REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 24. Dunia Baru?!.


__ADS_3

Ch 24.


( ingfo ingfo, Sekarang update 5 hari sekali, sekali update langsung 5 bab).


silahkan di baca.


" Hei bangun lah, cepat buka matamu ayo cepat bangun " ???.


" Jika kau tidak bangun nanti kau tidak akan bisa bangun lagi selamanya, ayo cepat buka matamu "????.


" Suara siapa itu?, Kenapa ini gelap sekali" ucap Adrian.


" Bangun cepat bangun, ayo cepat buka matamu" ???


" Buka mata?, Apa maksudnya, Bukankah Dari tadi mataku sudah terbuka" Gumam Adrian.


" Cepat buka matamu dan bangun, atau kau tidak akan pernah bisa bangun lagi" ???.


" Buka mata?, Bangun?, Apa maksudnya " ucap Adrian.


" CEPAT BANGUN " teriak suara tak di kenal tersebut .


Degg.


Adrian terkejut lalu membuka matanya, dan saat matanya terbuka dia melihat keadaan sekitar, saat ini Adrian berada di hutan di kelilingi oleh pohon-pohon rindang, tapi ada suatu hal yang paling gawat saat ini Adrian di kelilingi ratusan monster yang berwajah garang, terlihat monster monster yang mengelilinginya seperti ingin memakannya.


" Sial apa apaan ini, kenapa aku bisa di kelilingi oleh banyak monster, dan sepertinya monster monster ini tidak punya maksud baik, lihat saja banyak sekali air liur tumpah dari mulutnya, sebaiknya ku bunuh saja, Aku ingin mencari tau kenapa aku bisa ada di hutan" ucap Adrian.


" Skill paku Bumi" gumam Adrian.


Sresshhh.


Jleb


Jleb


Jleb.


Ratusan monster yang berada di sekitar Adrian tertusuk oleh tanah runcing yang muncul dari dalam tanah setelah Adrian mengaktifkan skillnya.


" Yap sudah beres, jadi kemana aku selanjutnya?" Gumam Adrian.


" Yah Sebenarnya aku sudah lelah bermain mulai tadi pagi, sebaiknya aku istirahat saja" gumam Adrian.


" Sebaiknya aku Logout saja dulu".


" Logout" ucap Adrian.


" Eh kok tidak muncul layar Logout, Logout"ucap Adrian sekali lagi.


.....

__ADS_1


" eh kenapa ini kok tidak bisa Logout?, Aneh apakah ada bug?" Gumam Adrian.


" Coba aku buka status, status " Adrian.


" Eh kok tidak bisa juga" ucap Adrian panik.


" Status "


.....


" Status "


" Status"


"Logout"


"Info"


"Logout"


.....


.....


.....


" tidak mungkin apakah aku terjebak di dunia game" Ucap Adrian panik.


" Logout"


" Siaaallll masih tidak bisa, bagaimana ini, apakah aku akan terjebak di dalam game ini selamanya " ucap Adrian panik.


" Oiya panggilan Developer ".


" Call developer"


" Sial kenapa semuanya tidak bisa, akhhh bagaimana ini, jiko jiko aku harus menelpon jiko, iya aku harus menelpon jiko dan meminta bantuannya " ucap Rio dengan wajah paniknya.


" Call"...." Call"....."call "....


" Siall kenapa semuanya masih tidak bisa, bagaimana ini, aku takut" Gumam Rio panik setengah mati.


" Yatuhan yatuhan yatuhan, tolong aku bagaimana ini, tidak ada yang bisa kuhubungi, siall " ADRIAN semaki panik.


" Adrian tarik nafas jangan panik, pikir se positif mungkin, tenang jangan panik, panik tidak akan pernah merubah situasimu saat ini" ucap Adrian mencoba untuk tenang.


Saat Adrian atau Rio sudah mulai agak tenang, dia lalu membuka matanya dan melihat di sekitarnya, betapa terkejutnya dia.


" Sial apa apaan lagi ini, darah kenapa banyak darah di sekeliling ku, dari mana darah itu berasal" ucap Adrian mulai panik lagi.


Adrian lalu melihat sekitar nya dan terlihat lah dari mana darah itu berasal, darah darah yang menggenang di sekitar Adrian ternyata berasal dari monster monster yang mengerubungi nya tadi.

