REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 25. Sedia payung sebelum hujan (1)


__ADS_3

Karena novel ini sedang mengajukan kontrak, jadi jadwal update di ubah lagi jadi satu chapter perhari, kalo Aku sedang senang mungkin kukasih satu Bab bonus selain bab update perhari.


--------


Ch 25.


" Sial sekarang ini semua jadi lebih masuk akal, Kenapa Npc Npc bisa berbicara, Dan kenapa saat aku membunuh monster mereka keluar darah, dan tidak menghilang dalam waktu 5 menit" batin Adrian.


" Sebaiknya aku sedikit memastikan lagi" pikir Adrian.


" Ehem Emilly, Misalkan papa pergi dan meninggalkan Emilly sendirian bagaimana perasaan Emilly?" Tanya Adrian ke pada putrinya.


" Ehh, papa apakah papa akan pergi, kenapa papa pergi, papa jangan pergi, Emilly janji akan jadi anak baik, Emilly gak kan nakal lagi " ucap Emilly menjawab pertanyaan Adrian.


" ehh bukan maksud papa untuk pergi, tapi misalkan papa pergi bagaimana perasaan Emilly " tanya adrian sekali lagi.


" Oohh begitu, jika papa pergi meninggalkan Emilly, Emilly akan menangis dan marah kepada papa, karena pergi meninggalkan Emilly " Jawab Emilly.


"......"


" Siall ternyata benar, ini sepertinya bukan di dunia game, liat ekspresi Emilly dan nada suaranya, dia menunjukkan emosi nya, secanggih apapun teknologi di zaman ini masih mustahil untuk bisa menyamai makhluk hidup, tapi dilihat dari ekspresi Emilly dia sepertinya sudah menjadi, hidup ini hanya semakin memperkuat bukti bahwa aku sudah tidak berada di Dalam game lagi, ini sepertinya aku sudah berada di dunia lain dan bereinkarnasi dengan karakter gameku beserta kekuatan nya " batin Adrian.


" Tapi pertanyaannya bagaimana bisa aku bereinkarnasi, dan jika aku berada di dunia baru Bagaimana dengan kekuatan di dunia ini, Apakah ada makhluk yang sangat kuat, atau ini dunia normal seperti dunia ku yang dulu, tapi bagaimana jika ini bukan dunia normal tapi dunia pedang dan sihir dan penghuni nya lebih kuat dari diriku, sepertinya aku tidak boleh keluar dari dimensi ini dulu sebelum memastikan bahwa dunia baru ini seperti apa" batin Adrian.


" Papa papa, kenapa papa terdiam?" Tanya Emilly membuyarkan lamunan Adrian.


" Ehh ohh Emilly tidak apa apa, papa hanya lelah" ucap Adrian.


" Zarogh, Cari Gabriel dan BAKUR, suruh mereka untuk berkumpul di lapangan istana " ucap Adrian.


" Baik lord Rio" jawab Zarogh.


Setelah mendengar perintah dari Adrian, Zarogh lalu bergegas mencari Gabriel dan BAKUR, sedang kan Adrian dan Emilly yang berada di gendongan nya sedang terbang menuju arah istana nya.

__ADS_1


" uhh Sungguh membuat degdegan, aura Zarogh sungguh menyeramkan, apakah karena dia seorang Iblis " pikir Adrian.


" aku harus bersikap seperti seorang pemimpin, karena mereka bukan lagi seorang Npc mereka memiliki hati pikiran dan perasaan sekarang, apalagi Zarogh dia orang nya sangat pintar karena aku memang mengatur nya seperti itu, jika dia melihat ada sesuatu perilaku yang mencurigakan dari diriku, mungkin dia akan melakukan sesuatu yang tidak terduga, bagaimanapun sekarang mereka memiliki pemikiran sendiri sendiri, aku tidak yakin mereka sekarang masih memiliki kesetiaan 100 persen kepada ku seperti saat masih di dalam game " batin Adrian.


Saat Adrian masih melamun tiba tiba Lamunan Adrian di pecahkan oleh sebuah pertanyaan dari Emilly.


" Papa? Kenapa papa memanggil Tante Gabriel dan paman BAKUR?" Tanya Emilly sambil memiringkan kepalanya.


" Emilly sayang papa hanya ingin memastikan sesuatu" jawab Adrian.


" Ohh, sesuatu apa itu papa?" Tanya Emilly sekali lagi.


" Hahah Emilly masih kecil jadi Emilly tidak boleh tau, oiya selama sebulan papa pergi apakah Emilly jadi anak yang baik?" Jawab Adrian sambil mengalihkan pembicaraan.


" Emm Emilly menjadi anak yang baik, Tante Gabriel juga mengajarkan Emilly bertarung, melawan monster tingkat tinggi " ucap Emilly.


