
Mulai sekarang aku akan mengganti Adrian menjadi Rio, karena Mc bukan lagi Adrian melainkan Rio, karena Dia bukan lagi manusia tapi naga.
Ch 45.
Setelah memberikan tugas tambahan kepada Monster ghost peliharaan nya, Adrian lalu mengalihkan perhatiannya kepada item lelang yang kedua, Item lelang kali ini seharusnya adalah item utama yang akan di keluarkan, tapi posisinya langsung tergantikan oleh pedang sampah Rio.
Item lelang ini adalah sebuah Permata Berwarna merah dengan ukuran yang lumayan besar, dari penjelasan Michelle Permata ini di temukan di sebuah lembah yang terdapat di hutan monster, para penjelajah yang menemukan Permata ini mengatakan bahwa Permata ini Sebenarnya Terletak di atas tongkat, tapi saat mereka mengangkat tongkat tersebut tongkat itu langsung patah dan hanya menyisakan permata indah ini.
" Tuan tuan permata berwarna merah yang indah ini juga sudah kami uji, Permata ini mengandung mana yang sangat banyak, tapi karena pihak kami tidak tahu bagaimana cara menggunakan nya makanya permata ini kami jadikan item lelang kali ini" ucap Michelle.
Rio yang awalnya melihat Permata itu tidak terlalu tertarik tapi saat Rio mendengar bahwa Permata yang indah itu mengandung mana yang besar dia lalu langsung mengedarkan kesadaran nya untuk memindai permata itu, sesaat setelah memindai pertama yang indah itu Rio memiliki tatapan terkejut di wajahnya.
" Si...sial bukan kah itu permata Dunia, permata itu adalah salah satu item yang sangat susah di dapatkan di game NDO, karena Permata itu selalu menyerap mana yang ada di sekitarnya sehingga membuat pasokan mana menjadi tidak terbatas, ini adalah item impian bagi para penyihir, Aku harus mendapatkan permata ini tidak peduli Bagaimana caranya " gumam Rio.
( Maksud dari tidak terbatas adalah, Permata ini memiliki mana dalam jumlah banyak sehingga menjadi Mana cadangan bagi penyihir, walaupun mana dalam permata ini habis, permata itu akan mulai menyerap Mana lagi yang ada di sekitarnya, jadi membuat permata ini menjadi incaran banyak sekali penyihir, tapi permata ini sangat sulit di dapat).
Setelah penjelasan dari Michelle Permata itu lalu di lelang dengan harga awalan 500.000 dengan setiap kenaikan harga tawar minimal harus 1000 gold, awalnya tidak ada yang mau menawar untuk permata itu, karena pihak Gedung guild pedagang saja yang memiliki sumber daya yang banyak tidak tau cara menggunakan nya apalagi mereka yang memiliki sumber daya terbatas, jadi sekitar 5 menit menunggu masih tidak ada yang berani menawar.
Tapi saat Rio hendak mulai menawar tiba-tiba ada suara pria tua Yang langsung menawar dengan harga fantastis dari arah ruang VIP ahli waris kaisar.
"5.000.000 gold "ucap suara pria tua dari Arah ruangan Enville.
" Ka..kakek Sejak kapan kau datang?"ucap Enville yang terkejut.
" Hmmps sejak tadi aku datang, tapi Aku terlalu fokus mendengar kan tentang tentang permata ini sampai sampai aku lupa menyapa mu" ucap pria tua Yang di panggil kakek oleh ahli waris kaisar.
" Be..begitukah, Lalu kakek apakah kau akan memberikan ku uang?" Ucap Enville dengan senyum bodohnya.
" Diamlah bocah, Kau akan mendapatkan uang mu tapi hanya 5 juta tidak lebih, Tapi aku akan tetap menghajarmu karena membuang satu juta gold dengan membeli item sampah" ucap pria tua tersebut.
__ADS_1
Rio yang penasaran Melihat kearah ruangan ahli waris kaisar dan melihat sesosok pria tua namun tubuhnya masih berdiri tegak terlihat masih banyak kekuatan di tubuh tuanya tersebut.
"Heh menarik Apakah dia juga tahu fungsi dari kegunaan Permata itu" batin Rio.
" Baiklah pria tua aku akan menemanimu bermain kekeke" batin rio terkekeh.
" 5.100.000 Gold "ucap Rio.
Enville dan pria tua tersebut yang masih berdebat langsung terdiam saat mendengar ada yang ikut menawar untuk permata itu.
" O...or orang itu, kakek orang itu yang membuat ku menghabiskan satu juta lebih, kau harus membalas kan nya untuk ku kakek" ucap Enville geram.
" Tch diamlah bocah, aku bukan pengasuh mu, jika kau memiliki masalah selesaikan sendiri, aku tidak akan ikut campur " ucap pria tua tersebut.
" Tapi orang ini menarik, dari fisiknya sepertinya dia bukan berasal dari benua matahari ini, Apakah dia tahu apa permata ini atau dia hanya ingin bermain main karena kesal dengan cucuku" gumam pria tua itu
"6.000.000 Gold" ucap pria tua itu.
' ohh Orang ini sepertinya hanya ingin bermain terlihat dari harga tawaran nya yang hanya naik 100.000 gold setiap kali aku menawar, baiklah mari kita lihat seberapa banyak uang yang kau miliki, 8.000.000 Gold " ucap pria tua tersebut dengan tatapan penasaran melihat kearah ruangan Rio.
