REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 33. Ayah Dan Anak (1)


__ADS_3

Ch 33.


Saat ini Adrian sedang berada di dalam Ruang kerjanya, Ruang kerja Adrian juga menjadi tempat dia menyimpan beberapa item yang tidak terlalu berguna untuknya dan bawahannya, tapi jika itu untuk orang orang dari dunia asing ini item item itu akan menjadi item yang sangat sangat berguna.


Ruang kerja Adrian hanya bisa di masuki oleh 2 orang saja, yaitu dia sendiri dan putri tercintanya Emilly Ludnug.


Ruang kerja Adrian juga di lindungi oleh 2 monster tipe ghost level 100, Adrian mendapatkan monster ini waktu dia sedang leveling di kastil vampir, dulu ke dua monster ini hanya level 5 tapi karena bentuknya yang menarik Adrian membawa nya karena dia ingin menjadikan mereka sebagai peliharaan nya, Adrian juga membuat kedua monster tipe ghost ini melakukan leveling gila gilaan sehingga kurang dari 2 tahun mereka sudah mencapai level 100.


Dulunya monster tipe ghost ini sangat brutal dan selalu ingin menyerang Adrian, tapi Adrian yang merasa sayang jika membunuh mereka lalu dia membeli Sebuah item token pet waktu level mereka 20, dimana token ini jika di berikan ke monster yang ingin di jadikan peliharaan maka otomatis monster tersebut akan menjadi peliharaan Di pemberi token, tapi token ini memiliki kekurangan yaitu token ini hanya bisa di gunakan untuk monster level 50 kebawah.


Monster tipe ghost sendiri tidak bisa di serang secara fisik, untuk menyerang mereka memerlukan sihir khusus dimana sihir ini lumayan susah untuk di dapatkan, tapi untungnya Adrian memiliki sihir tersebut, jelas Adrian memilikinya bukan hanya itu, selain dikenal sebagai pemain terkuat Adrian juga di kenal sebagai bapaknya para penyihir karena Adrian memiliki lebih dari 200 skill sihir, dimana seharusnya penyihir hanya bisa mendapatkan 100 skill sihir karena adanya batas.


Adrian bisa menghapus batas tersebut karena dia memiliki hak istimewa dari developer karena dia adalah satu-satunya pemain naga maka dia bisa mendapatkan satu permintaan kepada developer.


Adrian menggunakan permintaan tersebut untuk menghapus batas sihirnya yang awalnya seratus menjadi 500, bukannya Adrian tidak bisa mendapatkan skill sihir lebih banyak lagi, tapi masalahnya sihir di game NDO hanya ada kurang dari 300 macam skill sihir yang berbeda, jadi Adrian sendiri hampir mendapatkan semua sihir di game NDO tersebut, kecuali sihir legendaris dan sihir dunia.


Adrian saat ini sedang duduk di kursi kejanya sambil memikirkan kepribadian nya yang sedikit demi sedikit semakin berubah menjadi kepribadian yang tidak dia kenal, di pikiran Adrian, Adrian menduga kepribadian nya yang mulai berubah di akibatkan oleh Ras nya yang sudah berubah menjadi naga.


Saat Adrian memikirkan tentang kepribadian nya yang mulai semakin aneh, tiba-tiba pintu ruangan nya terbuka dan Nampak sesosok anak kecil yang sudah mengenakan pakaian yang terlihat dia seperti ingin jalan jalan.


" Papa kata kakak pelayan papa ingin mengajak ku jalan jalan kedunia luar, Emilly sudah siap, jadi papa tidak perlu menunggu Emilly bersiap siap lagi, heheh" ucap Emilly polosnya.


"Hahaha Emilly Emilly kemari lah nak, hadehh kanapa kau sungguh lucu sekali" Adrian berkata ke Emilly.


" Hehe karena aku anak papa" ucap Emilly.


" Haha yasudah, jadi Emilly ingin berangkat sekarang atau nanti?" Tanya Adrian.


" aku ingin berangkat sekarang, tapi bolehkah aku mengajak popin?" Ucap Emilly.


" popin?, Siapa popin, apakah dia seorang laki-laki?" Tanya adrian, saat Adrian mendengar nama popin tatapan matanya langsung menjadi dingin.

__ADS_1


" Ehh apakah papa belum tau? " Ucap Emilly.


" Hmm papa belum tau bisa kah Emilly memberi tahu papa" ucap Adrian, masih dengan tatapan mata dinginnya.


" Ehh oiya Emilly lupa memberi tahu papa, ehek. popin itu adalah seekor gorila Bulu emas level 100 yang kakak Gabriel tangkap untuk Emilly pelihara" ucap Emilly.


" le level 100, Sial, GABRIEELLLL" ucap adrian berteriak marah.


