
Ch 32.
Kembali ke dimensi Adrian.
Saat ini Adrian sedang Memakan sarapan paginya yang di sediakan oleh pelayan istana, pelayan istana dan prajurit istana ini walaupun bentuk dan wujud mereka seperti manusia, tapi sebenarnya mereka ini adalah homunculus, atau makhluk buatan, homunculus sendiri di game NDO termasuk kedalam ras monster sama seperti iblis dan malaikat.
" Pelayan Kemana Emilly?, apakah dia tidak sarapan pagi" tanya Adrian kepada pelayan wanita yang setia berdiri di belakangnya tanpa mengeluh.
" Tuan nona Emilly saat ini sedang bersama Nona Gabriel, kata nona Emilly dia ingin menemani nona Gabriel yang sedang di hukum" ucap pelayan tersebut.
" hmm begitukah, setelah Aku selesai sarapan, suruh Gabriel untuk berhenti dari Berdiri dengan satu jempol kaki, dia sudah melakukannya dari kemarin pasti dia lelah, dan suruh dia juga untuk sarapan " ucap Adrian kepada pelayan tersebut.
" Baik tuan" ucap pelayan tersebut menjawab.
Saat Adrian masih melanjutkan sarapannya, tiba-tiba ada seorang prajurit yang masuk dan mengganggu sarapan Adrian.
" Lo lord Rio, mohon maafkan ha hamba, tapi saat i ini ada tu tuan Zarogh yang meminta untuk bertemu dengan lord" ucap prajurit tersebut.
" Ohh ada Zarogh kah, suruh dia kesini, dan pelayan sediakan satu lagi makanan untuk Zarogh, dan setelah itu kau bisa keluar aku ingin berbicara empat mata dengannya " perintah Adrian.
" baik lord" ucap pelayan dan prajurit tersebut serempak.
Beberapa saat kemudian pelayan tersebut membawa satu lagi makanan serta minuman, dan setelah menaruh makan di atas meja yang berlawanan dengan tempat duduk Adrian, pelayan tersebut pun akhirnya pergi, tidak butuh waktu lama sejak pelayan itu pergi akhirnya Zarogh datang.
" Salam Lord Rio, hamba datang untuk melaporkan sesuatu" ucap ZAROGH.
" Hahah Zarogh tidak usah Seformal itu jika hanya kita berdua" ucap Adrian.
" Tidak, tidak bisa anda adalah tuan ku dan aku adalah seorang bawahan dari Naga yang sangat hebat, jadi memang selayaknya anda mendapatkan hormat hamba" ucap Zarogh menjelaskan.
__ADS_1
" Hahaha sudahlah sudahlah, silahkan duduk, mari kita berbicara sambil makan " ucap Adrian.
Setelah mendengar perintah Adrian, Zarogh lalu duduk berlawanan dengan arah dengan Adrian, Setelah duduk Adrian dan Zarogh, lalu melanjutkan obrolan mereka berdua.
Setelah beberapa saat mereka mengobrol terjadi ledak tawa yang sangat nyaring dari Adrian.
" Pfftt wahahahaha, bodoh sungguh bodoh, apakah wanita itu gila, dia sampai mengorbankan 8 calon anaknya sendiri agar dia bisa mendapatkan kekuatan, hahaha bodoh sekali, tapi hal ini semakin menarik, kekeke aku tidak sabar, lalu apakah ada hal lain lagi?" ucap Adrian.
" Ada tuan pondok yang anda minta bangun, di dua tempat yaitu di dalam dimensi dan diluar dimensi sudah selesai, dan aku juga sudah mensummon monster iblis level 80 untuk menjaga pondok di luar dimensi " ucap Zarogh memberitahu.
" Hmm bagus bagus, aku puas dengan kinerja mu, tidak salah aku membawamu ke pihak ku" ucap Adrian.
( Zarogh dan Npc yang lainnya yang di ciptakan Adrian menggunakan skill legendaris berpikir bahwa mereka di tolong oleh Adrian, karena Adrian memberikan latar belakang kepada mereka, jika Adrian tidak memberi mereka latar belakang apapun baru mereka menganggap Adrian ini sebagai pencipta mereka, maka dari itu Adrian berkata bahwa dia tidak salah membawanya ke pihak ku).
" Tidak, aku yang seharusnya berterima kasih kepada anda lord ku, jika bukan karena anda mungkin aku sudah Mati, maka dari itu terimalah Sumpah setia ku sekali lagi" ucap Zarogh.
" Zarogh sudahlah aku sudah menganggap mu sebagai keluarga ku termasuk para pelayan dan prajurit di istana ini, Gabriel dan BAKUR juga termasuk, Tidak akan kubiarkan siapapun menyakiti keluarga ku biarpun itu dewa sekalipun, jika ada yang menyakiti keluarga ku maka mereka akan merasakan murkanya Seekor Naga Terkuat" ucap Adrian.
