Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian

Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian
Bab 86 Yuer! ada bau pria lain di tubuh mu!


__ADS_3

Di sisi lain di hutan gelap.....


" Sial ! siapa mencium istriku!? Dewa ini saja belum mencium nya....berani sekali pria liar mencium istriku...selain Dewa ini tidak ada yang boleh menyentuh istriku...." Ucap Yen Hua penuh amarah Saat merasakan seseorang pria lain selain dirinya menyentuh istri nya.


Mengetahui hal itu Yen Hua langsung mengeluarkan cermin jiwa yang mana cermin jiwa ini bisa memantau semua gerakan orang yang ingin dia lihat nya.


Saat Yen Hua melihat pemandangan Yuer kecilnya di paksa di cium oleh pria lain , Yen Hua tidak bisa menahan amarahnya.


'Ledakan!'


ledakan kekuatan yang berasal dari Yen Hua menghancurkan semua tumbuhan serta pohon di sekitar nya. seketika itu pula tanah rata mulai terbentuk di sekitar nya jika orang lain yang melihat pemandangan hal ini pasti bergedik ngeri dengan ledakan kekuatan Yen Hua , orang lain mungkin tidak bisa membayangkan seberapa kuatnya kekuatan yang di ledakan Yen Hua.


Sedangkan Yen Hua yang penyebab kehancuran tersebut masih di selimuti amarah tubuh Yen Hua seakan di tutupi awan gelap gulita. Bisah di bayangkan bertapa kuat amarah nya terlebih lagi saat melihat istrinya sedang di cium pria lain selain dirinya.


" Dewa ini pastikan untuk membunuh mu...aku harap kau bersembunyi dengan baik.... kalau tidak Dewa ini akan mencabik-cabik tubuh mu dan memberi makan serigala..." ucap Yen Hua dengan marah sambil membayangkan kalau pria yang mencium istrinya berada di hadapan nya.


Setelah itu Yen Hua langsung pergi ke tempat Huan Yuexin dan yang lain berada sambil membawa ' Buah Phoenix' yang sudah ditemukan nya.


Kembali ke tempat Huan Yuexin dan yang lain....


" Yuer kecil? apa kamu baik-baik saja? " tanya Zhu xi cemas.


Yuwi juga tidak ketinggalan dia juga bertanya pada Huan Yuexin :


" apa terjadi Yuer kecil?..."


Huan Yuexin menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata:


" Aku baik-baik saja...ah apa semua nya sudah selesai? Eh! apa yang sedang kau lakukan rubah tua! ? " tanya Huan Yuexin dengan aneh saat melihat Zhu xi mengendus-endus tubuhnya.


"Apa yang sedang kau lakukan!?" tanya Yuwi juga sambil menarik Zhu xi untuk menjauh dari Huan Yuexin.


Zhu xi mengibas kan lengan Yuwi yang memegang nya lalu dia menatap kembali Huan Yuexin dengan mata curiga sambil bertanya:

__ADS_1


" Yuer kecil?.... kenapa ada bau pria liar di tubuh mu?"


" Ah.." seru Huan Yuexin dengan kaget seakan tidak mengerti kenapa Zhu xi tiba-tiba berkata seperti itu.


Yuwi juga terkejut dengan perkataan Zhu xi yang tiba-tiba dia pun bertanya kepada Zhu xi :


"Apa yang kamu maksud dengan perkataan mu Zhu xi? "


"aku juga tidak mengerti apa maksud mu rubah tua.." ucap Huan Yuexin dengan nada sedikit bersalah,awal nya Huan Yuexin tidak mengerti apa maksud Zhu xi tapi setelah pikir-pikir yang mungkin di maksud Zhu xi mungkin saja bau dari pria yang baru saja mencium nya , Huan Yuexin tanpa sadar menghindari tatapan mata Zhu xi yang masih menatap dengan mata curiga.


Huan Yuexin melanjutkan perkataannya sambil mengalihkan pembicaraan agar tidak terus membahas bau pria liar :


" Apa yang selanjutnya Kita lakukan?...apa kita langsung masuk ke sana atau bagaimana?"


Yuwi juga tidak melanjutkan pembicaraan yang aneh tersebut dan menjawab pertanyaan yang di tanya Huan Yuexin :


" Kita tidak akan masuk ke makam leluhur sekarang....kita akan berkemah di sini sambil mengobati orang-orang yang terluka dalam pertempuran tadi "


Huan Yuexin juga mengangguk setuju sambil berkata :


"Baiklah" ucap Yuwi yang setuju saran Huan Yuexin.