" Heheh Orang tua itu sepertinya sudah tidak sabar, Baiklah mari ku perlihatkan seberapa kaya aku sebenarnya, 15.000.000 Gold " ucap Rio
" Kuhugh, sial Orang ini sepertinya Sangat kaya, aku saja hanya bisa mengeluarkan 10.000.000 gold paling banyak sebelum di marahi oleh istiku, Karena Hartaku juga sebagian milik Kekaisaran jadi aku tidak bisa sembarang meng hambur hamburkan nya, sepertinya aku harus mengalah saja, lagi pula aku juga tidak tau apa sebenarnya permata ini, aku menawar nya karena aku hanya tertarik dan ingin meneliti nya karena besarnya jumlah mana yang terdapat di permata itu, tapi karena harganya sudah melampaui batas yang bisa ku gunakan dengan sesuka hati maka aku akan mengalah di permata ini " batin pria tua tersebut.
" Apakah tidak ada yang ingin menwar lagi, Ayo tuan tuan dan nyonya nyonya, Jika tidak ada maka dalam hitungan ketiga permata ini akan menjadi Milik tuan yang di ruang VIP di sana" ucap Michelle bersemangat pasalnya Dari permata ini saja dia dia bisa mendapatkan 15.000.000 gold.
"15 juta pertama, kedua, ketiga, ya selamat buat tuan yang ada di ruang VIP di sana karena berhasil mendapatkan Permata ini" ucap Michelle gembira.
Setelah ucapan selamat dari Michelle Rio lalu melihat ke arah para pelayan wanita dan Pria Beast yang ada di ruangan nya Rio melihat mereka menatap nya dengan mulut yang terbuka lebar.
__ADS_1
" Hei tutup mulut kalian berdua, Nanti ada naga yang akan masuk" ucap Rio bercanda.
" tu..tuan Astaga anda sungguh kaya, berapa harta yang anda miliki,...... eh upss maaf saya sudah lancang karena menanyakan hal tersebut " ucap pelayan wanita.
Rio yang melihat hal tersebut hanya terkekeh dan tidak menjawab, Rio lalu kembali mengalihkan perhatian nya ke pelelangan yang ada di depannya, ria melihat ada sebuah kota persegi panjang yang terdapat ukiran yang sangat indah di kotak tersebut, kotak tersebut di taruh di meja yang juga terlihat mewah.
Saat Rio penasaran ada apa di dalam kotak tersebut, dia lalu mendengar penjelasan Michelle dan tidak bisa tidak tersenyum pasalnya dia langsung tahu apa yang ada di dalam kotak tersebut.
" Tuan tuan dan nyonya nyonya, kali ini kita akan masuk kedalam Item terakhir yang akan di lelang, item ini adalah sebuah pedang yang sangat luar biasa, hamba sendiri sudah melihatnya Dan tidak bisa tidak kagum terhadap pedang ini, Saya yakin jika tuan tuan dan nyonya nyonya mendapatkan pedang ini, maka kalian Akan memiliki senjata yang sangat kuat" ucap Michelle bersemangat.
" Baiklah Mari ku perlihatkan pedang yang membuat Aku seorang petualang Iridium Sangat kagum dengan pedang ini" ucap Michelle.
Setelah pernyataan dari Michelle Dia langsung berpindah tempat menuju ke arah kotak persegi panjang tersebut, saat Michelle membuka kotak tersebut tiba-tiba.
BOMMMMM.
Semua orang yang ada ruangan lelang itu kecuali Rio Emilly dan pria tua Yang ada di ruang Enville. Semua orang merasa ada aura yang menekan mereka.
" Si..sial pedang itu pedang apa itu, aku merasa ada aura yang menekan ku, ini pertama kalinya dalam hidup ku aku merasakan aura pedang yang sekuat ini, kakek kau harus mendapatkan nya untuk ku, aku ingin hadiah ulang tahun ku adalah pedang itu " ucap Enville ahli waris kaisar saat ini.
Sedangkan pria tua Yang di ajak bicara oleh Enville, Pandangan nya tidak bisa lepas dari pedang yang ada di dalam kotak persegi panjang itu.
" Pedang ini, pedang ini setara dengan Armor yang saat ini berada di Ruang harta kekaisaran, apakah pedang dan armor itu satu pasang, aku merasakan aura yang sama dari kedua item tersebut, tadinya aku kesini hanya ingin melihat bocah nakal yang menghabiskan 1 juta gold secara sembarangan tapi sepertinya aku menemukan Jackpot.
Sudah ku putuskan Berapapun harga yang harus di keluarkan Aku akan membeli pedang ini, walaupun nantinya aku akan di marahi oleh Nenek tua di rumah itu" batin pria tua tersebut.
( MOHON MAAF NOVEL BARUKU, KU HAPUS KARENA SULIT UNTUK MENENTUKAN CERITA UNTUK KEDEPANNYA, MAKA DARI ITU AKU AKAN MENCARI REFERENSI DAN MERISET SEBELUM MENULIS NOVEL BARU LAGI)
...**JANGAN LUPA...
__ADS_1
...LIKE + VOTE + SHARE**...