Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian

Rebirth : Dewi kehidupan bersama Dewa kematian
Bab 71


__ADS_3

" Kemari kau!! " teriak Zhu Xi saat memasuki penginapan lagi dengan kondisi baju dan rambutnya di penuhi debu dan potongan kayu-kayu kecil.


Dan dia juga berjalan ke arah Yen Hua mencoba memukul nya dengan kepalan tangan nya.


" Sial! jika kau berani jangan kekuatan mu ********!! " Ucap Zhu Xi penuh amarah saat melihat pukulan mengenai dinding keras yang tidak terlihat.


Yen Hua melirik Zhu Xi yang marah dengan senyum sinis dia berkata dengan acuh :


" Bahkan jika aku ini tidak menggunakan kekuatan, kamu tidak akan bisa mengalahkan ku "


" Hah?..Maka kalau begitu , kita coba dan lihat siapa yang lebih kuat " Ucap Zhu Xi sambil menggertakan gigi nya saat mendengar perkataan Yen Hua yang sombong.


" Baik! ayo kita mulai" jawab Yen Hua dengan santai dan berjalan kearah Zhu Xi dengan Anggun.


Sedangkan Huan Yuexin yang melihat tingkah kekanak-kanakan Zhu Xi dan Yen Hua hanya bisa menggosok-gosokkan kepalanya.


Dia benar-benar di buat sakit kepala dengan tingkah mereka.


Melihat kedua nya bersiap berkelahi Huan Yuexin segera menghalangi mereka berdua kalau tidak penginapan ini bisa hancur walaupun mereka tidak menggunakan sihir atau kekuatan mereka.


" Bisakah kalian hentikan? " tanya Huan Yuexin saat berjalan kearah mereka.


Zhu Xi dan Yen Hua yang akan bertarung menghentikan gerakan mereka dan menatap Huan Yuexin yang sedang berjalan kearah mereka.


" Dia yang mulai dulu! " keluh Zhu Xi sambil menunjuk ke arah Yen Hua .


Melihat Zhu Xi yang mencoba menuduh nya Yen Hua tidak tinggal diam dia langsung berkata :


" Kamu yang jelas-jelas memulai lebih dulu ,dan aku hanya mempertahankan diri "


" Wah... seumur-umur aku belum pernah bertemu seorang semunafik seperti mu . Mempertahankan diri kata mu ? Nenek mu mempertahankan diri !! jika kamu tidak memukuli ku tidak mungkin aku bertengkar dengan mu sekarang! jangan-jangan coba bersikap seakan akan kaulah yang korban nya disini! " Teriak Zhu Xi penuh amarah bahkan dengan dadanya naik turun seakan menunjukkan bertapa marahnya dia sekarang.


Melihat keadaan nya semakin panjang Huan Yuexin cepat-cepat menyela pertengkaran mereka dan berkata :


" Oke oke aku tahu jadi bisakah kalian berhenti sekarang ? apa kalian akan terus bertengkar sampai subuh ? Cepat tidur Kita akan berangkat ke Hutan Gelap pagi-pagi sekali "


Setelah mengatakan semua itu Huan Yuexin berjalan menaiki tangga meninggal kan Zhu Xi dan Yen Hua , Dia tidak peduli apakah mereka melanjutkan pertengkaran mereka di luar sana .


Zhu Xi melihat Huan Yuexin meninggalkan nya hanya menatap Yen Hua dengan kesal .

__ADS_1


' jika bukan karena dia bagaimana mungkin Yuer nya akan mengacuhkan nya ' ucap Zhu Xi dalam hatinya tapi matanya terus menatap Yen Hua dengan kesal.


Dan Yen Hua juga tidak lebih baik, melihat bayinya yang imut meninggalkan nya bersama rubah jelek benar-benar membuat nya sangat kesal.


Dia kan ingin berduaan dengan bayinya jika bukan karena rubah jelek ini bayinya akan tetap bersama nya sekarang.