Huan Yuexin dan Yuwi yang sedang serius mendiskusikan tentang apa yang harus mereka lakukan setelah masuk ke makam leluhur tidak ada yang memperhatikan Zhu xi yang masih termenung dalam pikiran nya sendiri sambil bergumam pelan :


" Jelas sekali aku tidak salah...aku memang mencium bau pria lain di tubuh Yuer kecil...apa aku salah? lupakan saja"


Zhu xi yang menyerah dengan pikiran nya Tetang bau pria asing di tubuh Huan Yuexin mulai bergabung dengan Huan Yuexin dan Yuwi sedang mendiskusikan rencana selanjutnya mereka.


Ketiga Pahlawan yang merupakan kunci kemenangan mereka semua orang, kini melupakan orang - orang yang mereka selamat kan terutama Yuwi yang tidak menyadari kalau murid-murid seperguruan nya sedang menunggu perintah nya.


Waktu berjalan dengan cepat matahari mulai tenggelam hari menjelang malam murid perguruan sihir dan tim tentara bayaran yang terluka maupun yang meninggal telah di urus, kini semua orang telah mendirikan tenda mereka .


Beberapa tentara bayaran dan murid sihir yang sudah lelah tetidur di tenda masing-masing, pertempuran tadi telah menguras fisik maupun mental mereka.

__ADS_1


sedangkan yang lain yang masih belum tidur kini sedang mengelilingi api unggun , pertempuran barusan mengatakan kepada mereka bahwa kekuatan mereka belum cukup kuat.


Terutama jin Yao yang biasanya bangga dan sombong kini hanya duduk terdiam. pertempuran tadi benar - benar memukul keras kepercayaan diri nya tapi itu tidak membuat takut dirinya , Jin Yao menatap ke arah Senior Yu yang harus nya duduk bersama mereka kini berada di samping gadis cantik dan pria tampan.


Dia tidak tahu apa yang sedang di bicarakan mereka bertiga sekali-kali dia melihat senior yu yang tidak pernah tersenyum kini tersenyum bahkan tertawa begitu bahagia saat gadis di sebelah nya berkata sesuatu.


Jin Yao yang melihat pemandangan itu hanya bisa cemburu dan iri kenapa senior Yu tidak pernah senyum pada nya :


" Sebenarnya apa yang di katakan ******* itu pada saudara Yu...." gumam Jin Yao sambil mengutuk Huan Yuexin.


"Siapa sebenarnya mereka berdua kenapa mereka berdua sangat kuat ? " tanya Fu ziyu yang duduk di samping Jin Yao yang juga memandang ke arah senior Yu yang sedang berbicara kepada seorang gadis cantik di samping nya.


" Aku tidak tahu....tapi yang jelas gadis cantik itu memiliki kekuatan sihir es dan cahaya sedangkan untuk pria yang di sebelah nya memiliki kekuatan sihir ilusi dan psikis.." jawab Xin he.


Fu ziyu langsung memandang ke arah Xin he dan bertanya :


" darimana kamu tahu? apa kau mengenal nya..."


" Ck,apa kamu lupa tentang mereka berdua mereka juga berada di guild tentara bayaran..."ucap Xian he.


Setelah memikirkan nya lagi Fu ziyu mulai mengingat nya dan berkata :


" Itu benar! kita pernah melihat mereka tapi...bukan nya mereka bertiga di mana satu nya lagi "


" Aku tidak tahu mungkin tidak ikut bersama mereka..." Jawab Xian he.


" Aku rasa juga begitu... kalau begitu kenapa saudara Yu bersama mereka terlebih lagi mereka telah berbicara cukup lama..." Tanya Fu ziyu sambil kembali menatap ke arah Yuwi dan yang lain.


Xia gw mengangkat kedua bahunya dan berkata dengan acuh :


" mungkin saja saudara Yu mengucapkan terima kasih... lagipula tanpa mereka berdua kita tidak mungkin menang begitu saja"


Fu ziyu hanya mengangguk setuju dengan perkataan Xia he.

__ADS_1


Tapi di sisi lain Jin Yao yang mendengar perkataan Fu ziyu dan Xian he tidak bisa mempercayai nya karena jelas sekali tidak sesederhana perkataan Xian he pasti ada yang lebih dari ucap terima kasih itu .


__ADS_2