Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian

Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian
Bab 63


__ADS_3

Huan yuexin menutup pintu dengan keras tanpa penduli permohonan  pria di balik pintu.


Setelah mengusir Yen hua, Huan yuexin kembali berbalik menuju tempat tidurnya


Huan Yuexin juga memperhatikan sekeliling nya, karena Huan yuexin sadar kalau dia tidak berada tempat yang ia kenal.


Huan yuexin kembali berdiri dan  melihat sekeliling kamar, walaupun dia tahu ini pertama kalinya dia datang kesini tapi saat melihat dekorasi kamar ini, Huan Yuexin merasa akrab.


Huan Yuexin menggelengkan kepalanya mencoba tidak berpikir lagi tentang dekorasi kamar ini, huan yuexin kembali duduk dan kembali memikirkan kembali ingatan kehidupan sebelumnya entah kenapa dia merasa kan hal ganjil.


Tidak peduli berapa kali Huan yuexin pikirkan setiap kali dia mengingat kehidupan sebelumnya, dia terus merasa ada hal ganjil.


Seperti halnya tentang kematian nya yang selalu tragis dan dimana orang di cintai nya yang menyebabkan kematian nya.


'Menghela nafas'


Dia tidak tahu apa itu ada hubungannya dengan kehidupan sekarang tapi tidak peduli apa itu memang benar-benar berhubungan dengan kehidupan sekarang .


Huan yuexin berjalan keluar kamar dia membuka pintu dan melihat pria cabul ( Yen Hua) tidak lagi di sana, dia tidak lagi memperdulikan nya.


Huan yuexin melihat sekeliling, lingkungan di sini sangat Indah, Huan yuexin berjalan ke depan dan berhenti beberapa langkah di pohon persik besar.


Dia mengulurkan tangannya tanpa sadar menangkap kelopak bunga yang jatuh dari pohon persik itu.

__ADS_1


Melihat kelopak bunga di tangan nya, Huan Yuexin menundukkan pandangan nya memikirkan sesuatu di benak nya.


"Nona!? " seorang pelayan wanita datang menghampiri Huan yuexin dan menyapa penuh hormat.


" Ada apa? " Huan Yuexin bertanya


" Tuan istana, ingin nona datang ke ruang makan. " pelayan menjawab pertanyaan Huan Yuexin.


Huan yuexin memiringkan kepalanya dan bertanya bingung


"Tuan? Siapa Tuan mu? "


"Hah?Tuan istana kami adalah lord Ye "


Pelayan wanita itu terkejut saat mendengar Huan Yuexin dengan santai menyebut Nama asli Lord Ye nya.


Tapi, tidak peduli seberapa terkejut pelayan wanita itu, dia masih menjawab pertanyaan Huan yuexin


" Itu benar, "


Wajah Huan Yuexin mengerutkan keningnya dia tidak pernah berpikir kalau Yen Hua memiliki kekuasaan sebesar itu, awalnya dia bepikir Yen Hua hanya Prajurit biasa siapa sangka, latar belakang nya sangat lah kuat.


Di nilai dari tempat tinggal Yang di penuhi Aura yang sepuluh kali lebih kuat dari pada diluar

__ADS_1


*Aura adalah kekuatan yang biasa terdiri dari elemen yang di keluar dari lingkungan sekitar seperti tumbuhan, air, api,bumi, dll.


Aura sendiri di gunakan untuk meningkatkan kekuatan sihir yang akan di kumpulkan di datian, setelah penuh Datian meledak dan menyebabkan kenaikan pangkat sihir dan proses terus berulang sampai Tubuh penyihir atau Prajurit menjadikan tubuh Fana mereka menjadi Abadi atau biasa di sebutkan yaitu Tubuh Dewa.


Dan dari apa yang di lihat Huan Yuexin, pelayan di depan berada di kelas 8 menengah penyihir air, bukan hanya pelayan itu bahkan prajurit penjaga pintu setidaknya berada di level yang tidak akan bisa dibandingkan orang yang di luar yang telah berlatih selama ratusan tahun.


Kekuatan yang begitu kuat hanya pelayan atau penjaga dia tidak bisa membayangkan seberapa kuat Yen Hua.


Itu pastilah sangat kuat, dia takut kekuatan bukanlah yang bisa di bayangkan orang biasa.


" Baiklah "


" Silahkan nona "  Pelayan membuka jalan dan membantu menunjukkan jalan


Huan Yuexin mengikuti pelayan tanpa berbicara lebih lanjut sesekali ia melihat pemandangan di sekitar,


Huan Yuexin cukup terkejut saat melihat lingkungan yang jauh berbeda dari kamar nya kalau bisa di katakan kalau seperti surga dan diluar kamarnya seperti neraka.


Kenapa Huan yuexin bisa mengatakan itu, itu karena tempat di luar kamarnya sangatlah suram bahkan beberapa patung berbentuk monster aneh  yang tidak ia kenal.


Tapi tidak peduli berapa terkejut nya Huan Yuexin, dia masih dengan patuh mengikuti pelayan wanita


.........

__ADS_1


__ADS_2