti nya dia syok seperti dahulu lagi"


"bukankah yang mulia ratu sudah bisa menerima nya kenapa bisa kembali terjadi ?"


"entah lah aku tak tahu yang terjadi "


"baiklah hamba akan memeriksa nya yang mulia "


"iya silahkan "


selir wei pun memeriksa nadi ratu dia mengatakan bahwa ratu telah mengalami ketakutan bukan syok seperti dahulu jadi dia hanya perlu di temani saja dan buat dia bercerita apa yang di alami nya itu akan membuat hati nya lega dan akan menghilangkan rasa takut.


"baiklah yang mulia kaisar akan hamba buat kan ramuan untuk menurunkan demam nya agar dia bisa cepat sadar."


"selir wei terimakasih aku kembali berhutang pada mu"


"tidak yang mulia aku hanya menjalankan kewajiban ku sebagai tabib aku harus menolong yang memerlukan "


"sekali lagi terimakasih "


"yang mulia hamba akan membuat ramuan obat untuk ratu hamba undur diri jaga ratu jangan biarkan dia sendiri "


"emm baik lah aku akan menjaga nya "


selir wei pun pergi meramu obat dengan bantuan tabib istana. di ruangan tabib ketika dia mencari obat yang akan di ramu dia melihat suatu bungkusan kecil yang mencurigakan dan bergegas mengambil nya dan ternyata setelah di buka isi nya selir wei tercengang.


untuk apa rumput seperti ini ada di sini.


"tabib bisakah kau kemari"


"iya yang mulia selir wei ada apa "


"apa kau tau benda ini aku menemukan di atas sini"


sambil menunjuk kan bungkusan dan menunjuk tempat yang dia mendapatkan benda itu.


tabib tercengang ketika melihat isinya apa ini siapa yang meletakkan nya.


"kau tau siapa pemilik nya "


"tidak yang mulia hamba juga tak tahu sejak kapan benda itu berada di sini "


"aku minta jangan ada yang tahu kalau aku menemukan benda ini hanya kita berdua yang tau ingat itu jika sampai bocor nyawa mu taruhan nya "


"bb-baik yang mulia "


tabib itu bergetar ketakutan mendengar kalimat selir wei.


"tabib antarkan ini untuk permaisuri hanya kau yang mengantar tidak yang lain ingat hanya kau"


selir wei penuh penekanan pada tabib itu.


selir wei kembali ke kediaman nya dengan membawa bungkusan yang dia temukan di ruang obat.


________________


____


_________________


......APAKAH YANG DI TEMUKAN OLEH SELIR WEI......

__ADS_1


selamat berpuasa bagi yang muslim.semoga berkah


mohon maaf kalau ada taipo yaa________________^^_____


__ADS_2