
" sangat ramai.." seru Huan Yuexin kagum saat melihat banyak penyihir dan prajurit berkumpul di depan Hutan Gelap .
"Itu benar,aku pikir berita tentang pembukaan Makam leluhur telah tersebar luas " ucap Zhu Xi yang juga melihat bertapa ramai nya orang yang ingin mengunjungi Hutan Gelap,ini jelas lebih ramai daripada kemarin.
" Apa yang harus kita lakukan, melihat keadaan seperti ini, kita tidak mungkin bisa melakukan rencana kita sebelum nya " ucap Huan Yuexin Khawatir.
" aku yang akan melakukan nya " saran Yen Hua .
"Kamu? " tanya Huan Yuexin tidak percaya.
Yen Hua mengangguk pasti dan berkata dengan suara yang terdengar lembut di penuhi cinta dan kepedulian sambil menatap Huan Yuexin :
" Hmm, jangan khawatir aku yang akan mencari Buah Phoenix setelah aku yang mendapatkan nya aku akan segera menyusul "
Huan Yuexin sedikit khawatir tapi dia juga tahu mereka tidak bisa terus seperti ini ,Huan Yuexin menatap Zhu Xi untuk meminta pendapat nya.
Zhu Xi yang juga berpikir kalau rencana mereka tidak bisa di lakukan sekarang tapi, mereka tidak bisa membatalkan rencana mereka karena kondisi Yuer kecil mungkin memburuk.
Zhu Xi menggigit bibirnya dan menatap Huan Yuexin lalu menatap Yen Hua ,dia akhirnya menarik nafas dan berkata dengan serius:
__ADS_1
" apakah kamu bisa melakukan sendiri?kau tahu Kedalam Hutan Gelap bukan sesuatu yang bisa kau remehkan "
Yen Hua tersenyum dan berkata dengan suara dingin dan sombong :
"Apa kamu meremehkan aku? jangan khawatir kalian bisa pergi ke makam leluhur dengan santai "
"Baiklah kalau begitu aku harap kamu kembali dengan selamat " ucap Zhu Xi dengan nada yang sangat serius.
Yen Hua mengangguk acuh tak acuh lalu menatap Huan Yuexin dengan lembut , dia dengan ragu-ragu berjalan kearah Huan Yuexin .
Melihat Bayi yang imut Yen Hua jujur saja tidak tahan meninggalkan nya bersama rubah bodoh tapi mau bagaimana lagi, mereka tidak mencari Buah Phoenix di depan banyak orang mereka khawatir itu akan menyebabkan kecurigaan dan masalah yang tidak perlu.
"Jaga diri mu " ucap Yen Hua dengan suara lembut.
"Hmm!" Huan Yuexin menganggukan kepalanya dan menatap Yen Hua dengan pandangan campur aduk
"Kau juga, ingat jangan sampai terluka! kamu masih berhutang penjelasan kepada ku " ucap Huan Yuexin dengan suara yang terdengar tidak nyaman.
Yen Hua tersenyum dan menundukkan kepalanya mencium dahi Huan Yuexin dengan suara seksi dia berkata kepada Huan Yuexin :
__ADS_1
"Yakinlah sayang~~aku pasti kembali selamat "
Huan Yuexin memerah ketika mendengar suara seksi Yen Hua seperti ada api yang membakar hatinya yang membuat nya sangat tidak nyaman.
Zhu Xi melihat pemandangan itu hanya memalingkan wajahnya , entah kenapa melihat Yuer kecil nya berada di pelukan pria lain membuat hati nya sangatlah tidak nyaman apalagi setelah melihat Yuer kecil nya di cium pria lain membuat nya tidak bisa bernafas seperti ada yang menusuk-nusuk dadanya.
"Batuk...Batuk " Zhu Xi terbatuk palsu mencoba menarik perhatian keduanya dan mencoba menekan perasaan tidak nyaman di dadanya dan dia berkata dengan nada bercanda :
" Astaga kalian, bisa kalian memperhatikan sekitar kalian masih ada orang jomblo disini"
Huan Yuexin yang mendengar suara Zhu Xi tiba-tiba sadar kalau mereka di tempat umum tanpa sadar dia mendorong Yen Hua menjauh dari nya.
Yen Hua yang di dorong Huan Yuexin hanya bisa menatap dingin kearah Zhu Xi dengan nada yang tidak senang dia berkata :
"Pastikan dia tidak terluka "
" Aku tahu " ucap Zhu Xi
Melihat kearah Zhu Xi lalu kembali menatap Bayi nya Yen Hua segera terbang menuju hutan Gelap dengan kecepatan penuh, orang lain hanya bisa merasakan angin kencang yang melewati tubuh mereka, mereka bahkan tidak bisa melihat apa yang baru saja melintasi mereka.
__ADS_1