REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 26. Sedia payung sebelum hujan (end)


__ADS_3

ini bab kedua karena 2 hari belum upload, bab ke 3 nanti malam karena ada beberapa yang harus di revisi.


 


Ch 26.


Setelah memberitahukan apa saja yang perlu diketahui oleh bawahannya Adrian lalu membubarkan mereka dan hanya menyisakan Zarogh, Adrian lalu menyuru Zarogh untuk mengikutinya.


Saat ini kita bisa melihat Zarogh Adrian dan Emilly yang berada dalam pelukan Adrian sedang berada di ruang Rapat istana, Adrian merubah pikirannya dan langsung saja menyuruh Zarogh untuk memanggil monster iblis iblisnya.


Mendengar perintah Adrian tanpa butuh waktu lama Zarogh langsung melaksanakan perintah Adrian, Zarogh mengaktifkan skill Sihirnya dan tiba tiba muncul lubang yang lumayan besar di lantai, tidak butuh waktu lama tiba-tiba keluar 3 sosok iblis dengan tampilan yang mengerikan, ketiga iblis tersebut saat ini sedang berlutut kepada Zarogh dan Adrian.


Iblis iblis ini hanya sebuah sklill sihir monster summon, di mana semakin banyak monster iblis yang di summon maka semakin banyak Mp yang digunakan, monster iblis ini juga tidak terlalu pintar mungkin akal mereka setara dengan anak umur 10 tahun, mereka hanya tau satu hal yaitu tugas yang di berikan harus selesai tanpa kegagalan.


(sihir summon bisa di pelajari hampir semua penyihir di game NDO tapi ada beberapa sihir summon yang bersifat nya rasial, seperti sihir summon iblis ini, sihir summon ini hanya bisa di gunakan oleh Ras iblis, begitu juga Ras Angel atau malaikat).


Untuk misi menjelahi dan mencari informasi tentang dunia asing ini ketiga iblis tersebut sebenarnya sudah cukup, tapi karena Adrian terlalu paranoid, dia juga men summon seekor monster Golem kayu, Golem ini bisa berubah wujud menjadi manusia, dan untuk misi penyamaran Golem ini sangat cocok, Golem ini juga berlevel 80 sedangkan ke 3 monster iblis tersebut berlevel 50.


" Dengan begini aku akan sedikit tenang" ucap Adrian.


" Lord Rio, Pemikiran anda memang luar biasa makhluk rendahan seperti kami memang tidak bisa di bandingkan dengan anda" ucap ZAROGH kagum dengan pemikiran Adrian.


" Ehh apa maksudmu Zarogh?, Bisakah kau jelaskan?" Pinta Adrian ke Zarogh, bingung pasalnya dia tidak paham apa maksud perkataan Zarogh.


" Ehem Lord Rio, Mohon ijinkan hamba untuk menjelaskan, maksud hamba pemikiran lord memang sungguh luar biasa, Padahal hamba sudah men summon tiga iblis berlevel 50, tapi anda juga men summon Golem level 80, Itu pasti untuk mewanti wanti jika mereka bertemu musuh yang levelnya di atas mereka sehingga mereka mengalami pertempuran dan tidak bisa kembali karena level yang terlalu rendah dalam menghadapi musuh, maka dari itu anda men summon Golem level 80 untuk membantu mereka, benarkan begitu lord Rio" Ucap Zarogh panjang lebar menjelaskan.


" A.. a.. ah iya iya betul betul se sekali hahaha, Zarogh kau memang pintar, aku tidak salah memilih mu" ucap Adrian Tertawa canggung.


" Sial dia bisa semudah itu membaca pikiranku" batin Adrian.


" Hemm Tidak.. pikiran ku tidak sepintar itu jika di bandingkan dengan lord Rio" ucap ZAROGH mencoba menyangkal pujian Adrian ke padanya.

__ADS_1


" Ha.. ha.. hahaha yasudahlah mari kita kirim mosnter ini kedunia luar untuk mencari informasi lebih lanjut tentang dunia asing ini" ucap Adrian mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Hemm Anda benar lord Rio, Mari kita kirim saja langsung mereka" Ucap Zarogh menimpali perkataan Adrian.


Selama pembicaraan Adrian dan Zarogh Emilly hanya diam menyimak obrolan mereka, Setelah itu mereka keluar dari istana dan terbang ke arah area hutan 1, mereka akan membuka dimensi untuk keluar di sana.