" Ehh bertarung melawan monster tingkat tinggi" ucap Adrian terkejut.


" Sepertinya Gabriel perlu di beri hadiah, kekeke" batin Adrian dengan senyum kejam terpampang di wajahnya.


Saat sampai di bawah Adrian langsung di sambut oleh 2 Npc penjaga gerbang yang langsung berlutut setelah Adrian muncul di hadapan mereka.


" Salam Lord Rio" ucap kedua Npc penjaga tersebut bersamaan.


" Hmm berdirilah" ucap Adrian.


Setelah mendengar perintah dari Adrian kedua Npc prajurit tersebut kemudian berdiri dan menghadap ke arah Adrian sambil masih menundukkan kepala mereka.


" Kalian berdua, Kumpulkan semua prajurit dan pelayan istana ke lapangan " ucap Adrian ke pada mereka berdua.


Setelah memberikan perintah tersebut Adrian lalu berjalan ke dalam istana tanpa menoleh kearah dua prajurit tadi.


Sedangkan kedua prajurit tersebut masih menunggu Adrian masuk kedalam istana sebelum menjalankan tugas yang di berikan oleh Adrian kepada mereka.

__ADS_1


Setelah Adrian masuk baru mereka membagi tugas satu orang memamanggil prajurit untuk berkumpul di lapangan dan satu orang lagi memanggil para pelayan.


.


.


.


Saat ini kita bisa melihat semua prajurit dan pelayan istana serta ke 3 Npc Adrian sedang berkumpul di lapangan, sedangkan Emilly saat ini masih berada di pelukan Adrian, Adrian saat ini sedang duduk di singgasana nya, dan ada Emilly di dalam pelukannya.


" Ekhem Hem, sebelum membagikan informasi yang ingin ku sampaikan, pertama Tama aku ingin mengucapkan terimakasih kepada kalian semua karena sudah menanggapi panggilan ku dan berkumpul di sini" ucap Adrian.


" Oke Tidak usah berlama lama lagi, sekarang aku ingin memberitahukan kepada kalian bahwa kita sekarang sudah di pindahkan ke dunia yang asing" Ucap Adrian memberikan informasi kepada Prajurit serta Npc dan pelayannya.


Saat prajurit dan pelayan mendengar informasi yang ingin di sampaikan oleh Adrian mereka semua terkejut dan mulai berbicara sendiri sendiri sehingga membuat kebisingan di lapangan istana tersebut.


" KALIAN SEMUA DIAMLAH LORD RIO BELUM SELESAI MEMBAGIKAN INFORMASI YANG INGIN DIA SAMPAIKAN" ucap Gabriel kencang sambil mengeluarkan aura nya yang menekan mereka semua.


Zarogh yang melihat Gabriel bertindak seperti itu hanya bisa tersenyum tipis, sedangkan BAKUR terlihat di matanya kagum dengan sosok Gabriel.


Sedangkan di pikiran Adrian saat ini sungguh berbeda dari pikiran kedua Npc nya tersebut.


" Hmm Ekspresi mereka, perilaku mereka, emosi mereka, itu semua menggambarkan bahwa semua adalah makhluk hidup, mereka bukan lagi Npc, sepertinya mulai sekarang aku harus bertindak hati hati "batin Adrian.


" CUKUP KALIAN SEMUA DIAMLAH " ucap Adrian sambil mengeluarkan aura dominasi nya sehingga membuat mereka semua tertekan dengan aura yang di keluarkan oleh Adrian.


" Zarogh, apakah kau bisa menggunakan sihir summon Monster iblis mu?" Tanya Adrian.


" Hamba Bisa melakukannya Lord Rio " ucap ZAROGH Sambil menampilkan senyum bangganya.


" Hmm bagus, panggil 3 bawahan iblis mu, dan tugaskan mereka untuk menjelajahi dunia ini untuk mencari tahu tentang dunia ini, jika kau sudah memanggil mereka bawa mereka ke hadapan ku, aku akan mengeluarkan mereka dari dimensi ini" ucap Adrian.


" Baik lord Rio " ucap ZAROGH.

__ADS_1


" bagus, sedangkan kalian semua, bersiap siaplah, jika sewaktu-waktu kita di serang, dan kalian jangan berhenti untuk terus melakukan leveling, karena aku masih tidak tau Hukum kekuatan di dunia ini, bisa saja ada yang bisa masuk ke dimensi ini dan menyerang kita jadi bersiap-siaplah, kita juga akan menunggu informasi dari monster summon iblis nya ZAROGH, untuk mengetahui lebih lanjut tentang dunia asing ini " ucap Adrian kepada semua prajurit dan pelayan istana nya.


__ADS_2