REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 23. kematian yang menyedihkan


__ADS_3

Ch 23.


Ke esokan harinya terlihat Adrian masih menemani ke 4 Npc nya tersebut untuk melakukan leveling di Dimensi pribadinya.


Zarogh, BAKUR, Gabriel, dan Emilly saat ini sedang berada di area 9 mereka sedang melakukan pembantaian gila gilaan.


ZAROGH dan Gabriel sebenarnya sudah mencapai level 100 setelah satu tahun di ciptakan, tapi mereka sengaja di atur oleh Adrian untuk membuat party agar level Emilly dan BAKUR cepat naik, karena jika Npc yang di ciptakan menggunakan skill legendaris membentuk sebuah party saat bertarung, maka exp yang di dapat bukannya di bagi malah di tambah 2x.


Saat Adrian terus mengawasi para Npc nya, kepala nya terus terusan merasa panas, tapi Adrian tahan terus karena, Sore nanti kabin VR yang di pesannya akan datang, sedangkan saat ini masih jam 8 pagi, jadi sambil menghabiskan waktu Adrian mengawasi para Npc nya untuk leveling.


"Ukhh sial ini sangat menyakitkan, tapi aku harus bertahan, dari pada aku tidak melakukan apa apa di RL sebaiknya aku mengawasi Npc Npc ku leveling " ucap Adrian menahan panasnya Hlm VR yang menyengat kepalanya.


Setelah selesai menemani para Npc nya leveling, Adrian lalu kembali ke istana nya, untuk mengambil 20 Npc yang akan Di bawa nya untuk melakukan leveling, 20 Npc ini level mereka sudah mencapai level 50an, dan yang paling tinggi berada di lvl 57 dan yang paling rendah berada di level 50.


Adrian mengajak mereka ke area leveling 6, di mana area ini di huni oleh para monster monster berlevel 60 ke atas, Adrian sengaja mengajak mereka untuk melakukan leveling di area 6, bukan area 5, karena mereka adalah pasukan istana yang bertarung secara berkelompok bukan perorangan, jadi mereka membutuhkan monster yang levelnya lebih tinggi untuk Menambah pengalaman.


Mereka melakukan leveling di area 6 sampai sore hari, dan saat ingin mengakhiri kegiatan leveling hari itu, Adrian mendapatkan panggilan telepon di dalam game, Adrian lalu mengangkat telpon tersebut dan menjawabnya.


" Halo Adrian di sini, dengan siapa? " Ucap Adrian bertanya.


" Halo bapak Adrian, di sini kami dari New engine Company ingin mengantarkan kabin VR pesanan bapak, saat ini kami sudah berada di depan pintu apartemen bapak" jawab orang yang di balik panggilan tersebut.


" Ohh sudah sampai ya, sebentar saya akan Logout dulu dari game, dan akan membukakan pintu untuk kalian" jawab Adrian.


Nyess


Setelah panggilan itu selesai, Adrian merasakan kepalanya sangat sakit karena panas kali ini sangat berbeda dengan panas panas biasanya, kali ini panas di kepalanya tidak berhenti dan terus terusan semakin bertambah parah.


" Ahh sial ini sangat parah aku sebaiknya cepat Logout " ucap Adrian.


Nyesssss


" Aahhhhhhh" teriak Adrian.


Adrian terjatuh dan berlutut Panas dari helm tersebut semakin parah dan terasa membakar kepala Adrian.

__ADS_1


" Aku harus cepat keluar dari sihir dimensi ini dan cepat cepat Logout, aku sudah tidak tahan.


NYESSSSSSSS


" Akkkhhhhhh" teriak Adrian.


Setelah keluar dari sihir dimensi tersebut Adrian merasakan sakit yang lebih parah lagi, kali ini kepalanya sudah terasa terbakar.


" Cepat Logout" teriak Adrian.


BOOOMMM


Saat tangan Adrian hendak menyentuh tombol Logout di layar transparan yang muncul di hadapannya, tiba tiba Adrian mendengar suara ledakan yg sangat besar dan pandangan nya menjadi gelap.


___________


Di luar apartemen Adrian


" Hei orang ini sangat lama apa yang sedang dia lakukan?" Tanya si pengantar barang kepada teman di sebelah nya yang menemani nya untuk mengantar kan barang pesanan Adrian.


"Hmm entahlah aku tidak tau?" Ucap pengantar barang 2.


