
Ch 37.
Di kekaisaran demihuman, Lebih tepatnya Ibukota Kekaisaran demihuman terlihat pasangan ayah dan anak perempuan sedang berjalan menuju ke suatu tempat, Sang ayah memiliki tanduk seperti Naga tapi sayang salah satu tanduknya patah, sedangkan sang anak Juga memiliki tanduk kecil di kepalanya.
Sang ayah bernama Rio Ludnug Dan sang Anak perempuan bernama Emilly Ludnug, mereka berdua adalah orang orang yang spesial, Sang ayah sebenarnya adalah seorang manusia yang berasal dari dunia berbeda Bernama Adrian, saat dia sedang memainkan game VR yang saat itu sedang populer karena kebebasannya dalam bermain dan bisa menukarkan mata uang di dalam game ke mata uang dunia nyata.
Entah bagaimana Helm VR yang sudah menemaninya bermain selama bertahun-tahun Tiba-tiba Meledak dan membuat nya tewaz seketika saat sedang bermain game, sehingga membuat Nya bereinkarnasi dengan karakter gamenya kedunia baru ini.
Sedangkan sang anak dia Sebenarnya adalah seorang Npc (Non player Character), Dia di ciptakan oleh Adrian/ Rio Ludnug atau sekarang menjadi ayah angkatnya, Dia sebenarnya di ciptakan untuk Menghilangkan kegalauan Rio, karena Rio sudah berumur hampir 40 tahun dan dia masih belum menikah menikah, sehingga dia tidak memiliki anak, Maka dari itu terciptalah Emilly Ludnug.
" Papa kita akan kemana" tanya Emilly.
" Hmm Kesuatu tempat yang sangat ingin papa kunjungi Emilly " jawab Adrian.
" Ooohh apakah di situ ada Kue?" Tanya Emilly.
" ohh apakah Emilly ingin kue, kita bisa membelinya sekarang jika Emilly menginginkan nya" Ucap Adrian.
" mm Emilly mau kue, Kue yang enak dan Banyak hehe" ucap Emilly sambil merentangkan tangannya saat dia berbicara menginginkan kue yang banyak.
" Ohh hahaha begitukah, ayo kita cari toko kue, setelah itu Emilly bisa memakan nya, hahaha" ucap Adrian tertawa senang.
Setelah itu ayah dan anak tersebut Pergi mencari toko kue, setelah berkeliling Sebentar mencari toko kue, akhirnya mereka menemukan Satu toko kue yang di miliki oleh seorang wanita demihuman Dengan Bentuk telinga dan ekor yang menyerupai hewan kelinci tapi anggota tubuh yang lainnya persis seperti manusia pada umumnya..
" Selamat datang, Apakah ada yang bisa ku bantu?" Ucap wanita demihuman Tersebut.
( yang memiliki ciri khas seperti ini adalah Ras Beast di novel ini).
" Ohh sial, apakah dia kelinci, Astaga sangat cantik, Apakah telinganya itu asli?, ahhh aku ingin menyentuhnya" batin Adrian.
Saat Adrian pertama kali melihat wanita demihuman Tersebut Dia langsung terdiam karena melihat kecantikan wanita Demihuman.
" Halo tuan apakah ada yang bisa ku bantu?" Tanya Wanita demihuman itu sekali lagi.
__ADS_1
" A..aah... Ahh haha iya aku sekarang masih single..." Ucap Adrian spontan karena terkejut.
Saat wanita demihuman Tersebut mendengar perkataan Adrian, dia mengangkat sebelah alisnya karena bingung.
" Maaf tuan, tapi aku tidak paham apa maksudmu" ucap wanita demihuman Tersebut.
" ARgggg sial, apa apaan, perkataan ku tadi, sial ini pasti efek karena menjomblo Seumur hidup" batin Adrian.
" A... Ah.. ahhahah.. ahahah, Tidak usah di hiraukan, hahah a.. ak...aku hanya sembarang bicara tadi ahaha" ucap Adrian tertawa canggung.
" A.. aku kesini sebenarnya i...ing ingin membeli k..kue untuk A.. anak ku" ucap Adrian Canggung.
" Ohhh Kami di sini memiliki banyak macam kue, Apakah anda membutuhkan bantuan untuk memilih nya?" Ucap wanita demihuman Tersebut.
" Ahh itu, Emilly apakah ada kue Yang kau inginkan?" Ucap Adrian berpaling melihat anaknya.
