
“Woi jangan lari lu nyet, sini balikin dompet gue.” teriak seorang gadis sambil berlari mengejar seseorang.
“Wah, parah nih copet dompet gue diembat juga.” gumam gadis itu yang masih berlari mengejar orang yang mengambil dompetnya.
“Hoosh hoossh, sialan tuh copet, dompet gue isinya cuma goceng malah diembat. Awas lu yah gue gibeng lu ntar.” ucap gadis itu melanjutkan larinya.
“Nah, mau lari kemana lu, sini balikin dompet gue.” ucap gadis itu bekacak pinggang di depan laki-laki yang mengambil dompetnya.
“Eh bocah, minggir kagak lu atau gue pepes lu hah.” ucap laki-laki itu garang.
“Enak aja lu nyet mau pepes gue, tapi sebelum gue yang di pepes lu duluan yang gue rujak haha.” ucap gadis itu tertawa.
“Banyak bacot lu bocah.” ucap laki-laki itu dan kemudian menyerang gadis itu dengan brutal.
“Eits kagak kena ah payah lu bang.” ucap gadis itu yang terus menghindari pukulan yang dilayangkan oleh laki-laki itu.
Bugh bugh bugh
“Nah, hayo mau lagi ga nih.” ucap gadis itu bangga karena berhasil melumpuhkan laki-laki itu.
“Ampun neng ampun, ini dompet nya neng gue balikin dah.” ucap laki-laki itu seraya memegangi perut nya yang terasa nyeri akibat pukulan dari gadis itu.
“Dari tadi kek bang ngasihnya, jangan pake acara di pukul dulu baru ngasih udah rugi sakit lagi hehe.” ucap gadis itu merebut dompetnya dari laki-laki itu.
Setelah mengambil dompetnya gadis itu melanjutkan langkahnya sembari bernyanyi.
“Cicak cicak di dinding diam-diam merayap datang seekor angsa hap lalu di tembak haha mati dong.” ucap gadis itu tertawa membuat orang-orang di sekitar nya memandang aneh padanya. Tapi yang menjadi pusat perhatian malah cuek bebek aja.
“Lihat sosmed ku penuh dengan cicak ada yang kurus juga ada yang gendut setiap hari mantau sosmed ku padahal aku punya banyak sosmed haha.”
“Aje gile pintar kali lah aku ngarang lagu klo gini terus bisa jadi penulis lagu gue haha.” ucap gadis itu dengan bangga.
Yah, gadis itu itu bernama Ratu saluna atau kerap di sapa ratu. Gadis cantik nan imut banyak menipu orang dikarenakan di balik keimutannya tersimpan jiwa bagai baja serta sedikit matre. Bagi ratu uang adalah segalanya. Cintanya hanya untuk uang, uang dan uang. Baginya di dunia ini yang memiliki banyak uang maka dialah pemenang nya.
Saat diperjalanan pulang, ratu yang akan menyebrang jalan tak melihat jika dari arah berlawanan ada semua mobil yang melaju kencang. Saat di tengah jalan ratu melihat kearah mobil itu dan sontak saja ia membelalakkan matanya.
“Buset dah gue bakalan ke surga ini mah aaaaaa.” teriak ratu.
Ciiiiiiiiiiittttt
Terdengar bunyi dari mobil itu akibat rem mendadak.
“Apakah gue udah di surga?” tanya ratu yang masih menutup kedua matanya.
Perlahan-lahan ratu membuka matanya dan melihat sekelilingnya.
“Loh kok di surga tempat nya begini, kata orang surga itu sangat indah dan tidak panas, kok ini masih panas yah.” gumam ratu menatap sekelilingnya.
__ADS_1
Hingga akhirnya ratu dikejutkan oleh deheman seseorang.
Ekhemm
Ratu membalikkan badannya mentap ke sumber suara.
“Hah, apakah ini pangeran surga.” tanya ratu menatap pria didepannya yang begitu tampan menurut nya.
“Apakah nona ingin mati?.” tanya pria itu dengan datar tanpa ekspresi.
“Hah, mati? Bukannya gue udah di surga yah?” ucap ratu linglung.
Sedangkan pria itu hanya dia menatap ratu tanpa ekspresi sedikit pun.
Ratu kembali menampar pipinya dengan keras dan..
Plakkk
“ Aduh, i..ini bu..bukan di surga ternyata.” gumam ratu.
