Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian

Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian
Bab 58 ingatan kehidupan sebelumnya part 6


__ADS_3

Bab 58 aku menyadari bahwa Cinta ku pada mu lebih besar...


daripada kebencian dalam hati ku...


Mereka semua saling memandang dengan senyum bahagia karena tahu kalau ini akan menjadi segala akhir hidup mereka.


Sampai satu persatu pria iblis muncul dihadapan mereka, dengan cepat Xia qi dan ksatria bertarung dengan para pria iblis yang terus bermunculan.


Pertempuran terus berlanjut sengit, ketujuh pria Saint beberapa kali terluka karena serangan iblis tapi tidak peduli berapa dalam luka mereka terus bertarung dengan putus asa.


Huan Yuexin yang melihat pemandangan ini membuat nya sakit saat melihat bertapa putus asa nya mereka.


Pertempuran terus berlanjut sampai tidak ada lagi iblis yang tersisa, ketujuh pria saint yang di penuhi luka serta darah berbalik menatap Tuan dengan sedih.


"Tuan... Selamat tinggal... " setelah kata terakhir mereka, ketujuh pria saint satu persatu jatuh ,


"Aaaaaaa..... " melihat bahwa hanya tinggal dirinya sendiri yang tersisa Huan Yuexin berteriak kesakitan


"Maaf.. Maaf... "

__ADS_1


Langit cerah berubah gelap sebuah bayangan hitam muncul di langit, dengan langkah anggun pria itu berjalan menuju gadis cantik berpakaian putih yang di kelilingi mayat membuat nya terlihat cantik,


Qi shao berjalan melewati mayat orang-orang nya sesampainya dia di gadis cantik berpakaian putih, pria itu mengeluarkan pedang emas yang membawa rasa seram dan berdarah.


Dengan suara acuh tak acuh Qi shao berbicara pada gadis rapuh di hadapan nya


" buat pilihan ikut aku, atau mati "


Huan Yuexin mengangkat kepalanya menatap pria tampan di hadapan nya, dia tersenyum sinis dengan suara lemah dia berbicara


" Aku.. Memilih untuk mati "


Tapi masih dengan ekpresi acuh tak acuh di berbicara " kalau begitu matilah? "


Melihat gadis di depan nya tida begerak Qi shao menarik pedang nya tapi belum sempat dia menarik nya tiba-tiba dia melihat gadis di depan nya yang tadi belum bergerak sama sekali tiba-tiba bergerak ke arah pedang nya,


Qi shao mencoba menghindari nya tapi, terlambat tubuh rapuh gadis itu mulai berdarah dan pedang dingin nya menembus tubuh rapus gadis itu.


"Batuk.... Batuk.. Batuk... "

__ADS_1


"Tidak.. Tidak... Apa yang kau lakukan!! Bertahan lah aku akan memanggil dokter " wajah acuh tak acuh Qi shao pecah saat melihat gadis kecil di hadapan mulai sekarat


"Apa.... yang harus... aku lakukan... Qiqi tolong bertahan lah aku berjanji akan menyelamatkan mu... " tangan Qi shao gemetar saat mencoba menyentuh wajah pucat gadis di depan nya, dia bahkan tidak berani menggerakkan pedangnya takut menyakiti gadis kecilnya.


"Batuk.... Batuk... Selama tinggal saudara Qi, maaf... Semoga dengan kematian ku membuat mu meninggalkan semua kebencian yang ada di hati mu.... "


' Dan selamat tinggal bayi kecilku... Aku harap kau bahagia di surga nanti... '


Setelah Huan Yuexin berbicara, huan yuexin menutup matanya untuk pertama kalinya dengan tenang tanpa ada rasa sakit akan mencintai seseorang...


Tanpa ada penyesalan lagi yang tersisa.....


Huan Yuexin pergi dengan tenang dengan senyum di wajah nya Huan Yuexin meninggalkan dunia yang di penuhi rasa sakit..


" qiqi!?.. ... Tolong jangan bercanda dengan ku.... Qiqi tolong bangun.... Aku belum sempat mengatakan kalau aku mencintaimu..... Qiqi maaf membuatmu menunggu.... Tapi aku sadar Cinta ku kepada mu lebih besar daripada kebencian yang ada di hati ku... Aku salah.... Jadi tolong kembali lah kepada ku...... Aku mohon "


"Aaaaaaaaa.... "


__ADS_1


__ADS_2