REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER

REINCARNATED WITH MY GAME CHARACTER
Bab 28. Adrian marah?!. dan tiga petualang.


__ADS_3

Ch 28.


Saat ini Adrian terlihat berdiri di depan ratusan Prajurit dan pelayan istana nya, dengan Emilly yang berada di dalam gendongan Adrian.


Adrian saat berdiri dia mengeluarkan aura Naga nya untuk menyatakan dominasi nya kepada bawahannya, Sedangkan para prajurit dan bawahannya yang merasakan aura dominasi Adrian, mereka hanya bisa berkeringat dingin, pasalnya mereka tidak tau apa salah mereka, mereka di suruh berkumpul di lapangan dan saat bertemu dengan lord mereka mereka malah di kasih aura dominasi seperti ini, hal itu membuat mereka sangat gugup.


" Kalian semua, kalian tau kenapa aku memanggil kalian semua kesini? " Tanya Adrian kepada mereka semua.


Mereka semua yang mendengar perkataan Adrian hanya bisa tertunduk tanpa bisa menjawab sepatah katapun.


Zarogh yang sepertinya melihat tuannya sedang marah dia membuka mulutnya dan bertanya " Mohon maafkan kelancangan hamba lord Rio, apakah hamba boleh tau kenapa Lord sepertinya sangat marah" tanya Zarogh memastikan.


" Hmpss, Aku marah ? tentu aku marah, siapa yang tidak marah jika melihat Putrinya berada di hutan area 70 sedang bertarung melawan monster seorang diri, Apakah kalian buta Sehingga bisa membiarkan Anak kecil keluar dari istana dan membiarkan dia masuk kedalam hutan" ucap Adrian semakin menekan mereka dengan aura dominasi.


Mereka yang merasa aura dominasi Adrian semakin kuat sudah tidak tahan lagi, Di antara prajurit dan pelayan istana sudah ada puluhan orang yang berlutut karena tidak tahan dengan aura dominasi yang dikeluarkan oleh Adrian.


" Lord Rio mohon Ampuni hamba, tapi bisakah lord mengurangi tekanan dari aura anda, banyak prajurit dan pelayan yang sudah jatuh berlutut karena aura anda yang begitu luar biasa " ucap Gabriel lembut mencoba untuk menenangkan lord nya yang sedang marah.


Setelah mendengar perkataan Gabriel Adrian lalu sedikit mengurangi tekanan pada mereka sehingga mereka yang tadinya berlutut sudah bisa bangkit berdiri lagi.


" Hmpss, Kalian siapa di antara pelayan dan prajurit yang hari ini bertugas untuk menjaga Emilly " tanya Adrian.


Pelayan dan prajurit yang mendengar pertanyaan Adrian mereka langsung berkeringat dingin dan terlihat raut wajah ketakutan.


" I i itu hamba tuan" ucap salah satu prajurit.


" Apakah hanya kau sendiri?, Siapa lagi cepat, jika 10 detik tidak ada yang mengaku maka jika ketahuan hukuman yang akan kuberikan tidak akan bisa kalian bayangkan " ucap Adrian mengancam.

__ADS_1


" Ha h hamba Juuga hari i ini ikut bertugas menjaga nona Emilly tuan" ucap salah satu prajurit lagi mengaku.


" Ha hamba juga tuan" ucap salah satu pelayan.


" Kalian bertiga, apakah sulit untuk menjaga dan mengawasi satu orang anak kecil saja " Adrian bertanya dengan tatapan mengancam, Adrian juga mengalihkan aura dominasi nya ke arah mereka bertiga.


Mereka bertiga yang di tanyai oleh Adrian hanya bisa tertunduk bisu tanpa bisa menjawab sepatah kata pun.


" Jika terlalu sulit menjaga seorang anak kecil, Sebaiknya kalian menjaga monster berlevel 100 saja bagaimana " tanya Adrian.


Mereka bertiga yang mendengar perkataan Adrian Semakin panik, pasalnya level mereka hanya berada di level 60 dan yang paling tinggi 68, jangankan menjaga monster level 100 melawan monster level 80 saja mereka tidak yakin bisa menjaganya jika hanya bertiga.