“Nona, jika anda ingin mati jangan melibatkan saya karena saya tidak ingin berurusan dengan orang seperti anda.” ucap pria itu yang masih mempertahankan ekspresi datar nya.
“Wah sekate-kate lu bambang ngatain gue mau bunuh diri.” ucap ratu yang sudah naik satu oktaf gara-gara pria didepannya ini.
“Eh bambang asal lu tau yee gue ini bukannya mau bunuh diri tapi lu nya aja yang ngga liat jalan.” ucap ratu sambil berkacak pinggang.
“Wah gila lu yah, lu yang hampir nabrak gue terus gue yang di suruh ganti rugi, habis melarikan diri dari rumah sakit jiwa nih orang.” ucap ratu kesal
“Anda mengatai saya gila!” ucap pria itu kesal akibat dikatai gila oleh ratu.
“Kenapa ga suka?” kata ratu menantang.
“Kamuuu...” tunjuk pria itu kepada vania.
Karena tidak ingin meladeni vania dan pria itu berbalik meninggalkan vania karena ia memiliki urusan mendadak.
Pria itu baru saja membuka pintu mobil tiba-tiba dari arah belakang, kepalanya merasakan sakit akibat mengenai sesuatu dan ketika berbalik ia melihat sandal swallow yang tergelatak di bawah.
Hahahaha
Tawa ratu pecah ketika berhasil melempar kepala pria itu dengan sandal swallow nya.
“Haha makan tuh sandal swallow gue hahaha.” tawa ratu pecah melihat ekspresi pria itu.
“KAUUUUU...”
“Apa apa hah mau marah sini lu pikir gue takut hah.” tantang ratu.
__ADS_1
“Dasar wanita aneh.” ucap pria itu sembari meninggalkan ratu menggunakan mobilnya.
“Hah dasar cicak, hedeh hampir aja gue ketemu bapak gue.” gerutu vania melanjutkan langkahnya.
Sesampainya di depan rumah tiba-tiba ratu berhenti karena mengingat sesuatu.
“Buset dah, gue lupa beli minyak goreng lagi.”
“Hedeh mampus gue kena auman macan tutul.” ucap ratu dan berbalik untuk mencari warung sembako yang menjual minyak goreng.
Setelah membeli minyak goreng, ratu kembali kerumahnya dengan bersenandung kecil. Sesampainya di rumah, seperti biasa ratu berteriak ketika sudah memasuki rumahnya.
“Assalamualaikum ibuuuuuu, ratu pulaaaaang.” teriak ratu setelah memasuki rumahnya sembari menenteng plastik minyak goreng ditangannya.
“Astaga ratu jangan berteriak seperti itu kamu kira ini ditengah hutan hah.” ucap ibu ratu berkacak pinggang melihat tingkah putrinya yang sangat mirip dengan dirinya sewaktu muda dulu.
“Hehe maaf bu,” ucap ratu sembari menyerahkan kantong plastik yang berisi minyak goreng pada ibunya.
“Bu, ratu ke kamar dulu yah.” pamit ratu dan meninggalkan ibunya yang menggelengkan kepala melihat tingkah putrinya itu.
Sesampainya di kamar ratu merebahkan tubuhnya di kasur sembari menatap langit-langit kamarnya.
“Gimana yah caranya biar gue bisa dapat duit banyak.”
“Atau gue jadi sugar baby aja yah hehe.” gumam ratu.
“Tapi gue gak mau dilabrak sama tante tante karena merebut suaminya, haaaiiiss.”
“Nanti ajalah mikirnya gue sepertinya membutuhkan tidur nih.” gumam ratu sembari menutup matanya menuju alam mimpi.
Tok tok tok
“Ratu bangun ini sudah sore.” teriak ibu ratu di depan kamarnya.
Ratu yang tengah menikmati indahnya alam mimpi terpaksa membuka matanya.
“Haiiiss, itu macan tutul mengaum lagi dah.” gumam ratu yang masih berusaha mengumpulkan nyawanya.
“RATUUU BANGUN..”
“Hedeh makin kenceng lagi ngaumnya.” gerutu ratu.
“Iya iya, ini ratu udah bangun.” teriak ratu dari dalam kamarnya.
“Yaudah kamu mandi, ibu tunggu di dapur bantuin ibu masak.” ucap ibu ratu
“Iya iya buu.” teriak ratu.
__ADS_1
“Hedeh, gue baru aja menikmati uang banyak, eh malah di bangunin.” gerutu nya sembari melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi.