
Ch 42.
Setelah satu jam lebih pelelangan di mulai dan ratusan barang sudah berhasil di lelang, Adrian sendiri dia belum membeli satu barang pun karena ke dua barang incaran Adrian termasuk kedalam Lima barang utama di pelelangan kali ini.
"BAIKLAH tuan tuan kali ini kita akan masuk kedalam 5 barang utama yang akan di lelang " ucap pembawa acara Seraphine.
Prok... Prok.. prok...
Suara tepuk tangan bergemuruh menghiasi se isi ruangan pelelangan.
" Kali ini yang akan membawakan acara pelelangan 5 barang utama bukan lagi saya, Tapi yang akan membawakan nya adalah Nona Michelle Anak dari tuan Elwin " ucap Seraphine bersemangat.
Setelah Nama dari orang yang akan membawakan 5 barang utama di pelelangan kali ini, tiba-tiba suara orang yang bersemangat semakin pecah, ruangan pelelangan kali ini sangat berisik para pria yang berada di ruang pelelangan ini meneriakkan nama Michelle berkali-kali, baik itu muda maupun tua tidak lepas dari pemujaan mereka terhadap orang bernama Michelle ini.
Michelle.
Michelle
Michelle
Kembali keruangan Adrian saat ini Adrian yang melihat keributan yang terjadi di dalam gedung pelelangan tidak bisa tidak mengangkat sebelah alisnya, pasalnya dia heran hanya menyebutkan satu nama saja orang orang yang berada di dalam gedung pelelangan ini bisa sangat berisik.
" Hmm ini menarik, Rizer apakah kau tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi?" Tanya Adrian penasaran.
" saya tau tuan Rio, ini di sebabkan oleh nona Michelle sendiri " ucap Rizer memberitahu.
" Ohh emangnya apa yang menarik dari wanita yang bernama Michelle ini?" Tanya Adrian.
" Hmm dari mana saya harus memulainya pasalnya nona Michelle ini adalah salah satu wanita tercantik di kekaisaran demihuman, bahkan kecantikan nya nona Michelle itu di akui oleh kaisar sendiri, dan nona Michelle ini juga sangat pintar, dan sangat kuat, di umurnya yang masih terbilang cukup muda bagi seorang elf dia sudah mencapai Tingkat Iridium di kartu petualang nya, bisa di bilang nona Michelle ini adalah idol bagi Kaum kaum muda saat ini" ucap Rizer menjelaskan.
" Ohh seberapa muda emangnya wanita yang bernama Michelle ini?" Tanya adrian sekali lagi.
" Nona Michelle sendiri saat ini baru berusia 38 tahun, Untuk seorang elf yang bisa hidup sampai ratusan tahun dia masih terbilang sangat muda" ucap Rizer.
__ADS_1
" ohh Michelle ini seumuran dengan diriku, saat ini aku juga berumur 38 tahun, menarik " gumam adrian yang di dengar oleh Emilly.
Emilly yang mendengar gumaman ayahnya, tiba-tiba tatapan menjadi kosong.
" Eh..... Pa...papa tertarik sama wanita lain lagi, Ahhh tidak tidak tidak, ini tidak boleh terjadi Papa hanya milik Emilly " ucap Emilly Membatin.
Emilly sendiri dia menyayangi dan mencintai Adrian hanya sebagai seorang ayah dan tidak lebih, Tapi karena sifat nya yang sudah di setiing seperti itu oleh Adrian yang menyebabkan Dia tidak menginginkan ayahnya untuk memiliki wanita lain di sisinya.
Setelah keributan itu sedikit berhasil di redakan, Seraphine yang berada di atas panggung tiba-tiba memulai Puncak keributan lainnya.
" Baiklah tuan tuan dan nyonya nyonya, mari kita panggil saja langsung, Ini dia Nona MICHELLE " ucap Seraphine bersemangat.
" uwwoooooohhh Michelle menikahlah denganku" ucap orang acak yang ada di ruang pelelangan.
Bukan hanya dia yang berteriak tapi hampir setiap pria yang ada di sana berteriak memanggil nama Michelle, tapi saat Michelle muncul di atas panggung lelang, Keributan itu semakin pecah menjadi jadi.
" tuan tuan, terimakasih atas sambutan hangat nya, aku yakin banyak orang yang sudah tahu siapa aku, tapi ada juga beberapa orang yang mungkin tidak mengenal aku, maka dari itu aku akan memperkenalkan diriku terlebih dahulu " ucap Elf cantik bernama Michelle.