" Ok karena kalian tidak menjawab, aku akan memikirkan hukuman yang bagus buat kalian, kalian semua bisa bubar, kecuali mereka bertiga " ucap Adrian lantang.


Setelah mendengar perintah Adrian semua prajurit dan pelayan yang ada di sana bubar dengan cepat, karena mereka tidak ingin menjadi lampiasan amarah Adrian nantinya.


Sedangkan ketiga bawahan yang akan di hukum oleh Adrian Panik setengah mati.


Emilly yang menyebabkan mereka bertiga di hukum hanya memandang mereka bertiga dengan tatapan seakan akan dia tidak bersalah di gendongan Adrian.


"Aku memiliki hukuman yang cocok untuk kalian bertiga " ucap Adrian dengan senyum yang menyeramkan.


Glupp X3


Mereka bertiga menelan ludah secara bersamaan.


.

__ADS_1


.


.


Seminggu kemudian


Terjadi kehebohan di kekaisaran manusia di benua matahari pasalnya ada 3 petualang yang hanya dalam seminggu sudah berhasil mencapai peringkat Iridium, pasalnya petualang terkuat di kekaisaran manusia tersebut butuh waktu 10 tahun baginya untuk mencapai peringkat Iridium, tapi ke tiga petualang ini hanya butuh satu Minggu untuk menyamai peringkatnya yang perlu dia perjuangkan selama 10 tahun.


Petualang tersebut terdiri dari 2 pria dan satu wanita, ke dua pria tersebut adalah seorang warior yang bertugas dalam pertempuran jarak dekat, sedangkan sang wanita dia adalah seorang penyihir Tingkat 5, ya penyihir di dunia ini di bagi menjadi beberapa peringkat dan peringkat yang paling tinggi yang bisa di capai oleh setiap ras yang ada di dunia ini adalah peringkat 7, untuk peringkat 8 dan seterusnya itu adalah mitos bagi penduduk dunia ini.


Ketiga petualang Iridium ini menamai kelompok mereka sebagai NEW DAWN, mereka saat ini sedang duduk bersantai sambil menyantap makanan di salah satu restoran termewah di kekaisaran ini, saat ini mereka sedang mengobrol dan membahas sesuatu.


" Hmm kita sudah mendapatkan banyak informasi tentang kekaisaran manusia ini, apakah kita lanjut kekaisaran demihuman, atau kita melaporkan dulu informasi yang kita dapatkan kepada lord Rio " ucap satu satunya wanita di grup itu.


Ya mereka bertiga adalah Orang orang yang di hukum oleh Adrian karena lalai dalam tugasnya menjaga putri tercintanya Emilly Ludnug.


Adrian bukannya menghukum mereka dengan sesuatu yang bisa menyakiti atau membuat mereka jera, Adrian malah menghukum mereka untuk menjadi petualang dan mencari informasi tentang kekaisaran kekaisaran yang berada di benua matahari ini.


( Adrian saat di pindahkan dia ada di benua matahari)


" Hmm sebaiknya ada salah satu di antara kita yang melaporkan informasi tersebut, dan dua di antara kita melanjutkan perjalanan ke kekaisaran demihuman" ucap prajurit yang memegang pedang.


" Kau betul sebaiknya aku saja yang kembali untuk melaporkan kepada lord Rio, dan setelah aku melaporkan informasi nya aku akan menyusul kalian" ujar prajurit yang memegang tombak.


" Baiklah kalau begitu sudah di putuskan kau yang akan melapor, kami akan langsung berangkat kekaisaran demihuman " ucap satu satunya wanita sekaligus penyihir di grup tersebut.


" ok kalau begitu mari kita berangkat dan berpisah sekarang" ucap Prajurit yang membawa tombak.

__ADS_1


Setelah menyepakati keputusan bersama, mereka lalu keluar dari kota kekaisaran Tersebut, dan setelah berada jauh di luar kota mereka bertiga lalu berpisah menuju tujuannya masing-masing.


__ADS_2