Zhu Xi dan Yen Hua mempunyai pikiran sama yaitu ingin tetap berduaan Huan Yuexin tanpa ada orang ketiga tapi sayangnya sang tokoh utamanya sudah kembali ke kamar nya meninggalkan dua pria yang jengkel karena tidak bisa berduaan nya.


-----


Di sisi lain Huan Yuexin yang sudah memasuki kamar nya , bersiap akan mandi terlebih lagi tubuh nya sudah di basahi keringat.


" Hari ini benar-benar melelahkan..." gumam Huan Yuexin yang sekarang berendam di bathtub yang terbuat dari kayu yang dihiasi dengan kelopak bunga mawar .


Ketuk...Ketuk..


Suara ketukan pintu membangun kan Huan Yuexin yang akan tidur.


Huan Yuexin membuka matanya dan menatap pintu dengan nafas panjang Dia berdiri dari bathtub nya tidak lupa pula dia berbicara pada orang yang di balik pintu :


" Tunggu sebentar "


Dengan tergesa-gesa ia mengering kan tubuh dari tetesan air dengan memakai jubah nya dia berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu.


Dengan suara pintu terbuka Huan Yuexin melihat siapa yang datang di larut malam seperti ini.


" kamu!? "


" Ini aku " jawab Pria di balik pintu itu.


" Kenapa Tuan datang selarut ini ? "


" apa kamu baik-baik saja? " Tanya Yu Wi yang tidak bisa menyembunyikan bertapa cemasnya dia.


Huan Yuexin tidak tahu apa perasaan nya salah dia jelas mendengar suara pria itu sedikit cemas tapi dia sendiri tidak begitu mengenal nya kecuali untuk pertemuan nya pertama kali di penginapan dan Guild tentara bayaran selain itu dia tidak mengenal nya lebih jauh.


Tapi Huan Yuexin masih tetap menjawab pertanyaan :


" Aku baik-baik saja "

__ADS_1


" Syukurlah kalau begitu..." gumam Yu Wi


" Kalau begitu aku pergi dulu, selamat malam " ucap Yu Wi yang mencoba berbalik pergi.


Melihat pria aneh itu akan pergi Huan Yuexin cepat-cepat bertanya :


" Siapa nama mu? "


" Hah ? "


Yu Wi menghentikan langkahnya saat mendengar suara Huan Yuexin.


Melihat pria itu berdiri konyol Huan Yuexin bertanya lagi dengan suara lembut :


" Siapa nama mu ? "


" na..nama ku? Ah ..Yu Wi itu nama ku " Ucap Yu Wi dengan suara gagap tapi dengan senyum yang tidak bisa di sembunyikan di wajah tampan nya.


" Huan Yuexin "


" Hah " jawab Yu Wi dengan konyol seakan akan tidak mengerti apa yang coba di katakan Huan Yuexin.


Huan Yuexin mengegeleng-gelengkan kepala nya , dia benar-benar ragu kalau pria di depannya ini adalah orang terkenal di dunia haisue .


" Huan Yuexin itu nama ku jadi jika kita bertemu lagi kamu bisa memanggil nama ku " ucap Huan Yuexin lagi dengan wajah tersenyum.


" Baik " Jawab Yu Wi sambil menganggukkan kepalanya dengan patuh .


setelah pembicaraan yang aneh , Yu Wi terlebih dulu pergi meninggalkan Huan Yuexin tidak lupa pula dia mengungcapkan


' selamat malam '


Melihat kepergian Yu Wi, Huan Yuexin berbalik menutup pintu tidak tahu apa itu ilusi dia merasa pria itu mungkin berkaitan dengan nya bukan seperti Yen Hua melainkan lebih seperti perasaan nya bersama Zhu Xi.


" Tampaknya masa depan Nanti akan lebih menarik " gumam Huan Yuexin sambil tersenyum.


Sedangkan Yu Wi yang sudah memasuki kamar nya yang kini sedang bersender sambil memegang dadanya.


' Detak...Detak..'

__ADS_1


suara detak jantung nya terdengar jelas di kamarnya.


" Huan Yuexin sungguh nama yang cantik " gumam Yu Wi sambil tersenyum bahagia .


__ADS_2