
"maaf tuan,bar kami akan segera di tutup!"
ini sudah sekian kali nya pramusaji itu berusaha membangun kan kedua lelaki yang sedang mabuk berat itu,namun masih tak ada pergerakan sama sekali.
"Jim,Jimi,bantuin kek,kan loe bodyguard di sini,gimana sih"teriak nya pada seorang lelaki berbadan sangar yang berdiri di pintu,tapi lelaki itu aneh nya cuek bebek
"Jim,gue laporin ke bos ntar biar nyahok loe"
sambungnya marah.akhirnya pria besar itu mendekat dengan malas.melihat itu pramusaji tersenyum lega
"malas gue kalau berurusan dengan nih orang,ujung ujungnya gue lagi yang bonyok" kata Jimi yang bergidik ngeri mengingat pengalaman kelam nya bila menyangkut dua orang itu
"kali ini ,gue main aman bro, kali ini gue sengaja bikin mereka teler berat.bakal nggak bangun dua hari dua malam nih!" katanya sambil mengernyitkan keningnya.mendengar itu Jimi jadi bersemangat.dengan cepat kedua manusia itu di angkutnya laksana karung beras.menit itu juga bagai sampah tubuh mereka menggelinding di pintu bar yang telah di buka lebar oleh pramusaji
brak
__ADS_1
begitu tubuh tubuh itu menyentuh tanah, detik itu pula pintu di tutup dengan cepat. Jimi dan sahabat nya mengintip dari lubang kunci.memastikan orang tersebut tak menyadari kelakuan mereka.
"aman aman!" kata mereka dengan mengurut dada masing masing
hosss hosss hosss
"badan aja loe gedein Jim,nyali kue ciut,Cemen!"
"ah, banyak bacot loe,belum ngerasain bonyok ya!"kata Jimi tak terima
" dengan mereka sih ogah, bayangin aja,cuman nyolek doang pipi gue bengkak bro , kemaren pas lagi sip nya karno.3hari dia di UGD."
"becanda loe,pan cuman di tonjok dikit mah"
"nah tu dia yang jadi pikiran gue,jadi gue nggak mau ambil resiko bro" kata Jimi sambil berlalu
pramusaji itu ternganga lebar, orang sebesar itu aja bisa takut, apalagi dia yang cuma berbadan kecil.dengan ragu bercampur takut ia mengintip lagi ke arah luar.namun dua sosok yang di cari hilang entah kemana.padahal cuma dengan satu tarikan nafas. seketika ada aura aneh yang menyebar membuat pramusaji merinding ketakutan.
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻
Seorang gadis manis berbendo kelinci sedang duduk di atas balkon apartemen sambil menikmati angin malam sedang dibawah nya mobil - mobil hilir mudik menambah kesan kota yang tidak pernah tidur. sesekali ia tersenyum menikmati suasana malam.entah apa yang di lamun kan nya
bllaart
tiba tiba suasana mendadak berubah cuaca yang tadi begitu cerah tiba-tiba dipenuhi petir dan kilat yang menyambar dengan perasaan terkejut dengan wanita cantik itu masuk ke dalam apartemen dan meringkuk di tempat tidur yang empuk, tak lama setelah ia menyelimuti dirinya tiba-tiba lampu mati membuat ruangan gelap gulita dengan tangan mungilnya meraba-raba nakas dengan maksud mencari handphone untuk mendapatkan cahaya dari benda tersebut.
namun gerakan jemari tangannya untuk mengidupkan handphone tersebut membuat sesuatu yang tak terduga terjadi.
Blarrrr....
tanpa disadari handphone itu tersambar petir detik itu juga ia tidak lagi bernyawa.
"Ehh dimana aku tadi kan aku baik-baik saja". ia mencoba melihat pemandangan sekitar tapi yang ia lihat sejauh mata memandang hanya pemandangan seputih kapas. tiba-tiba datang lelaki tua berjanggut putih menariknya tanpa berkata-kata.
__ADS_1