" Humms humss iya aku mencium bau asap, sepertinya dari arah dalam, apakah terjadi sesuatu, apakah kita dobrak saja, siapa tau ada kebakaran, dan orang tersebut tidak tau, pasalnya dia kan sedang berada di dalam game " ucap pengantar barang 2.


" Kau benar ayo kita dobrak" ucap pengantar barang 1.


Saat pengantar barang 1 ingin mendobrak pintu apartemen Adrian, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat nyaring.


BOOOMMMM


" Sial bunyi ledakan apa itu, hei cepat bantu aku dobrak pintu ini" ucap pengantar barang 1.


" Baik " ucap pengantar barang 2.


Domm

__ADS_1


Domm


Brakkk


Saat pintu tersebut berhasil di dobrak, mereka melihat asap hitam berasal dari kamar Adrian.


"Sial cepat lihat apa yang terjadi " ucap pengantar barang 1.


Saat mereka berjalan ke arah kamar Adrian dan melihat apa yang terjadi di dalam kamar tersebut betapa terkejutnya mereka, saking terkejutnya mereka sampai terjatuh ke tanah, dan terpampang wajah tidak percaya dan ngeri, di dalam kamar tersebut mereka melihat tubuh dengan kepala yang hancur seperti terkena ledakan, bukan seperti lagi tapi memang terkena ledakan.


" Sialll ce cepat panggil polisi, he he hei kau dengar tidak ce cepat telpon po polisi " ucap pengantar barang 1.


Sedangkan pengantar barang 2 dia tidak merespon perkataan temannya, pandangan nya terfokus ke arah tubuh dengan kepal yang hancur sehabis terkena ledakan, terlihat di wajahnya bahwa sepertinya dia akan memuntahkan makanan yang dia makan nya siang tadi.


Betul saja tidak berselang lama, pengantar barang 2 langsung termuntah muntah di sana.


Hueeekk


Hueekk


" He hei kau ti tidak apa apa, sial tolong tolong siapa pun tolong" ucap pengantar barang 1 panik meminta tolong.


Para tetangga yang sudah keluar saat mendengar ledakan nyaring Tersebut, mulai bergegas berlari saat mendengar ada yang berteriak meminta tolong.


Tidak butuh waktu lama banyak tetangga Adrian langsung tiba di depan apartemen nya dan saat mereka masuk dan melihat kondisi Adrian, ekspresi mereka tidak berbeda jauh dengan para pengantar barang tersebut, tapi untungnya ada seorang pria yang tanggap langsung menelpon polisi, walaupun di wajah terlihat ekspresi ngeri yang tidak di buat buat.


20 menit kemudian 4 mobil polisi datang ke apartemen Adrian dan mengepung tempat tersebut untuk mengevakuasi korban, dan menyelidiki apa penyebab ledakan tersebut.


Sedangkan dua orang pengantar barang yang dari awal ada di sana sebelum terjadinya ledakan menjadi saksi di kantor polisi.


Jiko sebagai satu satunya orang yang berkontakan dengan Adrian juga mendapatkan kabar tersebut dari polisi, Saat jiko mendapatkan kabar tersebut betapa tidak percayanya dia, dia berteriak histeris di rumah sakit saat melihat mayat Adrian dengan kepala yang hancur, Dia menangis kencang dan tidak percaya bahwa dia sudah kehilangan satu satunya sahabat yang dia punya.


Kejadian tersebut pun viral dan mengundang banyak tanda tanya, tapi setelah mendapatkan informasi dari polisi bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan di akibatkan helm VR yang meledak karena sudah terlalu tua dan tidak di sebabkan oleh orang lain akhirnya masalah tersebut mulai semakin tenang.


Sedangkan jiko dia masih tidak percaya, dan mabuk mabukan di rumahnya karena, sedih di tinggal satu satunya sahabat yang dimilikinya.

__ADS_1


sedangkan untuk komunitas game NDO sendiri, mereka berduka setelah tau di tinggal oleh pemain terkuat game NDO.


Dan developer game NDO membuat acara penghormatan dengan mengadakan event perpisahan, Di mana mereka Berduka dan memberi penghormatan kearah patung raksasa Adrian dalam dua wujudnya Naga dan bentuk humanoid nya yang di ciptakan oleh developer letak patung Adrian dalam dua wujud tersebut berada di kekaisaran Naga, salah satu kekaisaran terkuat di game NDO.


__ADS_2