
Bab 57 kenapa? saat jatuh Cinta padamu kenapa kenapa selalu aku yang terluka
Kenapa?
Kenapa? Selalu aku yang terluka saat jatuh Cinta?
Saat melihat ingatan di kepalanya, akhirnya dia sadar kenapa pertama kalinya dia tiba disini ia berada di hutan.
Huan Yuexin bisa merasakan betapa sakitnya gadis mendengar hal itu,saat dalam kondisi berbadan dua.
Mengingat ekspresi bahagia di wajah gadis dalam ingatan nya membuat Huan yuexin lebih merasakan rasa sakit teramat dalam.
Air mata Huan Yuexin tidak berhenti mengalir bertapa kuat nya dia berusaha menahan air matanya berhenti mengalir begitu sulit.
Saat rasa sakit di dadanya terus melanda nya , Huan Yuexin mencoba meremas pakaian saat sakit di dadanya semakin besar.
" Tuan apa kau baik-baik saja? " Xia Qi bertanya cemas saat melihat ekspresi sakit di wajah Tuan nya.
Huan yuexin menggeleng kepalanya mencoba mengatakan bahwa ia baik-baik saja, tapi rasa sakit di dadanya membuatnya tidak bisa bertahan.
"Kita harus pergi! " Xia junsu tiba-tiba berbicara
" apa yang terjadi? "
__ADS_1
Xia junsu menatap Tuan lalu menatap teman-teman nya, akhir nya dengan suara lemah dia berbicara.
" Kuil Cahaya di Serang iblis, target selanjutnya -" Xia junsu tidak melanjutkan perkataannya tapi semua orang tahu siapa yang dia bicarakan, mereka menatap Tuan dengan sedih
Huan Yuexin tidak berbicara saat mendengar tentang Kuil Cahaya di Serang, karena dia tahu ini juga akan menjadi kisah Cinta yang menyakitkan.
Huan yuexin berdiri dengan bantuan Xia Si dia menatap kosong, seperti boneka rapuh
Dengan tangan gemetar Huan Yuexin menyentuh perut nya, dia memejamkan matanya mencoba merasakan detak jantung dari makhluk kecil di tubuhnya.
Tanpa sadar air matanya menetes lagi, dengan berbisik dalam hati Huan Yuexin berbicara
' Sayang... Maaf ibu tidak melahirkan mu?
Ibu harap kau bisa di lahirkan dengan aman di kehidupan selanjutnya......
Maaf.... Maaf... Karena tidak bisa memberikan mu kasih sayang..
Ibu mencintai mu.... Selamat tinggal sayang.... '
Huan Yuexin tersenyum pilu tapi keteguhan muncul di mata nya.
" Tuan ayo kita pergi? "
__ADS_1
Xia Si menarik tangan Tuan nya saat melihat tuan nya tidak begerak, Xia si menatap ragu " Tuan? "
" pergilah.... Yang mereka inginkan adalah aku, kalian tolong pergi untuk ku... "
masih dengan suara lemah Huan Yuexin berbicara
" Tidak Tuan! Bagaimana mungkin kami meninggal mu,tuan? " Xia qi menatap lagi wajah Tuan nya tapi melihat mata nya di penuhi keteguhan yang belum dia pernah dia lihat, xia qi akhirnya memutuskan dalam hati nya.
" Tuan.. Biarkan kami menjaga sampai akhir hidup kami... "
Xia qi dan ksatria lainnya mulai berlutut dengan berbicara sumpah Setia terhadap nya .
"Kalian... "
Huan Yuexin menatap terkejut pada pria yang berlutut dihadapannya, dia tidak percaya bahwa di kehidupan ini ada orang yang rela mati untuk nya.
" terima kasih... Terima kasih telah bersama aku selama ini, maaf karena membuat kalian seperti ini "
" demi mu kami rela menyerahkan hidup kami, karena Tuan adalah kehidupan kami. Terima kasih Tuan "
Mereka semua mulai berposisi siaga, mereka juga mengeluarkan semua senjata pelindung,
Dengan Huan Yuexin di tengah lingkaran ksatria pelindung nya, dia menatap serius ke arah Utara.
__ADS_1
dia sangat tahu tidak ada akhir bahagia untuk kisah hidupnya. walaupun begitu dia masih berharap bahwa dia akan bahagia