
Kota Api
Di pagi hari suasana di kota Api ramai seperti biasa hanya saja orang-orang di kota Api tampak lebih ceria dari biasanya.
Bahkan pedagang, prajurit maupun penyihir tampak sangat bersemangat,dan topik yang mereka bicarakan adalah
Pedagang A " apa kalian dengar kemarin ada fenomena aneh di luar Hutan Gelap "
Prajurit yang datang membeli juga berbicara dengan antusias " itu benar aku dengar makam leluhur muncul tiba-tiba di dalam hutan gelap "
" Benarkah? " Tanya penyihir yang datang mendengarkan perkataan prajurit.
" sungguh! aku tidak berbohong bahkan aku sempat dengar kalau tujuan sebenarnya elit-elit dari perguruan tinggi sihir datang adalah untuk itu " jawab prajurit dengan berbisik sambil melihat sekeliling takut kalau ada murid perguruan tinggi sihir yang mendengar.
Pedagang A juga tidak ketinggalan dia juga membenarkan perkataan sang prajurit
" itu benar , aku juga mendengar tujuan kedatangan murid elite perguruan tinggi sihir adalah makam leluhur "
" Tapi bukankah aneh, kalau kabar makam leluhur tersebar luar bukankah seharusnya orang-orang perguruan tinggi sihir membukamnya.Aku tidak yakin kalau orang-orang perguruan tinggi sihir tinggal diam terlebih lagi siapa mau membagi harta yang ada makam leluhur dengan orang lain bukankah itu sama saja bodoh " Tanya sang penyihir dengan bingung.
" astaga apa kamu ini bodoh! jelas sekali kalau orang-orang perguruan tinggi sihir yang menyebar kan nya." jawab sinis prajurit sambil menatap sang penyihir seperti orang bodoh.
Dan penyihir yang dikatakan bodoh tidak merasa tersinggung tapi justru bertanya kembali kepada prajurit dan pedagang " tapi kenapa?dan untuk apa mereka melakukan itu?"
Pedagang yang mendengar perkataan sang penyihir hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pasrah dan berkata dengan sabar ke penyihir yang masih tampak bodoh
" Tentu saja untuk umpan bodoh! orang-orang perguruan tinggi sihir jelas sangat licik mereka sengaja menyebarkan kemunculan makam leluhur untuk membuat kita datang ke sana untuk di jadikan umpan sehingga mereka bisa masuk ke makam leluhur lebih lancar dan aman terlebih lagi di hutan gelap yang menakutkan penuh bahaya para murid elite perguruan tinggi sihir tidak mungkin bisa masuk dengan aman kedalam makam leluhur dan lagi pula mereka tidak bisa menyembunyikan tentang kemunculan makam leluhur cepat atau lambat orang-orang akan mengetahui nya . dengan ini orang-orang perguruan tinggi sihir bisa melempar batu mengenai dua burung yang artinya mereka tidak hanya bisa berjalan masuk dengan aman ke dalam makam leluhur tapi, juga bisa mendapatkan harta yang lebih banyak dari pada warga biasa seperti kita . "
" oh.. orang-orang perguruan tinggi sihir memang tidak bisa di remehkan " ucap penyihir
" kamu baru tau " jawab bersamaan prajurit dan pedagang.
__ADS_1
di sisi lain , penginapan yang di tempati Huan Yuexin juga ramai dan topik pembicaraan sama yang di bahas prajurit, pedagang dan penyihir tadi .
" makam leluhur? apa itu ?" Tanya Huan Yuexin saat mendengar pembicaraan tamu-tamu di penginapan.
" oh itu.... hanya sekumpulan barang rusak " jawab Yen Hua acuh tak acuh tapi tangan masih dengan lembut menaruh makanan di mangkuk kecil Huan Yuexin .
Huan Yuexin yang mendengar jawaban Yen Hua hanya mengerutkan keningnya tanpa memperdulikan gerakan Yen Hua yang memasukan makanan di mangkuk nya.