Emilly yang melihat kecanggungan ayahnya saat berhadapan dengan Wanita demihuman Tersebut terkejut saat mendengar dia di panggil oleh ayahnya.
Sedangkan di lihat dari luar tidak ada yang berbeda dengan tampilan Emilly, tapi di batin nya Dia sedang berpikir keras, dan menatap tajam Wanita demihuman Tersebut.
" Hmmps kata Kakak Gabriel kalau Laki laki berhadapan dengan lawan jenisnya terus dia gugup itu tandanya laki laki tersebut menyukai wanita itu, Dan papa tadi dia gugup waktu berhadapan dengan wanita ini, apakah papa menyukainya?, Ini gawat Emilly harus menjauhkan Wanita ini dari papa, tidak ada yang boleh merebut papa dari Emilly " batin Emilly.
" ohh begitukah, Emilly bisa memilih sendiri kue yang Emilly ingin kan" ucap Adrian.
" Mm Emilly akan memilih nya" ucap Emilly tersenyum imut.
" Wahh imutnya, apakah ini Putri anda tuan" ucap wanita demihuman Tersebut tiba-tiba ikut bergabung dalam obrolan ayah dan anak itu.
" eh ahh iya dia anak ku, dia sangat sepesial bagiku" ucap Adrian menjawab perkataan wanita demihuman Tersebut sambil menampakkan senyum hangatnya sambil melihat Emilly.
" Sungguh tampan" ucap wanita demihuman Tersebut spontan saat melihat Adrian tersenyum.
" Eh".." Eh" ucap mereka berdua.
__ADS_1
Adrian yang mendengar perkataan wanita demihuman Tadi Hanya diam terpatung sedangkan wanita demihuman Tersebut memiliki wajah yang memerah karena malu ( >///<).
" \>///<, no... Nona ayo a.. ak..aku akan mengantar Anda me..memi.... memilih kue" ucap wanita demihuman Tersebut berpaling dan langsung pergi sambil menggandeng tangan Emilly.
Adrian yang melihat kepergian Anaknya dan wanita tersebut masih saja terdiam efek dari Mendengar wanita cantik memanggil nya tampan.
" Sial apa apaan tadi, kenapa Hatiku tiba tiba berdegup kencang, Dan apa apaan ekspresi malunya tadi, sialll sangat imut " ucap dalam batinnya Adrian masih tertegun.
Beberapa menit kemudian Emilly kembali dengan wanita demihuman Tadi sambil membawa 6 kotak yang sepertinya berisi Kue yang di pilih oleh Emilly.
" Papa aku sudah memilih semua kue yang kuinginkan, aku juga sudah membayarnya, ayo kita pergi" ucap Emilly sambil menarik tangan ayahnya.
" Eh eh tu.. tunggu Emilly, masih ada sesuatu yang harus papa lakukan" ucap Adrian mencoba lepas dari tarikan Emilly.
Emilly yang mendengar perkataan ayahnya tidak memperdulikan nya Emilly masih menarik tangan ayahnya untuk segera pergi dari toko kue ini, Adrian yang di tarik oleh Emilly, hanya bisa tersenyum pasrah, pasalnya dia sangat tau sifat anak perempuannya ini, karena dia sendiri yang mendesain dan mengaturnya.
" Hadehh Emilly Emilly" batin Adrian, Sambil tersenyum hangat melihat kelakuan putrinya.
" Setidaknya aku ingin tahu namanya, tapi yasudahlah nanti saja habis pulang dari pelelangan aku kembali lagi" batin Adrian pasrah.
Adrian dan Emilly yang sudah keluar dari toko kue terlihat saat ini sedang menanyakan lokasi tempat Dimana beradanya guild pedagang.
" Ohh anda bisa jalan terusss saat melihat gang kecil di Kiri anda, anda bisa masuk, tidak butuh waktu lama Anda akan menemukan jalan besar, waktu keluar dari gang di depan anda, di jalan besar itu tempat Gedung guild pedagang berada gedungnya berwarna Putih Dengan beberapa bagiannya di cat emas" ucap Dwarf yang di tanyai Adrian.
" Oke belok kiri, masuk gang Waktu keluar gang ada jalan besar tepat di depan adalah gedung Guild pedagang, sip aku hapal, terimakasih " ucap Adrian.
" Sama sama " ucap Dwarf tersebut.
Setelah itu Adrian dan Emilly kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju guild pedagang
...JANGAN LUPA ...
...LIKE + VOTE + SHARE...
__ADS_1