15 menit kemudian mereka bertiga akhirnya sampai di sana, dengan di ikuti oleh 4 monster summon di belakang mereka.


" Lord Rio kita sudah sampai di sini, apakah anda akan membuka pintu keluar dimensi sekarang?" Tanya ZAROGH.


" Hmm sebentar, kita belum menyampaikan apa saja tugas yang harus mereka kerjakan di dunia luar sana" Ucap Adrian.


" Luar biasa lord Rio, Aku saja sampai lupa saking antusiasnya, memang makhluk rendahan seperti kami tidak bisa di bandingkan dengan anda" ucap ZAROGH.


" Sudahlah mari kita beritahu tugas tugas yang harus mereka kerjakan " ucap Adrian.


Beberapa saat kemudian Adrian sudah selesai memberi tahu apa saja tugas yang harus di kerjakan oleh ke 4 Golem summon tersebut saat berada di dunia luar.


" Jadi tugas kalian itu semua, dalam seminggu kalian harus sudah kembali dan melaporkan informasi apa saja yang sudah kalian dapat " ucap Adrian.


Setelah mendengar kesediaan mereka, Adrian lalu membuka retakan Dimensi untuk keluar dari sihir dimensi nya Adrian.


" Sekarang keluar lah dan kembali lagi setelah seminggu di tempat awal kalian keluar, seminggu kemudian aku akan membuka pintu sihir demensi hanya satu jam jika satu jam lebih kalian belum masuk dan setelah aku mengecek keluar kalian tidak ada, maka aku kan menyuruh orang untuk mencari kalian, dan mencari informasi lagi" ucap Adrian kepada ke empat monster summon tersebut.


" Siap Lord Rio kami tidak akan mengecewakan Anda" ucap mereka berempat.


.


.


.

__ADS_1


Sehari setelah summon mosnter pergi dari sihir dimensi Adrian, Adrian menyuruh semua prajurit istana dan para pelayan istana untuk melakukan leveling, Adrian menyuruh mereka leveling secara bergantian setiap hari.


"Lord Rio, Apakah anda tau dimana Gabriel?" Tanya BAKUR.


" BAKUR aku tidak tau, coba kau tanya ke Zarogh mereka sering bersama" Jawab Adrian.


" Tch ZAROGH, kenapa Zarogh sengat dekat dengan Gabriel apa hubungan mereka sebenarnya?' gumam BAKUR pelan, walaupun gumaman BAKUR pelan tapi itu terdengar oleh Emilly dan Adrian.


" Paman BAKUR paman BAKUR, apakah paman menyukai Tante Gabriel?" Tanya Emilly polos.


" Ehh no nona Emilly ti tidak tidak aku tidak menyukai Gabriel " ucap BAKUR dengan wajah merah karena malu.


" Emilly sayang jangan ganggu paman BAKUR oke, begini saja Emilly nanti malam mau makan apa, nanti papa minta pelayan buatkan makanan untuk Emilly " ucap Adrian ke Emilly mengalihkan pembicaraan.


" lord Rio nona Emilly hamba undur diri dulu" ucap BAKUR pamit pergi.


Setelah BAKUR pergi Emilly baru menjawab perkataan ayahnya tersebut.


" Papa papa Emilly pengen makan Burger, pertama kali Emilly makan Emilly sudah sangat sangat suka sama burger" ucap Emilly penuh semangat.


" Haha ok nanti papa minta pelayan istana untuk membuatkan 10 Burger untuk mu" ucap Adrian sambil menepuk kepala Emilly yang berada di pelukan nya.


" Hehe aku sayang papa, muach" ucap Emilly sambil mengecup pipi papanya.


Semenjak Adrian tau bahwa Emilly menjadi hidup, dia semakin menyayangi dan memanjakan nya, Adrian memberikan apapun yang di minta Emilly tanpa menolaknya sama sekali, dia sudah menganggap Emilly sebagai anak kandungnya sendiri.


Emilly sendiri dia juga sangat mencintai papanya tersebut, Bahkan pelayan wanita di istana jika ingin bertemu dengan papanya harus mendapatkan ijin dari Emilly dulu saking tidak inginnya papanya direbut oleh wanita lain dari dirinya.


.


.

__ADS_1


.


Seminggu kemudian.


__ADS_2