REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 40. Masa lalu si Pemilik toko kue


__ADS_3

Ch 40.


Guild Pedagang di kekaisaran demihuman.


Adrian di antar oleh penjaga ke lantai 3 Saat Adrian di antar ke ruangan nya, Di situ dia melihat sudah ada 1 Pelayan wanita Elf, Dan seorang laki-laki yang sepertinya dia adalah orang yang di suruh untuk menjelaskan item item yang ada di Pelelangan kali ini, laki laki itu ada seorang beast Harimau, karena telinga dan ekornya memiliki loreng seperti harimau.


Saat Adrian melihat mereka berdua Adrian lalu menyapa mereka dan mengeluarkan senyum ramahnya, mereka berdua yang di sapa oleh Adrian juga membalas sapaan Adrian dan membalas senyum Adrian dengan senyum mereka sendiri.


" Silahkan duduk tuan, Semua meja dan kursi sudah saya bersihkan " ucap pelayan elf tersebut dengan senyum ramahnya.


Adrian yang mendengar perkataan pelayan elf tersebut langsung maju dan menduduki tempat nya sambil menggendong Emilly.


" terimakasih nona" ucap Adrian.


" tuan pelelangan akan di mulai 1 jam lagi, sambil menunggu anda bisa Melihat lihat menu dan memilih makanan apa yang anda inginkan " ucap pelayan Elf.


" hmm terimakasih, Emilly apakah ada yang kamu inginkan nak?" Tanya Adrian kepada putrinya.


" Mmm Kakak apakah, Puding coklat ini ada?" Tanya Emilly mengalihkan perhatiannya kepada pelayan elf wanita.


" Tentu saja ada nona muda, Apakah masih ada lagi?" Ucap pelayan elf.


"Mm tidak itu saja, Aku juga sudah membeli banyak kue tadi sebelum kesini " ucap Emilly.


" Hmm kalau begitu nona, itu saja dan tolong bawakan minuman yang segar segar, tenggorokan ku sedikit seret Karena terlalu banyak bicara tadi" ucap Adrian.


" Baiklah tuan dan nona muda, Kalau begitu Saya akan permisi dulu" ucap pelayan elf.


Setelah itu pelayan elf tersebut pergi dari ruangan VIP Adrian untuk mengambil pesanan Adrian dan Emilly, Saat sedang menunggu dia melihat Laki laki yang berada di pojok ruangan masih berdiri Seperti menunggu sesuatu.


" Ehem Permisi Bisa tolong jelaskan apa Tugas mu di sini" ucap Adrian mencoba berbasa-basi agar tidak terlalu canggung.


" Baik tuan, tugas saya di sini adalah untuk memberitahu Item item apa saja yang akan berada di pelelangan kali ini, Dan jika anda memiliki pertanyaan tentang item item yang di lelang anda bisa bertanya kepada saya dan pasti akan Saya jelaskan semaksimal mungkin " ucap laki-laki beast tersebut.

__ADS_1


" Hmm baiklah, Oiya perkenalkan namaku Rio Ludnug dan ini adalah putri kecilku Namanya adalah Emilly Ludnug " ucap Adrian memperkenalkan dirinya.


" Ohh maafkan saya tuan karena lupa memperkenalkan diri, nama saya Rizer Dan saya seorang beast " ucap laki-laki bernama Rizer tersebut.


Setelah perkenalan singkat mereka, mereka kembali lagi dalam kecanggungan, Saat tidak tau apalagi yang harus di bicarakan Tiba-tiba Emilly Berbicara.


" Ayah bisakah kau keluarkan kue kue yang tadi di beli aku ingin memakannya " ucap Emilly.


" Ohh tentu saja Emilly sayang" ucap Adrian sambil mengeluarkan kue dari sihir ruang yang tadi di beli.


Saat semua kue yang di beli Adrian sudah tertata di meja, Emilly mulai mengeluarkan kue itu satu persatu dari kotaknya, setelah semua kue keluar dari kotaknya Emilly langsung memakan semua Kue kue yang berada di atas meja, saat Emilly sedang asik makan tiba-tiba Beast yang bernama Rizer di ruang Bertanya kepada Emilly.


" nona muda Apakah anda membeli kue itu itu di toko Dekat Restoran Roda Emas?" Ucap Rizer.


" Emm betwul Akwu Dwan Ayuah Tuadi Beuli Di Suana" Ucap Emilly berbicara sambil makan terlihat banyak kue memenuhi mulutnya.


" OHH pilihan yang tepat Itu adalah salah satu toko kue paling terkenal di kekaisaran demihuman ini, Pemilik toko tersebut adalah seorang beast kelinci bernama Silvy Dia dulu adalah seorang petualang Gold yang cukup terkenal, Tapi sayangnya saat mengerjakan quest untuk memburu bandit Dia mengalami cedera yang membuat nya harus pensiun dari pekerjaannya sebagai petualang " ucap Rizer.


" Ohh maafkan aku tuan, Aku terlalu banyak bicara" ucap Rizer meminta maaf.


" Itu karena aku dulu adalah partner nya waktu dia masih aktif sebagai petualang, kami sama sama waktu itu mengerjakan quest yang menyebabkan dia mengalami cedera, setelah dia pensiun Aku juga ikut pensiun karena merasa bersalah Dan lalu aku mencari pekerjaan di guild pedagang ini dan akhirnya di sinilah aku sebagai Asisten Pelelangan " ucap Rizer.


" Apa maksudnya Ikut pensiun karena merasa bersalah?" Tanya Adrian.


" I itu, Karena Aku yang menyebabkan dia mengalami cedera, jika bukan karena menyelamatkan diriku, mungkin dia sudah Memiliki karir yang hebat sebagai petualang, tapi karena menyelamatkan Aku saat itu, dia harus mengalami cedera dan membuatnya menjadi seperti sekarang " ucap Rizer dengan tatapan wajah bersalah.


" Menarik Aku penasaran, Bisakah kau ceritakan cerita lengkapnya?" Tanya Adrian.


" Baik tuan, Waktu itu aku dan Silvy Mengambil Quest dari Salah satu pedagang yang barang dagangannya di jarah oleh para bandit, saat itu Kami ada berempat Aku Silvy dan 2 petualang Tingkat gold lainnya, Aku sebagai warrior Silvy sebagai support Karena di sangat ahli dalam sihir penyembuhan dan pertarungan jarak jauh, dan dua lainnya sebagai Assassin dan Guard, Assassin adanya seorang elf dan guard adalah seorang Dwarf, Kami Mengambil Quest itu karena bayaran nya yang luar biasa banyak bagi kami.


Saat kami berempat sampai Di kamp bandit, si Assassin melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk melihat jumlah musuh dan seberapa kuat mereka, Tapi karena aku yang dulu terlalu meremehkan Bandit Bandit itu, aku Langsung pergi menyerang bandit seorang diri tanpa memikirkan konsekuensinya, Silvy dan Petualang guard Yang masih menunggu kabar dari si Assassin, terkejut karena melihat ku langsung maju menyerang kamp bandit.


Silvy mencoba Mengejar ku untuk tidak menyerang markas mereka seorang diri, dia menyuruh kami untuk membuat rencana terlebih dahulu setelah mendapatkan kabar dari Assassin, tapi karena aku tidak ingin mendengarkan nya dan mengabaikan nasihatnya, aku masih tetap maju menyerang seorang diri.

__ADS_1


Saat melakukan pertarungan aku merasa aku di atas angin karena Tidak ada satu bandit pun waktu itu yang bisa menghalangiku, tapi kesenangan itu tidak butuh waktu lama untuk Di gantikan oleh terror, saat aku masuk semakin dalam Musuh yang ku hadapi semakin kuat, dan tibalah waktunya aku bertarung dengan wakil ketua bandit.


Saat itu Aku kalah telak, kecepatan, kekuatan, kepintaran aku semuanya kalah aku hanya di permainkan olehnya saat bertarung, Setelah dia bosan bermain main wakil ketua bandit lalu mulai menyerang ku secara serius, Di situ aku hampir mati, tapi untungnya Guard dan assassin langsung masuk dan menerjang ke dalam mencoba mengulur waktu agar Silvy menyembuhkan ku.


Si Assassin dia memiliki kecepatan yang sama dengan Wakil ketua bandit, tapi kekuatannya kurang yang menyebabkan dia juga ikut terluka, sedangkan guard Dia hanya memiliki ketahanan yang sangat kuat.


Saat si Assassin kalah, Guard mulai memikirkan cara agar kami bisa melarikan diri, Tapi sayangnya Wakil ketua bandit tidak membiarkan hal itu terjadi, dia akan selalu menghalangi Jalan kami untuk kabur.


Hingga akhirnya Silvy menawarkan diri untuk mengulur waktu agar kami bisa kabur, karena Silvy satu satunya orang di kelompok kami yang belum bertarung sehingga dia masih baik baik saja, Guard yang mendengar alasan Silvy setuju dan langsung menggendong aku dan assassin untuk kabur, Wakil ketua bandit yang melihat Kami ingin kabur mencoba untuk menggagalkan nya tapi Silvy tidak membiarkan itu terjadi.


Saat kami berhasil keluar dan Meminta bantuan Kepada guild petualang di Kota Terdekat, Kami lalu kembali lagi ke kamp bandit, Dan saat kami sampai di kamp bandit kami melihat Silvy sudah pingsan dengan banyak sekali luka di tubuhnya, sedangkan wakil ketua bandit dia sudah mati.


Sesampainya di kota, kami pergi ke Penyembuh terhebat di sana untuk menyembuhkan Silvy, Untungnya Silvy masih bisa di selamat kan, tapi untuk mengulur waktu agar kami bisa kabur dari wakil ketua bandit Silvy juga harus mengorbankan inti Mana nya, inti mana Silvy rusak dan cacat sehingga dia tidak bisa menggunakan sihir lagi dan karena itu dia pensiun sebagai petualang dan memilih membuka toko kue di ibukota kekaisaran demihuman.


Sampai sekarang aku masih tidak bisa Melihat wajah Silvy karena aku takut, aku tau aku pantas mendapatkan amarah darinya, tapi tetap saja aku tidak sanggup untuk melihat nya." Ucap Rizer.


" Cerita yang menyedihkan di sana, lalu Kenapa hanya ada wakil ketua bandit, apakah tidak ada ketuanya waktu itu" tanya Adrian.


" Bukan seperti itu, yang kami serang adalah salah satu markas cabang mereka, sedangkan Markas utama Itu Tidak di ketahui, Setiap cabang markas bandit di pimpin oleh orang orang kepercayaa ketua bandit, sialnya kami Melawan wakil ketua bandit waktu itu" ucap Rizer menjelaskan.


"Hmm seperti itu, tapi aku masih penasaran kenapa kau bisa sebodoh itu, menyerang markas bandit seorang diri itu sesuatu hal yang bisa di bilang bodoh " ucap Adrian.


" Ukhh.. memang aku waktu itu sangat bodoh, Aku sangat naif dan sombong waktu itu, saat itu aku masih berumur 18 tahun dan sudah menjadi petualang tingkat gold tentu saja aku waktu pasti besar kepala seperti remaja pada umumnya, tapi aku dulu aku terlalu percaya diri dengan kekuatan ku, Sehingga membuat aku mencelakai teman temanku" ucap Rizer dengan tatapan penuh penyesalan.


Saat Adrian dan Rizer masih berbicara, tiba-tiba Pintu ruangan mereka terbuka dan masuklah pelayan elf wanita membaya 2 minuman dan satu pudding coklat.


" silahkan Tuan dan nona muda" ucap pelayan elf sambil menaruh Pesanan Adrian di meja.


" Baiklah Rizer mungkin Sudah cukup ceritamu, sekarang bisakah kau memberitahuku apa saja item utama di pelelangan kali ini" ucap Adrian.


" Baik tuan" .


...JANGAN LUPA...

__ADS_1


...LIKE + VOTE + SHARE ...


__ADS_2