
Ch 58
“Si...siapa Kamu “ ucap Velve terkejut.
Velve, Melanie dan semua prajurit saat ini tidak bisa bergerak,bukan karena mereka tidak ingin bergerak tapi karena Sosok monster di depan mereka menggunakan Auranya untuk menekan mereka agar mereka tidak bisa bergerak.
“ Fufufu Aku Adalah Evrite Tangan kanan dari tuanku yang maha agung” ucap Sosok monster yang baru datang tersebut.
“ Ap...apa yang sebenarnya kau in... inginkan, kenapa ka..kau melakukan ini semua” ucap Valve Takut kepada sosok iblis didepannya ini.
“ Fufufu itu karena ahli waris kalian berani membuat tuanku marah, aku tidak tau apa yang di lakukan ahli waris kalian sehingga bisa membuat tuanku yang begitu bijaksana menjadi sangat marah seperti ini, tapi yang pasti perintah tuanku harus di laksanakan” ucap evrite berbicara dengan nada yang mengejek.
“ te..terus apa yang ingin kalian lakukan sekarang, apakah kalian ingin menghabisi kami semua “ tanya Valve masih takut.
“ Fufufu Menghabisi kalian?, Hahaha itu tidak ada gunanya kalian itu tidak berharga di mata kami kalian bahkan lebih rendah dari serangga Aku hanya ingin kalian berdiam diri disini dan menonton kesenangan yang sebentar lagi akan terjadi” ucap evrite mengejek Valve.
Evrite lalu mengalihkan pandangannya ke iblis iblis yang masih terdiam dengan badan bergetar lalu dia mengeluarkan perintah “ Apa yang Kalian tunggu, Cepat selesaikan perintah Dari tuan kita yang maha agung “.
Semua iblis yang mendengar perintah dari evrite langsung bergegas Menghancurkan apapun yang ada di pandang mereka.
Evrite yang melihat Kehancuran yang ada di hadapannya Tertawa puas Sambil bertepuk tangan seakan-akan sedang melihat sebuah pertunjukan yang luar biasa.
Sedangkan Valve, Melanie dan prajurit Hanya bisa terdiam menyaksikan kehancuran yang di bawakan oleh monster iblis tersebut.
Bukannya mereka tidak ingin mencegah tapi mereka masih belum bisa bergerak dari Tekanan aura yang di lepaskan oleh Evrite.
Terutama Valve dan Melanie, hati mereka sangat sakit melihat istana kebanggaan kekaisaran demihuman hancur rata dengan tanah.
Saat evrite masih tertawa dengan puas, dia tiba-tiba sadar dan menyuruh salah satu iblis untuk pergi kehadapannya.
“ Kau Bawa Ahli waris kaisar saat ini ke hadapan ku, dan bawa juga item item yang tuan minta “ ucap evrite ke iblis yang saat ini ada di hadapannya.
Iblis yang mendengar perintah tersebut langsung bergegas pergi mencari Enville, selama di perjalanan iblis tersebut juga tidak lupa untuk menghancurkan Apapun yang ada di pandangannya.
Saat masih menunggu iblis Datang untuk membawa Enville ke hadapannya Evrite, sempat bergumam.
__ADS_1
“ tch Ini terlalu lama, Lord Rio pasti bosan menunggu, apalagi yang harus kulakukan agar tuan terhibur ya hmm” gumam evrite Sambil memikirkan.
Setelah berpikir beberapa saat Evrite tetap tidak bisa memikirkan apapun yang bisa membuat tuannya terhibur, jadi dia hanya bisa menyuruh iblis iblisnya untuk lebih cepat dalam menghancurkan istana kekaisaran demihuman, agar tuannya tidak bosan menunggu.
“ huff sebenarnya aku tidak ingin turun tangan, tapi jika tidak turun tangan Lord Rio mungkin akan marah lagi “ batin Evrite.
Saat evrite masih sedang membatin Iblis suruhannya yang di utus untuk mencari Enville saat ini sudah datang ke hadapan, saat ini iblis tersebut bukan hanya membawa Enville dia juga membawa kaisar saat ini yang masih terluka Parah.
“ Hohoho cepat juga kerjamu, bagus bagus letakkan mereka di sini “ puji evrite kepada bawahannya sambil menyuruh Dia untuk menaruh Enville dan kaisar di hadapannya.
Iblis yang di puji terpampang senyum sumringah di wajahnya dan tanpa berlama-lama dia lalu menaruh Enville dan kaisar di hadapan evrite.
“ Kekekeke Yo apakah kau tau kenapa Aku membawamu ke sini Ca.lon Kai.sar “ ucap evrite dengan senyum mengejek.