Michelle sendiri dia memang sangat sangat cantik, dengan rambut Pirang pucat, badan yang langsing, memiliki mata berwarna biru, mempunyai hidung yang kecil dan bibir yang tipis di baluri lipstik Merah muda membuat tampilan nya semakin memikat, dan di pasangkan dengan gaun yang sangat cantik membuat seisi ruang pelelangan tidak habis habisnya memuji dirinya akan kecantikan nya.
Emilly yang melihat ayahnya menatap wanita di atas panggung tanpa berkedip kedip, membuat nya kesal dan langsung menginjak kaki ayahnya.
BOOMM.
"Awwwwwwwwww" teriak Adrian
Suara Emilly menginjak kaki ayahnya terdengar sangat nyaring sampai mengisi seluruh ruangan.
" e..em..emi Emilly apa yang terjadi nak, kenapa kau menginjak kaki papa?" Tanya Adrian meringis kesakitan.
Emilly yang di tanyai hanya mendengus kesal tanpa menjawab sepatah katapun " hmpss".
Suara dari tindakan Emilly yang menginjak kaki Adrian membuat seisi ruangan tiba-tiba menoleh kearah ruangan nya, membuat Adrian tersenyum canggung saat dia di tatap oleh ratusan pasang mata.
__ADS_1
" Tuan Rio apakah anda tidak apa apa" ucap pelayan wanita yang ada di ruang itu.
" Oh aku tidak apa-apa, terimakasih karena sudah bertanya" ucap Adrian.
Setelah itu Adrian kembali melihat Emilly dan mulai memikirkan apa hal yang membuat Emilly menjadi kesal terhadap nya, setelah berpikir beberapa saat Adrian tidak bisa tidak tersenyum masam pasalnya dia sudah tahu apa yang menyebabkan Emilly bisa bertindak seperti itu, Emilly kesal karena Adrian menatap wanita yang di atas panggung tanpa berkedip kedip, setelah berhasil menebak apa yang terjadi kepada Emilly Adrian lalu menghela nafas.
" Huaaahh Andai saja waktu itu aku menciptakan Emilly dengan kepribadian yang mirip dengan Zarogh betapa nikmatnya hidup ini" batin Adrian dengan senyum masamnya.
"oiya sekarang Zarogh sedang apa ya, apakah dia berhasil melakukan rencana terhadap selir ketiga?" Batin Adrian.
Saat ini di kekaisaran manusia.
Kita bisa melihat saat ini selir ketiga sedang berhadapan dengan sosok iblis yang datang waktu itu.
" Tu...tuan iblis hamba sudah melaksanakan perintah mu, Apakah hamba bisa mendapatkan kekuatan yang anda janjikan " tanya selir ketiga gugup.
" Huahahaha Pertama Tama, aku belum tahu nama mu, Bisakah kau memperkenalkan dirimu terlebih dahulu, agar aku lebih mudah memanggil mu" ucap iblis tersebut.
" ha..hamba, Nama ha...hamba adalah Karina, Karina Ranau " ucap selir ketiga yang bernama Karina.
" Hahah jadi Nona Ranau, Untuk Hadiah mu Karena berhasil menyelesaikan tugas tentu saja akan di berikan, tapi bukan olehku tapi oleh........ tuan ku sang maha agung, dan mahkluk terkuat yang pernah hidup Raja dari para Raja Dan Orang yang kami Rela memberikan nyawa kami untuk nya
Dan Tuanku yang akan memberikan mu kekuatan yang kau inginkan " ucap iblis Tersebut dengan pemujaan yang berlebih terhadap tuannya.
Selir ketiga yang bernama Karina melihat pemujaan yang begitu hebatnya dari iblis tersebut kepada tuannya hanya bisa menelan ludahnya, Pasalnya dia tidak tahu makhluk sekuat iblis ternyata memiliki seorang tuan, Dimana yang berarti Tuan dari iblis tersebut lebih kuat dari iblis yang ada di depannya ini.
"Glup" Selir ketiga menelan ludah nya.
" ha...Ham Hamba mengerti Tuan iblis" ucap Karina.
(Nginfo Karena author 2 hari kemaren gak nulis nulis, dan yang author pake untuk di upload adalah bab simpanan author, dan sekarang author tidak punya lagi simpanan bab , jadi author Bakal off sehari buat nulis, dan Up lagi besoknya dua bab sekaligus.
karena syusyah kalo ga ada bab simpanan, Author masih jarang nulis karena masih memiliki kesibukan di RL, jadi bab simpanan itu sangat penthink).
__ADS_1
...JANGAN LUPA...
...LIKE + VOTE + SHARE ...