' Pakh! '
Suara itu mengejutkan Huan Yuexin masih bingung dengan perkataan Yen Hua sedang Yen Hua hanya mengerutkan kening tidak suka dengan tindakan Zhu Xi
" Apa kamu ingin mati! " tanya Yen Hua dingin
Tubuh Zhu Xi langsung kaku mendengar pertanyaan Yen Hua
" apa yang kamu lakukan Rubah tua " Tanya Huan Yuexin bingung melihat Zhu Xi tiba-tiba membanting sumpit nya di meja .
" Salahkan aku? hehe tampak kamu sedang datang bulan bahkan aku tidak mengatakan apa-apa kepada mu , bagaimana bisa aku membuat kesal " Tanya Yen Hua dengan suara teramat sinis.
Huan Yuexin yang mendengar perkataan Yen Hua tertawa tapi dia masih bertanya serius ke arah Zhu Xi sambil menyembunyikan senyum di wajahnya
" Apa itu benar rubah tua ? kau seharusnya bilang kalau sedang datang bulan aku akan membuat kan pembalut untuk mu "
Zhu Xi menarik nafas dalam-dalam mencoba menahan amarahnya tapi setelah mendengar perkataan Yuer Kecilnya , Zhu Xi tidak lagi tahan dia langsung berteriak marah
" Sialan! Raja ini pria murni tampak campur aduk bagaimana raja ini bisa datang bulan!! apa perlu ku buktikan!! "
"Hahaha"
Huan Yuexin tertawa mendengar perkataan Zhu Xi tapi setelah melihat tatapan marah Zhu Xi hanya bisa terbatuk canggung mencoba membuat dirinya terlihat tidak tertawa.
__ADS_1
Zhu Xi benar-benar kesal bagaimana bisa martabat pria nya di ragukan terutama melihat tawa Yuer Kecilnya yang tertawa bahagia membuat Zhu Xi lebih tidak bahagia .
Zhu Xi mencoba menenangkan amarahnya dan berkata perlahan kearah Huan Yuexin dengan wajah serius
" Yuer aku seorang pria "
"Batuk...aku tahu " Jawab Huan Yuexin sambil tersenyum.
"Sungguh! aku pria murni " ucap tegas Zhu Xi sekali lagi seakan takut Yuer Kecilnya masih meragukan jenis kelamin nya.
" baiklah aku tau " jawab Huan Yuexin yang tidak lagi bercanda.
" bagaimana kamu tahu kalau pria? aku dengar jenis kelamin rubah tidak bisa di jelas " ucap Yen Hua sambil tersenyum sinis
" Sialan kau!- " teriak Zhu Xi marah yang tampak akan bertarung dengan Yen Hua.
Huan Yuexin segera menghentikan pertengkaran mereka
"oke oke bisakah kalian tidak bertengkar sehari saja? oke Rubah tua sekarang tenang dan jelaskan kenapa kamu marah? " Tanya Huan Yuexin yang juga bingung kenapa Zhu Xi tiba-tiba marah .
Zhu Xi langsung menjelaskan sambil menatap benci kearah Yen Hua
" Barang rusak kata mu ? baru pertama kali aku mendengar makam leluhur di anggap barang rusak "
" Bukankah itu memang barang rusak? lagi pula aku memiliki barang lebih berharga dari pada sekumpulan barang rusak itu " jawab Yen Hua acuh tak acuh dan tidak pula ia memamerkan hartanya .
Huan Yuexin menggaruk kepalanya bingung dan menatap Zhu Xi seakan bertanya ' Bukankah itu benar ? '
Zhu Xi benar-benar terpana mendengar perkataan Yen Hua walaupun dia tahu kalau Yen Hua misterius tapi dia tidak pernah membayangkan kalau makam leluhur di anggap barang rusak, Tapi saat melihat tatapan bingung Yuer Kecilnya Zhu Xi Masih dengan sabar menjelaskan kepada Yuer Kecilnya
" Makam leluhur adalah tempat peninggalan jaman dahulu yang mana para prajurit atau penyihir kuat telah meninggal di makam kan di sana, yang artinya tempat itu penuh harta Karun bahkan warisan kuno yang mungkin di turunkan oleh pemilik makam itu sendiri. Yang jelas makam leluhur penuh harta Karun serta peluang untuk menjadi pewaris dari pemilik makam leluhur tersebut "
__ADS_1
" oh " jawab Huan Yuexin mengangguk mengerti