
Setelah pelayan meninggalkan ruangan, keadaan ruangan langsung canggung.
Huan Yuexin tidak membuka mulutnya untuk memulai pembicaraan sedangkan Yen Hua masih terbenam kebahagiaan yang datang tiba-tiba.
Iya Yen Hua sangat bahagia sekarang karena dia bisa berduaan bersama bayi nya, terlebih lagi bayi kecil masih berada di istana sendiri.
" itu benar! Bayi bagaimana keadaanmu sekarang apa masih sakit? " Yen Hua tiba-tiba ingat kalau bayinya baru saja terluka
Huan Yuexin mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Yen Hua
" bisakah kamu berhenti memanggilku dengan sebutan 'Bayi'!? "
" Tidak! Ah... Bukan maksudku begitu.... Bayi... Aku... "
"Bicara dengan benar " ucap Huan Yuexin dengan tidak sabar
" Ah bayi... Aku hanya ingin dekat dengan mu, dengan memanggil mu 'bayi' "
" Apa Tidak boleh? " ucap Yen Hua dengan menyedihkan
Melihat mata Yen Hua mulai berkaca-kaca,
Huan Yuexin benar-benar yakin kalau dia mengatakan ' Tidak '
Air mata Yen Hua pasti jatuh
__ADS_1
'Menghela nafas '
"Baiklah lakukan apa yang kamu mau " ucap Huan Yuexin dengan tidak berdaya .
Benar saja mendengar perkataan Huan Yuexin, Yen Hua langsung tersenyum bahagia.
Yen Hua benar-benar tahu kelemahan Huan Yuexin semakin menyedihkan dirinya, semakin luluh hati Huan Yuexin.
Huan Yuexin yang melihat senyum konyol Yen Hua hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan tidak berdaya.
Entah kenapa Huan Yuexin merasa dirinya tertipu.
Tiba-tiba Huan Yuexin bertanya serius kepada Yen Hua
" Apa kamu yang membantu ku menyegel kekuatan dewa di tubuh ku? "
" kenapa? " Huan Yuexin bertanya kepada Yen Hua
"Hah? Kenapa apa? " Yen Hua kembali bertanya kembali dengan bingung.
"Kenapa kamu menolong ku? " ucap Huan Yuexin sekali lagi bertanya
"Karena aku tidak ingin melihat bayi merasa sakit... "
Huan Yuexin menatap wajah Yen Hua, dan dia berbicara dengan serius
__ADS_1
"Yen Hua terima kasih telah menolong ku, aku tidak tahu kenapa kamu harus tetap bersama ku "
" Dengan kekuatan dan ketampanan mu kamu bisa mendapatkan ribuan wanita, kenapa kamu harus bersama ku, Yen Hua maaf tapi aku tidak bisa lagi jatuh Cinta ". Ucap Huan Yuexin sambil menatap Yen Hua
Huan Yuexin benar-benar menyadari perasaan Yen Hua terhadap nya.
Tapi sayangnya Yen Hua di haruskah kecewa karena dia tidak bisa lagi mencintai
" Tidak bayi! Tolong jangan mengusirku, tolong.... Tolong percaya pada ku sekali saja, aku mencintaimu..... "
' jadi tolong jangan dorong aku ke orang lain, aku menunggu selama ribuan tahun untuk mencintai mu lagi.... Jadi tolong jangan usir aku ' ucap Yen Hua dalam hati
Yen Hua mungking tidak mengatakan kata-kata dalam hati nya.
Tapi Huan yuexin tahu apa yang Yen Hua maksud.
" Yen Hua maaf aku tidak bisa mempercayai mu, karena dulu aku pernah mencintai dan mempercayai nya sepenuh hati tapi bukan Cinta yang dia balas, tapi pengkhianat yang menyakiti sampai sekarang " ucap Huan Yuexin sedih, dia menundukkan kepalanya dan tidak lagi menatap Yen Hua
Yen Hua benar kelabakan saat melihat bayi nya sedih
'Ah...Apa... Apa yang harus aku lakukan... Bayi pasti membenciku sekarang.... Tidak.. Tidak aku akan memberitahu Bayi nya kebenaran nya ' ucap Yen Hua dalam, setelah memikirkan beberapa kali Yen Hua akhirnya Yakin mengatakan kebenaran nya.
'Menarik Nafas'
" Bayi? Dia mungkin tidak bermaksud mengkhianati mu- "
__ADS_1
"Tidak mungkin! Dia jelas-jelas mengkhianati ku, aku tidak percaya! Kalau dia tidak bermaksud mengkhianati ku " ucap Huan Yuexin yang menyela perkataan Yen Hua
........