
Ming Feng sedang memasak makan malam di apartemen fun'er. satu tahun sudah ia tinggal di apartemen fun'er dengan segala kemudahan yang membuat ia nyaman,tapi untuk berinteraksi dengan orang lain selain fun'er, ia masih canggung.
trauma masa kecilnya membuat ia menjadi jiwa yang penakut.tidak ada wanita yang mau di jodohkan dengan nya karena pribadi atau pun karena wajah dengan luka bakar yang di miliki ketika kebakaran di perpustakaan istana meski tak ada bukti tapi banyak yang percaya itu adalah sebuah kecelakaan.
pangeran Ming Feng sebenarnya seseorang yang berbakat dalam kultivasi.pada usia 8tahun ia telah bisa menggunakan dua elemen kayu dan petir tanpa seorang guru. ketika kaisar memandang tinggi kejeniusan nya ketika itu pula perasaan iri hati tertuju pada nya.kebakaran terjadi kala ia kedapatan pingsan di perpustakaan kala ia berusia sebelas tahun. kebakaran itu bukan saja membakar wajah nya tapi juga jiwanya.
"suami ku,nanti malam kakak mau mengajak kita nonton.bukankah kita sudah lama tidak berkumpul?'
"bisakah kita berdua saja,aku belum bisa!" Ming Feng menghentikan kegiatan masak memasak dengan mematikan kompor.ia kini sibuk menata makanan di meja.
"ayolah, bukan kah Mimin telah meminta mu berusaha berinteraksi dengan orang lain ?!" pinta fun'er yang tanpa malu memeluk tubuh Ming Feng dari belakang.
mendapatkan perlakuan ini, pipi Ming Feng bersemu merah, jantung nya berdetak lebih kencang.ia mencoba untuk menetralkan detak jantungnya yang serasa ingin keluar .
"bukankah kita sudah terbiasa nonton setiap minggunya,ini bahkan belum hari Minggu!" ia berbalik untuk memeluk tubuh kecil fun'er yang baru ber usia 13tahun sekarang, tubuhnya sudah memiliki bentuk tubuh seorang gadis meskipun belum sempurna.
__ADS_1
"aku mau kita nonton bareng setiap malam, agar kau bisa cepat sembuh, kemudian kita bisa jalan jalan ke luar, apa kau tak bosan, sudah berapa tahun kau tak pernah mau keluar!" kata fun'er melepaskan pelukannya dan berjalan ke sofa . bibirnya mengerucut.
"jangan marah istri ku, baiklah,aku akan menuruti mau mu.apa kau puas sekarang?" kata Ming Feng ikut duduk di sofa dan memeluk tubuh istri nya seakan takut di tinggalkan.ia mengusap kepala nya pada dada fun'er seperti seekor kucing kecil.perlakuan Ming Feng mendadak membuat fun'er geli.
ia masih di bawah umur, tapi dengan jiwa Kirin yang telah dewasa ia tau perilaku lelaki yang telah dewasa ini bertujuan untuk apa.
" suamiku,film apa yang kita tonton malam ini?" ia coba mengalihkan perhatian Ming Feng. Ming Feng tak menggubris,ia tetap saja tak mengalih kan posisi kepala nya.
"terserah kau sajalah, istri ku!" katanya sambil menghirup aroma fun'er dalam dalam.
"ayo kita makan,aku sudah lapar!" kilah fun'er, ia tau Ming Feng tak akan mau melihat ia kelaparan.benar saja ,lelaki itu bergegas bangun dan menarik fun'er ke meja makan.
"aku takut, istri ku,apa akan sakit?" tanya nya dengan nada pelan.meski lapar ia sudah tidak berselera lagi.
"kau bahkan tidak akan menyadarinya"! fun'er menenangkan hati Ming Feng.
__ADS_1
"tapi,aku masih tidak percaya,kulit paha ku bisa mengganti kulit wajah ku yang terbakar!"
"suamiku, bukan kah kau telah melihat video tentang pengoperasian ini di YouTube?"
"tapi aku masih ragu kalau saja aku tidak melihat sendiri kemampuan mu!" ia tertunduk.entah apa yang di rasakan oleh nya.
"bukan kah aku yang seharusnya merasa takut dan malu?" tanya fun'er serius.ming Feng menatap istrinya heran
"nanti bila operasi plastik nya berhasil bukan kah wajah mu akan jadi incaran para gadis, apa aku akan kau tinggalkan suamiku?" kata fun'er sendu. fun'er jujur mengatakan ini.pikiran nya mulai kemana mana.ia sungguh tidak mau di dua kan.
"tidak, diri ku hanya milikmu istri ku, kalau perlu semua gadis di dunia akan ku basmi agar kau tak meragukan ku!" kata Ming Feng berapi-api.ia sampai berdiri untuk menunjukkan keseriusan nya.
"hahaha,aku jadi satu satunya dong,bisa koit tu,di keroyok lelaki sedunia, hahaha!" fun'er terkekeh geli mendengar gombalan Ming Feng, mata nya sampai berair.
"kalau begitu,ku bunuh sekalian para lelaki,agar di dunia ini cuma ada kota berdua,kau dan aku,suami dan istri, bagaimana?" entah kenapa ia merasa itu adalah ide yang bagus.
__ADS_1
"sudah sudah,ini takkan berhasil,ayo kita makan lagi, jengkol balado kamu enak nih!" kata fun'er yang bersemangat makan gara gara jengkol balado Ming Feng.
Ming Feng nurut ,ia melanjutkan makan siang nya,kini ia bahkan jadi pengemar berat jengkol.seakan tiada makan tanpa jengkol, meski di era ini belum ada jengkol, dengan kekuatan dimensi fun'er,itu bukan masalah. jengkol adalah cinta kedua Ming Feng setelah fun'er.apapun dan mau di apa apain si jengkol tetap di embat. abis sensasi menggigit nya itu lho.maknyus.