__ADS_1


" Astaga apa apaan, sejak kapan game NDO Serealistis ini, kenapa membunuh monster bisa ada keluar darah, dan juga kenapa monster monster itu tidak menghilang ini sudah lebih dari 5 menit" ucap Adrian semakin panik.


" Eh sepatuku basah?".


Adrian lalu melihat kebawah ke arah kakinya, terlihat kakinya sudah terendam oleh darah darah monster yang sudah di bunuhnya tadi.


" Kampret apa apaan, sejak kapan Game NDO bisa merasakan basah" tanya Adrian panik sekaligus bingung.


"Ok tenang tenang jangan panik sebaiknya aku pergi dulu dari sini mencari tempat yang aman, tempat teraman yang saat ini kutahu adalah sihir dimensi ku" ucap Adrian.


Setelah berucap seperti itu Adrian lalu mengaktifkan sihir dimensinya, tak butuh waktu lama muncul retakan dimensi di depannya, lalu Adrian berjalan memasuki Dimensinya tersebut.


.


.


.


Saat sudah memasuki Dimensinya sendiri Adrian tiba-tiba mendengar suara teriakan anak kecil.


" Papa papa, papa akhirnya pulang yey papa akhirnya di sini, papa tangkap aku, HIYAAAA hap" ucap anak kecil berlari kencang lalu melompat ke dalam pelukan Adrian.


"Adrian yang masih bingung secara reflek menangkap anak kecil tersebut .


" Yey haha papa menggendong ku, papa papa, kenapa papa tidak menemui Emilly selama sebulan?, apakah papa marah sama Emilly?, apakah Emilly nakal?, sehingga membuat papa marah dan tidak menemui Emilly lagi?. " Emilly berkata dengan wajah imutnya.


"........"


Adrian tidak menjawab karena dia masih bingung, dan otaknya masih memproses apa yang sedang terjadi di depannya.


" Sial apa apaan, kenapa Emilly bisa berbicara, dan apa apaan ekspresi nya itu, itu sangat imut, dan kenapa Emilly punya tekstur kenyal dan lembut seperti ini, dia sudah seperti makhluk hidup sungguhan, apakah teknologi sudah semaju ini" batin Adrian.


" Papa?" Ucap Emilly heran melihat Adrian yang hanya diam saja.


" Eh.. Emilly sayank, bukan maksud papa marah sama Emilly, dan juga apa maksud Emilly papa meninggalkan Emilly selama sebulan, bukan kah papa baru pergi sebentar, papa rasa belum sampai sejam sejak papa pergi" ucap Adrian menjawab pertanyaan Emilly.


" Ehh papa bohong, papa sudah pergi selama sebulan, dan papa bilang cuma bilang pergi satu jam, Emilly benci sama papa kalo papa bohong,.hmpss" ucap Emilly.


" Ehh papa tidak bohong, bukan kah papa pergi sebentar saja tadi" ucap Adrian.


Saat Adrian masih berbicara mencoba menjelaskan kepada Emilly, tiba-tiba dari arah samping ada yang berbicara.


" Mohon maaf lord Rio, tapi yang di katakan nona Emilly itu betul, anda sudah pergi dan tidak kembali lagi, selama sebulan " Ucap orang yang memotong pembicaraan ayah dan anak tersebut.


" Zarogh, Kau juga di sini, dan apa maksudnya aku pergi selama satu bulan, coba jelaskan?" Ucap Adrian.


" Baik lord Rio, sebulan yang lalu setelah anda mengawasi kami dan Prajurit istana untuk melakukan leveling, anda pergi secara terburu-buru, dan wajah anda seperti sedang kesakitan, setelah anda menghilang dari Dimensi ini, anda tidak pernah kembali lagi selama satu Bulan " ucap ZAROGH.


" tunggu sebentar aku ingat, bukan kah, aku harus mengambil VR kabin ku, lalu helm VR yang ku kenakan semakin panas sehingga membuat kepalaku serasa terbakar, aku bersusah payah, untuk keluar dari dimensi, dan saat aku sudah berada di luar dimensi dan ingin Logout, aku mendengar suara ledakan yang sangat nyaring, setelah suara ledakan tersebut tiba tiba pandangan ku menjadi gelap, lalu saat aku bangun aku sudah berada di tengah hutan di kelilingi oleh monster" batin Adrian.


" Siall jangan jangan"

__ADS_1


...LIKE - SHARE - VOTE...


__ADS_2