“ hikksss ib..iblis apa yang ka..kau inginkan, Bu..bukan a..aku yang me..membunuh Kaum mu “ ucap Enville menangis ketakutan dengan air mata dan ingus yang keluar.
“ Kekek kau menjijikkan” ucap evrite.
“ Aku di sini untuk menghukum mu “ ucap evrite mengejek.
“ ap..apa yang kau inginkan, lepaskan aku. Aku tidak tau apa-apa “ ucap Enville menangis menyedihkan.
Setelah berkata seperti itu evrite lalu mengangkat tangan nya dan mengeluarkan jari kelingkingnya, Setelah itu.
Scarsssss.
“ Aaakkkhhh mataku mataku, apa yang kau lakukan akhhhh “ ucap Enville berteriak kesakitan sambil berguling guling memegangi matanya.
“ Enville tidak apa yang kau lakukan sialan “ ucap kaisar yang melihat mata kiri putranya di tebas dari atas kebawah menggunakan jari kelingking evrite yang memiliki kuku yang sangat panjang.
“ Bocah...., Bajingan apakah kau ingin membunuhnya, Bunuh aku saja dan bebaskan dia “ ucap Valve.
“ fufufu aku sungguh kasihan dengan dirimu tapi sayang sekali ini hanya permulaan masih banyak lagi yang akan menunggu mu “ ucap evrite dengan nada kasihan yang terdengar seperti mengejek.
Setelah itu evrite mulai meniksa Enville dengan bermacam macam metode, mulai dari mencabuti kuku, mencabut gigi, mematahkan jari tangan, jari kaki, dan masih banyak lagi.
__ADS_1
Evrite, dan pasukan iblisnya yang mendengar jeritan kesakitan dari Enville hanya bisa Tertawa, sedangkan Valve, Melanie, dan kaisar, mereka sudah Sangat geram dan ingin cepat bisa bergerak agar bisa menyelamatkan Enville, tapi sayangnya mereka masih tidak bisa bergerak.
Valve, Melanie dan kaisar hanya bisa mengucapkan sumpah serapah saat Evrite melakukan penyiksaan terhadap Enville di hadapan mereka.
“ hmm ini sepertinya sudah cukup, istana ini juga sudah rata dengan tanah, jadi akan aku akhiri saja “ Gumam evrite.
Setelah itu Evrite menatap Kaisar, lalu menatap Valve, dan Melanie, dan terakhir tatapannya menuju ke Enville.
“ kekekek Sepertinya ini sudah cukup, Baiklah mungkin kita akan segera berpisah tapi, Ini bukan pertemuan terakhir kita, jika ahli waris kalian masih sama bodohnya mungkin kita akan segera bertemu lagi, Maka dari itu sebagai salam perpisahan “.
Saat evrite berbicara seperti itu, dia menarik tangan kanan Enville Dan menatap Enville dalam dalam.
“ o..oi apa yang ingin kau lakukan, kumohon jangan lakukan itu “ ucap kaisar yang suaranya Sudah serak.
sedangkan Enville dia seperti sudah tidak memiliki nyawa bahkan dia sudah tidak bergerak lagi, tapi evrite masih bisa merasakan kalau masih ada kehidupan di dalam diri Enville.
Evrite lalu menatap kaisar dengan senyum yang menyeramkan, setelah itu Evrite menarik tangan kanan Enville sampai putus dari bahunya.
Enville yang tangannya terputus, berteriak senyaring nyaring nya.
“ Arrrggggggggggg” teriak Enville nyaring.
“ fufufu Khu Khu Khu huahahahaha, Karena tugas ku di sini sudah selesai, Aku permisi dulu “ ucap Evrite mengucapkan salam dengan gaya bangsawan.
Evrite lalu merentangkan sayapnya dan melesat terbang ke langit, di ikuti oleh 49 iblis yang terbang di belakangnya.
Saat evrite sampai di luar dari wilayah kekaisaran demihuman dia didekati oleh iblis yang dia suruh untuk membawa Enville kehadapannya, dan juga untuk mengambil item yang di minta tuannya.
Iblis tersebut lalu menyerahkan 2 item yaitu armor dan Batu bulat, Untuk armor sendiri Evrite tidak terlalu memperdulikan tapi saat dia melihat batu bulat ini, matanya langsung melebar tak percaya.
“ I..ini ini harus cepat cepat kuberikan kepada Lord Rio” ucap evrite.
( Kalian tahulah ya evrite itu siapa ).
... JANGAN LUPA...
__ADS_1
...LIKE + VOTE + SHARE
...