" Lord Rio, Jika hamba boleh Bertanya, Bolehkah hamba membuat pasukan hamba sendiri?" Tanya Zarogh.
" Zarogh bukankah kau memiliki sihir summon iblis, kenapa kau ingin membuat pasukan sendiri lagi, tapi jika kau memang ingin membuat pasukan mu sendiri, aku mengijinkannya kau bisa membawa prajurit dan pelayan di istana ini untuk menjadi pasukan mu" ucap Adrian.
" Tidak bukan begitu maksud hamba, anda salah paham lord ku, maksud hamba, hamba ingin membuat pasukan sendiri dengan orang orang dari dunia baru ini, hamba dengar di Benua bulan banyak sekali penjualan budak, karena sering sekali terjadinya perang di benua bulan yang menyebabkan Banyak budak budak yang berpotensi, Hamba mendengar banyak sekali prajurit dari kerajaan yang kalah perang yang akhirnya mereka di jual sebagai budak.
Hamba ingin membeli budak budak tersebut dan membangun sebuah organisasi, rencananya organisasi yang hamba bangun ini, akan menjadi penyamaran kita di Dunia asing ini" ucap Zarogh menjelaskan.
Setelah mendengar penjelasan Zarogh, Adrian sempat terpana oleh pemikiran Zarogh yang luar biasa, hingga beberapa saat kemudian Adrian baru tersadar.
" Luar biasa Zarogh, kau memang cerdas, Luar biasa, aku mengijinkannya, berapa dana yang kau butuhkan untuk membeli budak bilang saja aku akan memberi kan nya" ucap Adrian.
__ADS_1
" Tidak lord ku, jika di bandingkan dengan anda kepintaran ku ini tidak seberapa, dan untuk uang, mata uang di dunia ini hampir sama dengan dunia kita yang dulu, mereka juga menggunakan koin perunggu, perak,dan emas dalam bertransaksi jual beli" jadi menurut hamba 100.000 gold seharusnya lebih dari cukup" ucap Zarogh.
" Hmm baiklah kau bisa mendapatkan nya, tapi aku ingin kau selesaikan dulu masalah selir ketiga ini, dan jika dia benar benar membunuh ayahnya sendiri, bawa dia kesini aku sendiri yang akan memberi dia kekuatan yang dia inginkan karena aku juga ingin melihat orang yang gila akan kekuatan, Dan setelah itu baru kau bisa pergi ke benua bulan" ucap Adrian.
" Baik hamba paham lord ku, Akan hamba laksanakan" ucap Zarogh.
" Kalau begitu hamba pamit undur diri dulu" ucap Zarogh.
Setelah itu Zarogh berdiri dari tempat duduknya dan ingin pergi keluar ruangan tempat mereka makan tadi, tapi sebelum Zarogh sempat keluar, dia di berhentikan oleh suara Adrian.
" Mau pergi kemana kau" ucap Adrian.
" ah bukannya Lord Rio tadi menyuruh saya pergi?" Ucap Zarogh.
" Kekek Zarogh Zarogh, apakah kau lupa, kau tadi meminta 100.000 gold kepadaku, dan aku belum memberikan nya, kemari lah ini 100.000 gold nya" ucap Adrian terkekeh.
" ah hahah Mohon maafkan hamba, hamba kira setelah hamba menyelesaikan masalah selir ketiga baru lord akan Memberi hamba uang nya" ucap Zarogh terlihat sedikit rasa malu di wajahnya.
" kekek Zarogh Zarogh, aku Tidak ingin Bertele-tele, lebih cepat lebih baik" ucap Adrian.
" Hamba paham lord Rio " ucap Zarogh.
Setelah itu Adrian lalu memberikan Zarogh sejumlah uang yang Zarogh minta ke Adrian, dan setelah Zarogh pergi Adrian memanggil pelayan yang masih menunggu di luar ruangan untuk masuk kedalam.
" Lord Rio, apakah anda meminta hamba untuk Datang, apakah ada yang perlu hamba lakukan" ucap pelayan tersebut.
" Hmm Bersihkan semua piring piring ini, dan setelah itu suruh Gabriel berhenti dari hukumannya, dan suru dia makan, oiya suruh Emilly juga Datang keruangan kerja ku, bilang kepadanya bahwa aku ingin mengajaknya jalan jalan kedunia luar" ucap Adrian kepada pelayan tersebut.
...* Maafkan Author karena tidak bisa memberikan crazy up, karena aku juga memiliki kesibukan di RL, jadi Aku hanya bisa upload 1 bab perhari tapi mungkin besok ada sedikit tambahan bab, jadi jangan lupa. *...
__ADS_1
...LIKE + VOTE + SHARE...