Saat ini di dapur terlihat Gabriel sedang makan beberapa makanan untuk kembali mengisi tenaganya sehabis dia dihukum berdiri dengan jempol kakinya mulai kemarin.


Saat Gabriel sedang asik makan tiba-tiba terdengar suara teriakan nyaring yang berasal dari lantai atas.


" GABRIEELLLL".


" Hikss firasat ku mengatakan ada sesuatu hal yang sangat buruk akan menimpaku, sebiknya aku lari" ucap Gabriel.


Kembali keruang kerja Adrian.


" Ehh sekarang popin sedang berada di kamar Emilly, Emilly tadi habis mendandani nya Emilly tadi membuat dia mengenakan pita pink dan rok ballet, popin terlihat cantik papa" ucap Emilly.


( Bayangkan gorila mengenakan pita pink di kepalanya dan juga mengenakan rok ballet, bayangkan saja).


" Di di kamarmu, sial Gabriel sepertinya dia perlu di hukum 2x lipat lebih parah dari kemarin " ucap Adrian.


" Papa jangan menghukum kakak Gabriel lagi, jika papa menghukum kakak Gabriel lagi, Emilly akan marah dan tidak ingin bertemu papa lagi, hmpss" ucap Emilly ngambek.


" O oke oke papa tidak jadi menghukum kakak Gabriel, yasudah yasudah, mari kita pergi jalan jalan kedunia luar sekarang ya Emilly " ucap Adrian mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Yey ayo kita berangkat sekarang" ucap Emilly semangat.


Setelah itu Adrian menggendong Emilly dan membawanya keluar dari ruang kerja nya, saat Adrian dan Emilly berjalan di istana nya, setiap dia melewati pelayan atau prajurit yang bertugas pasti mereka akan menundukkan kepala mereka ke Adrian dan Emilly yang sedang lewat.

__ADS_1


Butuh duapuluh menit lebih agar mereka sampai di luar istana, setelah sampai di luar istana Adrian lalu mengeluarkan sayap naganya dan terbang sambil menggendong Emilly, Adrian saat ini terbag menuju hutan area 3, karena area 3 adalah tempat di bangunnya pondok untuk keluar masuk dimensi.


Tidak butuh waktu lama untuk Adrian sampai di hutan area 3, saat sampai di sana Adrian melihat sebuah pondok yang sangat besar, malah bisa di bilang ini adalah sebuah villa, pasalnya bangunan tersebut sangat besar, dulu waktu Adrian ke sini untuk Membuat portal, Pondok tersebut hanya seperti sebuah rumah lusuh, tapi sekarang pondok tersebut sudah menjadi sebuah villa mewah.


" Waw aku tidak menyangka hanya beberapa hari Pondok ini sudah menjadi sangat mewah, apakah yang di dunia luar juga sama" gumam Adrian.


" Wah papa lihat ada rumah besar di sana, Aku ingin melihatnya ayo kita turun " ucap Emilly polos.


Setelah mendengar permintaan Emilly Adrian lalu langsung turun kebawah, dan saat dia sampai bawah, ternyata ada 4 prajurit yang sedang berjaga, dan saat ke empat prajurit tersebut melihat Adrian dan Emilly mereka langsung bersujud kepada Adrian dan Emilly.


" Salam Lord Rio dan nona Emilly, apakah lord Rio dan nona Emilly ingin pergi kedunia luar?" Ucap salah satu prajurit yang sepertinya adalah pemimpin dari 3 prajurit yang lainnya.


" Hmm betul kami ingin keluar" ucap Adrian.


" Kalau begitu hamba akan menyediakan pengawal untuk Anda dan nona Emilly " Ucap prajurit tersebut.


" Tidak perlu kami akan pergi sendiri saja" ucap Adrian.


" Ta tapi lord...." Cukup apakah kau ingin membantah perkataan ku" sebelum prajurit itu selesai berbicara ucapannya langsung di potong oleh Adrian.


" B baik lord Rio, kalau begitu silahkan" ucap prajurit tersebut.


Setelah itu para prajurit berdiri dan memberikan Adrian dan Emilly jalan, setelah Adrian di berikan jalan dia lalu langsung masuk kedalam pondok atau villa tersebut, saat Adrian masuk kedalam betapa mewah dan elegannya Desain di dalam villa tersebut.


" Papa lihat ada Portal di sana, apa kah itu portal untuk pergi kedunia luar?" Tanya Emilly polos.


" Benar Emilly sayang, mari kita masuk kedalam Portal" setelah berkata seperti itu Adrian yang menggendong Emilly langsung masuk kedalam Portal.


...**Jangan lupa...


...LIKE + VOTE + SHARE**...

__ADS_1


__ADS_2